Anda di halaman 1dari 6

JENIS JENIS

KONTRAKSI

Panjang dan Kekuatan Kontraksi

Kontraksi isometris
Dimana otot tidak memendek selama
berkontraksi, otot berkontraksi melawan
transduser kekuatan tanpa mengurangi
panjang otot, namun tonusnya berubah.
Contoh, saat mendorong beban

Kontraksi isotonis
suatu keadaan dimana otot memendek
melawan beban, tetapi tekanan pada otot
tetap konstan dan ukuran otot berubah. Otot
memendek melawan beban yg ada,
misalnya otot sedang mengangkat beban yg
berat

Banyaknya Kontraksi

Kontraksi tunggal/ single


Perangsangan otot dengan rangsang tunggal.
Kalau dicatat memberi gambaran myogram.
Pada myogram dapat dibedakan:
1.

Phase Latent
. Mulai saat diberi rangsang sampai
timbul jawaban.
.Waktu yang dibutuhkan kira-kira 0,01
detik.

2.

Phase kontraksi:
. Otot memendek
. Terjadi depolarisasi dan tidak memberi
jawaban tambahan kalau dirangsang
lagi (refraktur absolute) karena channel
Na+ dan K+ inactive

3.

Phase relaksasi
. Otot kembal ke keadaan semula
. Dapat bereaksi bila diberi
rangsang kedua dan memberi
jawaban lebih tinggi karena
walaupun channel NA+ belum aktif
tapi channel K+ terbuka lebar,
sehingga ion K+ banyak keluar sel.

Kontraksi multiple
Perangsangan berkali-kali