Anda di halaman 1dari 51

BAHAYA PENYALAHGUNAAN

NAPZA
Oleh :
Yosef Muhamad R. B. M.,S.Kep.,
Ns
UPTD PKM DTP KAHURIPAN
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns (Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

DASAR HUKUM

Undang-undang No.5 Tahun 1997 Tentang


Psikotropika
Undang-undang No.22 Tahun 1997 Tentang
Narkotika
Peraturan Presiden No.83 Tahun 2007 Tentang
BNN, BNP dan BNK
Instruksi Presiden No.3 Tahun 2002 Tentang P4GN
(Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan
Predaran Gelap Narkoba)

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

LATAR BELAKANG

PENYALAHGUNAAN NARKOBA bersifat BORDERLESS (tidak


mengenal batas). Artinya dapat terjadi dimana saja, pada
siapa saja, pria tau wanita, tua maupun muda, kaya atau
tidak, baik pejabat atau bukan dan dapat terjadi kapan saja
PEREDARAN GELAP NARKOBA bagi sebagian orang, memiliki
nilai bisnis yang menjanjikan dengan keuntungan yang sangat
besar, karenanya permasalahan Narkoba terus berkembang
dari tahun ke tahun.
KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA dianggap aib bagi
keluarga karenanya masih sering ditutup-tutupi, padahal
selain harus ditangani secara arif dan bijaksana korban
narkoba memerlukan perhatian, pertolongan, pengobatan yang
apabila terlambat dapat mengakibatkan kematian.

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

MENGAPA LINGKUNGAN KITA


PERLU BEBAS DARI PEREDARAN &
PENYALAHGUNAAN NAPZA ?

Kesehatan pengguna NAPZA tidak stabil, baik


fisik maupun mental yang berakibat buruk
terhadap disiplin dan motivasi untuk bekerja.
Kecelakaan dijalanan sering terjadi karena
tingkat kelalaian yang tinggi dari pengguna
NAPZA.
Bebas NAPZA, membuat suasana aman dan
nyaman di lingkungan kita.
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

APA YANG PERLU DILAKUKAN UNTUK


MENCEGAH PEREDARAN DAN
PENYALAHGUNAAN NAPZA DI LINGKUNGAN
KITA ?

Mengetahui dan menyebarluaskan


informasi tentang Bahaya
Penyalahgunaan NAPZA dalam berbagai
kesempatan atau metode dan media yang
sesuai, seperti : poster, leaflet,
selebaran, sticker, spot, dan lain-lain.
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

INFORMASI PENGOBATAN
AKIBAT NAPZA
RSUD Tasikmalaya
Dinas Kesehatan Kota Tasikamalaya
Puskesmas daerah setempat

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

NARKOTIKA

UU No.22 th.1997
Zat atau obat dari tanaman atau
bukan,sintesis atau semisintesis, yg dapat
menyebabkan penurunan atau perubahan
kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi atau
menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan
ketergantungan.

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PENGGOLONGAN NARKOTIKA
(UU No. 22/97 Tentang Narkotika)

II

III

Hanya untuk
IPTEK
Dilarang untuk
lain - lain

PAPAVER, OPIUM
KOKAIN/CRACK
GANJA/MARIHUANA
HEROIN/PUTAW
CANNABIS
Tidak digunakan
untuk pengobatan

PETIDIN
MORFIN
FENTANIL
METADON

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

KODEIN
DIFENOKSILAT
dll bukan
masuk gol. I

GANJA
Cannabis, mariyuana, cimeng, hashis, rumput/grass

GANJA
NO WAY !

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

ANJA

Merupakan tanaman yang tumbuh didaerah tropis


yang sifatnya halusinagen yang dapat memperlambat
cara kerja saraf otak. Sebutan lain Mariyuana atau Cimenk.
bentuknya seperti daun singkong kecil berwarna hijau.

Pemakaian dengan di keringkan dan dihisap.

EFEK SAMPING
Halusinasi
2.
Gangguan mental dan prilaku
3.
Terganggunya perhatian dan daya ingat
4.
Euphoria (Kesenangan yang berlebihan)
5.
Berperilaku maladaptif yaitu yang
bersangkutan tidak mampu menyesuaikan
Yosef Muhamad
B. M., S.Kep., Nsdengan keadaan
diri atauR.beradaptasi
(Tim P2HIV/AIDS
PKM seperti
Kahuripan)ketakutan, kecurigaan,
secara wajar,
1.

OPIUM
Heroin (Putauw), Candu, dll.

OPIUM
NO WAY !

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Sejarah

Sejarah yang panjang dalam penggunaan dan penanaman Narkoba Pada


abad ke-17 opium diperkenalkan oleh pemerintahan Hindia Belanda
(kebanyakan dalam bentuk opium hisap)

Tahun 1860-an, Penanaman opium di Jawa dan Sumatera

Akhir abad 19 penanaman masal tanaman koka (terutama untuk tujuan


ekspor)

1929 > 1,000 dens (ruang kecil tertutup untuk pemakaian opium), 100,000
pecandu opium yang tercatat, kebanyakan orang Jawa. Opium didapatkan
dengan sistem penjatahan

Perang kemerdekaan opium ditukar dengan senjata dan amunisi

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

eroin atau Putauw

Merupakan turunan dari Opium / candu mentah yang


ifatnya Downer dan tingkat kecanduanya sangat tinggi
Sakaw ). Biasanya disebut dengan Si Putih, PT, Bedak.
emakaian dengan cara dihisap atau di suntik.
eseorang yang memakai putaw dengan kurun waktu
ang panjang dapat berakibat overdosis bahkan mati.
elain itu, dapat menularkan penyakit seperti
epatitis C dan HIV.

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Heroin
(Putauw,Broun Sugar,Putih,Bedak, PT,etep)
Penghilang rasa nyeri yg sangat kuat
Dlm bentuk serbuk atau larutan
Pemakai akan cepat bergantung secara fisik dan mental
Paling sering menimbulkan kematian akibat overdosis
Pemakai menjadi bodoh dan lamban,serta merusak
konsentrasi
Pemakai kalau bicara jadi cadel
AKIBATNYA : gejala putus HEROIN
Kesakitan dan kejang, mata berair, kehilangan nafsu makan,
keram perut,hidung berlendir,kekurangan cairan tubuh.
GEJALA INTOXICASI (Keracunan)
Denyut jantung menurun,tekanan darah menurun,
pernapasan menurun,kematian

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

HEROIN JENIS BARU

HAPPY FIVE

COCAINE

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Akibat pakai HEROIN


GEJALA PUTUS
Kesakitan dan kejang-kejang
Mata berair
Kehilangan nafsu makan
Keram perut dan menggelepar
Hidung berlendir
Kekurangan cairan tubuh
GEJALA INTOXICASI (keracunan)
Denyut jantung menurun
Tekanan darah menurun
Pernapasan menurun
Kematian

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

DAUN
KOKA

OPIUM

Sulfuric Acid

PASTA
KOKA

MORFIN

Asetik anhidrid

Kalium Permanganat

Aseton/etil eter/
Metil etil keton/
toluen/
hidroklorid asid

KOKAIN/
HEROIN
Aseton/eter etil

kokain/heroin
Yosef
Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
hidroklorida
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PSIKOTROPIKA
Zat atau obat yg bukan termasuk
Narkotika, golongan psikoaktif yg
berpengaruh pd susunan saraf, sehingga
menimbulkan perubahan khas pd
aktifitas mental dan perilaku

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA
(UU No. 5/97 tentang Psikotropika)

II

SEKOMDMA/Ecstasy
BARBITAL
LISERGIDA
METAMFETAMIN
(LSD)
/SHABU

Tidak digunakan
dalam pengobatan

III

Tidak digunakan
dalam pengobatan

AMO-BARBITAL
PENTAZOSINE

IV

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

ALLO BARBITAL
DIAZEPAM
HALAZEPAM
LORAZEPAM
TRIAZOLAM
DIETIL PROPION
KLORDIAZEPOKSIDA

ECSTASY

ECSTASY
NO WAY !

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

EcstAsy
Salah satu jenis methamphetamine atau derivate dari
amphetamine yang sifatnya
bekerja mengaktifkan kerja susunan saraf pusat.
Bentuknya tablet atau kapsul bermacammacam warna.
Pemakaian dengan di telan.

EFEK SAMPING

Dehidrasi
Hiperaktif
Sakit kepala
Jantung berdebar
Halusinasi
Kehilangan selera makan
Paranoid
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

SHABU-SHABU

SHABUSHABU
NO WAY !

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

HABU

Merupakan nama popular dari methamphetamine


( salah satu jenis amphetamine )
sebutan lain Crystal, Ubas, SS, Mecin.
Bentuknya crystal tak berbau dan tidak berwarna
sehingga sering disebut ICE.
Pemakaian dengan cara dibakar lalu dihisap

EFEK

SAMPING

Berat badan menurun


Impotensi
Halusinasi
Paranoid

Kerusakan pada usus, ginjal, jantung


Memperlambat saraf otak
Hyperactive

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

LSD

( Lysergic Acid Diethylamide)


Termasuk dalam kategori halusinogen, efek yang
didapat dari penggunaan LSD
adalah membuat si pemakai berhalusinasi.
LSD dapat ditemui dalam bentuk seperti perangko
kecil, atau dalam bentuk cair.

EFEK SAMPING

- Halusinasi
- Menurunnya kemampuan
berpikir
- Distorsi antara kenyataan dan
alam khayal
- Gangguan mental dan perilaku
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

BAT PENENANG ATAU OBAT TIDUR


Merupakan obat anti cemas dan anti insomnia
( sulit tidur ) yang harusnya dibeli dengan resep dokter,
tetapi banyak dijual secara bebas dikios obat kaki lima,
sebagian orang menyebutnya pil koplo, Boat, Boti Etc.
Pemakaian dengan cara di telan.

EFEK SAMPING

Emosi labil
Agresif
Mudah tersinggung
Banyak bicara
Sering kali tidak nyambung
Terganggunya perhatian dan daya ingat
Over Confidence (Terlalu percaya diri)

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Substances frequently used in


the illicit manufacture of narcotic
drugs and psychotropic
substances
Precursors
Essential chemicals

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

JENIS2 PREKURSOR MENURUT KONVENSI PBB 1988 DAN REVISI-NYA

TABEL 1
KONVENSI 1988

TABEL 2
REVISI

KONVENSI 1988

REVISI

1. Efedrin

1. Efedrin (*)

1. Aseton

1. Aseton

2. Ergotamin

2. Ergotamin (*)

2. Asam Antranilat

2. Asam Antranilat

3. Ergometrin

3. Ergometrin (*)

3. Etil Eter

3. Etil Eter

4. Asam Lisergat

4. Asam Lisergat (*)

4. Asam Fenil Asetat

4. Asam Fenil Asetat (*)

5. 1-Fenil-2-propanan

5. 1-Fenil-2-propanon (*)

5. Piperidin

5. Piperidin

6. Pseudoefedrin

6. Pseudoefedrin (*)

6. Metil Etil Keton

6. Metil Etil Keton

7. Asam N-Asetilantranilat

7. Asam N- Asetilantranilat (*)

7. Toluen

7. Toluen

8. 3,4-Metilendioksifenil2-propanon

8. 3,4-Metilendioksifenil- 2
propanon (*)

8. Asam Sulfat

8. Asam Sulfat

9. Safrol

9. Safrol (*)

9. Asam Klorida

9. Asam Klorida

10. Isosafrol

10. Isosafrol (*)

10. Anhidrida Asetat

11. Piperonal

11. Piperonal (*)

11. Kalium Permanganat

12.Anhidrida Asetat (*)


13.Kalium Permanganat

(*) Jenis Prekursor menurut SK Dirjen POM


14. Norefedrin
--Prekursor Narkotika (Kepmenkes890/1998)
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan) Badan Pengawas Obat dan
-- Prekursor Psikotropika (Kepmenkes917/1997)
Makanan

DAFTAR JENIS PREKURSOR


Tabel I
(memerlukan SPI /SPE dan diatur oleh Badan POM)

1.
2.
3.
4.

Anhidrida asetat
Asam fenil asetat
Asam lisergat
Asam N asetil
antranilat
5. Efedrin
6. Ergometrin
7. Ergotamin

8. 1-fenil-2-propanon
9. Isosafrol
10. Kalium permanganat
11. 3,4-metilen dioksi
fenil -2- propanon
12. Norefedrin
13. Piperonal
14. Pseudoefedrin
15. Safrol

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

DAFTAR JENIS PREKURSOR


Tabel II
(Pemantauan & Pengawasannya oleh Instansi
Terkait)

1.
2.
3.
4.

Asam antranilat
Asam klorida
Asam sulfat
Aseton

5. Etil eter
6. Metil etil keton
7. Piperidin
Termasuk garam2 dan sediaan2nya yg mengandung satu
8. Toluen
atau lebih bahan tersebut kecuali asam
klorida dan asam sulfat

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

ZAT ADIKTIF

Zat psikoaktif yg mempengaruhi susunan


saraf pusat, sehingga menimbulkan
perubahan aktifitas mental, emosional dan
perilaku.
Contoh : Alkohol, Aseton, Thinner, Minuman keras. Dll.

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

ALCOHOL

cohol dibagi tiga :


1.
2.
3.

Berkadar ethanol 1% - 5% contoh : Bir


Berkadar ethanol 5% - 20% contoh : Anggur
Berkadar ethanol 20% - 50% contoh : Brandy, Whiskey

EFEK SAMPING
Dapat menggangu fungsi hati dan juga bisa
menimbulkan gangguan mental prilaku, emosi labil.
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

TEMBAKAU

Zat berbahaya dalam rokok : nikotin, tar, CO, dan zat kimia lainnya bersifat
racun. Mengakibatkan penyakit saluran pernapasan, sistem peredaran darah,
sistem syaraf, alat pencernaan, alat reproduksi dan kanker di berbagai organ
tubuh.
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

OK, MERUGIKAN KESEHATAN !

1.
2.

Perokok aktif : orang yang menghisap rokok


Perokok pasif : orang yang berada di sekitar perokok
aktif yang turut menghisap asap rokok
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

INHALENSIA

NGELEM !
NO WAY !

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

INHALANSIA (ngelem)

Zat yang terdapat pada lem dan pengencer cat (thinner)


Penggunaannya dengan cara dihirup yang dapat
mengakibatkan kematian mendadak seperti : tercekik
(sudden sniffing death syndrome)
Dapat merusak pertumbuhan dan perkembangan otot, syaraf
dan organ tubuh lain
Menghirup sambil menggunakan obat anti depresi seperti
obat penenang, obat tidur, alkohol akan meningkatkan resiko
overdosis dan dapat mematikan
Pengguna jika melalukan aktivitas normal seperti berlari atau
berteriak dapat mengakibatkan kematian karena gagal
jantung

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Akibat NGELEM
Menyebabkan gangguan pada fungsi
ginjal, hati, jantung dan otak
Kejang-kejang otot
Batuk-batuk
Tidak dapat berpikir
Sianosis (biru)
Denyut jantung tidak teratur

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

HIV
Human Immuno Deficiency

Sebagian besar pengguna Napza adalah


remaja
Lebih dai 50% pengguna Napza adalah
pengidap HIV
Di beberapa kota besar di Indonesia minimal
30% pengguna Napza pengidap HIV bahkan
93% di salah satu Kel. Di Jakarta terinfeksi
HIV
Hampir 80% pengguna Napza juga terinfeksi
virus hepatitis C juga infeksi katup jantung.
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Proses kecanduan

Bagaimana orang bisa kecanduan atau menjadi tergantung


pada narkotik?dan apa akibatnya?
Ada beberapa tahapan proses seseorang menjadi
ketagihan,kecanduan secara fisik dan psikis yakni melalui
tahap:
1.Habituasi
Pembiasan
2.Toleransi
Bertambah kadarnya
3.Abstinensi
Gejala putus obat
4.Obsesi
Sudah mengabaikan
kesenangan
yg lainnya
5.Kompulsi
Akan membahayakan
jiwanya
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PENCEGAHAN PENANGGULANGAN
PENYALAHGUNAAN NAPZA

SUPPLY

DEMAND

HARM

DEPKES
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

ANALISIS SITUASI

Pemahaman dan pengertian tentang


NAPZA yg berbeda-beda
Tidak ada data epidemiologi yg dapat
dipertanggung jawabkan
Tidak ada kerja yang sistematik antar
instansi
Kurangnya SDM profesional
Kurangnya sarana yang mendukung
(terutama utk masyarakat yg tdk mampu)
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

ANALISIS SITUASI
Public awareness belum memadai
Program saling tumpang tindih
Kurangnya penataan profesional dalam
menyusun program
Berkembangnya pelayanan th/ dan
rehab kurang terkendali
Fasilitas pemerintah (RSU, RSJ)
kurang dimanfaatkan

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PENYALAHGUNAAN NAPZA

MASALAH KESMAS

PREVENSI
PRIMER

PROMOSI
PREVENSI

PENYULUHAN
INTERPERSONAL SKILL
LIFE SKILL
PARENTING SKILL
POLA ASUH ANAK

PREVENSI
SEKUNDER

TERAPI

PREVENSI
TERSIER

REHABILI
TASI

PENCEGAHAN
KEKAMBUHAN
DETOKSIFIKASI
PERSIAPAN
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., NsKEMBALI KEMASY
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PENYALAHGUNAAN &
KETERGANTUNGAN NAPZA

PASIEN
D/: GANGGUAN MENTAL & PERILAKU
AKIBAT PENGGUNAAN ZAT PSIKOAKTIF

TERAPI & REHABILITASI KOMPREHENSIF

TERAPI

REHABILITASI

MEDIKO

PSIKO

SOSIAL

Yosef Muhamad
R. B. M.,REHABILITASI
S.Kep., Ns
SARANA
PELAYANAN
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

REHABILITASI

MEDIKO

PSIKO

SOSIAL

SARANA REHABILITASI
(PANTI, WISMA, PONDOK, RUMAH DLL)

METODE
TC

METODE
AGAMA

METODE
SOSIAL

METODE
LAINLAIN

ADA IZIN DARI DINKES KAB & KOTA


Yosef
Muhamad
R. B. M., S.Kep., Ns
KEPMENKES
No.
996/SK/VII/2002
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Kebijakan Penanggulangan
Penyalahgunaan Napza
Dasar-dasar Kebijakan

1. Komprehensif dan multidisiplin.

Penanggulangan penyalahgunaan napza


diselenggarakan secara komprehensif dengan
mengintegrasikan berbagai upaya untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat akan
bahaya penyalahgunaan napza. Karenanya,
penanggulangan harus dilaksanakan dengan
melibatkan berbagai disiplin (multidisiplin)
ilmu dan keahlian di bidang kesehatan,
kedokteran, psikologi, sosiologi, anthropologi,
pendidikan, agama
dan budaya
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Kebijakan Penanggulangan
Penyalahgunaan Napza
Dasar-dasar Kebijakan

2. Keseimbangan dan Koordinasi.


Guna mendapatkan hasil2 yg optimal,
penanggulangan masalah napza diselenggarakan
dg memadukan keseimbangan, antara kegiatan2
utk mengurangi/mencegah penyalahgunaan
(demand reduction) dg. kegiatan2 utk
memberantas produksi dan peredaran gelap
napza (supply reduction) melalui koordinasi
sinergistik yg akan memberikan dampak timbal
balik lebih menguntungkan antara pendekatan
kesehatan/kesejahteraan sosial (prosperity
approach) dg. pendekatan
(security
Yosef Muhamad R. B.keamanan
M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)
approach)

Kebijakan Penanggulangan
Penyalahgunaan Napza
Dasar-dasar Kebijakan

3. Legislasi. Upaya untuk meningkatkan


kesadaran akan bahaya napza, serta
pencegahan penyalahgunan, pelayanan
terapi dan rehabilitasi terhadap
penyalahguna napza dilandasi oleh
peraturan per-undang2an berikut: GBHN
1998, UU ttg Kesehatan, UU ttg
Kesejahteraan Sosial, UU ttg Narkotika,
UU ttg Psikotropika, Kepres tentang
BNN, Konvensi Internasional tentang
Narkotika dan Psikotropika
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

Kebijakan Penanggulangan
Penyalahgunaan Napza
Kebijakan Penanggulangan

a. Peningkatan kesehatan dan pencegahan


penyalahgunaan (promotif-preventif).
b. Prioritas dan KIE
c. Terapi dan Rehabilitasi
d. Rehabilitasi Sosial
e. Pengawasan dan pengendalian jalur liicit
f. Tenaga, manajemen, informasi dan
Legislasi
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

KEWENANGAN WAJIB DAN


STANDAR PELAYANAN MINIMAL
Upaya P3 NAPZA:
1.
Upaya pencegahan:

2.

Penyuluhan,
Mengembangkan life skill,
Pola asuh anak dll

Upaya Pengobatan:

Detoksifikasi
Intoksikasi
Overdosis
Komplikasi Medik
Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns
(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

PENUTUP
Sae

say no to drug

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)

TERIMA KASIH

Yosef Muhamad R. B. M., S.Kep., Ns


(Tim P2HIV/AIDS PKM Kahuripan)