Anda di halaman 1dari 8

PENGOLAHAN AIR LAUT

DENGAN MEMBRANE
REVERSE OSMOSIS
Rencana Pembangunan
Pengolahan air laut dengan
Reverse Osmosis (RO)

Dasar perencanaan:

Sumber air baku laut


Kualitas air baku laut
Kuantitas air baku laut
Desain Pengolahan dengan RO

Sumber air baku laut

Sumber air baku laut merupakan hal dalam mengatasi kebutuhan air
bersih untuk daerah yang sulit mendapatkan air baku air tawar. Alternatif
sebagai pengolahan air laut menjadi air bersih dengan menggunakan
sistem pengolahan membrane reverse osmosis.

Sistem pengambilan air baku


Sistem pengambilan air baku dari laut yang umum di gunakan terdiri dari
:
1. Sistem pipa dari pantai ke tengah laut
Umumnya dibuat untuk pengambilan dengan Kapasitas yang cukup
Besar, biaya di support pipa cukup besar.
2. Sistem intake Dermaga (JT).
Umumnya dibuat untuk pengambilan dengan Kapasitas yang sedang
hingga yang Besar, biaya pembuatan dermaga akan lebih besar.
3. Sistem resapan dengan sumuran dipinggir pantai
Umumnya dibuat untuk pengambilan dengan Kapasitas yang kecil
hingga yang sedang, biaya pembuatan sumuran akan lebih murah.

Pemilihan sumber air baku


untuk pemilihan sumber air laut disesuaikan dengan kondisi dan kualitas
air laut yang terdapat di daerah tersebut. Maksud dari kondisi dan
kualitas air laut :
- Air laut yang cukup bersih dan tidak tercemar dari unsur lain (sampah ,

Kualitas air baku laut


Kualitas air baku laut merupakan dasar untuk
menentukan sistem pengolahan air (RO) , umumnya
disesuaikan dengan standard maksimum kandungan
garam air laut baku untuk pengolahan RO. Kandungan
garam max. 35.000 mg/lt. dan kandungan zat lain
didalam air laut itu sendiri seperti : minyak, Silica,
kekeruhan dan kandungan zat lain yang tercemar
dilaut yang mempengaruhi sistem RO.
Apabila Kualitas air baku diluar standard , maka
sistem RO membutuhkan biaya investasi dan operasi
lebih mahal.
Untuk mengetahui Kualitas air baku laut dilakukan
pemeriksaan analisa air di laboratorium. Pemerikasan
air baku laut suatu kewajiban yang harus dilakukan
sebelum membuat RO.

Kuantitas air baku dari


laut
Kuantitas air baku laut lebih dari cukup karena air
laut stabil untuk jumlah persediaannya.
Kuantitas air laut tidak banyak berubah, tetapi
kualitas akan terjadi perubahan di pengaruhi
beberapa faktor :
1. Keadaan cuaca (musim)
kualitas air akan berfluktuasi oleh pengaruh
keadaan
cuaca (musim). Sebagai
pertimbangan kualitas air baku laut diperhitungkan
pada saat terburuk.
2. Keadaan Lingkungan
kualitas air akan berfluktuasi oleh pengaruh
keadaan
lingkungan juga, karena aktifitas
lingkungan yang
mempengaruhi tercemarnya air laut perlu di
perhatikan.

Desain Reverse osmosis


Dasar design RO
Kualitas air laut sebelum diolah :
TDS
: 35.000 ppm
TSS
: 30
ppm
pH
: 7-8
Kualitas
TDS
TSS
pH

air setalah diolah:


: < 500 ppm
:
8
ppm
: 6.5

Product recovery

: 30 %

Proses diagram sistem reverse


osmosis

Desain pengolahan air laut di buat 3 tahapan


Tahap1. Pre treatment
Tahap2. RO (1)
Tahap3. RO (2)
Sistem pengolahan di buat 3 tahap dengan maksud :
1. Pre treatment dilakukan untuk mendapatkan kualitas
air sebagai umpan RO
2. RO 1 dimaksudkan sebagai pengolahan desalinasi
dari air asin menjadi tawar, namun belum layak
untuk di minum, karena kemungkinan kandungan
Boron masih tinggi.
3. RO 2 sebagai polishing dari hasil desalinasi
menghilangkan boron dan menurunkan garam lebih
randah lagi.