Anda di halaman 1dari 3

Analisa Pasar

No comments
Analisa Pasar
Tujuan dari dilakukannya analisa pasar adalah untuk mengetahui karakteristik pasar, konsumen,
perusahaan pesaing, pangsa pasar dan pertumbuah pasar. Sehingga jika semua hal tersebut sudah
diketahui nantinya perusahaan tidak akan salah dalam merancang strategi memasarkan
produknya dan menentukan waktu yang tepat untuk memperbesar kapasitas produksinya.
Analisa Pasar menggunakan Analisa SWOT
Analisis SWOT adalah sebuah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk
mengevaluasi Strengths, Weaknesses,Opportunities, dan Threats dalam suatu proyek atau dalam
bisnis usaha. Hal ini melibatkan penentuan tujuan usaha bisnis atau proyek dan mengidentifikasi
faktor-faktor internal dan eksternal yang baik dan menguntungkan untuk mencapai tujuan itu
Metoda analisa SWOT bisa dianggap sbg metoda analisa yg paling dasar, yg berguna utk melihat
suatu topik atau permasalahan dari 4 sisi yg berbeda. Hasil analisa biasanya adalah
arahan/rekomendasi utk mempertahankan kekuatan dan menambah keuntungan dari peluang yg
ada, sambil mengurangi kekurangan dan menghindari ancaman. Analisa SWOT merupakan
gambaran keadaan yang sedang terjadi dan bukanlah keadaan yang seharusnya terjadi. Adapun
komponen komponen analisa SWOT adalah sebagai berikut :
1. Peluang
Peluang adalah situasi penting yang menguntungkan dalam lingkungan perusahaan.
Kecendrungan kecendrungan penting merupakan salah satu sumber peluang.
Identifikasi segmen pasar yang tadinya terabaikan, perubahan pada situasi persaingan
atau peraturan, perubahan teknologi, serta membaiknya hubungan dengan pembeli atau
pemasok dapat memberikan peluang bagi perusahaan.
2. Ancaman
Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungkan dalam lingkungan

perusahaan. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi posisi sekarang atau yang
diinginkan perusahaan. Masuknya pesaing baru, lambatnya pertumbuhan pasar,
meningkatnya kekuatan tawar menawar pembeli atau pemasok penting, perubahan
teknologi, serta peraturan baru atau direvisi dapat menjadi ancaman bagi keberhasilan
perusahaan.
3. Kekuatan
Kekuatan adalah sumber daya, ketrampilan, atau keunggulan keunggulan lain relatif
terhadap pesaing dan kebutuhan pasar yang dilayani atau ingin dilayani oleh perusahaan.
Kekuatan adalah kompetensi khusus (distinctive competence) yang memberikan
keunggulan komparatif bagi perusahaan di pasar. Kekuatan dapat terkandung dalam
sumber daya keuangan, citra, kepemimpinan pasar, hubungan pembeli pemasok, dan
factor factor lain.
4. Kelemahan
Kelemahan adalah keterbatasan atau kecendrungan dalam sumber daya, ketrampilan, dan
kapabilitas yang secara serius menghambat kinerja efektif perusahaan. Fasilitas, sumber
daya keuangan, kapabilitas manajemen, ketrampilan pemasaran, dan citra merek dapat
merupakan sumber kelemahan.
Menentukan Harga Pokok Penjualan ( Cost of Good Sold )
Pada dasarnya Harga Pokok Penjualan adalah segala cost yang timbul dalam rangka membuat
suatu produk menjadi siap untuk dijual atau dengan kalimat lain, Harga Pokok penjualan adalah
cost yang terlibat dalam proses pembuatan barang atau yang bisa dihubungkan langsung dengan
proses yang membawa barang dagangan siap untuk dijual. Harga Pokok Penjualan diperoleh
melalui penjumlahan ( Persediaan Barang Jadi awal ) + ( Harga Pokok Produksi ) ( Persediaan Barang jadi akhir ).
Harga Pokok Produksi
Biaya produksi atau Harga Pokok Produksi (Cost of Goods Manufactured) merupakan kumpulan dari biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh dan
mengolah bahan baku sampai menjadi barang jadi.

Biaya-biaya tersebut terdiri dari:

1. Biaya Bahan Baku, adalah harga perolehan (harga pokok) seluruh substansi / materi
pokok yang terdapat pada barang jadi.
2. Biaya Tenaga Kerja Langsung, adalah tenaga kerja yang memiliki kinerja langsung
terhadap proses pengolahan barang, baik menggunakan kemampuan fisiknya maupun
dengan bantuan mesin.
3. Biaya Overhead Pabrik, adalah biaya-biaya yang timbul dalam proses pengolahan, yang
tidak dapat digolongkan dalam biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.