Anda di halaman 1dari 61

BAB I

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Perubahan pelayanan kesehatan atau pelayanan keperawatan pada
masa globalisasi sekarang ini merupakan kesatuan dalam perkembangan
dan perubahan keperawatan di Indonesia. masyarakat umum dan
lingkungan bagian dari tujuan dan sasaran kesehatan, apabila masyarakat
umum dan lingkungan terus menerus berubah sedangkan keperawatan
yang merupakan bagian masyarakat tersebut tidak berubah dalam menata
kehidupan profesi keperawatan. Perubahan adalah cara keperawatan
mempertahankan diri sebagai profesi dan berperan aktif dalam
menghadapi era global. Mewujudkan keperawatan sebagai profesi di
Indonesia bukan hanya sekedar perjuangan untuk membela nasib para
perawat yang sudah lama kurang mendapat perhatian. Namun lebih dari
itu upaya ini dilakukan untuk memenuhi hak masyarakat dalam mendapat
asuhan keperawatan yang profesional. Salah satu cara untuk mewujudkan
keperawatan profesional dengan model management.
Management merupakan pendekatan yang dinamis dan proaktif
dalam menjalankan suatu kegiatan di organisasi, menagement mencakup
kegiatan koordinasi dan supervisi staf serta sarana dan prasarana dalam
mencapai tujuan. Management keperawatan sebagai proses pekerjaan
melalui anggota staf untuk memberikan asuhan keperawatan secara
profesional. Proses management keperawatan sejalan dengan keperawatan
sebagai salah satu model pelaksanaan asuhan keperawatan secara
profesional, sehingga diharapkan keduanya saling mendukung.
Adanya tuntutan pengembangan pelayanan kesehatan oleh
masyarakat umum merupakan salah satu faktor yang harus dicermati dan
di perhatikan oleh tenaga perawat. dengan demikian, perawat harus
mampu berkiprah secara nyata dan diterima dalam memberikan
sumbangsih bagi kemanusiaan sesuai dengan ilmu dan kiat serta
kewenangan yang dimiliki. salah satu strategi untuk mengoptimalkan
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

peran dan fungsi perawat dalam pelayanan kesehatan adalah pembenahan


dalam management keperawatan dengan harapan adanya faktor kelola
yang optimal, sehingga mampu menjadi wahana peningkatan keefektifan
pembagian pelayanan keperawatan sekaligus lebih menjamin kepuasan
klien terhadap pelayanan keperawatan.
Realitas penerapan model ini pada lahan klinik masih menghadapi
banyak kendala seperti belum adanya sumber daya manusia yang
berkualitas/memenuhi kriteria perawat profesional, sarana dan prasarana
serta kebijakan dalam tatanan pelayanan kesehatan yang masih belum
sepenuhnya berpihak pada dunia keperawatan. Ruang Mawar merupakan
unit perawatan yang sudah melakukan MAKP model Tim dengan
modifikasi, dengan demikian ruang tersebut merupakan salah satu ruang
yang dapat digunakan dalam pembelajaran Praktika Manajemen
Keperawatan yang dilakukan Mahasiswa Profesi Ners STIKES ICME
Jombang.
1.2. Tujuan
1.2.1. Tujuan Umum
Setelah melaksanakan Praktika Manajemen Keperawatan
diharapkan mahasiswa mampu menerapkan prinsip - prinsip
Manajemen Keperawatan dengan menggunakan MAKP dengan
model primer modifikasi Team Nursing.
1.2.2. Tujuan Khusus
Setelah

mengikuti

Praktika

Manajemen

Keperawatan

diharapkan mahasiswa mampu :


a.

Melaksanakan pengkajian dan penghitungan kebutuhan


tenaga perawat di ruang PAVILIYUN MAWAR Kelas 2B
dan 3B RSUD JOMBANG

b.

Melaksanakan analisis situasi berdasarkan analisis SWOT

c.

Menentukan rumusan masalah

d.

Menyusun

rencana

strategi

operasional

ruangan

berdasarkan hasil pengkajian model asuhan keperawatan


professional

yang

meliputi:

sentralisasi

obat,

ronde

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

keperawatan,

discharge

planning,

supervisi,

MAKP,

timbang terima dan dokumentasi SBAR.


e.

Mendokumentasikan asuhan keperawatan dengan salah satu


model penugasan asuhan keperawatan

f.

Mengevaluasi pelaksanaan strategi operasional ruangan


berdasarkan hasil pengkajian model asuhan keperawatan
professional
keperawatan,

yang

meliputi:

discharge

sentralisasi

planning,

obat,

supervisi,

ronde
MAKP,

timbang terima dan dokumentasi SBAR.


1.3. Manfaat
1.3.1. Bagi Mahasiswa
a.

Tercapainya pengalaman dalam pengelolaan suatu ruangan


sehingga dapat memodifikasi metode penugasan yang akan
dilaksanakan.

b.

Mahasiswa dapat menerapkan model MAKP

c.

Mahasiswa

dapat

mengidentifikasi

kelebihan

dan

kekurangan penerapan model MAKP


d.

Mahasiswa dapat menganalisis masalah dengan metode


analisis SWOT dan menyusun rencana strategi.

e.

Mahasiswa

dapat

memperoleh

pengalaman

dalam

penerapan model asuhan keperawatan professional.


1.3.2. Bagi pasien
1. Tercapai tingkat kepuasan klien yang optimal
2. Klien merasa dimanusiakan
3. Pelayanan kepada pasien maksimal
4. Hak-hak pasien dapat dihargai
1.3.3. Bagi perawat ruangan
1. Tercapainya kepuasan kerja yang optimal
2. Terbinanya hubungan dengan klien dan perawat secara
harmonis
3. Terbinanya kedisiplinan dari perawat
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

4. Terbinanya

hubungan

baik

antara

perawat-perawat,

perawat-tim kesehatan yang lain dan perawat-keluarga


pasien.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

BAB II

PROFIL DAN GAMBARAN UMUM RSUD JOMBANG


2.1

Gambaran Umum RSUD Jombang


RSUD Jombang berdiri pada tahun 1930. Tujuan dan fungsi rumah
sakit pada saat itu hanya sebagai balai pengobatan dalam melayani
kesehatan masyarakat. Seiring dengan berkembangnya pelayanan, RSUD
Jombang meningkatkan pelayanannya menjadi RS tipe B non pendidikan
berdasarkan SK MenKes No. 238/MenKes Kesos/SK/III/2001. Tanggal
23 Maret 2001. Sejak Januari 2009 RSUD Jombang status pelayanannya
berubah dari tipe B non pendidikan menjadi Badan Pelayanan Umum
yang terletak di Jln. Wachid Hasyim No. 52 Jombang. Memiliki layanan
16 instalasi rawat jalan, 12 instalasi rawat inap, 11 instalasi lain, dan 12
urusan. Jumlah dokter yang dimiliki: 21 dokter umum, 3 dokter gigi, 8
dokter spesialis dasar, 6 dokter spesialis penunjang dan 8 dokter spesialis
lain.

2.2

Visi, Misi, Dan KREDO RSUD Jombang


2.2.1 Visi RSUD Jombang
Menjadi rumah sakit rujukan terdepan dalam pelayanan pilihan
utama masyarakat di kabupaten Jombang dan sekitarnya.
2.2.2 Misi RSUD Jombang
Meningkatkanmutu pelayanan, sarana, prasarana dan sumber daya
manusia sesuai standart serta mendukung pencapaian MDGs
2.2.3 KREDO RSUD JOMBANG CINTAKU
Pelayanan yang diberikan RSUD Jombang adalah pelayanan
prima yaitu pelayanan yang CEPAT, sigap, dan berhasil guna
dilayani dalam kondisi layanan yang INDAH dan suasana yang
NYAMAN serta tarif yang TERJANGKAU oleh seluruh lapisan
masyarakat, tak kalah pentingnya adalah memberikan jaminan rasa
AMAN baik secara fisik maupun psikologis serta tetap menjaga
KEPERCAYAAN

pengguna

jasa

pelayanan

dengan

tekad

pelanggan sebagai yang utama & pertama yang berlaku pada


masyarakat secara UMUM tanpa membedakan status sosial.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

2.2.4 Motto Ruang Paviliun Mawar


Ruang paviliun mawar meiliki motto yaitu Bersatu yang
memiliki arti yaitu Bersama akan tingkatkan mutu.
2.2.5 Profil Paviliun Mawar
Ruang Pav Mawar merupakan salah satu ruangan Rawat Inap di
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Jombang. Ruang ini terdiri
Ruang Mawar A dan Ruang Mawar B. Ruang Mawar A dari beberapa
unit yang meliputi kelas 1, 2 dan kelas 3, Selain itu di paviliun ruang
mawar juga terdapat ruang HCU, ruang combutio serta ruang tetanus dan
Ruang Mawar B meliputi kelas 2 B dan 3 B.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

10

Instalasi Rehab. Medik

T2 T1

T3 T4

10

11

12

Kls I

Ruang
Petugas

Kelas II

Mawar B

B1

B2

Pealatan

Kelas II

Mawar

N
S

Kls II
A3

Combusti

oo

Ruang

TU

A1 A2
A4

3A
A5

Kamar
Kamar mandi

mandi
pegugas

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

11

Keterangan :
= Nurse Station
= Kamar Pasien kelas 1
= Kamar pasien Tetanus
= Kamar pasirn kelas 2
= Kamar pasien kelas 3
= Ruang HCU
= Ruang Petugas
= Combustio
= Peralatan
= Kamar Mnadi
= TU Mawar
= Dapur
= Instalasi Rehab. Medik

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

BAB III
PENGKAJIAN
3.1 Pengkajian Lingkungan Kerja
Lingkungan kerja yang digunakan dalam praktik profesi manajemen
keperawatan mahasiswa Program Studi Profesi Ners STIKes ICMe Jombang
adalah Ruang Paviliyun Mawar RSUD Jombang. Ruang paviliun Mawar
merupakan salah satu ruangan yang dimiliki RSUD Jombang.
Kondisi umum ruangan serta fasilitas fisik serta pengorganisasian
Ruang Paviliyun Mawar adalah sebagai berikut :
3.1.1. M1 (Man)
1. Tenaga dan Pasien (M1 Man)
Analisis ketenagaan jumlah tenaga keperawatan dan non keperawatan,
latar belakang pendidikan, masa kerja, struktur organisasi, kebutuhan tenaga
perawat berdasarkan tingkat ketergantungan pasien dan alur masuk pasien.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

10

1) Struktur Organisasi

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

11

2) Tenaga Keseluruhan
Tabel 2.1 Tenaga Keseluruhan di Ruang paviliun Mawar RSUD Jombang
NAMA

STATUS KETENAGAAN
PNS

MK
Widodo,S.Kep.Ns

HONORER

NIP/NIK

GOLONGAN/MASA
KERJA

1974062 III A /
7 200604 19 Tahun
I 013

PENDIDIKAN/JURU
SAN

PELATIHAN/SEMINAR

S1

Sikap Profesional Perawat


untuk Meningkatkan
Mutu Pelayanan
Kesehatan 1996
Retrukturisasi Profesi
Keperawatan dan
Tanggung Jawab Profesi
Perawat 2001
Pelatihan Bimbingan
Praktek Keperawatan
Profesional 2002
BCLS 2004
Kegawatdaruratan
Obstetric Sectio Caesaria
pada Persalinan
Sungsang 2010
BIMTEK Etika, Disiplin
dan Hukum Keperawatan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

12

2012
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Strategi Pengembangan
Keperawatan 2013
Pelatihan Dasar
Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi
2013
Workshop Splinting,
Bandaging dan
Perawatan Luka 2013
Osteoarthritis 2013

D III

Katmini,Amd.Kep

1970092 III C /
9 199103 tahun
2 007

16

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

13

PPGD 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
Legal Ethics In Nursing
2013
Manajemen Kepala
Bangsal Keperawatan
Penerapan Patient Safety
di Era JKN 2014
BIMTEK Nursing staff

Bylaws 2014
Penanganan Gawat
Darurat Bedah 1997
Penanggulangan
Penderita Gawat Darurat
1998
Pelatihan Terapi Cairan
1999
Retrukturisasi Profesi
Keperawatan dan
Tanggung Jawab Profesi
Perawat 2001
Praktek Mandiri
Keperawatan 2004
BCLS 2004
Etika Profesi Keperawatan
2004
Aspek Norma dan Hukum
dalam Pelaksanaan
Praktek Mandiri
Keperawatan 2009
Peran Perawat dalam
Penanganan Narkoba dan
HIV/AIDS 2010

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

14

Kiat Antisipasi Tuntutan


Hukum dalam Pelayanan
Kesehatan 2010
Implementasi Asuhan
Keperawatan Profesional
2011
Pelatihan Dasar
Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi
2011
BLS 2011
Menyikapi Perubahan
PERMENKES dan
PERUNDANG-UNDANGAN
di Bidang Kesehatan
2011
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Pelatihan Dasar
Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi
2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

15

Legal Ethics In Nursing


2013
Penanggulangan
Penderita Gawat Darurat
2013
Relaksasi Metode
Quantum Vibration
dengan Pendekatan
Solusi Spiritual 2014
Pelatihan Keperawatan
Komplementer
Hypnotherapy Metode
Quantum Vibration 2014
Akupuntur untuk Nyeri
Neuromuskuloskeletal
2014
Eko Danu
Wicaksono,Amd.Ke
p

1983012 III A /
6 200501 tahun
1 005

D III

Kariyadi,Amd.Kep.

II D /
tahun

15

D III

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

16

Retrukturisasi Profesi
Keperawatan dan
Tanggung Jawab Profesi
Perawat 2001
Peran Perawat dalam
Penanganan Narkoba dan

HIV/AIDS 2010
BLS 2012
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Penatalaksanaan
Kemoterapi dengan
Aman 2013
Eli
Khuswatin,Amd.Ke
p

1979021 II C /
9 200701 tahun
2 009

14

D III

Doxtaria
Oxsama,Amd.Kep.

1983112 III A /
9 200604 tahun
2 013

D III

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

17

BLS 2011
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Penatalaksanaan
Kemoterapi dengan
Aman 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
PPGD 2013
Critical Care in Coronary
Heart 2003
Praktek Mandiri
Keperawatan 2004
BCLS 2005


Siti Lailatuning
Hidayah,Amd.Kep

1977052
8 200604
II C /
2 016
tahun

14

D III

Peran Perawat dalam


Penanganan Narkoba dan
HIV/AIDS 2010
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Penatalaksanaan
Kemoterapi dengan
Aman 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
Legal Ethics In Nursing
2013
Pelatihan Perawatan Luka
Terkini 2013
Retrukturisasi Profesi
Keperawatan dan
Tanggung Jawab Profesi
Perawat 2001
BCLS 2004
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Penatalaksanaan
Kemoterapi dengan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

18

Aman 2013

Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
Pelatihan Clinical
Education bagi
Pembimbing Klinik dan
Dosen 2011

Niken Sri
Wahyuni,S.Kep.Ns.

Budi Hartini

1980082 III A /
7 200501 tahun
2 005

Rubianing,Amd.Kep
.

BTCLS 2013
Pelatihan Pola Bimbingan
Preseptorship 2014

1964090 II B / 27 tahun
1 200701
2 009

S1

1982120 II C /
2 200903 tahun
2 005

SMA

Seminar Perawatan Luka


Terkini 2010
DIKLAT Kemoterapi 2010
BLS 2012
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

19

Penatalaksanaan
Kemoterapi dengan
Aman 2013
Legal Ethics In Nursing
2013
Iwanluddin
Suhartono,Amd.Ke
p

Muslikin
Afandi,Amd.Kep

1978122 III A /
3 200701 tahun
1 008

14

1981042
5 200807
6 tahun
1 022

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

D III

D III

20

BCLS 2004
Bundle Healthcare
Associated infections
2013
Pelatihan Provider
Inisiative Testing And
Conseling 2013
Legal Ethics In Nursing
2013
Penanganan Bencana
Kebakaran dan Bantuan
Hidup Dasar 2011
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
Legal Ethics In Nursing
2013

Esti
Wulandari,Amd.Kep

1984110 6 tahun
5 200806
2 015

D III

Perkembangan Standart
Praktek Keperawatan
Mandiri 2004
BCLS 2005
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
Legal Ethics In Nursing
2013
Pelatihan Perawatan Luka
Terkini 2013

Novita Dwi
Rahayu,Amd.Kep

1987111 6 tahun
9 200905
2 032

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

D III

21

BCLS 2008
Peran Perawat dalam
Penanganan Narkoba dan
HIV/AIDS 2010
Manajemen Terkini dalam
Penanganan HPP dan
Trauma Abdomen 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013

Legal Ethics In Nursing


2013
Hardina
Pratami,Amd.Kep

Enggar
Bustomil,Amd.Kep

Nurul
Hidayati,Amd.Kep

1989040 2 tahun
3 201211
2 019

D III

1989093 1 tahun, 5 bulan


0 201306
1 018

D III

1991060 1 tahun,
6 201306 bulan
2 029

D III

BCLS 2010
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013
Seminar Mega Brain 2010
Pelayanan
Kegawatdaruratan
Neonatal bagi Perawat
dan Bidan 2011
BLS 2012
One Day Nursing Seminar
Update On Burn
Management 2010
Seminar Mega Brain 2010
Pelayanan
Kegawatdaruratan
Neonatal bagi Perawat
dan Bidan 2011

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

22

BLS 2012
Erni Rumala
Dewi,Amd.Kep

1990050 1 tahun,
6 201306 bulan
2 020

D III
BLS 2012

Leni
Indrawati,Amd.Kep

1991022 1 tahun,
3 201306 bulan
2 026

D III

Sri
Nurwarindah,Amd.
Kep

1989102 2 tahun
8 201211
2 026

D III

Indah

1981032

D III

BLS 2012

7 tahun

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

BCLS 2010
Teknik Cepat dalam
Interpretasi Gambaran
EKG 2013
Manajemen Terkini dalam
Penanganan HPP dan
Trauma Abdomen 2013
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013

23

Peningkatan Mutu dan


Pendayagunaan Lulusan

Widayani,Amd.Kep.

6 200601
2 003

AKPER di Era Globalisasi


2003
Peran Perawat dalam
Penanganan Narkoba dan
HIV/AIDS 2010
BLS 2012
Kebijakan Pemerintah
tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktek
Perawat 2013

Lilik sukarmiati

Nurul Mahillah

Emi Kuswartini

Iswanto

Zullya Septian
Wijayanti

Yolanda Ayu Nova,


S.Kep.Ns

1962112
2 200701
2 009
1965011
5 200701
2 009
1971090
5 201001
2 001
1984121
1 200904
1 011
1990091
7 201002
2 015

ID/

25

SMK

tahun
II A /
25
tahun

PGA

II B /
14
tahun

SMA

6 tahun

8 Bulan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

S1

24

Pelatihan Pendidik
Sebaya III Komisi

Penanggulangan AIDS
2009
Seminar HIV/AIDS 2010
Seminar Penelitian
Kesehatan dan
Hypnocare 2010
PPGD 2013
Tatalaksana Bedah Minor
Terkini Sirkumsisi dan
Perawatan Luka 2011
Recent Management and
Technique Emergency
Case Pre Hospital Care
2011
Bangun Wibowo,
S.Kep.Ns

8 Bulan

S1

Rahmad Andhi

8 Bulan

D III

PPGD 2012
Fertilitas, Infertilitas dan
Bayi Tabung 2012
Update Penatalaksanaan
Kegawatan pada Pasien
Aritmia Ditinjau dari
Keperawatan 2013
BTCLS 2013

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

25

PPGD 2013

TOEFL 2013
Penanganan terkini DHF &
Dipteri 2010
Emergency thorax
cardiovaskuler 2010

Pratama, Amd.Kep.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

26

3) Keperawatan
Table 2.2 Komposisi Ketenagaan Keperawatan Ruang Pav Mawar RSUD
Kabupaten Jombang
No.
1.
2.

Kualifikasi

Jumlah

S1 Keperawatan
D3 Keperawatan

PNS
3
9

5
21

Jenis
Honorer
2
12

4) Tenaga non keperawatan


Table 2.3 Komposisi Ketenagaan Non Keperawatan Ruang Pav. Mawar
RSUD Jombang
No.
1
2

Kualifikasi
Administrasi
Cleaning servis

Jumlah
1
3

Jenis
PNS
Honorer

3.

Asper

5) Tenaga medis
Tabel 2.4 Table 2.3 Komposisi Ketenagaan Non Keperawatan Ruang Pav.
Mawar RSUD Jombang
No
1
2
3
4

Kualifikasi
Dokter PPDS
Dokter Spesialis Bedah
Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Dokter Otopedi

Jumlah
4
2
3
3

6) Tingkat Ketergantungan Pasien dan Kebutuhan Tenaga Perawat.


Tingkat ketergantungan klien di ruang Paviliun Mawar berdasarkan
klasifikasi derajat ketergantungan pasien dibagi menjadi 3 kelompok :
1. Perawatan Minimal memerlukan waktu 1 2 jam sehari
2. Perawatan Parsial memerlukan waktu 3 4 jam sehari
3. Perawatan total memerlukan waktu 5 6 jam sehari
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

27

Untuk

menentukan

menggunakan

klasifikasi

tingkat
dan

ketergantungan

criteria

tingkat

pasien

kelompok

ketergantungan

pasien

berdasarkan Orem yaitu teori Self Care Deficit. Sedangkan untuk mengetahui
jumlah tenaga yang dibutuhkan menggunakan perhitungan tenaga menurut
Ratna Sitorus ( 2006 ).
MENURUT PERHITUNGAN GILIES (1994)
Tingkat ketergantungan klien di Ruang Pav Mawar Kelas II dan III
RSUD

JOMBANG dihitung dengan menggunakan instrumen penilaian

ketergantungan

klien menurut

Orem: Total, Parsial, Minimal

Care

(Nursalam,2009). Menurut perhitungan Gilies (1994) didapatkan data pada :


a. Tingkat ketergantungan klien di Ruang Paviliyun Mawar dihitung
dengan menggunakan instrumen penilaian ketergantungan klien menurut
Orem:

total,

parsial,

minimal

care

(Nursalam,2009).

Menurut

perhitungan GILIES (1994) di dapatkan data pada tanggal 05-07 Januari


2015 dengan rata-rata jumlah pasien per hari adalah 114 orang.
Tingkat ketergantungan : 38 MC x 2 jam
= 76
76 PC x 4 jam
= 304
0 TC x 6 jam
= 0 +
Total
= 380
Rata rata
380 : 114 = 3,33jam = 3 jam
b. Rata-rata jam perawat perhari 3,33 = 1,1 jam
3
c. Rata rata pasien per hari
= 114 = 38 orang
3
d. Perhitungan jumlah tenaga perawat yang dinas di ruang Paviliyun
Mawar
Rumus :
Rata-rata pasien/hari x rata-rata jam perawatan/hari x hari kerja 1 th
Hari kerja dalam satu tahun jumlah hari libur/tahun x jumlah jam kerja
= 38 x 1,1 x 365
365-86 x 7
= 15,257
1953
= 7,81
= 7 orang
e. Perhitungan jumlah tenaga perawat per 24 jam
Rata-rata pasien/hari x rata-rata jam perawatan/hari
Jumlah jam kerja/ hari
=SEKOLAH
38 x 1,1 TINGGI
= 5,97 orang
= 6 orang
ILMU KESEHATAN
INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

28

7
Prosentase distribusi tenaga per hari
a. Pagi

= 47% x 20 = 9.4 = 9 orang

b. Sore

= 36% x 20 = 7,2 = 7 orang

c. Malam = 17% x 20 = 3,4 = 3 orang


f. Jumlah perawat yang libur/hari
Jumlah hari yang tidak kerja/tahun x tenaga yg di butuhkan/24 jam
Jumlah hari kerja/ tahun
= 86 X 6
279
= 1,84 = 2 orang
g. Jumlah perawat yang dinas di ruang Paviliun Mawar
Jumlah perawat yang dinas 24 jam + jumlah perawat yang libur
= 6+2
= 8 orang
Tingkat Ketergantungan Pasien di Hitung Setiap Hari, mulai Tanggal 0507 Januari 2015 dengan Rumus NEED (Douglas), antara lain :
Tingkat ketergantungan
Tingkat
Jumlah
ketergantungan
Minimal

pasien
38

Parsial

76

Total
Jumlah

0
114

PAGI
38 x 0,17 =
6,46
76 x 0,27 =
20,52
0 x 0, 36 = 0
26,98

Jumlah kebutuhan tenaga


SORE
MALAM
38 x 0,14 = 5,32 38 x 0,07= 2,66
76 x 0,15 = 11,4 76 x 0,10 = 7,6
0 x 0,30 = 0
16,72

0 x 0,20 = 0
10,26

Total tenaga perawat :


PAGI
: 26,98 oorang
SORE
: 16,72 orang
MALAM
: 10,26 orang
53,96 orang = 54 Orang
Jadi, jumlah perawat yang dibutuhkan tanggal 05-07 Januari 2015
untuk bertugas per hari di ruang Mawar adalah : 47 orang + 3 orang
struktural (kepala ruangan, wakil ruangan, CM) + 4 orang lepas dinas = 54
orang
Jadi Jumlah tenaga perawat selama 3 hari sebagai berikut :
= 54 = 18 orang
3 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

29

7) Peserta Didik
Jumlah mahasiswa yang praktek di ruang Mawar selama bulan Desember
2014 dapat di lihat pada tabel di bawah ini:
No
Institusi
1. Stikes ICME
2. Dian Husada Mojokerto
3. Stikes Pemkab Jombang
Total

Jumlah
28
5
5
38

8) Komunikasi
Komunikasi interpersonal yang terjadi antara perawat dengan dokter
berjalan dengan baik dan lancar. Jika dokter ada di ruangan komunikasi
dilakukan secara langsung, dan jika dokter tidak ada di ruangan, komunikasi
dilakukan melalui telfon.
Antara perawat dengan pasien terjadi hubungan komunikasi terapiutik. Hal
ini dibuktikan dengan adanya penyelesaian masalah pasien dengan
memberikan health education.
Hubungan antar perawat juga terjalin dengan baik. Hal itu dibuktikan
dengan adanya pelimpahan tindakan pada pasien yang perlu mendapatkan
penanganan khusus dari shift ke shift yang lain.

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

30

9) Alur penerimaan pasien di ruang mawar rsud jombang

ALUR RAWAT INAP

PASIEN

RAWAT
JALAN

PINDAH SESUAI
KEINGINAN

IRD

TP2RN

PAVILIUN
UPAYA
WALUYA

RUANG
PERAWATAN/PAVILIUN

PEMERIKSAAN
PENUNJANG
INSTALASI

KEUANGAN/
BANK BPD

PULANG
10) ANALISA SWOT
Analisa SWOT

MENINGG
Faktor
Internal (IFAS)

Bobot

Rating

Rating x
Bobot

DI RUJUK KRS
SEMBUH
LAIN
AL SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

31

Stregth

S-W =

1. Tenaga perawat : D III 21 orang dan


S.kep Ns 5 orang ,
2. Pav. Mawar sebagian besar perawat

0,5

0,20

0,35-3=
-2,65

0,5

0,15

pernah mengikuti beberapa pelatihan


misalnya
PPGD,BCLS,BLS,ECG,BTCLS,CI,ETC,
ECG, dll,
TOTAL

0,35

Weakness
1. Fokus keperawatan terlalu tertuju pada

aspek biologis saja.


TOTAL

Faktor Eksternal (EFAS)


Opportunity
1. Banyaknya

O-T =
institusi

pendidikan

S1

0,25

0,75

keperawatan yang praktik di RSUD

2,5-1,82 =
0,68

Jombang.
2. Adanya kesempatan melanjutkan

0,25

0,5

0,75

0,5

pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi


3. Beberapa perawat mempunyai kemauan 0,25
untuk melanjutkan ke jenjang lebih
tinggi
4. Kebijakan

pemerintah

keprofesionalisme

perawat

tentang

0,25

melalui

Undang-undang.
TOTAL
Threatened
1. Ada tuntutan tinggi dari masyarakat
untuk pelayanan yang lebih profesional
2. Makin tinginya kesadaran masyarakat

2,5

0,3

0,9

0,3

0,12

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

32

akan pentingnya kesehatan


3. Adanya kesadaran pasien dan keluarga

0,4

0,8

akan tanggung gugat


TOTAL

1,82

3.1.2. M2 / (Material)
Penerapan proses praktika manajemen keperawatan Profesi Ners STIKES
INSAN CENDEKIA MEDIKA JOMBANG, mengambil tempat di ruang Paviliun
Mawar RSUD Jombang. Pengakajian data awal dilakukan tanggal 05 Januari
2015. Adapun data yang didapat adalah sebagai berikut:
1.

Data Tempat Tidur Pasien


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

33

Berdasarkan hasil pengkajian tanggal 05 Januari 2015, didapatkan gambaran


kapasitas tempat tidur Ruang Paviliun Mawar RSUD Jombang adalah 42 tempat
tidur dengan rincian sebagai berikut:
HCU

6 bed (1 ruangan 6 bed )

Kelas IA

11 bed ( 1 bed dalam 1 kamar )

Kelas IIA

5 bed (1 ruangan 1 bed )

Kelas IIB

4 bed (1 bed dalam 1 kamar)

Kelas III A

10 bed (1 ruangan 10 bed )

Kelas IIIB

12 bed (1 ruangan 12 bed )

Ruang combus

3 bed (1 ruangan 3 bed)

Ruang tetanus

4 bed (1 ruangan 2 bed dengan skat )

Total jumlah bed di Ruang Paviliun Mawar RSUD Jombang = 55 bed

2. Peralatan dan Fasilitas


a. Peralatan medis di ruang Paviliun Mawar RSUD Jombang (Panduan
Sarana dan Prasarana Mawar RSUD Jombang)
No
1

Jumlah yang

Jenis alat
Tensi

tersedia
5

Kondisi
Baik

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

34

Tabung O2

20

Baik

Manometer

Baik

GDS

Baik

Stetoskop

Baik

Brangkart

Syrimpam

Baik

Infus pamp

Baik

Lampu senter

Baik

10

Bengkok

Baik

11

Pinset

Baik

12

Gunting AJ

Baik

13

Gunting nekrotomi

Baik

14

Tongspatel

Baik

15

Suction

Rusak

16

Nebulizer

Baik

17

Tromo kassa

Baik

18

Korentang

Baik

19

Monitor HCU

Baik

20

Troli O2

Baik

21

Troli rawat luka

Baik

12

Troli injeksi

Baik

13

Tempat sampah medis basah

12

Baik

14

Tempat sampah medis kering

12

Baik

15

Tempat sampah linen

Baik

16

Tempat sampah non infeksius

Baik

Tempat sampah handuk

Baik

17

Baik (1 baik,1
kurang baik )

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

35

18

Tempat sampah medis non benda tajam

Baik

19

Kursi roda

Baik

20

Lampu ultra violet

Baik

21

Lampu Steril

Baik

21

Standart infus

10

Baik

b. Peralatan Linen
No

Jenis alat

Jumlah yang tersedia

Kondisi

Sprei

72

Baik

Selimut

27

Baik

Perlak

34

Baik

Laken

51

Baik

Sarung bantal

44

Baik

c. Fasilitas untuk Petugas Kesehatan


1) Ruang kepala ruangan berada didepan ruang HCU dan berbatasan
2)
3)
4)
5)
6)

dengan Nurse station


Nurse station berada di bagian tengah ruangan.
Ruang ganti pegawai berada di depan kamar mandi perawat.
Mushola dan tempat isturahat perawat berada disamping dapur
Pentri berada di sebelah ruang HCU
Gudang berada didepan dapur disamping kamar mandi

d. Fasilitas untuk pasien.


1) Ruang rawat inap ruang Kelas I:
Kamar mandi dan WC
Kipas angin
Lemari besi
Kursi
Wastafel
Meja
Kaca
2) Ruang rawat inap kelas II :
Kursi
Lemari besi
Bed TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
SEKOLAH
JOMBANG 2014/2015

36

Meja
3) Ruang rawat inap kelas III :
Bed
Meja
Kursi 1
3.

Buku penunjang
Buku spo dan administrasi penunjang
a. Spo
No

Nama Dokumen

spo protap konsultasi dokter spesialis antar ruangan

Spo konsultasi dengan dokter spesialis

Spo protap member obat

Spo protap perawatan luka operasi

Spo rekam medis pasien rawat inap

Protap lapor dokter

Protap pemantauan kejadiantidak di inginkan

Spo protap penanganan pasien yang perlu bedah cyto

Spo protap merawat pasien kritis

10

Spo protap permohonan ambulance

11

Spo protap perawatan luka dekubitus / gangrene

12

Spo protap permintaan permintaan radiologi

13

Spo protap permintaan laboratorium

14

Spo protap obat dan alat habis pakai

15

Spo protap pemberianm surat izin beristirahat

16

Spo protap penggunaan obat dan alat live saving

17

Spo protap permintaan darah

18

protap pelepasan kateter

19

Spo protap pengoprasian sterilisator

20

Spo protap pengoprasian alat ECG


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

37

21

Spo protap sterilisasi

12

Spo protap informed koncen

13

Spo protap penggunaan infuse pamp, suction pamp dan syiring pamp

14

Spo protap penggunaan sarana komunikasi

15

Spo protapn observasi pasien gawat darurat

16

Spo protap memasang infuse

17

Spo protap mengukur tekanan darah

18

Spo protap memandikan pasien di tempat tidur

19

Spo protap mengukur suhu tubuh

20

Spo protap pasien pulang

21

Spo protap menghitung denyut nadi

22

Spo protap menghitung pernafasan

23

Spo protap penerimaan pasien baru di ruang rawat inap

24

Spo protap pemasangan kateter

25

Spo protap pemasangan NGT

26

Spo protap pembelian obat kebagian farmasi pasien umum dan vip

27

Spo protap merujuk pasien ke rumah sakit yang lebih tinggi

28

Spo protap infentaris barang di unit rawat inap

29

Spo protap konsul pasien di ruangan rawat inap

29

Spo protap persetujuan dan penolakan tindakan medis

30

Spo protap persiapan pasien pre operasi di ruang rawat inap

31

Spo protap penanganan pasien meninggal

32

Spo protap penerimaan pasien alih rawat dari ICU

33

Spo protap merawat pasien demnngan luka bakar

34

Spo protap dampingi dokter visite

35

Spo protap memindahkan pasien ke ruang lain

36

Spo protap Klisma Gliserin

37 SEKOLAH
Spo protapTINGGI
mencukur
pasien
ILMU
KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

38

38

Spo protap ganti verban

39

Spo lavement tinggi dan rendah

40

Spo protap memberi rendaman duduk

Nomer spo

Spo

PTB Ia-1

Mengukur lingkar perut

PTB Ia-4

Menyuntik obat kemotherapy

PTB Ia-5

Ganti shift

PTB Ia-6

Bilas lambung

PTB Ia-7

Memberikan makanan dan obat melalui NGT

PTB Ia-10

Merapikan tempat tidur

PTB Ia-14

Memberikan kompres dingin

PTB Ia-15

Menyiapkan dan member kompres hangat

PTB Ia-17

Memberikan obat rebulazer

PTB Ia-18

Persiapan pemeriksaan penunjang

PTB Ia-19

Ganti verban

PTB Ia-20

Lavemen tinggi rendah

PTB Ia-21

Klisma gliserin

PTB Ia-22

Mencukur pasien

PTB Ia-23

Perawatan kolostomi

PTB Ia-25

Merawat pasien dengan luka bakar

PTB Ia-26

Member obat

PTB Ia-29

Mendampingi dokter visite

PTB Ia-30

Penerimaan pasienalih rawat dari icu

PTB Ia-31

Penanganan pasien meninggal

PTB Ia-32

Konsul pasien di ruang rawat inap

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

39

PTB Ia-37

Persiapan pasien pre operasi di ruang inap

PTB Ia-38

Perawatan pasien post operasi diruang inap

PTB Ia-39

Merujuk pasien ke rumah sakit yang lebih tinggi

PTB Ia-40

Persetujuan dan penolakan tindakan medis

PTB Ia-45

Penerimaan pasien baru di ruang inap

PTB Ia-46

Pemasangan kateter

PTB Ia-47

Pemasaran NGT

PTB Ia-48

Menghitung pernapasan

PTB Ia-49

Menghitung denyut nadi

PTB Ia-50

Mengukur suhu tubuh

PTB Ia-51

Pasien pulang

PTB Ia-52

Mengukur tekanan darah

PTB Ia-53

Memasang infuse

PTB Ia-54

Merawat pasien kritis

PTB Ia-55

Penangan pasien yang perlu bedah cyto

PTB Ia-56

Pelepasan kateter

PTB Ia-57

Informed consent

PTB Ia-58

Observasi pasien gawat darurat

PTB Ia-59

Permintaan pemerkisaan laboratorium

PTB Ia-60

Permintaan pemeriksaan radiologi

PTB Ia-61

Konsultasi dengan dokter spesialis

PTB Ia-62

Pemberiaan surat izin istirahat

PTB Ia-65

Permitaan darah

PTB Ia-66

Penggunaan sarana komunikasi

PTB Ia-67

Permohonan penggunaan ambulasi

PTB Ia-68

Perawatan luka decobitus/gangrene

PTB Ia-69

Lapor dokter

PTBSEKOLAH
Ia-70
Perawatan
operasi INSAN CENDEKIA MEDIKA
TINGGI
ILMU luka
KESEHATAN
JOMBANG 2014/2015

40

PTB Ia-71

Pemantauan kejadian tidak di inginkan

PTB Ia-72

Rekam medis pasien rawat inap

PTB Ia-73

Rekam medis pasien rawat inap

PTB Ia-74

Peresepan obat dan alat kesehatan

PTB Ia-75

Pemberian kemoterapy secara aman

PTB Ia-82

Cara memberikan obat oksigen nasal

b. Administrasi Penunjang:
1) Buku injeksi.
2) Lembar observasi.
3) Buku TTV.
4) Buku timbang terima.
5) SPO
6) Buku penerimaan obat
7) Buku visite.
8) Buku laborat
9) Buku makanan pasien.
10) Buku pasien pulang.
11) Lembar jenazah
12) Lembar permintaan darah
4) ANALISA SWOT M2 (Material)

Analisa SWOT

Bobot

Rating

Rating x
Bobot

Faktor Internal (IFAS)


Stregth

S-W =

1. Terdapat ruangan dengan kapasitas yang

0,12

0,24

sudah mencukupi dengan masing-masing

2,24 2 =
0,24

fungsi ruangan
2. Mempunyai sarana dan prasarana yang

2
0,28
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA
MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

41

bisa dimanfaatkan pasien dan tenaga

0,14

kesehatan
3. Memiliki standar asuhan keperawatan
(SAK) dan SOP Tindakan
4. Mempunyai

peralatan

0,72

0,4

0,3

0,3

0,24
dan

mampu

menggunakannya
0,20
5. Tersedianya nursing station
0,15
6. Ventilasi dan pencahayaan diruangan
memadai
0,15

TOTAL

2,24

Weakness
1. Alat-alat kesehatan hanya sebagian ada
dengan jumlah terbatas.
2. Kurangnya kursi roda yang tersedia di
ruangan

untuk

dipergunakan

0,30

0,6

0,45

0,9

0,25

0,5

oleh

pasien.
3. Tempat tidur yang tidak digunakan oleh
pasien seharusnya di tutup dg plastik
agar tidak berdebu.
TOTAL

Faktor Eksternal (EFAS)


Opportunity
5. Adanya

O-T =
program

pelatihan

seminar

khusus tentang pengoperasian alat


6. Adanya
penggantian
sarana
prasarana

yang

rusak

dari

0,25

0,75

1,25 2,28
= -1,03

dan

0,25

0,5

bagian

pengadaan barang dari RS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

42

TOTAL
Threatened

1. Adanya persaingan dengan rumah sakit


lain
2. Adanya tuntutan tinggi terhadap sarana

1,25

0,28

0,84

0,22

0,44

0,25

0,5

0,25

0,5

dan prasarana yang memadai.


3. Diluar Rs Jombang masih banyak alatalat yang lebih canggih
4. Fasilitas RS lain yang lebih memadai

TOTAL

2,28

3.1.3. Metode Pemberian Asuhan Keperawatan (M3/ Method)


1. Penerapan Model MAKP
Berdasarkan hasil pengkajian pada tanggal 5-7 Januari 2014 di Ruang
Paviliun Mawar RSUD Jombang saat ini menerapkan MAKP model TIM
dengan modifikasi block area. Dimana pimpinan dipegang oleh kepala
ruangan, dibantu wakil kepala ruangan dan pelaksanaan asuhan keperawatan
dilakukan oleh perawat pelaksana yang dikoordinasi oleh ketua tim.
Dipaviliun Mawar memiliki 2 ketua tim
Dari jumlah perawat yang ada dalam 1 hari dibagi menjadi 3 shift
yaitu pagi, siang, dan malam. dari masing-masing shift tersebut terdiri dari
4 perawat pelaksana dan 1 pearawat pelaksana, dimana pelaksanaanya
mengacu pada standart asuhan keperawatan dan standart operasional
prosedur yang ada.
2. Timbang Terima
Tabel 2.14 Lembar Supervisi Timbang Terima di ruang Mawar
No.

Materi Supervisi

1.

Kelengkapan Sarana:
a. Status Pasien
b. Buku timbang terima

YA

TIDAK

Keterangan

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

43

2.

3.

Kelengkapan pengisian:
a. Identitas pasien dan
diagnosa medis
b. Data fokus
c. Masalah
keperawatan yang
kemungkinan masih
muncul
d. Tindakan yang sudah
dilaksanakan
e. Tindakan
keperawatan yang
belum dilaksanakan
f. Intervensi
kolaboratif dan
depensasi
g. Rencana umum dan
persiapan yang perlu
dilakuhkan dalam
kegiatan selanjutnya
Pelaksanaan Timbang
Terima :
a. Dilakuhkan setiap
pergantian sift
b. Dilakuhkan oleh PP
c. Dimulai dari Nurse
Station
( menyangkut privasi
klien atau hal yang
dirahasiakan )
kemudian bersama
sama melihat
keadaan klien dan
berakhir di Nurse
Station
d. Sift yang
mengoperkan
mencatat hal hal
atau pesan tambahan
yang ditimbang
terimakan pada buku
timbang terima

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

44

e. Hal hal khusus


atau memerlukan
perincian lengkap
yang akan ditimbang
terimakan ditulis
pada catatan khusus
klien
f. Adanya klarifikasi,
validasi, tanya jawab
antara kedua
kelompok sift
mengenal hal hal
yang ditimbang
terimakan
g. Lamanya operan
tidak lebih dari 5
menit kecuali pada
kondisi yang
memerlukan
penjelasan yang
lebih rinci
h. Materi timbang
terima meliputi
identitas pasien dan
diagnosa medis,
masalah
keperawatan,
tindakan
keperawatan yang
sudah dan belum
dilaksanakan,
intervensi
kolaboratif, rencana
umum dan persiapan
yang perlu
dilakuhkan dalam
kegiatan selanjutnya
i. Pelaporan timbang
terima ditulis secara
langsung pada buku
timbang terima oleh
perawat primer

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

45

j. Buku timbang terima


ditanda tangani oleh
ketua PP
TOTAL

18

PRESENTASE

18 X 100% = 94,7 %
19

1. Keterangan: Ya = 18 dan Tidak = 1


2. Kriteria Penilaian :
a. Baik > 73%
b. Cukup 55-75%
c. Kurang < 55%
Setelah dilakukan observasi dan wawancara mengenai proses timbang
terima yang dilakukan di Ruang Pavilliun Mawar RSUD Jombang, setiap timbang
terima dihadiri oleh kepala ruangan, seluruh perawat yang bertugas dan perawat
yang akan mengganti shift kecuali untuk shift sore ke shift malam tanpa dihadiri
oleh kepala ruangan. Timbang terima pada shift pagi dilakukan di Nurse Station.
Prinsip timbang terima di Ruang Pavilliun Mawar RSUD Jombang adalah perawat
shift pagi melakukan operan kepada perawat shift sore, operan pertama langsung
berkeliling ke pasien dengan membawa format SBAR (Situation, Background,
Assesment, Recommendation). Operan dilakukan sesuai pembagian tim, untuk
mempersingkat waktu setiap tim di bagi lagi menjadi 2 bagian, yang pertama
operan ke kelas 1, ruang tetanus, dan ruang combustio, sedangkan yang kedua
operan di ruang HCU, kelas 2A dan kelas 3A. Tim 2 melakukan operan di kelas
2B dan 3B. Pada saat operan dengan keliling ke pasien, perawat shift pagi
melakukan terminasi dan memperkenalkan perawat shift siang. Setelah proses
timbang terima dengan keliling ke pasien sudah selesai semua perawat kembali
kumpul di Nurse Station.
Timbang terima dimulai dengan pembukaan oleh kepala ruangan, kemudian
kepala ruangan mempersilahkan masing-masing perawat yang bertanggung jawab
sesuai areanya (block area) untuk menyampaikan hasil timbang terima dengan
keliling ke pasien. Hal ini dilakukan untuk mempersingkat waktu timbang terima
karena pasien di Ruang Pavilliun Mawar RSUD Jombang yang banyak. Isi
pelaporan timbang terima sudah cukup lengkap yaitu berupa jumlah pasien,
identitas pasien, diagnosa medis, keluhan penderita, tanda-tanda vital, intervensi
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

46

kolaborasi dan rencana tindakan selanjutnya (terkait hal medis, seperti injeksi,
pemeriksaan lab, foto, dll). Untuk point data subjektif, objektif, masalah
keperawatan serta intervensi mandiri perawat pelaporan secara lisan jarang
dilakukan, namun sudah didokumentasikan. Setelah penyampaian dari kedua tim
sudah selesai, kemudian kepala ruangan menanyakan kepada semua perawat
apakah ada kesulitan atau masalah yang dialami selama shift dan perlu
didiskusikan.
Setelah dilakukan pelaporan, proses timbang terima ditutup dan dipimpin
doa oleh kepala ruangan. Pelaksanaan timbang terima didokumentasikan di buku
timbang terima yang sudah disediakan oleh ruangan. Tanda tangan yang
tercantum dalam buku timbang terima hanya tanda tangan perawat yang bertugas
pada masig-masing shift dan juga diakhiri tanda tangan kepala ruangan diakhir
catatan setiap harinya. Selain itu penandatanganan yang ada pada buku timbang
terima di Ruang Mawar dilakukan setelah validasi ke pasien yang sudah sesuai
teori yang ada.
3. Ronde Keperawatan
Ronde keperawatan di Ruang paviliun mawar belum di laksanakan. Hal
ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :
a. Belum adanya jadwal untuk pelaksanaan ronde keperawatan secara
rutin
b. Padatnya kegiatan perawat di ruangan Ruang Paviliun Mawar
c. Belum adanya tim khusus ronde keperawatan
4. Pengelolaan Sentralisasi Obat
Di ruang paviliun mawar
sudah dilakukan pengelolaan
sentralisasi obat, hal ini diketahui dari adanya ruangan atau lemari
khusus obat. Selama ini format yang ada masih obat oral dan injeksi,
dan yang lain bercampur pada keduanya. Adapun data tentang alur
penerimaan obat yang didapat atau diperoleh dari keluarga langsung
dibawa ke ruang sentralisasi obat. Dan sudah menerapkan juga lembar
serah terima obat dari pasien kepada perawat. Tetapi belum menerapkan
sistem seperti UDD.
5. Supervisi
Pada supervisi ruangan paviliun mawar sudah di lakukan setiap
hari di pagi hari. Supervisi dilakukan oleh kepala ruangan atau wakil
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

47

ruangan terhadap perawat jaga dan semua staf ruangan. Supervisi


dilakukan memastikan kelengkapan alat medis yang akan dipakai sesuai
SPO medis.
6. Discharge Planning ( Perencanaan Pulang )
Discharge planning di Ruang paviliun mawar sudah di
laksanakan. Pasien mandapatkan pendidikan kesehatan seccara lisan
dari perawat sebelum pasien pulang. Meliputi penjelasan tentang
kontrol, nutrisi, aktivitas dan istirahat tetapi lembar leaflet belum
disediakan, sehingga ada kemungkinan pasien lupa tentang penjelasan
yang sudah diberikan.
7. Dokumentasi Keperawatan
Sistem pendokumentasian yaitu suatu sistem pendokumentasian
yang berorientasi dari berbagai sumber tenaga kesehatan misalnya
dokter, perawat, ahli gizi dan lain-lain. di paviliun mawar saat ini
adalah SOR (Source Oriented Record).

Instrumen Studi Dokumentasi


Penerapan standar Asuhan Keperawatan
Petunjuk

: beri tanda bila kegiatan dilakukan Beri tanda 0 bila


kegiatan tidak dilakukan

Tabel 2.16 Instrumen Studi Dokumentasi


KODE BERKAS REKAM MEDIK
NO

PASIEN

ASPEK YANG DINILAI


1

2 3 4

Pengkajian

Mencatat data yang dikaji


sesuai

dengan

KET
8

10

pedoman

pengkajian
2

Data dikelompokkan (bio-

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

48

psiko- sosial- spiritual)


3

Data dikaji sejak pasien 0

masuk sampai pulang


4

Masalah

dirumuskan 0

berdasarkan

kesenjangan

antara

status

3 4

kesehatan

dengan norma dan pola


fungsi kehidupan
SUB TOTAL

TOTAL

36

PROSENTASE

36

X 100% = 90%

10 x 4
B

Diagnosa

Dx

keperawatan 0

berdasarkan masalah yang


telah dirumuskan
2

Dx

keperawatan

mencerminkan PE / PES
3

Merumuskan
keperawatan

diagnosa 0
aktual

potensial
SUB TOTAL

TOTAL

25
25

PROSENTASE

NO

Berdasarkan

10 x 3
KODE BERKAS REKAM
MEDIK PASIEN
1 2

Perencanaan

X 100% =83 %

ASPEK YANG DINILAI

4 5 6 7 8 9

KET

diagnosa

keperawatan
2

DisusunSEKOLAH
menurut
urutan
0 INSAN
0 CENDEKIA
MEDIKA
TINGGI
ILMU KESEHATAN
JOMBANG 2014/2015

49

prioritas
3

Rumusan tujuan mengandung


komponen pasien atau subjek,
perubahan, perilaku, kondisi
pasien dan atau kriteria waktu

Rencana

tindakan

mengacu 0

pada tujuan dengan kalimat


perintah, terinci dan jelas
5

Rencana
menggambarkan

tindakan
keterlibatan

pasien atau keluarga


6

Rencana

tindakan

menggambarkan kerja sama


dengan tim kesehatan lain

SUB TOTAL

5 5

TOTAL

57

PROSENTASE

57

6 6 6 6 6 6

X 100 % = 95 %

10 x 6

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

50

Tindakan

Tindakan

dilaksanakan

mengacu

pada

rencana

perawatan
2

Perawat mengobservasi respon


pasien

terhadap

tindakan

keperawatan
3

Revisi tindakan berdasarkan 0

hasil evaluasi
4

Semua tindakan yang telah 0

dilaksanakan dicatat ringkas


dan jelas
SUB TOTAL

4 3

TOTAL

38

38
PROSENTASE

N
O

X 100% = 95 %

10 x 4

KODE BERKAS REKAM MEDIK


ASPEK YANG DINILAI

PASIEN
1

5 6

1
0

Evaluasi

Evaluasi mengacu pada tujuan

Hasil evaluasi dicatat

1 2
19

2 2

SUB TOTAL
TOTAL
PROSENTASE

19

2 2

KET

X 100% =95 %

10 x 2
F

Catatan asuhan keperawatan


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

51

Menulis pada format yang

baku
2

Pencatatan dilakukan sesuai


dengan tindakan yang
dilaksanakan

Pencatatan ditulis dengan

jelas, ringkas, istilah yang


baku dan benar
4

Setiap melakukan tindakan


atau kegiatan perawat
mencantumkan paraf atau
nama jelas dan tanggal jam
dilakukannya tindakan

Berkas catatan keperawatan

disimpan sesuai dengan


ketentuan yang berlaku

SUB TOTAL
TOTAL

5 4 5
46
46

PROSENTASE

X 100% = 92 %

10x 5

8. ANALISA SWOT M3
Analisa SWOT

Bobot

Rating

Rating x
Bobot

Faktor Internal (IFAS)


Stregth
1.

S-W =
Tersedianya

resume

untuk

pasien pulang dan dilaksanakan discharge


planning
2.

0,1

2,7-1,92 =
3

0,3

0,2

0,4

0,2

0,6

0,78

Administrasi dan keuangan di


Mawar sudah diatur menggunakan sistem

komputerisasi
3.
Timbang

terima

sudah

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

52

4.

dilakukan tiap pergantian shift.


Sudah
melaksanakan
sentralisasi obat dan didukung fasilitas

5.

0,1

0,2

0,3

0,3

0,3

0,3

(buku,rak obat dll) yang memadai


Sistem pendokumentasian dan

timbang yang berlaku adalah SBAR


6.
Memiliki standar asuhan

0,1

keperawatan (SAK) dan SOP Tindakan


7.
Administrasi dan keuangan

0,1

diatur dengan sistem komputerisasi


8.
Mutu
pelayanan
sudah

0,1

terlaksana sesuai ketentuan RS


0,1

TOTAL

2,7

Weakness
1. Ronde belum bisa dilaksanakan.

0,1

0,3

2. Jarang ada kasus yang memerlukan ronde


3. Sentralisasi obat belum memakai sistem

0,1

0,2

0,2

0,4

UDD
4. Pendokumentasian masih manual
5. Timbang terima hanya mengacu pada

0,3

0,9

tindakan terapi medis dan belum terfokus

0,3

0,12

pada masalah keperawatan


TOTAL

1,92

Faktor Eksternal (EFAS)


Opportunity

O-T =

1. Adanya program akreditasi RS dari

0,6

2,4

pemerintah dimana MAKP merupakan


salah satu penilaian
2. Adanya jadwal supervisi keperawatan

3,6-3 =
0,6

0,4

1,2

oleh pengawas setiap bulan


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

53

TOTAL
Threatened

1. Di ruang mawar terdiri dari 2 blok depan

3,6
3

dan belakang dan PA didepan tidak bisa


mengawasi secara langsung keadaaan
pasien secara maksimal diruang belakang
dan sebaliknya
TOTAL

3.1.4. M4 (Money)
Sebagian besar pembiayaan ruangan dan pelatihan petugas ruangan berasal
dari rumah sakit yang diperoleh dari APBD propinsi Jawa Timur dan dari IRNA
Medik. Selain itu adanya depo farmasi di ruangan memungkinkan menyimpan
stok peralatan medis yang diperlukan. Dan didapatkan pula sumber dana dari
ruangan sendiri dari penjualan minuman botol diruangan. Sedangkan pembiayaan
pasien sebagian besar dari BPJS dan Umum. BPJS sendiri dibagi menjadi 2 yaitu
PBI dan Non PBI. Biaya Perawatan yang berlaku saat ini sesuai kelas perawatan.
Di Ruang MAWAR terdiri atas kelas I, II dan III.
1. Biaya kamar perhari
NO

Daftar

Tarif
Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

Visite

Rp 60.000

Rp 35.000

Rp 15.000

Tarif kamar

Rp 130.000

Rp 35.000

Rp 15.000

Makanan

Rp 45.000

Rp 30.000

Rp 21.000

Askep

Rp 40.000

Rp 40.000

Rp

7.000

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

54

Total

Rp 275.000

Rp 140.000

Rp 58.000

Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

Rp

4.000

Rp 3.000

Rp 11.000

Rp. 7.000

2. Tarif instalasi gizi


No

Daftar

Tariff

Asuhan nutrisi

Rp

5.000

Konsultasi gizi

Rp 12.500

3. Tarif tindakan rawat inap


No

Daftar

Tarif

Ganti verban (rawat luka brsih )

Rp 40.000

Ganti verban ( rawat luka kotor)

Rp 60.000

Infus / hari

Rp 24.000

Pemasangan kateter

Rp 24.000

NGT

Rp 40.000

O2 Tanpa intubasi

Rp 24.000

O2 intubasi

Rp 80.000

Nebulizer

Rp 20.000

Injeksi

Rp 24.250

10

Rawat luka besar

Rp 61.150

11

Rawat luka sedang

Rp 48.200

12

Rawat luka kecil

Rp 38.550

4. Analisa SWOT
Analisa SWOT

Bobot

Rating

Rating x
Bobot

Faktor Internal (IFAS)


Stregth

S-W =

1. Administrasi dan keuangan di Mawar

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

2,2 3 =

55

sudah

diatur

menggunakan

sistem

0,5

komputerisasi.
2. Biaya sewa kamar bisa dijangkau oleh
masyarakat.
3. Administrasi

0,3
dan

keuangan

0,8
2

0,6

0,6

diatur

dengan sistem komputerisasi.


0,3
TOTAL

2,2

Weakness
1. Kurangnya tenaga adminitrasi.
TOTAL

1
1

3
3

Faktor Eksternal (EFAS)


Opportunity
9. 1. Adanya kesempatan untuk mengunakan

OT=
1

instrumen medis dengan re use sehingga

34=
-1

menghemat pengeluaran.
TOTAL
Threatened

1. Adanya tuntunan dari masyarakat akan

pelayanan administrasi yang cepat


TOTAL

3
4

4
4

3.1.5. M5 (Market)
1. Motto Ruangan Paviliun Mawar
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

56

Paviliun mawar mempunyai motto yaitu : Bersatu yang berarti


Bersama akan tingkatkan mutu
2. BOR pasien
Berdasarkan hasil pengkajian pada 05-07 Januari 2015 didapatkan
gambaran kapasitas tempat tidur Ruang Pav. Mawar RSUD Jombang
yaitu tempat tidur dengan rincian sebagai berikut:
Gambaran umum jumlah tempat tidur Pav. Mawar RSUD Jombang,
a. 05 Januari 2015
N

Shif

o
1.

t
Pagi

Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

HCU

11 Bed
(kosong)

9 bed
(Kosong)

12 Bed
(3

6 Bed
( Kosong)

Kosong)

Combus

Tetanus

1 bad

3 Bed

(2

Kosong)

Kosong)

BOR
32/5
1 5x
100
%
=
58,2
%

b.
N

Shif

o
1.

t
Pagi

06 Januari 2015
Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

HCU

11 Bed
(kosong)

9 bed
(Kosong)

11 Bed
(4

6 Bed
( Kosong)

Kosong)

Combus

Tetanus

1 bad

3 Bed

(2

Kosong)

Kosong)

BOR
41/55

1 X
100
%
=
81,8
%

c.
N

Shif

07 Januari 2015
Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

HCU

Combus

Tetanus

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

BOR

57

1.

Pagi

10 Bed
(1 kosong)

8 Bed
(1 kosong)

11 Bed
(4

5 Bed
(1 Kosong)

Kosong)

1 bed
(2

(4kosong

39/55

Kosong)

100%
=71
%

d. 08 Januari 2015
N

Shif

o
1.

t
Pagi

Kelas 1

Kelas 2

Kelas 3

HCU

10 Bed
(1 kosong)

7 Bed
(2 kosong)

12 Bed
(3

5 Bed
(1 Kosong)

Combus

Tetanus

BOR

(3

(4kosong

37/55

Kosong)

Kosong)

100%
=
67,3
%

3. 10 Besar Penyakit Paviliun Mawar 2014

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

58

4. Sasaran Mutu Instalasi Rawat Inap Paviliun Mawar


a. Penerimaan pasien baru di IRNA mulai ASKEP sampai pasien dapat
terapi ( intruksi ) 30 menit
b. Pasien pulang pada jam kerja setelah diperbolehkan dokter sampai
administrasi selesai 30 menit
c. Tidak terjadi IDP (Infeksi Aliran Darah Perifer) pada pemasangan infus
selama 3 hari.
5. HASIL TABULASI ANGKET TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI
RUANG MAWAR RSUD KABUPATEN JOMBANG
PROSENTASE =

YA

X 100 %

YA + TIDAK

NO

Daftar Pertanyaan

JAWABAN
YA

TIDAK

Apakah perawat selalu memperkenalkan diri

14

Apakah perawat daam melayani pasien bersikap 14

sopan dan ramah


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

59

Apakah perawat menjelaskan peraturan dan tata tertib 13

RS saat pertama kali masuk RS


4

Apakah perawat menjelaskan fasilitas yang tersedia di 13

RS saat ada pasien baru


5

Apakah perawat menjelaskan dimana tempat-tempat 13


yang

penting untuk kelancaran

perawatan(kamar

mandi,ruang rawat, tata usaha dll)


6

Apakah perawat menjelaskan tujuan perawatan pada 9

pasien
7

Apakah ada perawat atau kepala ruangan yang 13

menginformasikan pasien tentang perawat yang


bertanggung jawab terhadap pasien
8

Apakah perawat memperhatikan keluhan pasien

14

Apakah perawat menanggapi keluhan pasien

15

10

Apakah perawat memberikan keterangan tentang 15

masalah yang dihadapi oleh pasien


11

Apakah perawat memberikan penjelasan sebelum 14

melakukan tindakan perawatan


12

Apakah perawat meminta persetujuan kepada pasien 12

atau keluarga sebelum melakukan tindakan


13

Apakah perawat menjelaskn prosedur tindakan yang 15

akan dilakukan sebelum melakukan tindakan


14

Apakah perawat menjelaskan resiko atau bahay suatu 14

tindakan pada pasien sebelum melakukan tindakan


15

Apakah

perawat

memberikan

keterangan

atau 15

Apakah perawat selalu memantau atau mengobservasi 15

penjelasan dengan lengkap dan jelas


16

keadaan pasien secara rutin


17

Apakah perawat selalu menjaga kebersihan dirumah 13

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

60

sakit
18

Apakah perawat melakukan tindakan keprawatan 15

dengan trampil dan percaya diri


19

Dalam melakukan tindakan keprawatan perawat 15

selalu berhati-hati
20

Setelah melakukan tindakan keprawatan perawat 15

selalu menilai kembali keaadan anda


JUMALAH
PROSENTASE

276
Jawaban 276

44
X 100% = 86 %

Jawaban 276 + 44 =320


6. Analisa SWOT
Analisa SWOT

Bobot

Rating

Rating x
Bobot

Faktor Internal (IFAS)


Stregth

S-W =

1. Mutu pelayanan sudah terlaksana sesuai


ketentuan RS
TOTAL

3-2
=1

Weakness
1. Belum ada pembagian leaflet saat pasien

pulang
TOTAL

Faktor Eksternal (EFAS)


Opportunity
1. Adanya program pelatihan atau seminar
khusus dari diklat
2. Adanya kerjasama yang baik antara

O-T =
0.25

0.75

3-2
=1

0.25

0.75

institusi pendidikan kesehatan dengan


Rumah Sakit
3. Kepercayaan dari pasien dan masyarakat
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA
JOMBANG 2014/2015

61

cukup baik

0.5

TOTAL
Threatened

1. Adanya persaingan dengan rumah sakit


lain
2. Kebebasan

pers

mengakibatkan

1.5
3

0.25

0.5

0.5

0.25

0.5

mudahnya penyebaran informasi didalam


ruangan ke masyarakat
3. Adanya citra buruk dari masyarakat
mengenai kualitas pelayanan rumah sakit
di Indonesia khususnya rumah sakit
umum.
TOTAL

Identifikasi Masalah
1. Ronde keperawatan belum terlaksana
2. Beban kerja perawat masih sangat tinggi dan masih melakukan pekerjaan
diluar pelayanan pasien ( Administrasi,dll )
3. Timbang terima sudah dilaksanakan tapi masih berfokus pada terapi medis
belum membahas sampai masalah keperawatan
4. Asuhan keperawatan masih berfokus pada aspek biologis saja
5. Discharge planning hanya dilakukan dengan HE tanpa ada dokumentasi
ataupun leaflet

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN INSAN CENDEKIA MEDIKA


JOMBANG 2014/2015

62