Anda di halaman 1dari 3

Lebih dari empat dasawarsa sudah, Bank Bukopin (selanjutnya disebut

Perseroan) turut mendorong laju roda pembangunan di Indonesia. Terlebih


sejak awal berdirinya pada tanggal 10 Juli 1970, Perseroan telah memfokuskan
diri pada segmen Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) yang
menjadi penyokong utama pertumbuhan ekonomi nasional.
For more than four decades, Bank Bukopin continues to push the national
development of Indonesia. Established since 10 July 1970, the company has
focused on Micro, Small, Medium Enterprises and Cooperatives (MSMEC) sector,
which has contributed for national economic growth.
Seiring dengan terbukanya kesempatan dan peningkatan kemampuan melayani
kebutuhan masyarakat yang lebih luas, Perseroan melebarkan sayap bisnisnya
ke segmen komersial dan konsumer serta syariah. Perseroan pun tumbuh dan
berkembang menjadi bank yang masuk ke kelompok bank menengah di
Indonesia, dengan aset mencapai Rp79.051 miliar per Desember 2014.
In line with the opening opportunities and increase the capability to serve the
society needs, the company expanded its business by serving Commercial,
Consumer and Sharia. Today, Bank Bukopin steps firmly as one of the mid-size
private national banks in Indonesia, with total assets amounting to IDR 79.051
trillion as of the end of 2014.
Operasional Perseroan, baik konvensional maupun syariah didukung oleh sistem
pengelolaan dana yang optimal, kehandalan teknologi informasi, kompetensi
sumber daya manusia dan praktek tata kelola perusahaan yang baik. Landasan
ini memungkinkan Perseroan melangkah maju dan menempatkannya sebagai
bank yang kredibel. Perseroan terus mengembangkan program operasionalnya
dengan menerapkan skala prioritas sesuai strategi jangka pendek yang telah
disusun dengan matang. Penerapan strategi tersebut ditujukan untuk menjamin
dipenuhinya layanan perbankan yang komprehensif kepada nasabah melalui
jaringan yang terhubung secara nasional maupun internasional, produk yang
beragam serta mutu pelayanan dengan standar yang tinggi.
Bank Bukopins operational, both conventional and sharia, is supported by
optimum fund management system, reliablity of the information technology
system, continuous efforts in human resources quality improvement and also
committed to sound and robust corporate governance implementation. All of
those allow the company to move forward and put its business as a credible
bank. The company continues to develop its operational programs by applying
priority scale in line with its short-term strategy that has been prepared. The
implementation of strategy is intended to ensure the fulfillment of
comprehensive banking services to customers through a network connected
nationally and internationally, product diversification and service quality with a
high standard.
Saat ini, jaringan Operasional Perseroan kini didukung oleh lebih dari 439 outlet
yang tersebar di 22 provinsi di seluruh Indonesia yang terhubung secara real
time on-line. Perseroan juga telah membangun jaringan microbanking yang

diberi nama Swamitra, yang kini berjumlah 678 outlet, sebagai wujud program
kemitraan dengan koperasi dan Perseroan. Selain itu, Perseroan juga memiliki
614 ATM Bukopin, selain terhubung dengan lebih dari 30.000 ATM pada jaringan
nasional, jaringan Plus, serta Visa Internasional di seluruh dunia.
Currently, Bank Bukopins operational networks are supported by more than 439
outlets located across 22 provinces in Indonesia that are connected in real time
on-line. The company has also built a microbanking network named "Swamitra",
which now 678 outlets, as a form of partnership between Bank Bukopin and
Cooperatives. In addition, Bank Bukopins network is supported by 614 Bukopin
ATM units, connected to over 30,000 ATM nationally, Plus network, and Visa
International globally.
Agar semakin memudahkan nasabah, Perseroan juga menjalin kerja sama
dengan bank-bank dan lembaga lainnya, sehingga pemegang Kartu Bukopin
dapat melakukan berbagai aktivitas perbankan di hampir seluruh ATM bank
apapun di Indonesia, termasuk semua ATM pada jaringan ATM Plus, ATM
Bersama, dan ATM BCA Prima.
For convenient services, Bank Bukopin cooperates with other banks and
institutions to enable the holders of Bukopin Card to carry out various banking
activities through ATMs of almost any banks in Indonesia, including all ATM units
under the ATM Plus, ATM Bersama, and ATM BCA Prima networks.
Melalui struktur permodalan yang terus diperkokoh sejalan dengan
perkembangan usahanya, penanganan pengendalian risiko dan pengawasan
intern yang terus ditingkatkan, pengembangan produk dan jasa perbankan yang
inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar, pengembangan sumber daya
manusia secara berkesinambungan, serta peningkatan mutu pelayanan sehingga
memenuhi harapan nasabah, Perseroan siap meraih pertumbuhan jangka
panjang yang berkelanjutan.
Bank Bukopin is fully prepared to achieve long-term sustainable growth by
continually strengthening capital structure in line with business advancements,
improving risk management and internal control, developing innovative banking
products and services compatible with market demands, building human
resources capacity, and augmenting the quality of service extended to
customers.
Perseroan juga memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT Bank Syariah Bukopin
dan PT Bukopin Finance, dengan hasil usaha yang dikonsolidasikan ke dalam
Laporan Keuangan Bank Bukopin. PT Bukopin Finance (d/h PT Indo Trans Buana
Multifinance) didirikan pada tanggal 11 Maret 1983, merupakan perusahaan
yang bergerak di bidang pembiayaan sewa guna usaha dan multifinance.
Sedangkan Bank Syariah Bukopin (d/h PT Bank Persyarikatan Indonesia ),
didirikan pada tanggal 29 Juli 1990 yang bergerak di bidang perbankan berbasis
syariah.

Currently, there are two subsidiaries of Bank Bukopin, namely PT Bank Syariah
Bukopin and PT Bukopin Finance. The financial results of these subsidiaries are
consolidated into the Finance Statements of Bank Bukopin. PT Bukopin Finance,
formerly PT Indo Trans Buana Multi Finance, was established on 11 March 1983
and is a leasing and multi finance company. Bank Syariah Bukopin, formerly PT
Bank Persyarikatan Indonesia (BPI), was established on 11 September 1990.