Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH GEOGRAFI

SUMBER DAYA ALAM

NAMA

KELAS

ABSEN

KATA PENGANTAR
Kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
melimpahkan rahmat-NYA, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah
ini. Tidak lupa Shalawat serta salam selalu kita curahkan kepada junjungan kita Nabi
besar Muhammad SAW yang telah membimbing umatnya di jalan yang benar.
Kami ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu dalam
penyusunan makalah ini. Makalah ini kami susun guna untuk memenuhi tugas
matakuliah Geografi Tumbuhan dan Hewan dengan judul Pelestarian Sumber Daya
Alam Dan Lingkungan Hidup. Makalah ini bersisi tentang pengertian, macammacam, pelestarian dan pengelolahan daya alam. Penyusunan makalah ini salah
satunya bertujuan memberi informasi kepada para remaja tentang sumber daya alam.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Penyusun juga meminta
maaf apabila banyak kesalahan dalam penyusunan makalah ini.

Penyusun

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................


DAFTAR ISI .................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ..................................................................................
B. Tujuan ...............................................................................................
C. Rumusan Masalah .............................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian sumber daya alam............................................................
B. Macam-macam sumber daya alam serta perbedaanya.......................
C. Usaha pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup........
D. Pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip berwawasan lingkungan

dan berkelanjutan...............................................................................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan .......................................................................................
B. Saran .................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................

iii

BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda
hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup
manusia (Abdullah, 2007: 3). Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan
sumbernya, persebarannya, tujuannya, cara pengolahan dan pemanfaatannya, sifat,
potensi, jenisnya, pembentukannya, nilai ekonomis atau nilai kegunaannya,
bentuknya, Undang-Undang Republik Indonesia serta berdasarkan Barlow.
Keberadaan sumber daya alam tidak tersebar secara merata di muka bumi. Oleh
karena faktor geografis dan letak astronomis, jumlah dan kualitas sumber daya alam di
tiap wilayah tidaklah sama. Terdapat wilayah dengan sumber daya alam sedikit atau
bahkan tidak memiliki sumber daya alam sama sekali. Pada umumnya wilayah tropis
memiliki sumber daya alam yang lebih kaya. Sumber daya alam berperan penting bagi
kelangsungan hidup manusia. Maka kontrol masyarakat dalam pengelolaan sumber
daya alam dan pelestarian fungsi lingkungan hidup merupakan hal yang
penting. Masalah penduduk sebenarnya sangat kompleks, banyak sekali aspek yang
mencakup didalamnya, diantara aspek pangan, pemukiman, sandang, pendidikan,
kesehatan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, dan sebagainya. Hal-hal tersebut perlu
mendapat perhatian karena dapat berpotensi mempercepat t e r j a d i n ya
k e r u s a k a n s u m b e r d a y a a l a m . Oleh sebab itu, sudah menjadi tanggung jawab
kita manusia untuk menjaga dan merawat lingkungan alam ini.
Agar sumber daya alam ini bisa tetap terjaga dengan baik. Berdasarkan prinsip
berwawasan lingkungan dan berkesinambungan :
a.

Penghijauan dan Reboisasi dapat mencegah rusaknya

b.
c.
d.

berhubungan dengan air, tanah dan udara.


Sengkedan atau terasering memperbaiki daerah aliran sungai
Pengelolaan air limbah
Penertiban pembuangan sampah

lingkungan yang

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas peneliti merumuskan masalah sebagai berikut.
1.

Apa pengertian Sumber daya alam ?

2.

Apa saja macam-macam sumber daya alam serta perbedaanya?


1

3.

Langkah apa yang dilakukan dalam usaha pelestarian sumberdaya alam dan
lingkungan hidup ?

4.

Bagaimana pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip berwawasan


lingkungan dan berkelanjutan?

C. TUJUAN
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka disusunlah tujuan masalah sebagai
berikut.
1. Menjelaskan pengertian sumber daya alam.
2. Menjelaskan macam-macam sumber daya alam serta perbedaanya.
3. Dapat mengetahui usaha pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.
4. Dapat mengetahui pengelolaan sumber daya alam berdasarkan prinsip
berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian sumber daya alam
Sumber daya alam adalah semua kekayaan berupa benda mati maupun benda
hidup yang berada di bumi dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup
manusia (Abdullah, 2007: 3). Pengertian sumber daya alam juga ditentukan oleh nilai
kemanfaatannya bagi manusia.
B. Macam-macam sumber daya alam serta perbedaanya
Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sumbernya, persebarannya,
tujuannya,

cara

pengolahan

dan

pemanfaatannya,

sifat,

potensi,

jenisnya,

pembentukannya, nilai ekonomis atau nilai kegunaannya, bentuknya, Undang-Undang


Republik Indonesia serta berdasarkan Barlow :
1.
Berdasarkan sumbernya
Sumber daya alam di bedakan menjadi 2 jenis yaitu :
a.

Sumber daya alam Biotik (organik) yaitu sumber daya alam yang berasal

dari mahkluk hidup misalnya : kayu, ikan, batu bara, minyak bumi, dan mamer.
b. Sumber daya alam Abiotik (anorganik) yaitu sumber daya alam yang berasal
bukan dari mahkluk hidup misalnya : tima, besi, dan kwarsa.
2. Berdasarkan Persebarannya
Sumber daya alam dibedakan menjadi dua jenis :
a.

Sumber daya alam yang terdapat di mana mana misalnya sinar

matahari, air, udara, areal pertanian, dan hutan.


b. Sumber daya alam yang hanya ditemukan di daerah tertentu saja
misalnya : tambang uranium, tambang batu bara dan tambang emas.
3. Berdasarkan tujuannya
Sumber daya alam di bedakan atas 3 jenis yaitu :
a. Sumber daya alam bahan industri ialah sumber daya alam yang umumnya di
gunakan sebagai bahan dasar atau bahan baku industri misalnya tanah liat, belerang
dan lain-lain.

b. Sumber daya alam bahan pangan ialah sumber daya alam yang digunakan
sebagai bahan pangan baik langsung maupun melalui pengelolahan terlebih dahulu
misalnya padi, jagung, dan kedelai.
c.

Sumber daya alam bahan sandang ialah sumber daya alam yang dapat di

gunakan sebagai bahan baku pembuatan sandang misalnya sutra dan kapas.
4. Berdasarkan cara pengolahan dan pemanfaatannya
Sumber daya alam di bedakan menjadi dua yaitu Sumber Daya Alam yang
dapat di perbaharui (Renewable Resources) dan Sumber Daya Alam yang tidak dapat
di perbaharui (Unrenewable Resource).
a. Renewable Resources (Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui) merupakan
Sumber Daya Alam yang dapat dilestarikan antara lain berasal dari tanah, seperti
hasil pertanian, perhutanan, dan perkebunan yang mana sangat bermanfaat untuk
manusia, yaitu :
1.Karet sebagai bahan baku pembuatan ban.
2.Kapas sebagai bahan baku tekstil.
3.Tembakau sebagai bahan baku rokok atau obat.
4.Kopi sebagai bahan baku pembuatan minuman.
b. Unrenewable Resources (Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui)
merupakan Sumber Daya Alam yang akan habis jika terus menerus digunakan atau
sulit dijaga kelestariaannya. Karena membutuhkan waktu yang sangat lama dalam
proses pembentukannya. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan
kemungkinan akan habis ialah hasil tambang, diantaranya sebagai berikut :
1. Batu bara, banyak digunakan sebagai bahan bakar untuk keperluan industri
dan rumah tangga.
2.Minyak bumi, digunakan sebagai bahan bakar minyak.
3. Vaselin untuk bahan obat (salep).
4.Parafin untuk bahan pembuat lilin.
5.Aspal untuk bahan pembuat jalan.
6.Bijih besi dimanfaatkan untuk peralatan rumah tangga dan pertanian.
7.Tembaga untuk membuat perabotan dapur.
8.Bauksit bermanfaat sebagai bahan dasar pembuatan alumunium.
9.Emas dan perak untuk perhiasan.
4

10.Marmer untuk bahan bangunan rumah atau gedung.


5. Berdasarkan Sifat
Menurut sifatnya, sumber daya alam dapat dibagi 3, yaitu sebagai berikut :
a.

Sumber daya alam yang terbarukan (renewable), misalnya: hewan, tumbuhan,

mikroba, air, dan tanah. Disebut terbarukan karena dapat melakukan reproduksi
dan memiliki gaya regenerasi (pulih kembali).
b. Sumber daya alam yang tidak terbarukan (nonrenewable), misalnya: minyak
tanah, gas bumi, batu tiara, dan bahan tambang lainnya.
c. Sumber daya alam yang tidak habis, misalnya, udara, matahari, energi pasang
surut, dan energi laut.
6. Berdasarkan Potensi
Menurut potensi penggunaannya, sumber daya alam dibagi beberapa macam, antara
lain :
a.

Sumber daya alam materi : merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan

dalam bentuk fisiknya. Misalnya, batu, besi, emas, kayu, serat kapas, dan
sebagainya.
b. Sumber daya alam energi: merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan
energinya. Misalnya batu bara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari,
energi pasang surut laut, kincir angin, dan lain-lain.
c. Sumber daya alam ruang : merupakan sumber daya alam yang berupa ruang
atau tempat hidup, misalnya area tanah (daratan) dan angkasa.

7. Berdasarkan Jenis
Menurut jenisnya, sumber daya alam dibagi dua sebagai berikut :
a.

Sumber daya alam nonhayati (abiotik) disebut juga sumber daya alam fisik,

yaitu sumber daya alam yang berupa benda-benda mati. Misalnya : bahan
tambang, tanah, air, dan kincir angin.
b.

Sumber daya alam hayati (biotik); merupakan sumber daya alam yang

berupa makhluk hidup. Misalnya: hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.


8. Berdasarkan Pembentukan:

a. Sumber Daya Alam Biotik terbentuk dari adanya proses tumbuh dan
berkembangnya makhluk hidup. Contoh: tumbuhan dan hewan.
b. Sumber Daya Alam Fisis terbentuk dari proses fisis dan kekuatan alam.
Contoh: air, tanah, udara, dan barang tambang.
c.

Sumber Daya Alam Lingkungan terbentuk dari penggabungan antara faktor

fisis dan biotik. Contoh: Lingkungan pegunungan, lingkungan lembah.


9. Sumber daya alam berdasarkan nilai ekonomis atau nilai kegunaannya:
a.

Sumber Daya Alam Ekonomis Tinggi merupakan sumber daya alam yang

dalam mendapatkannya memerlukan biaya yang tinggi. Contoh: mineral dan


logam mulia seperti emas, perak, intan.
b.

Sumber Daya Alam Ekonomis Rendah merupakan sumber daya alam yang

dalam mendapatkannya memerlukan biaya yang relatif murah. Contoh: Pasir,


Batu.
c.

Sumber Daya Alam non Ekonomis merupakan sumber daya alam yang dalam

mendapatkannya tidak memerlukan biaya. Contoh: Udara, Sinar dan Panas


Matahari
10. Sumber daya alam berdasarkan bentuknya :
1.Sumber daya lahan atau tanah
2.Sumber daya hutan
3.Sumber daya air
4.Sumber daya laut
5.Sumber daya mineral
11. Sumber daya menurut Undang-Undang Republik Indonesia
Tentang Lingkungan Hidup No.4 Tahun 1982 dapat dikelompokkan menjadi empat
kategori utama, yaitu:
1.sumber daya manusia
2.sumber daya alam hayati
3.sumber daya alam nonhayati
4.sumber daya buatan.

12. Sumber daya alam menurut Barlow


1.Sumber Daya Alam yang dapat diperbarui
2.Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbarui
3.Sumber Daya Alam yang memiliki sifat gabungan.
C. Usaha Pelestarian Sumberdaya Alam Dan Lingkungan Hidup
Dalam usaha pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup maka kita
sebagai manusia perlu melakukan:
1. Pelestarian tanah (tanah datar, lahan miring/perbukitan)
Upaya pelestarian tanah dapat dilakukan dengan cara menggalakkan kegiatan
menanam pohon atau penghijauan kembali (reboisasi) terhadap tanah yang semula
gundul. Untuk daerah perbukitan atau pegunungan yang posisi tanahnya miring perlu
dibangun terasering atau sengkedan, sehingga mampu menghambat laju aliran air
hujan.
2. Pelestarian udara
Udara merupakan unsur vital bagi kehidupan, karena setiap organisme bernapas
memerlukan udara. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga agar udara tetap
bersih dan sehat antara lain:
a)

Menggalakkan penanaman pohon atau pun tanaman hias di sekitar

kita.Tanaman dapat menyerap gas-gas yang berbahaya bagi manusia.


Tanaman mampu memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis. Di
samping itu tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga kelembapan
udara akan tetap terjaga.
b)

Mengupayakan pengurangan emisi atau pembuangan gas sisa

pembakaran, baik pembakaran hutan maupun pembakaran mesin Asap


yang keluar dari knalpot kendaraan dan cerobong asap merupakan
penyumbang terbesar kotornya udara di perkotaan dan kawasan industri.
Salah satu upaya pengurangan emisi gas berbahaya ke udara adalah
dengan menggunakan bahan industri yang aman bagi lingkungan, serta
pemasangan filter pada cerobong asap pabrik.
c)

Mengurangi atau bahkan menghindari pemakaian gas kimia yang

dapat merusak lapisan ozon di atmosfer.Gas freon yang digunakan untuk


7

pendingin pada AC maupun kulkas serta dipergunakan di berbagai produk


kosmetika, adalah gas yang dapat bersenyawa dengan gas ozon, sehingga
mengakibatkan lapisan ozon menyusut
3. Pelestarian hutan
Eksploitasi hutan yang terus menerus berlangsung sejak dahulu hingga kini
tanpa diimbangi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi
rusak. Upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan hutan:
a) Reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.
b) Melarang pembabatan hutan secara sewenang-wenang.
c) Menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon.
d) Menerapkan sistem tebangtanam dalam kegiatan penebangan hutan.
e)

Menerapkan sanksi yang berat bagi mereka yang melanggar ketentuan


mengenai pengolahan hutan.

4. Pelestarian laut dan pantai


Seperti halnya hutan, laut juga sebagai sumber daya alam potensial. Kerusakan
biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia. Pengambilan pasir
pantai, karang di laut, pengrusakan hutan bakau, merupakan kegatan-kegiatan manusia
yang mengancam kelestarian laut dan pantai. Adapun upaya untuk melestarikan laut
dan pantai dapat dilakukan dengan cara:
a) Melakukan reklamasi pantai dengan menanam kembali tanaman bakau di
areal sekitar pantai.
b) Melarang pengambilan batu karang yang ada di sekitar pantai maupun di
dasar laut.
c) Melarang pemakaian bahan peledak dan bahan kimia lainnya dalam mencari
ikan.
5. Pelestarian flora dan fauna
Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan,
tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem
tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan.Oleh karena itu, kelestarian
flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup
8

manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian flora dan fauna di
antaranya adalah:
a) Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa.
b) Melarang kegiatan perburuan liar.
D. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Berwawasan
Lingkungan Dan Berkelanjutan
Sumber daya alam perlu dilestarikan untuk mendukung kelangsungan hidup
makhluk hidup, usaha-usaha untuk menjaga sumber daya alam sebagi berikut:
1.

Penghijauan dan Reboisasi

Usaha penghijauan dan reboisasi hutan dapat mencegah rusaknya lingkungan yang
berhubungan dengan air, tanah dan udara. Keuntungan pelaksanaan penghijauan
antara lain sebagai berikut:
a) Tumbuh-tumbuhan dapat menyaring dan mengatur air, mencegah banjir, dan
menimbulkan mata air.
b) Tumbuh-tumbuhan dapat menyuburkan tanah karena daun yang gugur dan
membusuk akan membentuk humus dan akar tanaman dapat mencegah erosi serta
tanah longsor.
c) Tumbuh-tumbuhan menimbulkan usara segar karena tumbuhan menghirup CO2
dan melepaskan O2 untuk keperluan manusia dalam bernafas.
2.

Sengkedan atau terasering

Sengkedan dibuat untuk mencegah erosi dan berfungsi untuk menjaga kesuburan
tanah daerah miring dan berbukit-bukit.
3.

Pembangunan daerah aliran sungai (DAS)

Daerah aliran sungai merupakan daerah yang sering terjadi pengikisan lapisan tanah
oleh arus sungai. Usaha pengendalian daerah aliran air sungai antara lain:
a.

Mengadakan reboisasi

b.

Membuat bendungan dan saluran irigasi yang teratur.

c.

Tindakan tegas terhadap perusak lingkungan yang diatur dalam UU No. 4 tahun

1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.


4.

Pengelolaan air limbah

Air limbah berasal dari rumah tangga, industri dan pabrik air limbah yang dibuang ke
tanah dapat merembes, masuk ke tanah dan bercampur dengan air tanah. Akibatnya,
dapat membahayakan manusia. Beberapa gangguan yang ditimbulkan antara lain:
a.

Kesehatan, bibit penyakit yang bisa ditularkan melalui air limbah contoh: kolera,

disentri, dan tipus.


b.

Keindahan, limbah menyebabkan bau tidak sedap dan juga mengganggu

keindahan lingkungan sekitarnya.


c.

Karat atau aus, air limbah yang mengandung gas CO2 mempercepat karat atau aus

benda-benda yang terbuat dari besi.


d.

Kehidupan biotik, air limbah mengganggu perkembangan kehidupan karena

beracun sehingga dapat mematikan makhluk hidup.


Usaha-usaha untuk mengatasi air limbah adalah sebagai berikut:
a)

Lokasi industri harus jauh dari permukiman penduduk,

b)

Diwajibkan memasang peralatan pengendali air (water treatment) untuk pabrik

yang menimbulkan air limbah.


c)

Lokasi industri harus dijauhkan dari peredaran yang berhubungan dengan sumber

air minum penduduk.


d)

Mencegah saluran air limbah jangan sampai bocor,

e)

Menemukan sumber bahan racun dan melakukan netralisasi secara kimia.

f)

Unsur yang tidak dapat dinetralisasi harus dibuang dengan jalan ditanam atau

dipendam dalam tanah yang jauh dari air.


5. Penertiban pembuanagan sampah
Sampah dapat menimbulkan permasalahan seperti sarang penyakit, menimbulkan bau
busuk, dan mengganggu pandnagan mata. Oleh karena itu, sampah harus dibuang
ditempat yang ditentukan dan jangan sampai mengganggu lingkungan kehidupan.
Usaha-usaha untuk pemusnahan sampah antara lain:
a.

Dibakar

b.

Untuk makanan ternak (sisa makanan, sayuran dan buah-buahan)

c.

Untuk biologis

d.

Untuk bahan pupuk.

10

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Sumber daya alam merupakan sesuatu hal yang sangat membutuhkan
perhatian dari semua orang karena memiliki peranan penting bagi kelangsungan
pemenuhan kebutuhan manusia. Banyak manfaat yang selama ini telah di nikmati oleh
manusia, hanya saja manusia kurang begitu mengerti bagaimana cara untuk
melestarikannya.
Oleh karenanya, pertama kita harus tau jenis-jenis sumber daya alam itu
sendiri. Apakah sumber daya alam yang dapat di perbaharui atau sumberdayaalam
yang tidak dapat di perbaharui.
B. SARAN
Sebelum memanfaatkan Sumber Daya Alam di lingkungan sekitar kita,
cobalah untuk memikirkan dan melakukan cara melestarikannya, agar Sumber Daya
Alam yang ada tetap lestari.

11

DAFTAR PUSTAKA
Kementrian Lingkungan Hidup RI, Himpunan Peraturan Perundang-Undangan
Lingkungan Hidup. Jakarta, 2002.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Rizal, Muhammad. 2014. Upaya Pelestarian Lingkungan Alam. (Online),
(http://Sumber%20daya%20%20UPAYA%20PELESTARIAN
%20LINGKUNGAN%20ALAM.html , diakses pada 21 September 2014).

12