Anda di halaman 1dari 3

KONFIGURASI DASAR MIKROTIK

[1] Mengganti user

Demi keamanan disable user admin kemudian gantilah dengan user lain, dalam kasus kali ini kita ganti dengan user "billy"
[admin@Mikrotik] > user print
0 ;;; system default user
admin full 0.0.0.0/0
[admin@Mikrotik] > user > add name="billy" group=full
[admin@Mikrotik] > user > print
# NAME GROUP ADDRESS
0 ;;; system default user
admin full 0.0.0.0/0
1 billy full 0.0.0.0/0
[admin@Mikrotik] > user > /
[admin@Mikrotik] > user > system reboot
login kembali dengan user "billy" kemudian tekan enter dan kemudian disable user "admin"
[billy@mikrotik] user> disable admin
[billy@mikrotik] user> print
Flags: X - disabled
# NAME GROUP ADDRESS
0 X ;;; system default user
admin full 0.0.0.0/0
1 billy full 0.0.0.0/0
tanda "X" disable

[2] Mengganti password default


Untuk keamanan ganti password default
[billy@mikrotik] > password
old password:

Tekan enter

new password: *****


retype new password: *****
[billy@ mikrotik] >

[3] Mengganti nama hostname


Mengganti nama Mikrotik Router untuk memudahkan konfigurasi, pada langkah ini
nama server akan diganti menjadi routerku

[billy@mikrotik] > system identity set name=routerku


[billy@routerku]>

[4] IP Address

Bentuk Perintah konfigurasi

ip address add address ={ip address/netmask} interface={nama interface}

[billy@routerku] > ip address add address=192.168.1.2/24


netmask=255.255.255.0 interface=ether1

b. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan

[admin@routerku] >ip address print


Flags: X disabled, I invalid, D dynamic

# ADDRESS
192.168.1.2/24

NETWORK
192.168.0.0

BROADCAST

INTERFACE

192.168.1.255

[billy@routerku]>

[5] Gateway

Bentuk Perintah Konfigurasi

ip route add gateway={ip gateway}

[admin@routerku] > /ip route add gateway=192.168.1.254

Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers

[admin@routerku] > ip route print

Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar

[admin@routerku] > ping 192.168.1.1


192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.1.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms
[billy@routerku]

[6] DHCP Server

DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, yaitu suatu program yang memungkinkan pengaturan IP Address di dalam
sebuah jaringan dilakukan terpusat di server, sehingga PC Client tidak perlu melakukan konfigurasi IP Addres. DHCP memudahkan administrator
untuk melakukan pengalamatan ip address untuk client.

Bentuk perintah konfigurasi

[billy@routerku]> ip dhcp-server setup


dhcp server interface = { interface yang digunakan }
dhcp server space = { network yang akan di dhcp }
gateway for dhcp network = { ip gateway }
address to give out = { range ip address }
dns servers = { name server }
lease time = { waktu sewa yang diberikan }

melihat hasil konfigurasinya

[willy@routerku] > ip dhcp-server print

Created by: sinau_mikrotik@gmail.com