Anda di halaman 1dari 56

LAPORAN PENGALAMAN LAPANGAN INDUSTRI

19651024 1993003 1 003

PERAWATAN BERKALA MOBIL TOYOTA AVANZA


DI PT. ASTRA INTERNASIONAL Tbk. AUTO 2000 PADANG

OLEH
DEDET SAPUTRA
NIM : 17852 . 10
JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF
PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2013

HALAMAN PENGESAHAN FAKULTAS


Laporan Ini Disampaikan Untuk Memenuhi Sebagian Dari
Persyaratan Penyelesaian Pengalaman Lapangan Industri FT UNP
Padang
Semester Juli Desember 2013
Oleh :
Dedet Saputra
NIM : 17852 . 10
Jurusan Teknik Otomotif
Program Studi S1 Teknik Otomotif

Diperiksa dan disyahkan oleh :


Dosen Pembimbing

(Dr. Wakhinuddin, M.Pd)


NIP. 19600314 198503 1 003

a.n. Dekan FT-UNP


Kepala Unit Hubungan Industri

( Drs. Bahrul Amin, ST, M.Pd )


NIP. 19630212 198603 1 026

HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI

Laporan Ini Disampaikan Untuk Memenuhi Sebagian Dari


Persyaratan Penyelesaian Pengalaman Lapangan Industri FT UNP
Padang
Semester Juli Desember 2013

Oleh :
Dedet Saputra
NIM : 17852 . 10
Jurusan Teknik Otomotif
Program Studi S1 Teknik Otomotif

Diperiksa dan disyahkan oleh :


Pembimbing Dari Perusahaan / Industri

( Kasiatri Darman )

Instruktur

( Exdonal )
PT.Astra Toyota Tbk,

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah, penulis ucapkan kepada Allah SWT, yang mana
atas berkah dan karunia-Nya penulis akhirnya dapat menyelesaikan praktek
lapangan industry di PT. Astra Internasional Tbk. (AUTO 2000) Padang, yang
dilaksanakan pada tanggal 21 Juni sampai dengan 21 Agustus 2013, penyusunan
dan penulisan laporan ini dalam rangka memenuhi persyaratan penyelesaian
program praktek lapangan industri yang telah dilaksanakan.
Laporan ini disusun berdasarkan bahan dan data yang penulis peroleh
selama mengikuti praktek lapangan industry serta referensi yang penulis peroleh
dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
Selesainya PLI dan laporan ini, berkat dorongan dan bantuan dari berbagai
pihak, maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
1. Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
2. Kepala Unit Hubungan Industri FT UNP Padang, Bapak Drs. Bahrul
Amin, ST, M.Pd.
3. Ketua Jurusan Teknik Otomotif FT UNP, Bapak Drs. Martias, M.Pd.
4. Pembimbing PLI, Bapak Dr. Wakhinuddin, M.Pd.
5. Instruktur di PT. Astra Internasional Tbk Padang.
Semoga dorongan, bimbingan, dan bantuan yang diberikan pada penulis
agar mendapat balasan dan pahala yang setimpal disisi Allah SWT. Dalam hal ini
penulis berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan laporan ini, dan bila
terdapat kekeliruan dan kekurangan pada laporan ini, penulis akan senang sekali
menerima kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan laporan
ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Padang, September 2013

Penulis
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN FAKULTAS..............................................................i
HALAMAN PENGESAHAN INDUSTRI..............................................................ii
KATA PENGANTAR.............................................................................................iii
DAFTAR ISI...........................................................................................................iv
DAFTAR TABEL..................................................................................................vii
DAFTAR GAMBAR..............................................................................................vi
BAB I

PENDAHULUAN....................................................................................1
A. Latar belakang Pelaksanaan PLI.........................................................1
B. Deskripsi tentang Perusahaan Tempat Pelaksanaan PLI....................2
C. Perencanaan Kegiatan PLI di Perusahaan.........................................7
D. Pelaksanaan Kegiatan PLI serta Hambatan.......................................9

BAB II

PERAWATAN BERKALA MOBIL TOYOTA AVANZA....................12


A. Aspek - Aspek Teoritis......................................................................12
B. Proses Pengerjaan.............................................................................38
C. Pembahasan / Ulasan.......................................................................50

BAB III PENUTUP.............................................................................................53


A. Kesimpulan......................................................................................53
B. Saran................................................................................................54
DAFTAR KEPUSTAKAAN
LAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel

Halaman

1. Job Description / Gambar Pekerjaan....................................................................3


2. Rencana Kegiatan PLI.........................................................................................8
3. Jam Kerja Karyawan............................................................................................8
4. Spesifikasi Avanza 2011.....................................................................................16
5. Trouble Shooting................................................................................................30

v6

DAFTAR GAMBAR

Gambar

Halaman

1. Toyota Avanza....................................................................................................16
2. Engine Toyota Avanza........................................................................................38
3. Tutup Radiator....................................................................................................39
4. Saringan Udara...................................................................................................40
5. Stick Oli.............................................................................................................40
6. Saringan Oli.......................................................................................................41
7. Membersihkan Busi...........................................................................................43
8. Menyetel Celah Busi..........................................................................................44
9. Menyetel Kopling..............................................................................................45
10. Menyetel Jarak Bebas Kopling........................................................................45
11. Membersihkan Kanvas Rem Depan.................................................................46
12. Menyetel Rem Belakang..................................................................................47
13. Kanvas Rem Belakang.....................................................................................48
14. Memeriksa Baterai...........................................................................................49
15. Engsel Pintu.....................................................................................................50

7
vi

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang Pelaksanaan PLI
Kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat
ini memang sangat pesat dan terus terjadi tiada hentinya. Hal itu terlihat dari
berbagai produk teknologi yang tercipta semakin banyak dan canggih. Inovasi
tersebut tidak hanya pada satu bidang tertentu saja seperti komunikasi,
informasi, transportasi tetapi juga dibidang lainnya. Agar kemajuan tersebut
dapat dihadapi dan diterima dengan baik maka kita perlu mempersiapkan diri
dengan serius dan matang, baik dari segi pengetahuan/ wawasan, dan
keterampilan.
Disamping itu tuntutan dimasa yang akan datang lebih tinggi dan ketat,
sehingga mahasiswa diharapkan benar-benar membekali diri dengan segala
sesuatunya, bukan hanya sekedar teori yang didapat dari bangku perkuliahan
secara konseptual saja tetapi juga harus memahami dan mengetahui
bagaimana pelaksanaannya dilapangan dan kondisi yang terjadi di lapangan
sebenarnya.
Dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, FT UNP sebagai salah satu
bagian dari lembaga pendidikan berupaya untuk menciptakan Sumber Daya
Manusia yang berkualitas dan siap pakai. Salah satu cara yang dipakai adalah
dengan mengirimkan mahasiswa yang telah memenuhi syarat untuk

melaksanakan Pengalaman Lapangan Industri (PLI) keberbagai perusahaan /


instansi/industrri yang telah ditentukan kriterianya dan sesuai dengan bidang
keahliannya.

B. Deskripsi Tentang Perusahaan/Industri Tempat Pelaksanaan PLI


PT. Astra Internasional Tbk didirikan berdasarkan Akte Notaris Kartini
Mulyadi, SH di Jakarta dengan No. 195 tanggal 30 Juli 1975 dan No. 52
tanggal 10 Oktober 1975. PT. Astra Internasional Toyota Sales Operation
diprakasai oleh:
a. Drs. Tija Kian Tie
b. William Suryadjaya
c. Ir. B.A Suryadjaya

PT. Astra Internasional Toyota Sales atau yan lebih dikenal dengan
AUTO 2000 pada awalnya bernama PT. Astra di Jalan Gajah Mada III No. 3
Sunter, Jakarta Utara. Beroperasinya PT. Astra internasional Toyota Sales
Operation cabang Padang mulai dari tanggal 1 Januari 1976 yang beralamat di
Jalan Iman Bonjol No. 27 Padang. Dengan semakin baru kemajuan PT. Astra
Internasional Toyota Sales Operation maka lokasi tersebut tidak
memungkinkan lagi, pada tahun 1981 dipindahkan ke lokasi gedung baru yang
terletak di Jalan Khatib Sulaiman Padang.
Sebagai pertimbangan berdirinya PT. Astra Internasional Toyota Sales
Operation atau AUTO 2000 cabang Padang diantaranya adalah:

1. Semakin meningkatnya pemakaian jumlah kendaraan yang bermerek


Toyota yang ada di Padang baik jenis kendaraan niaga ataupun kendaraan
pribadi.
2. AUTO 2000 ingin membantu dibidang jasa pemilik kendaraan bermerk
Toyota, bila mengalami gangguan dan kerusakan pada kendaraan tersebut.
3. Kendaraan Toyota memiliki keuntungan yang lebih baik dibandingkan
dengan kendaraan bermerk lainnya.
Berdasarkan pertimbangan diatas maka didirikan AUTO 2000 yang
merupakan dealer service kendaraan yang bermerk Toyota di Padang. Pada
saat ini perkembangan AUTO 2000 mengalami kemajuan yang sangat pesat,
ini dapat kita lihat dari semakin banyaknya pelanggan datang ke AUTO 2000
unuk pengadaan service kendaraan yang bermerk Toyota.
Adapun job description AUTO 2000 antara lain:
N
Jabatan

Tugas dan wewenang

O
Pimpinan tertinggi dalam perusahaan/bengkel
1

Service manager

Instruktur

yang berwewenang untuk mengambil keputusan


dan mengawasi kinerja dari bawahannya.
Bertugas untuk:
Orang yang berwenang dan yang
bertanggung jawab kepada service
manager tentang apa yang terjadi pada
bengkel.
Mengkoordinasi karyawan.

Memberi nasehat pada karyawan.


Dll.
Bertugas untuk:
1. Mengawasi kinerja dari mekanik.
2. Menguji Kendaraan sebelum di perbaiki
3

Foreman

apabila terdapat keluhan dari pelangan.


3. Final test pada kendaraan yang sudah di
perbaiki.
4. Dll.
Bertugas untuk:
1. Pimpinan dari semua mekanik.
2. Menguji kendaraan yang sudah di

Technica Leader
perbaiki.
3. Final test.
4. Dll.
Bertugas untuk:
1. Menerima pelangaan yan datang.
2. Membuat work order (WO) pada
kendaraan yangakan diperbaiki.

Service advisor
3. Memantau kondisi kendaraan yang di
perbaiki pada saat di bengkel.
4. Memantau kondisi kendaraan kepada

Kord THS

pelanggan sesudah keluar dari bengkel.


Bertugas untuk:

1. Mengerjakan perbaikan kendaraan yang


di luar bengkel.
2. Syarat perbaikan tidak lebih dari 2 (dua)
jam.
Bertugas untuk:
1. Melakukan pekerjaan sesuai dengan
work order (WO).
2. Menginformasikan kepada foreman jika
7

Mekanik
ada keraguan.
3. Bertanggung jawab terhadap kondisi
basic hand tools dan mechanic stand.
4. Dll.
Bertugas untuk:
1. Mengkoordinasikan sema karyawan
Kord bengkel

bengkel cabang.

8
cabang

2. Bertanggung jawab kepada service


manager.
3. Dll.
Bertugas untuk:
1. Bertanggung jawab dalam penjualan dan
pembelian suku cadang Toyota.

Part man
2. Mengatur penyimpanan stock spare part
Toyota.

10

Gudang bahan

3. Dll.
Bertugas untuk:

1. Mengatur pemakain alat kerja mekanik.


2. Menyediakan perlengkapan kerja
mekanik.
3. Dll.
Bertugas untuk:
Mengatur kwitansi pembayaran perbaikan
11

Billing
kendaraan pelanggan sebelum di serahkan ke
kasir.
Bertugas untuk:

12

Collector

Mengatur penagihan sebelum di serahkan ke


kasir.
Bertugas untuk:

13

Valet service

Mengatur kelancaran kendaraan pada wilayah


kerja bengkel.
Bertugas untuk:

14

PTM

Pembagian kerja perbaikan kendaraan kepada


mekanik.

Tabel 1: Job description/ Gambaran pekerjaan


C. Perencanaan Kegiatan PLI di Perusahaan
1. Waktu pelaksanan PLI
Pengalaman Lapangan Industri (PLI) ini dilaksanakan selama dua
bulan yakni dari tanggal 21 Juni 21 Agustus 2013.
2. Tempat Pelaksanaan

Di dalam buku panduan PLI FT UNP dinyatakan bahwa


perusahaan atau industri tempat mahasiswa melaksanakan PLI, ditentukan
oleh koordinator PLI FT UNP berdasarkan saran atau rekomendasi dari
Dekan atau ketua jurusan. Kriteria untuk menentukan atau rekomendasi
industri atau perusahaan adalah:
a. Perusahaan atau instansi harus mempunyai badan hukum sah
serta bergerak dalam bidang produksi/jasa.
b. Industi atau instansi dalam melaksanakan kegiatan atau
operasinya memerlukan tenaga kerja dan tenaga ahli di bidang
teknik/jurusan.
c. Industri atau perusahaan sedapat mungkin mempunyai pusdiklat
atau mempunyai tenaga ahli yang bisa memberikan bimbingan
kepada mahasiswa.
d. Industri atau perusahaan yang sedang melakukan kegiatan atau
operasi yang sesuai dengan bidang studi mahasiswa pada saat
pengiriman peserta PLI
Berdasarkan kriteria-kriteria dan syarat tersebut maka tempat penulis
melaksanakan

Pengalaman Lapangan Industri (PLI) adalah di PT. Astra

Internasional Tbk/ Auto 2000 yang bertempat di Jl. Khatib Sulaiman Ulak
Karang Padang.
Kegiatan yang akan dilakukan dalam PLI adalah selama 2 bulan,
mulai dari tanggal 21 Juni s/d 21 Agustus 2013 di PT. Astra internasional Tbk.
(AUTO 2000) Padang

Adapun rencana kegiatan yang akan penulis akan lakukan selama


berada diperusahaan dapat dilihat dalam table berikut:
N

Materi Kegiatan

Waktu

O
1
2

Pembahasan mengenai keadaan perusahaan /industri


2 hari
Pengenalan komponen dan cara kerja serta sistem 2 hari

penggunaan alat service


Praktek lapangan sesuai petunjuk dari perusahaan

47 hari

Tabel 1. Rencana Kegiatan PLI

Berikut ini adalah jam kerja yang berlaku dan di terapkan di PT.
Astra Internasional Tbk/ AUTO 2000 Padang:
Hari

Masuk

Istirahat

Keluar

Senin

08:00WIB

12:00-13:00 WIB

16:00 WIB

Selasa

08:00WIB

12:00-13:00 WIB

16:00 WIB

Rabu

08:00WIB

12:00-13:00 WIB

16:00 WIB

Kamis

08:00WIB

12:00-13:00 WIB

16:00 WIB

Jumat

08:00WIB

12:00-13:00 WIB

16:00 WIB

Sabtu

08:00WIB

12:00-13:00 WIB

14:00 WIB

Minggu

Libur

Libur

Libur

Tabel 2: Jam Kerja Karyawan

D. Pelaksanaan Praktek Industri dan Hambatan


1.

Tahap pelaksanaan

Praktek lapangan industri terdiri dari berbagai rangkaian


kegiatan yang berhubungan antara satu dengan lainnya mulai dari
awal sampai pada tahap penyusunan laporan. Adapun kegiatan yang
dilakukan adalah:
Tahap praPLI
Pada tahap ini mahasiswa memulai kegiatan dengan
mempersiapkan berbagai hal yang diperlukan untuk mengikuti
program PLI yaitu:
1) Mempersiapakan bukti telah memiliki tabungan sks sebanyak 80
untuk program D3 dan 120 sks untuk program S1.
2) Meminta surat permohonan kepada koordinator PLI di jurusan
sekaligus menunjuk dosen pembimbing.
3) Membawa surat tersebut ke kantor Unit Hubungan Industri (UHI)
untuk pembuatan surat permohonan melaksanakan PLI.
4) Mengikuti Coaching atau pembekalan tentang PLI.
5) Membuat proposal untuk diajukan ke perusahaan untuk mengetahui
bidang yang mana yang akan dipelajari selama PLI.
6) Kantor UHI membuat surat permohonan ke industri atau
perusahaan.
7) Mengantarkan surat permohonan ke industri atau perusahaan.
8) Perusahaan menerima mahasiswa untuk melaksanakan PLI.

10

9) Meminta surat pengiriman ke kantor UHI dan mengantarkan ke


perusahaan serta membawa lembaran konsultasi dan formulir
penilaian supervisor.
10) Melapor dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing sebelum
berangkat ke perusahaan.
b. Tahap pelaksanaan di lapangan
1) Melapor kebagian personalia/administrasi yang ada diperusahaan
atau industri.
2) Meminta petunjuk atau penjelasan tentang hal-hal yang berkenaan
dengan pelaksanaan, peraturan, hak dan kewajiban selama
pelaksanaan PLI ke petugas yang ada dan berwenang.
3) Mentaati segala peraturan yang berlaku diperusahaan.

c. Tahap pasca PLI


1) Setelah selesai melaksanakan PLI mahasiswa kembali ke kampus
dengan membawa nilai supervisor dan menyerahkan kepada dosen
pembimbing.
2) Mahasiswa mulai menyiapkan buku laporan PLI.
3) Menyerahkan buku laporan PLI dan formulir penilaian PLI.

Adapun hambatan-hambatan yang terjadi selama mengalami proses PLI


antara lain:

11

1. Kesulitan dalam mengurus surat permohonan untuk melakukan PLI di


perusahaan.
2. Kesulitan dalam memasuki perusahaan yang mana sulit bagi kami untuk
menyesuaikan diri dalam lingkungan perusahaan.
3. Mendapatkan suatu kinerja yang sulit dicerna dan disamakan dalam
pembelajaran yang pernah dilakukan di kampus.
Meskipun begitu, kami berupaya untuk dapat menyesuaikan diri
dilingkungan perusaahan dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku pada
perusahaan Auto 2000.

12

BAB II
PERAWATAN BERKALA MOBIL TOYOTA AVANZA
A. Aspek Aspek Teoritis
1. Perawatan Mobil
Perawatan kendaraan adalah suatu kegiatan atau usaha, perlakuan
untuk mengembalikan engine dan kelengkapan kendaraan kepada kondisi
yang baik agar menjadi siap pakai. Komponen kendaraan dan setingan
mesin yang mendukung kesempurnaan sistem dapat terjaga apabila
pengendara tidak mengabaikan perawatan kendaraan. Karena pada saat
perawatan akan dilakukan penyetelan-penyetelan dan pemeriksaan
komponen-komponen mesin. Perawatan kendaraan sebenarnya mesti
dilakukan demi kenyamanan dan keamanan, dengan melakukan perawatan
maka masalah kecil akan dicegah agar tidak membesar.
Perlakuan yang dilakukan antara lain adalah :
1. Pemeriksaan

5. Penyetelan

2. Pengetesan

6. Pembetulan

3. Analisa

7. Pembersihan

4. Perbaikan

8. Penggantian

Cara cara melakukan perawatan pada kendaraan yaitu :

12

13

1) Tune-UP
Tune Up Mesin (Engine Tune UP) adalah pekerjaan pemeriksaan dan
perawatan mesin mobil, apakah telah terjadi perobahan kondisi mesin
akibat penggunaan mobil terus-menerus, dengan kata lain Tune Up Mesin
adalah tindakan untuk mengembalikan kondisi mesin mobil pada taraf
kerja mesin optimal. Sedangkan pekerjaan yang dilakukan antara lain
adalah; menyetel ulang, membersihkan serta mengganti komponen yang
telah rusak atau aus.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum men-tune up mesin adalah :
a. Siapkan peralatan yang diperluan, tempat kerja/bengkel bersih dari
kotoran

sehingga komponen-komponen mesin yang dibuka dan

tempatkan tidak kotor oleh debu.


b. Kabel dari terminal baterai (accu) dilepas.
c. Gunakan penunjang tetap , jika kenderaan didongkrak.
d. Jangan sekali-kali mengunakan pahat dan palu untuk membuka
mur baut yang memungkin mur baut tersebut lecet atau rusak.
e. Jika menghendaki penggantian suku cadang mesin, gantilah
dengan suku cadang asli.

Komponen-komponen atau bagian-bagian mesin yang harus diperiksa


dalam pekerjaan tune up mesin diantaranya adalah :
a. Memeriksa oli dan saringan oli.
b. Memeriksa Tali Kipas.

14

c. Memeriksa saringan udara.


d. Memeriksa baterai (accu).
e. Memeriksa sistem dan air pendingin.
f. Memeriksa busi.
g. Memeriksa pengapian
h. Penyetelan celah katup.
i. Memeriksa pompa akselerasi.
j. Penyetelan putaran idle.
k. Mengukur konsentrasi CO pada ujung kanal

2. Trouble Shooting
Troubleshooting diartikan secara bebas sebagai mencari sebab
permasalahan.

troubleshooting

permasalahan

pada

mobil

dilakukan

berdasarkan gejala-gejala yang timbul. Beberapa Tools yang sangat baik


untuk dimiliki karena akan sangat membantu dalam troubleshooting:
a. Stetoskop khusus otomotif (ujungnya yang ditempelkan berbentuk
panjang seperti tubing, sedangkan yang punya dokter, yang
ditempelkan berbentuk bulat).
b. Analyzer
c. Vacuum gage
d. Termometer laser
e. Timing light
f. Power cylinder pressure gauge

15

3. Service
Service adalah perawatan atau perbaikan pada kendaraan yang hanya
mengerjakan satu topik pekerjaan.
Misalnya melakukan pebaikan sistem rem, disini yang dikerjakan
hanyalah sistem rem saja.

4. Perawatan Berkala
a. Uraian
Engine yang sudah dioperasikan akan mengalami perubahan fisik
pada komponen-komponennya seperti pada: blok silinder, kepala silinder,
mekanik katup, poros engkol, kelengkapan piston, poros nok dan yang
lainnya. Perubahan fisik tersebut dapat mengganggu kinerja engine.
Untuk mengatasi hal tersebut perlu

dilakukan

perawatan secara

rutin/berkala, agar tingkat perubahan yang terjadi dapat

ditekan

seminimal mungkin. Perawatan rutin komponen-komponen engine


dilakukan tidak secara langsung pada komponen-komponen tersebut di
atas, tetapi pada sistem-sistem yang mendukung kinerja engine. Pada
industri otomotif perawatan rutin terhadap komponen-komponen engine
disebut dengan Tune-up engine.

16

b. Specifikasi Kendaraan

Gambar 1 : Toyota Avanza


Sumber : www.gambar-toyota-avanza.blogspot.com
Tabel 2. Spesifikasi Avanza 2011

Sumber : www.toyotamobilbaru.com

17

c. Komponen-Komponen Dari Servis Berkala


Adapun perawatan yang dimaksud meliputi:
1). Servis berkala 1000 km ( Pemeriksaan Cuma Cuma)
Servis berkala 1000 km meliputi:
a)
b)

Periksa semua tali kipas


Periksa oli mesin
c) Periksa slang-slang dan sambungan sistem pendinginan dan
heater

d)

Periksa cairan pendinginan mesin

e)

Periska pipa-pipa gas buang dan dudukannya

f)

Periksa baterai

g)

Periksa pedal kopling

h)

Periksa pedal rem & fungsi rem parker

i)

Periksa minyak rem

j)

Periksa minyak kopling

k)

Periksa minyak power steering

l)

Periksa suspensi depan dan belakang

m)

Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya


n) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

penghapus

dan

pembersih kaca depan


o)

Kencangkan mur dan baut-baut pada chasis dan bodi


p) Periksa kecukupan isi cairan air conditioner atau pendingin
udara

18

2. Servis berkala 10.000 km


Servis berkala 10.000 km meliputi:
a) Ganti oli mesin
b) Ganti saringan oli mesin
c) Periksa cairan pendingin mesin
d) Periksa busi-busi
e) Periksa baterai
f) Periksa saringan pembersih udara
g) Periksa kandungan CO/HC dan asap gas buang saat idle
h) Periksa pedal kopling
i) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
j) Periksa kanvas dan tromol rem
k) Periksa pad-pad dan piringan rem
l) Periksa minyak rem
m) Periksa minyak kopling
n) Periksa minyak power steering
o) Periksa ball joint dan penutup debu
p) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
q) Rotasi ban-ban dan balance
r) Periksa semua lampu-lampu, klakson, penghapus kaca depan
s) Kencngkan mur & baut-baut-pada chasis & bodi

19

3. Servis berkala 20.000 km


Servis berkal 20.000 km meliputi:
a) Periksa semua tali kipas
b) Ganti oli mesin
c) Fanti saringan oli mesin
d) Periksa cairan pendingin mesin
e) Periksa pipa-pipa gas buang dan dudukannya
f) Periksa busidan baterai
g) Periksa saringan pembersih udara
h) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle
i) Periksa pedal kopling
j) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
k) Periksa kanvas dan tromol rem
l) Periksa pad-pad dan piringan rem
m) Periksa minyak rem
n) Periksa minyak kopling
o) Periksa pipa-pipa dan slang-slang saluran minyak rem
p) Periksa minyak power steering
q) Periksa roda kemudi dan persambungannya
r) Periksa side slip
s) Periksa ball joint dan penutup debu
t) Periksa oli gigi differensial dan oli transmisi manual
u) Periksa suspense depan dan belakang

20

v) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya


w) Rotasi ban dan balance
x) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

penghapus

dan

pembasuh kaca depan


y) Kencangkan mur dan baut-baut pada chasis dan bodi
z) Periksa kecukupan isi cairan air conditioner atau pendingin
udara

4. Servis berkala 30.000 km


Servis berkala 30.000 km meliputi:
a) Ganti oli mesin
b) Ganti saringan oli mesin
c) Periksa cairan pendingin mesin
d) Periksa busi-busi
e) Periksa baterai
f) Periksa saringan pembersih udara
g) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle
h) Periksa pedal kopling
i) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
j) Periksa kanvas dan tromol rem
k) Periksa pad-pad dan piringan rem
l) Periksa minyak rem
m) Periksa minyak kopling

21

n) Periksa minyak power steering


o) Periksa ball joint dan penutup debu
p) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
q) Rotasi ban dan balance
r) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

penghapus

dan

pembasuh kaca depan


s) Kencangkan mur & baut-baut pada chasis & bodi
t) Periksa saringan air conditioner

5. Servis berkala 40.000 km


Servis berkala 40.000 km meliputi:
a) Periksa semua tali kipas
b) Ganti oli mesin
c) Ganti saringan oli mesin
d) Periksa slang-slang & sambungan sistem pendingin dan heater
e) Periksa cairan pendingin mesin
f) Periksa pipa-pipa gas buang dan dudukannya
g) Ganti busi-busi
h) Periksa baterai
i) Ganti saringan pembersih udara
j) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle

22

k) Periksa tutup tangki bahan bakar, pipa saluran bahan bakar dan
sambungan-sambungannya serta katup control penguapan
bahan bakar
l) Periksa charcoal canister
m) Periksa pedal kopling
n) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
o) Periksa kanvas dan tromol rem serta Periksa pad-pad dan
piringan rem
p) Ganti minyak rem dan ganti minyak kopling
q) Periksa pipa-pipa & slang-slang saluran minyak rem
r) Periksa minyak power steering dan Periksa roda kemudi dan
persambungannya
s) Periksa side slip
t) Periksa ball joint dan penutup debu
u) Ganti oli gigi differential dan ganti minyak transmisi
v) Periksa suspensi depan dan belakang
w) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya dan
Rotasi ban dan balance
x) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

pembersih

dan

pembasuh kaca depan


y) Kencangkan mur dan baut-baut pada chasis & bodi
z) Periksa kecukupan isi cairan air conditioner atau pendingin
udara

23

6. Servis berkala 50.000 km


Servis berkala 50.000 km meliputi:
a) Ganti oli mesin
b) Ganti saringan oli mesin
c) Periksa cairan pendingin mesin
d) Periksa busi-busi
e) Periksa baterai
f) Periksa saringan pembersih udara
g) Periksa kandungan CO/HC dan asap gas buang saat idle
h) Periksa pedal kopling
i) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
j) Periksa kanvas dan tromol rem
k) Periksa pad-pad dan piringan rem
l) Periksa minyak rem
m) Periksa minyak kopling
n) Periksa minyak power steering
o) Periksa ball joint dan penutup debu
p) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
q) Rotasi ban-ban dan balance
r) Periksa semua lampu-lampu, klakson, penghapus kaca depan
s) Kencngkan mur & baut-baut-pada chasis & bodi

24

7. Servis berkala 60.000 km


Servis berkala 60.000 km meliputi:
a) Periksa semua tali kipas
b) Ganti oli mesin dan saringannya
c) Periksa cairan pendingin mesin
d) Periksa pipa-pipa gas buang dan dudukannya
e) Periksa/Ganti busi-busi
f) Periksa baterai
g) Ganti saringan pembersih udara
h) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle
i) Periksa tutup tangki bahan bakar, pipa saluran bahan bakar dan
sambungan-sambungannya serta katup control penguapan
j) Periksa pedal kopling
k) Periksa pedal rem dan fungsi rem parkir
l) Periksa kanvas dan tromol rem
m) Periksa pad-pad dan piringan rem
n) Periksa minyak rem dan minyak kopling
o) Periksa pipa-pipa & slang-slang saluran minyak rem
p) Periksa minyak power steering dan Periksa roda kemudi dan
persambungannya
q) Periksa ball joint dan penutup debu
r) Periksa oli gigi differential
s) Periksa/ganti minyak transmisi

25

t) Periksa suspensi depan dan belakang


u) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
v) Rotasi ban dan balance
w) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

pembersih

dan

pembasuh kaca depan


x) Kencangkan mur dan baut-baut pada chasis & bodi
y) Periksa kecukupan isi cairan air conditioner atau pendingin
udara

8. Servis berkala 70.000 km


Servis berkala 70.000 km meliputi:
a) Ganti oli mesin
b) Ganti saringan oli mesin
c) Periksa cairan pendingin mesin
d) Periksa busi-busi
e) Periksa baterai
f) Periksa saringan pembersih udara
g) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle
h) Periksa pedal kopling
i) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
j) Periksa kanvas dan tromol rem
k) Periksa pad-pad dan piringan rem
l) Periksa minyak rem

26

m) Periksa minyak kopling


n) Periksa minyak power steering
o) Periksa ball joint dan penutup debu
p) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
q) Rotasi ban dan balance
r) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

penghapus

dan

pembasuh kaca depan


s) Kencangkan mur & baut-baut pada chasis & bodi

9. Servis berkala 80.000 km


Servis berkala 80.000 km meliputi:
a) Periksa celah katup
b) Periksa semua tali kipas
c) Ganti oli mesin dan saringannya
d) Periksa slang-slang & sambungan sistem pendingin dan heater
e) Periksa cairan pendingin mesin
f) Periksa pipa-pipa gas buang dan dudukannya
g) Ganti busi-busi
h) Periksa baterai
i) Ganti saringan pembersih udara
j) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle

27

k) Periksa tutup tangki bahan bakar, pipa saluran bahan bakar dan
sambungan-sambungannya serta katup control penguapan
bahan bakar
l) Periksa charcoal canister
m) Periksa pedal kopling
n) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
o) Periksa kanvas dan tromol rem dan pad-pad dan piringan rem
p) Ganti minyak rem dan minyak kopling
q) Periksa pipa-pipa & slang-slang saluran minyak rem
r) Periksa minyak power steering dan periksa roda kemudi dan
persambungannya
s) Periksa side slip dan periksa ball joint dan penutup debu
t) Ganti oli gigi differential dan ganti minyak transmisi
u) Periksa suspensi depan dan belakang
v) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
w) Rotasi ban dan balance
x) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

pembersih

dan

pembasuh kaca depan


y) Kencangkan mur dan baut-baut pada chasis & bodi
z) Periksa kecukupan isi cairan air conditioner atau pendingin
udara

28

10. Servis berkala 90.000 km


Servis berkala 90.000 km meliputi:
a) Ganti oli mesin
b) Ganti saringan oli mesin
c) Periksa cairan pendingin mesin
d) Periksa busi-busi
e) Periksa baterai
f) Periksa saringan pembersih udara
g) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle
h) Periksa pedal kopling
i) Periksa pedal rem dan fungsi rem parker
j) Periksa kanvas dan tromol rem
k) Periksa pad-pad dan piringan rem
l) Periksa minyak rem
m) Periksa minyak kopling
n) Periksa minyak power steering
o) Periksa ball joint dan penutup debu
p) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
q) Rotasi ban dan balance
r) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

penghapus

pembasuh kaca depan


s) Kencangkan mur & baut-baut pada chasis & bodi
t) Periksa saringan air conditioner

dan

29

11. Servis berkala 100.000 km


Servis berkala 100.000 km meliputi:
a) Periksa semua tali kipas
b) Ganti oli mesin dan saringannya
c) Periksa slang-slang dan sambungan sistem pendingin dan
heater
d) Periksa cairan pendingin mesin
e) Periksa pipa-pipa gas buang dan dudukannya
f) Periksa/Ganti busi-busi
g) Periksa baterai
h) Ganti saringan pembersih udara
i) Periksa kandungan HO/HC dan asap gas buang saat idle
j) Periksa tutup tangki bahan bakar, pipa saluran bahan bakar dan
sambungan-sambungannya serta katup control penguapan
bahan bakar
k) Periksa pedal kopling
l) Periksa pedal rem dan fungsi rem parkir
m) Periksa kanvas dan tromol rem dan pad-pad serta piringan rem
n) Periksa minyak rem dan minyak kopling
o) Periksa pipa-pipa & slang-slang saluran minyak rem
p) Periksa minyak power steering dan roda kemudi dan
persambungannya

30

q) Periksa side slip dan ball joint serta penutup debu


r) Periksa oli gigi differential
s) Periksa/ganti minyak transmisi
t) Periksa suspensi depan dan belakang
u) Periksa kondisi ban-ban dan tekanan pemompaannya
v) Rotasi ban dan balance
w) Periksa

semua

lampu-lampu,

klakson,

pembersih

dan

pembasuh kaca depan


x) Kencangkan mur dan baut-baut pada chasis & bodi
y) Periksa kecukupan isi cairan air conditioner atau pendingin
udara

B. Gangguan dan penyebab masalah Mesin Toyota Avanza


Tabel 3. Trouble Shooting

GEJALA
Engine noise

PENYEBAB
(1) Hiss (bunyi mendesis)
(2) vacuum leaks

31

(3) Adanya loncatan busur api atau

Electrical arching (snapping


noise)
Engine mau distart tetapi engine

(1) charcoal canister full of fuel

tidak mau hidup

(2) faulty MAP, MAF, or coolant

sensor or circuit
(3) EGR valve stuck open
(4) Faulty canister vent valve
(5) Fuel pressure lack
(6) Fuel empty
(7) Water in fuel
(8) Aki soak (putaran starter

pelan/lemah)
(9) Busi kotor
(10)

Severe vacuum leak

(11)

Injektor mampet

(12)

Sirkuit start rusak

(13)

Faulty air flow sensor

IAC valve defective


Leaking injectors
(1) Aki soak
(14)

Engine sulit hidup dingin


Engine sulit hidup panas

(2) Air filter sumbat


(3) Defective coolant

sensor/circuit
(4) Defective intake air temperature
(5) sensor/circuit
(6) Defective MAP or MAF
(7) Faulty TPS or circuit
(8) Aki kotor
(9) Ground jelek

32

Sumber : Panduan Singkat Mencari Penyebab Kerusakan Mobil Bensin


Berdasarkan Gejala yang Timbul(2008 : 2-7)

B. Proses Pengerjaan / Produksi


a. Mesin

Gambar 2 : Engine Toyota Avanza

33

Sumber : Dokumentasi

1. Perawatan Sistem Pendinginan


a) Pemeriksaan tinggi permukaan air pendingin
Periksa

ketinggian

air pendingin

yang

terdapat

pada

tangki

Penampungan (Reservoir). Jika tinggi air kurang isilah hingga garis


FULL.
b) Memeriksa kondisi air pendingin
Periksalah air pendingin kemungkinan kotor terdapat karat atau
tercemar oli.
c) Memeriksa sistem pendinginan
Periksalah kemungkinan terjadi:
1) Kerusakan fisik pada radiator atau slang radiator.
2) Kerusakan pada klem slang radiator.
3) Kisi-kisi radiator berkarat.
4) Kebocoran pada pompa air, pipa radiator (core), penguras.
d) Memeriksa kerja tutup radiator

Gambar 3 : Tutup Radiator

34

Sumber : www.autobildindonesia.com

Dengan menggunakan alat tes tutup radiator (Radiator cap tester).


periksalah kondisi pegas dan katup vakum dari tutup
radiator. Tutup perlu diganti bila tekanan pembukaan dibawah
angka spesifikasi pabrik, atau jika secara fisik rusak.

2. Membersihkan saringan udara/Air filter

Gambar 4: Saringan Udara


Sumber : Dokumentasi
a) Melepas saringan udara dari engine. Jangan sampai ada benda yang
masuk ke intake manifold.
b) Hembuskan tekanan udara dari sisi dalam elemen.
c) Bila elemen rusak atau terlalu kotor supaya diganti.

35

3. Memeriksa Sistem Pelumasan


a) Memeriksa tinggi oli

Gambar 5 : Stick Oli


Sumber : autobildindonesia.com
Tinggi oli harus berada antara garis L dan F, bila kurang harus
ditambah, periksalah kemungkinan ada kebocoran, dan perbaikilah.

b) Memeriksa kondisi oli


Periksa oli kemungkinan kotor,tercemar air atau sudah berubah
warna karena terbakar.
c) Mengganti saringan oli (oil filter)
1. Membuka saringan oli dengan SST.
2. Pasang saringan oli baru dengan tangan sampai kencang.

36

Gambar 6 : saringan oli


Sumber : avanzaxenia.net
3. Hidupkan mesin dan periksa kebocoran.
4. Matikan mesin dan periksa tinggi oli, bila kurang ditambah.
4. Memeriksa, membersihkan dan menyetel busi
langkah pelepasan busi :
Langkah 1
Buka kap mesin. Lepaskan kotak filter udara di atas mesin.
Kotaknya berwarna hitam dan ada tulisan efi dan vvti di atasnya. Ada 3
baut penahan kotak yang harus dilepas dengan kunci 10, kemudian 1 baut
dengan obeng plus yang menahan klem pipa saluran udara. Masih ada 3
soket kabel sensor yang menempel di kotak yang harus dilepas juga. Soket
kabel dilepas dengan memencet klip pengunci dan tarik, jika agak susah,
goyang sedikit sambil ditarik.
Langkah 2
Setelah kotak filter udara dilepas, akan terlihat 4 buah plug busi.
Kita harus melepas soket kabel plug satu-persatu. Caranya sama persis
seperti mencabut soket pada langkah 1: pencet klip pengunci dan tarik, jika

37

agak susah, goyang sedikit sambil ditarik. Kemudian lepaskan baut


penahan plug menggunakan kunci 10. Lalu tarik plug busi. Kemudian
buka busi menggunakan kunci busi, menggunakan pengungkit berbentuk l.
Tidak disarankan menggunakan besi yang lebih panjang, karena momen
gaya akan jadi lebih besar. Untuk membuka putar berlawanan arah jarum
jam.
Langkah 3: periksalah keadaan busi
a. Pemeriksaan busi secara visual
1) Kemungkinan retak, kerusakan pada ulir atau isolator.
2) Keausan pada elektroda.
3) Gasket rusak atau berubah bentuk.
4) Elektroda terbakar atau kotor berlebihan.

38

b. Membersihkan busi
1) Jangan menggunakan pembersih busi terlalu lama.
2) Hembuskan elektroda dengan udara tekan
3) Bersihkan ulir dan permukaan luar isolator.
Cara membersihkan busi
1. Busi dibersihkan dengan menggunakan sikat kawat atau gerinda
kawat.

Gambar 7 : membersihkan busi


Sumber : www.autobildindonesia.com
2. Ukur kerenggangan busi.

c. Menyetel celah busi


Memeriksa semua celah busi dengan alat pengukur celah.
Penyetelan celah busi sesuai dengan spesifikasi.

39

Gambar 8 : Menyetel Celah Busi


Sumber : www.avanzaxenia.net

b.

Kopling

1. Lakukan pemeriksaan kopling dengan cara menginjak pedal kopling


dan perhatikan jarak bebas kopling.
2. Lakukan penyetelan
Ada 2 penyetelan untuk pedal kopling Avanza, yaitu penyetelan
ketinggian pedal dan jarak bebas pedal kopling
a. Setel ketinggian pedal membutuhkan kunci ring 14 mm
b. tengok bagian atas pedal kopling, terdapat baut 14 mm untuk
menyetel ketinggian pedal

40

Gambar 9 : Menyetel Kopling


Sumber : www.mobil.otomotifnet.com

c. putar baut ke arah kiri untuk meninggikan, atau sebaliknya agar


lebih rendah
d. lihat ketinggian pedal rem lalu sesuaikan dengan pedal kopling
e. untuk menyetel jarak bebas kopling terdapat pada bagian depan
rumah transmisi, pada sisi kanan transmisi, terdapat kabel hitam
f. Putar gigi searah jarum jam untuk membuat jarak bebas lebih
banyak, begitu sebaliknya kalau ingin pedal kopling lebih rapat

Gambar 10 : Menyetel Jarak Bebas Kopling


Sumber : www.mobil.otomotifnet.com

41

g. Jarak bebas standar Toyota untuk kopling Avanza yaitu pedal


dapat bergerak bebas 5 mm
c. Kemudi, rem, dan suspense
1. Kemudi
Perawatan sistem kemudi jarang dilakukan di tempat PLI sebab
hampir tidak ada mobil yang mengalami masalah dengan sistem
kemudi. Kalau ada yang bermasalah dengan sistem kemudi maka ia
harus melakukan perbaikan danspooring di tempat lain.
2. Rem
Pertama longgarkan baut roda Kemudian dongkrak dan Buka roda,
tromol roda kemudian melihat kanvas rem apabila tipis diganti dan
apabila terdapat kotoran.
1. Cara membersihkan kanvas rem depan

Gambar 11 : membersihkan kanvas rem depan


Sumber : www.avanzaxenia.org

a. Gosok kampas rem dengan menggunakan amplas.


b. Gosok piringan rem depan dengan menggunakan amplas

42

c. Bersihkan debu yang menempel pada kampas rem dan piringan


dengan menggunakan udara bertekanan pada kompresor.
d. Beri pelumas antara silinder rem dengan dudukannya.

2. Cara menyetel rem belakang

Gambar 12 : menyetel rem belakang


Sumber : www.otomotif.web.id

a. Putar baut penyetel rem dengan menggunakan obeng minus


sampai kampas rem bersentuhan dengan tromol.
b. Hitung penurun stel rem, 2 sampai 5 putaran atau kanvas rem
dengan tromol bersinggungan tetapi tromol itu masih bisa
berputar dengan lancar.
c. Penyetelan rem belakang kiri dan kanan harus sama.

43

3. Cara membersihkan kanvas rem belakang

Gambar 13 : kanvas rem belakang


Sumber : www.avanzaxenia.net

a) Gosok kampas rem dengan menggunakan amplas.


b) Gosok tromol dengan menggunakan amplas.
c) Bersihkan debu yang menempel pada kanvas rem dengan
menggunakan kuas atau dengan udara bertekananan pada
compressor.
d. Suspensi
1. Pertama longgarkan baut roda Kemudian dongkrak dan Buka
semua roda
2. Periksa keadaan suspensi depan dan belakang
3. Apabila shock absorber telah bocor dan rusak maka harus
diganti dengan yang baru
4. Bersihkan shock absorber dari debu dan kotoran

e. Baterai dan lampu lampu


1. Memeriksa Baterai

44

Perawatan baterai meliputi:


a. Pemeriksaan secara visual

Gambar 14 : memeriksa baterai


Sumber : Dokumentasi

Periksa baterai kemungkinan:


1) Penyangga baterai berkarat.
2) Terminal longgar, berkarat atau rusak.
3) Kotak baterai rusak atau bocor.
b. Mengukur berat jenis elektrolit
1) Memeriksa berat jenis baterai dengan hydrometer
2) Periksa jumlah elektrolit pada setiap sel. Ketinggian elektrolit
harus berada antara garis Uper level dan lower level.
2. Pemeriksaan dan perawatan lampu lampu
a. Hidupkan saklar semua lampu lampu dan periksa apakah ada
lampu yang rusak atau tidak menyala

45

b. Jika ada filamen bohlam yang telah rusak atau putus harus
diganti dengan yang baru
f. Panel body
1. Memberi grease dan zat anti karat kap mesin.
2. perawatan pada semua engsel pintu dengan memberi grease
agar pintu menjadi mudah dibuka atau ditutup.

Gambar 15 : Engsel Pintu


Sumber : www.mobil.otomotifnet.com

C. Pembahasan / Ulusan
Dari hasil praktek yang kami lakukan di Auto 2000, maka dapat kami
jabarkan teknik dari pemeriksaan, pembongkar dan pemasangan servis berkala
meliputi antara lain:
a. Mesin
1. Perawatan Sistem Pendinginan
2. Membersihkan saringan udara/Air filter
3. Memeriksa Sistem Pelumasan
4. Memeriksa, membersihkan dan menyetel busi
b. Kopling
1. Lakukan pemeriksaan kopling dengan cara menginjak pedal
kopling dan perhatikan jarak bebas kopling.

46

2. Lakukan penyetelan
c. Kemudi, rem, dan suspensi
1. Kemudi
2. Rem
1. Cara membersihkan kanvas rem depan
2. Cara menyetel rem belakang
3. Cara membersihkan kanvas rem belakang
d. Suspensi
1. Pertama longgarkan baut roda Kemudian dongkrak dan Buka
semua roda
2. Periksa keadaan suspensi depan dan belakang
3. Apabila shock absorber telah bocor dan rusak maka harus diganti
dengan yang baru
4. Bersihkan shock absorber dari debu dan kotoran
e. Baterai dan lampu lampu
1. Memeriksa Baterai

f. Panel body
1. perawatan pada semua engsel pintu dengan memberi grease agar
pintu menjadi mudah dibuka atau ditutup.
2. Memberi grease dan zat anti karat kap mesin.

47

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah melakukan Praktek Lapangan Industri (PLI) ini, penulis dapat
mengambil beberapa hal dari pelaksanaan PLI :

48

1. Pelaksanaan Praktek Lapangan Industri di tujukan untuk meningkatkan


pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dibidang teknologi dan
kejuruan

melalui terlibatnya mahasiswa secara langsung di dunia

industri
2. PT. Astra International Auto 2000 Padang. Pekerjaan yang paling umum
dilakukan adalah perawatan berkala. Di perusahaan ini penulis diarahkan
untuk bisa bekerja secara mandiri dan terampil. Penulis juga
mendapatkan ilmu dan pengalaman baru tentang kendaran toyota. Secara
umum kegiatan praktek yang penulis lakukan berjalan dengan baik dan
tidak tidak ditemukan adanya kendala yang berarti.
3. Dengan servis berkala, banyak sekali manfaat yang diperoleh.
diantaranya adalah :
a. Beragam masalah pada kendaraan dapat dihindari lebih dini.
b. Kendaraan lebih ekonomis dan aman.
c. Kendaraan lebih ramah lingkungan.
d. Usia pakai kendaraan lebih lama.
4. Faktor-faktor yang menyebabkan

kendaraan

harus

lebih

sering

melakukan perawatan adalah diantaranya


adalah :
53
a) Kondisi operasional (keadaan jalan)
b) Faktor kelalaian manusia
c) Spare part yang tidak original
B. Saran
1. Kesalahan-kesalahan atau gejala kerusakan

pada kendaraan dapat

dikurangi dengan cara :


a) Perbaikilah kendaraan pada bengkel resmi
b) Lakukan perawatan secara berkala menurut prosedur dari pabrikan.

49

2. Tidak melakukan modifikasi kendaraan.


3. Memberikan pengetahuan praktis kepada pemilik kendaraan tentang tata
cara pengendaraan, kendaraan yang aman.
4. Ganti spare part yang rusak dengan yang genuine / asli.
5. Apabila sering mengantung kopling, bisa mengakibatkan rusak dan umur
kampas kopling pendek dan gunakanlah spare part genuine / asli.
6. Hendaknya hubungan kerja sama antara Jurusan Teknik Otomotif Fakultas
Teknik Universitas Negeri Padang dengan PT. Astra international auto
2000 Padang dapat dipertahankan dan dikembangkan secara mutual untuk
meningkatkan profesionalisme dan kinerja kedua belah pihak.
7. Bagi mahasiswa perlu lebih giat dan ditingkatkan lagi kemauan dan
kemampuan yang dapat mendukung ilmu yang ditekuni, mengingat
perkembangan teknologi yang makin pesat, terutama di bidang Otomotif
DAFTAR PUSTAKA

New Steep 1 ; Training Manual. Jakarta:PT Toyota Astar Motor


Steep 2 ; Chasis Group.Jakarta:PT Toyota Astra Motor
Penulisan Tugas Akhir/skripsi. Buku Panduan : Universitas Negeri Padang
Unit Hubungan Industri. (2012). Buku Paduan; Pengalaman Lapangan Industri
Mahasiswa FT UNP Padang.UNP:Padang
http://my.opera.com/mrfoxx/blog/tune-up-mobile
http://rotatingengineer.blogspot.com/2008/01/panduan-singkat-mencaripenyebab.html
http://arifjokoraharjo.blogspot.com/2012/01/pentingnya-perawatan-berkalapada.html
www.gambar-toyota-avanza.blogspot.com
www.autobildindonesia.com
:www.avanzaxenia.net
www.mobil.otomotifnet.com
www.otomotif.web.id