Anda di halaman 1dari 2

Batu Bara

Salah satu bahan bakar fosil. Terbentuk dari endapan organic berupa sisa tumbuhan melalui proses
pembatubaraan. Unsur-unsur utama dari batubara ialah C, H, O2.
Rumus empiris batubara ialah C137H97O9NS untuk bituminus dan C240H90O4NS untuk antrasit.

Kelas dan jenis BatuBara;

Antrasit adalah kelas batubara tertinggi, dengan warna hitam berkilauan (luster) metalik,
mengandung antara 86% - 98% unsurkarbon (C) dengan kadar air kurang dari 8%.

Bituminus mengandung 68 - 86% unsur karbon (C) dan berkadar air 8-10% dari beratnya. Kelas
batubara yang paling banyak ditambang di Australia.

Sub-bituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air, dan oleh karenanya menjadi sumber
panas yang kurang efisien dibandingkan dengan bituminus.

Lignit atau batubara coklat adalah batubara yang sangat lunak yang mengandung air 35-75% dari
beratnya.

Gambut, berpori dan memiliki kadar air di atas 75% serta nilai kalori yang paling rendah.

Kelebihan batubara sebagai bahan bakar;


1. Dibandingkan dengan bahan bakar fosil seperti minyak, persediaan batubara lebih
banyak. Untuk Indonesia sendiri jika batubara digunakan dalam perindustrian PLTU, bisa
memasok cadangan energi untuk ratusan tahun kedepan.
2. Pengolahan batubara untuk dijadikan bahan bakar, sudah banyak ditemukan. Saat ini ada
3 cara pengolahan batu bara sebagai bahan bakar.
1. Dengan dibakar langsung, namun cara ini sangat merusak kebersihan udara dan
dapat menyebabkan hujan asam (acid rain).
2. Dengan liquefaction, proses ini dengan memanaskan batubara di blast furnace
diantara suhu 360 dan 750 C akan merubah batu bara menjadi cair (Tar). Selama
proses liquefaction, menghasilkan CO2. Untuk itu proses ini harus ada carbon
capture storage (CCS).
3. Dengan gasification, adalah proses pencampuran antara CO dan H2.

Ilustrasi reaksinya ialah C (as Coal) + O2 + H2O H2 + CO. pada saat pencampuran,
disemprot dengan uap air dan unsur C langsung membentuk CO dan menyisahkan
Hydrogen.

Kekurangan batubara;
1. Dapat menyebabkan hujan asam. Karena biasanya dalam batubara ada unsur N dan S.
dimana ketika direaksikan dengan oksigen akan menyebabkan polusi dan hujan asam.
2. Suhu pembakaran sulit diatur
Conclusion, batubara merupakan investasi yang menjanjikan bagi Iindonesia. Karena pembangkit di
dunia banyak yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Juga ketersediaan batubara di Indonesia
masih sangat banyak. Namun dibalik manfaat tersebut adalah batubara merupakan polutan yang sangat
membahayakan lingkungan. Untuk itu dewasa ini para peneliti diharapkan menemukan cara agar batu
bara lebih ramah lingkungan.