Anda di halaman 1dari 43

RUMAH

SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA RUTIN


NON KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR001
00
1/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tentang tata cara pelaksanakan pemeriksaan
MRI KEPALA RUTIN tanpa kontras untuk menegakan diagnosa.
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI KEPALA RUTIN TANPA
KONTRAS :
1. Jenis Coil : Head Coil
2. Indikasi : Cephalgia kronis, Kasus dengan gejala yang
belum spesifik (No specific Nneurological Symptoms)
3. Persiapan Pasien :
a.
Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b.
Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c.
Ganti Baju Pasien
d.
Melepas benda benda yang mengandung logam
(gigi palsu, kalung, anting, jepit rambut, dompet, kartu kredit,
dll)
e.
Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f.
Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI
membutuhkan waktu yang lama, menimbulkan suara berisik,
dan organ yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu
tertentu
g.
Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum
dilakukan pemeriksaan
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
c. Pasang Head Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia
d. untuk immobilization pada bagian kanan dan kiri kepala,
pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah
kanan,
e. Centre point lampu kolimator pada pertemuan kedua ujung
mata
f. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5.

Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register;
Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,

dokter pengirim, study (Head routine), posisi pasien (Head

RUMAH
SAKIT

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA RUTIN


NON KONTRAS
No. Dokumen :
PT-RAD-MR001

D K
DADI
KELUARGA

Tanggal Terbit :
2 DESEMBER 2013

No. Revisi :
00

Halaman :
2/3
Ditetapkan :
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Left Supine), dan operator


2.
Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout
Exam
6.

Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol Head Routine MRI
yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a.
Localizer :
Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik tanda
panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan secara
otomatis melakukan scaning.

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
b.
Sequence :
Sagital T1
Axial T1
Axial T2
Axial T2 Flair
Coronal T2
c.
Pengambilan Potongan :
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.
Sagital T1 ;
Pada hasil localizer sagital pastikan head masuk dalam
FOV yang telah diatur, pada potongan coronal diatur
sejajar dengan medula oblongata dengan batas area kedua
lobus temporal masuk, dan pada potongan Axial diatur
pada pertengahan sinus sagitalis

Axial T1 ;
Sebelumnya atur Saturasi untuk mengurangi pergerakan
arteri karotis di daerah C2. Buat Axial T1, ambil dari
potongan sagital, sejajar dengan garis pertemuan kedua
ujung corpus callosum. Area potongan dari medula
oblongata hingga vertex.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Axial T2 Flair ;
Lakukan copy parameter seperti pada Axial T1. Flair
digunakan untuk menekan Air atau menekan CSF Signal
karena sebagian besar Brain berisi Lemak. Flair juga

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA RUTIN


NON KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR001
00
3/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

d.
PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


disebut dengan Water Sat.
Coronal T2 ;
Ambil dari potongan sagital, Tegak lurus dengan axis
kedua ujung corpus callosum atau sejajar dengan medula
oblongata. Area potongan dari cerebellum hingga frontral
lobe.
Filming :
Sequence yang di print:
Axial T2
Axial T2 Flair
Axial T1
Coronal T2
Ukuran 4X4 untuk masing-masing sequence
Jumlah film yang digunakan: 4-5 lembar
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA


DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR002
00
1/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tentang tata cara pelaksanakan pemeriksaan
MRI KEPALA dengan menggunakan media kontras untuk
menegakan diagnosa.
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI BRAIN CONTRAST:
1. Jenis Coil
2. Indikasi

: Head Coil
: Abcess, SOL, Massa, Infeksi, Brain Lession

3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu
g. Pastikan secara teliti tingkat alergi terhadap Contrast
Gadolinium
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
c. Pasang Head Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia
untuk immobilization pada bagian kanan dan kiri kepala,
pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah
kanan,
d. Centre point lampu kolimator pada pertemuan kedua ujung
mata
e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register;

Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,


dokter pengirim, study (Head_Contrast), posisi pasien (Head

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA


DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR002
00
2/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam
6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol Head Contrast MRI
yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence ;
Sagital T1
Axial T1
Axial T2
Axial T2 Flair
Coronal T2
Diffusion (B=0, B=800, dan ADC Maps)
Post Contrast Gadolinium (Gd)
Axial Post Gd
Sagital T1 Post Gd
Coronal T1 Post Gd
c. Pengambilan Potongan :
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.
Sagital T1 ;
Pada hasil localizer sagital pastikan head masuk dalam
FOV yang telah diatur, pada potongan coronal diatur
sejajar dengan medula oblongata dengan batas area kedua
lobus temporal masuk, dan pada potongan Axial diatur
pada pertengahan sinus sagitalis

Axial T1 ;
Sebelumnya atur Saturasi untuk mengurangi pergerakan
arteri karotis di daerah C2. Buat Axial T1, ambil dari
potongan sagital, sejajar dengan garis pertemuan kedua
ujung corpus callosum. Area potongan dari medula
oblongata hingga vertex.

Axial T2 ;

Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy


parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA


DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR002
00
3/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.
Axial T2 Flair ;
Lakukan copy parameter seperti pada Axial T1. Flair
digunakan untuk menekan Air atau menekan CSF Signal
karena sebagian besar Brain berisi Lemak. Flair juga
disebut dengan Water Sat.
Coronal T2 ;
Ambil dari potongan sagital, Tegak lurus dengan axis
kedua ujung corpus callosum atau sejajar dengan medula
oblongata. Area potongan dari cerebellum hingga frontral
lobe
Diffusion (B=0, B=800, dan ADC Maps) ;
Untuk sequence diffusion, buat terlebih dahulu untuk
Axial B=0 dengan mengambil dari potongan sagital,
sejajar dengan garis pertemuan kedua ujung corpus
callosum. Usahakan agar area yang dicurigai tercover
pada potongan slice. Kemudian, buatlah Axial B=800
dengan cara copy parameter. Aktifkan parameter yang
akan diambil yakni Axial B=800 (double klik/klik
langsung open), kemudian klik pada parameter yang akan
dicopy yakni Axial B=800, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice, otomatis potongan akan seperti
Axial B=0. Setelah keduanya terbentuk, buatlah ADC
maps dengan memilih sequence B=0 dan B=800 pada
patient browser kemudian pilih menu evaluation ADC,
isi noise pada level 40, klik OK, secara otomatis akan
terbentuk ADC maps dengan nama Diffus.
Post Contrast media ( Gadolinium ) ;
Contrast media ( Gadolinium ) diberikan bertujuan untuk
enhancment imaging yang akan berpengaruh pada hasil
expert dokter. Diberikan melalui injeksi Intra Vena (IV)
sesuai dengan ukuran berat badan (maksimal 8 ml).
Berikut cara pengambilan sequence setelah post contrast:

AxialT1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Axial T2 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Axial T1, klik kanan langsung Copy parameter,

pilih Slice and Sat region, otomatis potongan akan


seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA


DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR002
00
4/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

Dr. ESA DHIANDANI


Sagital T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Sagital T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Sagital T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis
potongan akan seperti Sagital T1.

Coronal T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan Coronal, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Coronal T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Coronal T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis
potongan akan seperti Coronal T1.

PROSEDUR

7. Filming :
a. Sequence yang di print:

Axial T2

Axial T2 Flair

Axial T1+ Axial Post Gd

Sagital T1+ Sagital T1 Post Gd

Coronal T1+ Coronal T1 Post Gd


b. Ukuran 4x4, untuk masing-masing sequence
c. Jumlah film yang digunakan: 5-6 lembar

UNIT TERKAIT

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RSU DADI KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA PADA


KASUS EPILEPSI
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR003
00
1/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
KEPALA pada kasus epilepsi untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI BRAIN EPILEPSI:
1. Jenis Coil
: Head Coil
2. Indikasi
: Epilepsy, Alzheimer's Dimentia
3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi
palsu,kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu

PROSEDUR

4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
c. Pasang Head Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia
untuk immobilization pada bagian kanan dan kiri kepala,
pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah
kanan,
d. Centre point lampu kolimator pada pertemuan kedua ujung
mata
e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register ;
Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,

dokter pengirim, study (Head routine), posisi pasien (Head


Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA PADA


KASUS EPILEPSI
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR003
00
2/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol Head Routine MRI
yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence ;
Sagital T1
Axial T1
Axial T2
Axial T2 Flair
Coronal T2
c. Pengambilan Potongan ;
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T1 ;
Pada hasil localizer sagital pastikan head masuk dalam
FOV yang telah diatur, pada potongan coronal diatur
sejajar dengan medula oblongata dengan batas area kedua
lobus temporal masuk, dan pada potongan Axial diatur
pada pertengahan sinus sagitalis

Axial T1 ;
Sebelumnya atur Saturasi untuk mengurangi pergerakan
arteri karotis di daerah C2. Buat Axial T1, ambil dari
potongan sagital, sejajar dengan garis pertemuan kedua
ujung corpus callosum. Area potongan dari medula
oblongata hingga vertex.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy

parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni


Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA PADA


KASUS EPILEPSI
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR003
00
3/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Axial T2 Flair ;
Lakukan copy parameter seperti pada Axial T1. Flair
digunakan untuk menekan Air atau menekan CSF Signal
karena sebagian besar Brain berisi Lemak. Flair juga
disebut dengan Water Sat.
Coronal Oblique 3D SPGR ;
Ambil dari potongan sagital, Tegak lurus dengan
temporal lobe sehingga didapat gambaran hipokampus.

d. Filming :

Sequence yang di print:


Axial T2
Axial T2 Flair
Axial T1
Coronal Oblique 3D SPGR
Ukuran 4X4 untuk masing-masing sequence
Jumlah film yang digunakan: 4-5 lembar

UNIT TERKAIT

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA PADA


KASUS STROKE
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR004
00
1/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
KEPALA pada kasus Stroke untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI BRAIN STROKE:
1. Jenis Coil
: Head Coil
2. Indikasi
: Vertigo, CVD/Acute Stroke, Parese,
Paralyse
3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut, dompet, kartu kredit, dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu
g. Menggunakan obat penenang bila pasien tersebut gelisah
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
c. Pasang Head Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia untuk immobilization pada bagian kanan
dan kiri kepala, pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan
X2 pada sebelah kanan,
d. Centre point lampu kolimator pada pertemuan kedua ujung
mata
e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register;
Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,

dokter pengirim, study (Head Stroke), posisi pasien (Head


Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA PADA


KASUS STROKE
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR004
00
2/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


6. Teknik Pemeriksaan
Pada jendela examination, pilih protocol Head Stroke MRI
yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a. Localizer :

Klik Localizer, klik tanda panah (<<), akan


secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial
b. Sequence :
Sagital T1
Axial T1
Axial T2
Axial T2 Flair
Coronal T2
Diffusion (B=0, B=800, dan ADC Maps)
c. Pengambilan Potongan :
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T1 ;
Pada hasil localizer sagital pastikan head masuk dalam
FOV yang telah diatur, pada potongan coronal diatur
sejajar dengan medula oblongata dengan batas area kedua
lobus temporal masuk, dan pada potongan Axial diatur
pada pertengahan sinus sagitalis

Axial T1 ;
Sebelumnya atur Saturasi untuk mengurangi pergerakan
arteri karotis di daerah C2. Buat Axial T1, ambil dari
potongan sagital, sejajar dengan garis pertemuan kedua
ujung corpus callosum. Area potongan dari medula
oblongata hingga vertex.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy

parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni


Axial T2(double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI KEPALA PADA


KASUS STROKE
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR004
00
3/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


Axial T2 Flair ;
Lakukan copy parameter seperti pada Axial T1. Flair
digunakan untuk menekan Air atau menekan CSF Signal
karena sebagian besar Brain berisi Lemak. Flair juga
disebut dengan Water Sat atau dark fluid.

Coronal T2 ;
Ambil dari potongan sagital, Tegak lurus dengan axis
kedua ujung corpus callosum atau sejajar dengan medula
oblongata. Area potongan dari cerebellum hingga frontral
lobe

Diffusion (B=0, B=800, dan ADC Maps) ;


Untuk sequence diffusion, buat terlebih dahulu untuk
Axial B=0 dengan mengambil dari potongan sagital,
sejajar dengan garis pertemuan kedua ujung corpus
callosum. Usahakan agar area yang dicurigai tercover
pada potongan slice. Kemudian, buatlah Axial B=800
dengan cara copy parameter. Aktifkan parameter yang
akan diambil yakni Axial B=800 (double klik/klik
langsung open), kemudian klik pada parameter yang akan
dicopy yakni Axial B=800, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice, otomatis potongan akan seperti
Axial B=0. Setelah keduanya terbentuk, buatlah ADC
maps dengan memilih sequence B=0 dan B=800 pada
patient browser kemudian pilih menu evaluation ADC,
isi noise pada level 40, klik OK, secara otomatis akan
terbentuk ADC maps dengan nama Diffus.

d. Filming :
Sequence yang di print:
Axial T2
Axial T2 Flair
Axial T1
Coronal T2
Diffusion (B=0, B=800, dan ADC Maps) ===ambil
beberapa yang spesifik
Ukuran 4X4, untuk masing-masing sequence
Jumlah film yang digunakan: 5-6 lembar
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan

3. Instalasi Rawat Inap


4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRA KEPALA ATAU


ANGIO CEREBRAL
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR005
00
1/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRA
KEPALA atau Angio Cerebral untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRA KEPALA:
1. Jenis Coil
2. Indikasi

: Head Coil
: AVM, Aneurysm, Perdarahan otak

3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
c. Pasang Head Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia
untuk immobilization pada bagian kanan dan kiri kepala,
pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah
kanan,
d. Centre point lampu kolimator pada pertemuan kedua ujung
mata
e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient

Register;
Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,
dokter pengirim, study (Head routine), posisi pasien (Head
Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRA KEPALA ATAU


ANGIO CEREBRAL
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR005
00
2/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

Dr. ESA DHIANDANI


6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol Head MRA yang
akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.

PROSEDUR

a. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence ;
Sagital T1
Axial T2
Axial T2 Flair
Coronal T2
3D Tof_MRA
c. Pengambilan Potongan ;
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T1 ;
Pada hasil localizer sagital pastikan head masuk dalam
FOV yang telah diatur, pada potongan coronal diatur
sejajar dengan medula oblongata dengan batas area kedua
lobus temporal masuk, dan pada potongan Axial diatur
pada pertengahan sinus sagitalis

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Axial T2 Flair ;
Lakukan copy parameter seperti pada Axial T1. Flair
digunakan untuk menekan Air atau menekan CSF Signal
karena sebagian besar Brain berisi Lemak. Flair juga
disebut dengan Water Sat.

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRA KEPALA ATAU


ANGIO CEREBRAL
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR005
00
3/3
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

Dr. ESA DHIANDANI

PROSEDUR

d.

UNIT TERKAIT

Coronal T2 ;
Ambil dari potongan sagital, Tegak lurus dengan axis
kedua ujung corpus callosum atau sejajar dengan medula
oblongata. Area potongan dari cerebellum hingga frontral
lobe.

3D Tof_MRA ;
Pada potongan sagital, atur FOV agar mengcover daerah
base cranium, dengan saturasi otomatis pada bagian
atasnya, sehingga membentuk gambaran data awal untuk
diolah di jendela 3D. Pangolahan di jendela 3D, dibuat
potongan transversal, coronal , dan sagital semaksimal
mungkin dengan berbagai rotasi.

Filming :
Sequence yang di print:
Axial T2
Axial T2 Flair
Axial T1
Reconstruksi MRA (rotasi 3-plane)
Ukuran 4x4, untuk masing-masing sequence
Jumlah film yang digunakan: 4-5 lembar

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RUMAH
SAKIT

D K

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR006
00
1/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

DADI
KELUARGA

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
Vertebrae Cervical Tanpa Kontras untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI VERT CERVICAL :
1. Jenis Coil : Cervical Coil (Medium/Large)
2. Indikasi : HNP(Hernia Nukleus Pulposus), DD (Degenerasi
Diskus), Spondilolistesis, Syringomyelia, No specific
Neurological Symptoms
3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dompet, kartu kredit, ATM, dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu,
dan menahan untuk menelan ludah ketika alat sedang
operasional dalam pengambilan gambar atau saat terdengar
suara berisik.
g. Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum dilakukan
pemeriksaan
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah dan cervical coil disesuaikan
dengan ukuran leher pasien, coil medium untuk ukuran
normal dan coil large untuk ukuran besar.
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, coil terpasang dari base skull
hingga sternoclavicular joint sehingga seluruh
tulang
cervical tercover.
c. Pasang Cervical Coil bagian atas, digunakan beberapa
sponge yang telah tersedia
untuk immobilization pada bagian kanan dan kiri kepala,

pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah


kanan
d. Centre point lampu kolimator pada dagu pasien terbawah,
atau pada tulang Hyoid (di atas jakun pada laki-laki), tekan
tombol POS, matikan lampu kolimator

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR006
00
2/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
i. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register;
Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,
dokter pengirim, study ( C_Spine routine), posisi pasien
(Head Left Supine), dan operator
Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam
6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol C_Spine Routine
MRI yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih
program protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke
kolom sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital, coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence ;
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Med3D_Coronal
c. Pengambilan Potongan ;
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior
cervical untuk mengurangi artefak di bagian depan ( flow
arteri carotis). Potongan sagital diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari axial dan coronal, dan

localizer sagital digunakan sebagai patokan lebar ukuran


obyek yang akan didapatkan. Pastikan semua tulang
vertebrae cervical tercover. Pada localizer axial, potongan
sagital dibuat dengan berpatokan pada garis tengah blok
segaris lurus dengan pertengahan corpus

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR006
00
3/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI


PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

s/d processus transversus. Pada localizer coronal,


potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan vertebrae dan
mengatur lebar potongan selebar corpus vertebrae.

Sagital T2 ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter. Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Sagital T2 (double klik/klik langsung open), kemudian
klik pada parameter yang akan dicopy yakni Sagital T1,
klik kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Sagital T1.

Axial T1 ;
Pastikan atur blok saturasi pada bagian anterior.
Potongan axial diambil dengan cara berpatokan pada
localizer dari sagital dan coronal, dan localizer axial
digunakan sebagai patokan lebar ukuran obyek yang akan
didapatkan. Pada localizer sagital, potongan axial dibuat
dari beberapa slab. 1 slab yang terdiri dari 3-5 slice.
Setiap slab, garis tengahnya berada tepat ditengah diskus
intervertebrae. (kecuali jika slab terdiri dari 2 slice, maka
slab diusahakan memotong corpus dan diskus
intervertebrae). Setiap slab disudutkan sesuai dengan
sudut diskus intervertebrae. Pada localizer coronal,
potongan axial dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok berada di tengah vertebrae. Lalu klik kanan,
pilih perpendicular.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Med3D_Coronal ;
Sequence ini dibuat untuk melihat gambaran coronal
myelograph pada spine. Atur sedemikian sehingga
gambaran spinal cord masuk dalam FOV. Kemudian olah

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR006
00
4/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

PENGERTIAN

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


data 3D dalam window 3D, buat potongan coronal sesuai
kebutuhan.
d. Filming :
Sequence yang di print:
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Myelogram potongan Coronal
Ukuran 4X3 untuk potongan Sagital, Ukuran 4X5 untuk
axial dan myelogram
Jumlah film yang digunakan: 2-3 lembar
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR007
00
1/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
Vertebrae Cervical Tanpa Kontras untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI VERT CERVICAL :
1. Jenis Coil : Cervical Coil (Medium/Large)
2. Indikasi :
Suspected
Tumor,

SOL
(Space
Occupying Lesion), Abscess, Spine Metastase

PROSEDUR

3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dompet, kartu kredit, ATM, dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu,
dan menahan untuk menelan ludah ketika alat sedang
operasional dalam pengambilan gambar atau saat terdengar
suara berisik.
g. Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum dilakukan
pemeriksaan
h. Pastikan secara teliti tingkat alergi pasien terhadap Contrast
Gadolinium
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan yang telah terpasang
Head Coil bagian bawah dan cervical coil disesuaikan
dengan ukuran leher pasien, coil medium untuk ukuran
normal dan coil large untuk ukuran besar.
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, coil terpasang dari base skull
hingga sternoclavicular joint sehingga seluruh
tulang
cervical tercover.
c. Pasang Cervical Coil bagian atas, digunakan beberapa
sponge yang telah tersedia

untuk immobilization pada bagian kanan dan kiri kepala,


pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah
kanan
d. Centre point lampu kolimator pada dagu pasien terbawah,
atau pada tulang Hyoid (di atas jakun pada laki-laki), tekan
tombol POS, matikan lampu kolimator

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR007
00
2/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

Dr. ESA DHIANDANI


e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register; Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur,
berat badan, dokter pengirim, study ( C_Spine routine), posisi
pasien (Head Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam
6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol C_Spine Routine
MRI yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih
program protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke
kolom sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.

PROSEDUR

a. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital, coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence ;
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Coronal T1
Med3D_Coronal
Post Contrast Gadolinium (Gd)

Axial Post Gd

Sagital T1 Post Gd

Coronal T1 Post Gd
c. Pengambilan Potongan ;
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Sagital T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior
cervical untuk mengurangi artefak di bagian depan ( flow
arteri carotis). Potongan sagital diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari axial dan coronal, dan
localizer sagital digunakan sebagai patokan lebar ukuran

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR007
00
3/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI


obyek yang akan didapatkan. Pastikan semua tulang
vertebrae cervical tercover. Pada localizer axial, potongan
sagital dibuat dengan berpatokan pada garis tengah blok
segaris lurus dengan pertengahan corpus s/d processus
transversus. Pada localizer coronal, potongan sagital
dibuat dengan berpatokan pada garis tengah blok segaris
lurus dengan vertebrae dan mengatur lebar potongan
selebar corpus vertebrae.

PROSEDUR TETAP

PROSEDUR

Sagital T2 ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter. Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Sagital T2 (double klik/klik langsung open), kemudian
klik pada parameter yang akan dicopy yakni Sagital T1,
klik kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Sagital T1.

Axial T1 ;
Pastikan atur blok saturasi pada bagian anterior.
Potongan axial diambil dengan cara berpatokan pada
localizer dari sagital dan coronal, dan localizer axial
digunakan sebagai patokan lebar ukuran obyek yang akan
didapatkan. Pada localizer sagital, potongan axial dibuat
dari beberapa slab. 1 slab yang terdiri dari 3-5 slice.
Setiap slab, garis tengahnya berada tepat ditengah diskus
intervertebrae. (kecuali jika slab terdiri dari 2 slice, maka
slab diusahakan memotong corpus dan diskus
intervertebrae). Setiap slab disudutkan sesuai dengan
sudut diskus intervertebrae. Pada localizer coronal,
potongan axial dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok berada di tengah vertebrae. Lalu klik kanan,
pilih perpendicular.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni

Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik


pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR007
00
4/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN

Med3D_Coronal ;
Sequence ini dibuat untuk melihat gambaran coronal
myelograph pada spine. Atur sedemikian sehingga
gambaran spinal cord masuk dalam FOV. Kemudian olah
data 3D dalam window 3D, buat potongan coronal sesuai
kebutuhan.

Post Contrast media ( Gadolinium ) ;


Berikan injeksi media kontras melalui Intra Vena (IV)
sesuai dengan ukuran berat badan (maksimal 8 ml).
Berikut cara pengambilan sequence setelah post contrast:

AxialT1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Axial T2 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Axial T1, klik kanan langsung Copy parameter,
pilih Slice and Sat region, otomatis potongan akan
seperti Axial T1.

Sagital T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Sagital T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Sagital T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis
potongan akan seperti Sagital T1.

Coronal T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan Coronal, kita bisa copy

parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil


yakni Coronal T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Coronal T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis
potongan akan seperti Coronal T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


CERVICAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR007
00
1/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


d. Filming :
Sequence yang di print:

Axial T1+ Axial Post Gd

Sagital T1+ Sagital T1 Post Gd

Coronal T1+ Coronal T1 Post Gd

Myelogram potongan Coronal


Ukuran 4X3 untuk potongan Sagital, Ukuran 4X5 untuk
axial, coronal, dan myelogram
Jumlah film yang digunakan: 3-4 lembar
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR008
00
1/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
Vertebrae Thoracal Tanpa Kontras untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI VERTEBRA THORACAL
1. Jenis Coil
: Body Coil (Large/Extra Large)
2. Indikasi
: HNP(Hernia Nukleus Pulposus), DD
(Degenerasi
Diskus), Spondilolistesis, Syringomyelia, No
specific Neurological Symptoms

PROSEDUR

3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu.
g. Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum dilakukan
pemeriksaan
4. Posisi Pasien :
a. Atur Pasien supine diatas meja pemeriksaan sesuai dengan
objek yang diperiksa dengan memasang coil khusus Spine
dengan sentrasi
b. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
c. Pasang Body Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia untuk immobilization pada bagian kanan
dan kiri kepala, pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan
X2 pada sebelah kanan,
d. Centre point lampu kolimator pada regio Thoracal 6

e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong


meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register; Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur,
berat badan, dokter pengirim, study (Head routine), posisi
pasien (Head Left Supine), dan operator.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR008
00
2/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam
6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol Head Routine MRI
yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
b. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
c. Sequence ;
Sagital T2 Counting
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Med3D_Coronal
d. Pengambilan Potongan ;
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T2 Counting ;
Sagital T2 Counting dibuat sebagai panduan
penghitungan vertebrae Thoracal Spine yang terletak
antara cervical dan lumbar spine, diperlukan panduan
dalam penghitungannya, yakni lebih mengarah pada
Cervical atau Lumbar spine.

Sagital T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior

abdomen untuk mengurangi pergerakan peristaltik di


bagian depan. Potongan sagital diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari axial dan coronal, dan
localizer sagital digunakan sebagai patokan lebar ukuran
obyek yang akan didapatkan. Pada localizer axial,
potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan pertengahangan corpus
s/d processus transversus. Pada localizer coronal,
RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR008
00
3/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI


potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan vertebrae dan
mengatur lebar potongan selebar corpus vertebrae.

PROSEDUR TETAP

Sagital T2 ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter. Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Sagital T2 (double klik/klik langsung open), kemudian
klik pada parameter yang akan dicopy yakni Sagital T1,
klik kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Sagital T1.

Axial T1 ;
Pastikan atur blok saturasi pada bagian anterior.
Potongan axial diambil dengan cara berpatokan pada
localizer dari sagital dan coronal, dan localizer axial
digunakan sebagai patokan lebar ukuran obyek yang akan
didapatkan. Pada localizer sagital, potongan axial dibuat
dari beberapa slab. 1 slab yang terdiri dari 3-5 slice.
Setiap slab, garis tengahnya berada tepat ditengah diskus
intervertebrae. (kecuali jika slab terdiri dari 2 slice, maka
slab diusahakan memotong corpus dan diskus
intervertebrae). Setiap slab disudutkan sesuai dengan
sudut diskus intervertebrae. Pada localizer coronal,
potongan axial dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok berada di tengah vertebrae. Lalu klik kanan,
pilih perpendicular.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat

PROSEDUR

region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Med3D_Coronal ;
Sequence ini dibuat untuk melihat gambaran coronal
myelograph pada spine. Atur sedemikian sehingga
gambaran spinal cord masuk dalam FOV. Kemudian olah

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR008
00
4/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

PENGERTIAN

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


data 3D dalam window 3D, buat potongan coronal sesuai
kebutuhan.
c. Filming :
Sequence yang di print:
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Myelogram potongan Coronal
Ukuran 4X3 untuk potongan Sagital, Ukuran 4X5 untuk
axial dan myelogram
Jumlah film yang digunakan: 2-3 lembar
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR009
00
1/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
Vertebrae Thoracal dengan Kontras untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI VERTEBRA THORACAL
1. Jenis Coil
2. Indikasi

: Body Coil (Large/Extra Large)


: Suspected Tumor, SOL (Space

Occupying Lesion), Abscess, Spine Metastase

PROSEDUR

3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu.
g. Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum dilakukan
pemeriksaan
h. Pastikan secara teliti tingkat alergi pasien terhadap Contrast
Gadolinium
4. Posisi Pasien :
f. Atur Pasien supine diatas meja pemeriksaan sesuai dengan
objek yang diperiksa dengan memasang coil khusus Spine
dengan sentrasi
g. Posisi kepala dan leher pada head coil diatur senyaman
mungkin, pastikan tidak ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane)
tegak lurus meja pemeriksaan, IPL (interpupillary Line)
sejajar meja pemeriksaan
h. Pasang Body Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia untuk immobilization pada bagian kanan
dan kiri kepala, pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan

X2 pada sebelah kanan,


i. Centre point lampu kolimator pada regio Thoracal 6
j. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register;

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR009
00
2/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

Dr. ESA DHIANDANI


Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur, berat badan,
dokter pengirim, study (Head routine), posisi pasien (Head
Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam
6. Teknik Pemeriksaan :

Pada jendela examination, pilih protocol Head Routine MRI


yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih program
protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke kolom
sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.

PROSEDUR

a. Localizer ;

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence ;
Sagital T2 Counting
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Med3D_Coronal
Post Contrast Gadolinium (Gd)

Axial Post Gd

Sagital T1 Post Gd

Coronal T1 Post Gd
c. Pengambilan Potongan ;
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Sagital T2 Counting ;
Sagital T2 Counting dibuat sebagai panduan
penghitungan vertebrae Thoracal Spine yang terletak
antara cervical dan lumbar spine, diperlukan panduan
dalam penghitungannya, yakni lebih mengarah pada
Cervical atau Lumbar spine.

Sagital T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR009
00
3/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI


abdomen untuk mengurangi pergerakan peristaltik di
bagian depan. Potongan sagital diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari axial dan coronal, dan
localizer sagital digunakan sebagai patokan lebar ukuran
obyek yang akan didapatkan. Pada localizer axial,
potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan pertengahangan corpus
s/d processus transversus. Pada localizer coronal,
potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan vertebrae dan
mengatur lebar potongan selebar corpus vertebrae.

PROSEDUR TETAP

Sagital T2 ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter. Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Sagital T2 (double klik/klik langsung open), kemudian
klik pada parameter yang akan dicopy yakni Sagital T1,
klik kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Sagital T1.

Axial T1 ;
Pastikan atur blok saturasi pada bagian anterior.
Potongan axial diambil dengan cara berpatokan pada
localizer dari sagital dan coronal, dan localizer axial
digunakan sebagai patokan lebar ukuran obyek yang akan
didapatkan. Pada localizer sagital, potongan axial dibuat
dari beberapa slab. 1 slab yang terdiri dari 3-5 slice.
Setiap slab, garis tengahnya berada tepat ditengah diskus
intervertebrae. (kecuali jika slab terdiri dari 2 slice, maka
slab diusahakan memotong corpus dan diskus
intervertebrae). Setiap slab disudutkan sesuai dengan
sudut diskus intervertebrae. Pada localizer coronal,
potongan axial dibuat dengan berpatokan pada garis

PROSEDUR

tengah blok berada di tengah vertebrae. Lalu klik kanan,


pilih perpendicular.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR009
00
4/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI


kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN

Med3D_Coronal ;
Sequence ini dibuat untuk melihat gambaran coronal
myelograph pada spine. Atur sedemikian sehingga
gambaran spinal cord masuk dalam FOV. Kemudian olah
data 3D dalam window 3D, buat potongan coronal sesuai
kebutuhan.

Post Contrast media ( Gadolinium ) ;


Berikan injeksi media kontras melalui Intra Vena (IV)
sesuai dengan ukuran berat badan (maksimal 8 ml).
Berikut cara pengambilan sequence setelah post contrast:

AxialT1 Post Gdn ;


Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Axial T2 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Axial T1, klik kanan langsung Copy parameter,
pilih Slice and Sat region, otomatis potongan akan
seperti Axial T1.

Sagital T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Sagital T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Sagital T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis

potongan akan seperti Sagital T1.

Coronal T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan Coronal, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Coronal T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Coronal T1, klik kanan langsung Copy

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


THORACAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR009
00
5/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis potongan
akan seperti Coronal T1.
e. Filming :
Sequence yang di print:

Axial T1+ Axial Post Gd

Sagital T1+ Sagital T1 Post Gd

Coronal T1+ Coronal T1 Post Gd

Myelogram potongan Coronal


Ukuran 4X3 untuk potongan Sagital, Ukuran 4X5 untuk
axial, coronal, dan myelogram
Jumlah film yang digunakan: 3-4 lembar
1. Instalasi Gawat Darurat
2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN

PROSEDUR

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR010
00
1/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
Vertebrae Lumbal Tanpa Kontras untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI VERTEBRA LUMBAL
1. Jenis Coil : Body Coil (Large/Extra Large)
2. Indikasi : HNP(Hernia Nukleus Pulposus), DD (Degenerasi
Diskus), Spondilolistesis, Syringomyelia,
No specific Neurological Symptoms
3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu.
g. Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum dilakukan
pemeriksaan
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan, atur bagian tubuh
yang akan diperiksa (daerah pinggang) pada area Body coil
b. Posisi tubuh pasien diatur senyaman mungkin, pastikan tidak
ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane) tegak lurus meja
pemeriksaan
c. Pasang Body Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge
yang telah tersedia untuk immobilization pada bagian kaki,
pasang kedua plug X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah
kanan.

d. Centre point lampu kolimator pada regio L3 atau SIAS,


e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5.Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register; Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur,
berat badan, dokter pengirim, study (L_Spine routine), posisi
pasien (Head Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR010
00
2/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


6. Teknik Pemeriksaan :
Pada jendela examination, pilih protocol L-Spine Routine
MRI yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih
program protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke
kolom sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a. Localizer :

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal
b. Sequence :
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Med3D_Coronal
c. Pengambilan Potongan :
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior
abdomen untuk mengurangi pergerakan peristaltik di
bagian depan. Potongan sagital diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari axial dan coronal, dan
localizer sagital digunakan sebagai patokan lebar ukuran
obyek yang akan didapatkan. Pada localizer axial,

potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis


tengah blok segaris lurus dengan pertengahangan corpus
s/d processus transversus. Pada localizer coronal,
potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan vertebrae dan
mengatur lebar potongan selebar corpus vertebrae.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Sagital T2 ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter. Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Sagital T2 (double klik/klik langsung open), kemudian
klik pada parameter yang akan dicopy yakni Sagital T1,
klik kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR010
00
3/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI


Sat region, otomatis potongan akan seperti Sagital T1.

PROSEDUR TETAP

Axial T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior
abdomen untuk mengurangi pergerakan peristaltik di
bagian depan. Potongan axial diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari sagital dan coronal, dan
localizer axial digunakan sebagai patokan lebar ukuran
obyek yang akan didapatkan. Pada localizer sagital,
potongan axial dibuat dari beberapa slab. 1 slab yang
terdiri dari 3-5 slice. Setiap slab, garis tengahnya berada
tepat ditengah diskus intervertebrae. (kecuali jika slab
terdiri dari 2 slice, maka slab diusahakan memotong
corpus dan diskus intervertebrae). Setiap slab disudutkan
sesuai dengan sudut diskus intervertebrae. Pada localizer
coronal, potongan axial dibuat dengan berpatokan pada
garis tengah blok berada di tengah vertebrae. Lalu klik
kanan, pilih perpendicular.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik
pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik
kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

Med3D_Coronal ;
Sequence ini dibuat untuk melihat gambaran coronal
myelograph pada spine. Atur sedemikian sehingga
gambaran spinal cord masuk dalam FOV. Kemudian olah
data 3D dalam window 3D, buat potongan coronal sesuai

PROSEDUR

kebutuhan.
d. Filming :
Sequence yang di print:
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Myelogram potongan Coronal
Ukuran 4X3 untuk potongan Sagital, Ukuran 4X5 untuk
axial dan myelogram
Jumlah film yang digunakan: 2-3 lembar

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL TANPA KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR010
00
4/4
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI

PROSEDUR TETAP
UNIT TERKAIT

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR011
00
1/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN
TUJUAN
KEBIJAKAN
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI


Prosedur ini mengatur tata cara melaksanakan pemeriksaan MRI
Vertebrae Lumbal dengan Kontras untuk menegakan diagnosa
Agar pemeriksaan mendapatkan hasil sesuai dengan standart
Semua pemeriksaan dan tindakan medis harus dilakukan sesuai
standart untuk mendapatkan hasil yang optimum
PROSEDUR PEMERIKSAAN MRI VERTEBRA LUMBAL
1. Jenis Coil
2. Indikasi

: Body Coil (Large/Extra Large)


: Suspected Tumor, SOL (Space

Occupying Lesion), Abscess, Spine Metastase

3. Persiapan Pasien :
a. Perjanjian 1 hari sebelum pemeriksaan
b. Mengisi PreScreening Form pemeriksaan MRI
c. Ganti Baju Pasien
d. Melepas benda benda yang mengandung logam (gigi palsu,
kalung, anting, jepit rambut,dll)
e. Beri Ear Plugs (penutup telinga)
f. Penjelasan Pasien bahwa pemeriksaan MRI membutuhkan
waktu yang lama, menimbulkan suara berisik, dan organ
yang diperiksa tidak boleh bergerak dalam waktu tertentu.
g. Anjuran bagi pasien untuk pergi ke toilet sebelum dilakukan
pemeriksaan
h. Pastikan secara teliti tingkat alergi pasien terhadap Contrast
Gadolinium
4. Posisi Pasien :
a. Pasien supine diatas meja pemeriksaan, atur bagian tubuh
yang akan diperiksa (daerah pinggang) pada area Body coil
b. Posisi tubuh pasien diatur senyaman mungkin, pastikan tidak
ada rotasi, MSP (Mid Sagital Plane) tegak lurus meja
pemeriksaan
c. Pasang Body Coil bagian atas, digunakan beberapa sponge

yang telah tersedia


untuk immobilization pada bagian kaki, pasang kedua plug
X1 pada sebelah kiri dan X2 pada sebelah kanan,
d. Centre point lampu kolimator pada regio L3 atau SIAS,
e. Masukkan pasien kedalam area magnet dengan mendorong
meja pasien hingga center yang ditandai dengan bunyi klik.
5. Registrasi Pasien :
a. Memasukan identitas pasien dengan menekan tombol Patient
Register; Nama, nomor pemeriksaan, jenis kelamin, umur,
berat badan, dokter pengirim, study (L_Spine Contrats),
posisi pasien (Head Left Supine), dan operator
b. Klik Exam Comfirm kemudian muncul Layout Exam

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR011
00
2/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

Dr. ESA DHIANDANI

PROSEDUR TETAP
6. Teknik Pemeriksaan

Pada jendela examination, pilih protocol L-Spine Contrast


MRI yang akan digunakan sesuai dengan klinis pasien. Pilih
program protocol di kolom sebelah kanan, lalu masukkan ke
kolom sebelah kiri untuk dilakukan pemeriksaan.
a. Localizer :

Klik Localizer pada kolom sebelah kanan, klik


tanda panah (<<), akan berpindah ke sebelah kiri , dan
secara otomatis melakukan scaning

Localizer menghasilkan 3 plane gambar yakni


sagital,coronal, dan axial atau transversal.

PROSEDUR

b. Sequence :
Sagital T1
Sagital T2
Axial T1
Axial T2
Med3D_Coronal
Post Contrast Gadolinium (Gd)

Axial Post Gd

Sagital T1 Post Gd

Coronal T1 Post Gd
c. Pengambilan Potongan :
Setelah localizer selesai, ambil setiap sequence yang
diperlukan untuk membuat potongan berikutnya, yakni dari
kolom sebelah kanan ke sebelah kiri.

Sagital T1 ;

Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior


abdomen untuk mengurangi pergerakan peristaltik di
bagian depan. Potongan sagital diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari axial dan coronal, dan
localizer sagital digunakan sebagai patokan lebar ukuran
obyek yang akan didapatkan. Pada localizer axial,
potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan pertengahangan corpus
s/d processus transversus. Pada localizer coronal,
potongan sagital dibuat dengan berpatokan pada garis
tengah blok segaris lurus dengan vertebrae dan
mengatur lebar potongan selebar corpus vertebrae.
RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR011
00
3/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PROSEDUR

Dr. ESA DHIANDANI

Sagital T2 ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter. Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Sagital T2 (double klik/klik langsung open), kemudian
klik pada parameter yang akan dicopy yakni Sagital T1,
klik kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Sagital T1.

Axial T1 ;
Sebelumnya atur blok saturasi pada bagian anterior
abdomen untuk mengurangi pergerakan peristaltik di
bagian depan. Potongan axial diambil dengan cara
berpatokan pada localizer dari sagital dan coronal, dan
localizer axial digunakan sebagai patokan lebar ukuran
obyek yang akan didapatkan. Pada localizer sagital,
potongan axial dibuat dari beberapa slab. 1 slab yang
terdiri dari 3-5 slice. Setiap slab, garis tengahnya berada
tepat ditengah diskus intervertebrae. (kecuali jika slab
terdiri dari 2 slice, maka slab diusahakan memotong
corpus dan diskus intervertebrae). Setiap slab disudutkan
sesuai dengan sudut diskus intervertebrae. Pada localizer
coronal, potongan axial dibuat dengan berpatokan pada
garis tengah blok berada di tengah vertebrae. Lalu klik
kanan, pilih perpendicular.

Axial T2 ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil yakni
Axial T2 (double klik/klik langsung open), kemudian klik

pada parameter yang akan dicopy yakni Axial T1, klik


kanan langsung Copy parameter, pilih Slice and Sat
region, otomatis potongan akan seperti Axial T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

Med3D_Coronal ;
Sequence ini dibuat untuk melihat gambaran coronal
myelograph pada spine. Atur sedemikian sehingga
gambaran spinal cord masuk dalam FOV. Kemudian olah
data 3D dalam window 3D, buat potongan coronal sesuai
kebutuhan.

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR011
00
4/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
PENGERTIAN

Dr. ESA DHIANDANI

Post Contrast media ( Gadolinium ) ;


Contrast media ( Gadolinium ) diberikan bertujuan untuk
enhancment imaging yang akan berpengaruh pada hasil
expert dokter. Diberikan melalui injeksi Intra Vena (IV)
sesuai dengan ukuran berat badan (maksimal 8 ml).
Berikut cara pengambilan sequence setelah post contrast:

AxialT1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan axial, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Axial T2 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Axial T1, klik kanan langsung Copy parameter,
pilih Slice and Sat region, otomatis potongan akan
seperti Axial T1.

Sagital T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan sagital, kita bisa copy
parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil
yakni Sagital T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Sagital T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis
potongan akan seperti Sagital T1.

Coronal T1 Post Gd ;
Karena sama-sama potongan Coronal, kita bisa copy

parameter.Aktifkan parameter yang akan diambil


yakni Coronal T1 (double klik/klik langsung open),
kemudian klik pada parameter yang akan dicopy
yakni Coronal T1, klik kanan langsung Copy
parameter, pilih Slice and Sat region, otomatis
potongan akan seperti Coronal T1.

RUMAH
SAKIT

D K
DADI
KELUARGA

PROSEDUR TETAP PEMERIKSAAN MRI VERTEBRAE


LUMBAL DENGAN KONTRAS
No. Dokumen :
No. Revisi :
Halaman :
PT-RAD-MR011
00
5/5
Tanggal Terbit :
Ditetapkan :
2 DESEMBER 2013
Direktur

RSU DADI KELUARGA


PURWOKERTO

PROSEDUR TETAP
d.

PROSEDUR

UNIT TERKAIT

Dr. ESA DHIANDANI


Filming ;
Sequence yang di print:
Axial T1+ Axial Post Gd
Sagital T1+ Sagital T1 Post Gd
Coronal T1+ Coronal T1 Post Gd
Myelogram potongan Coronal
Ukuran 4X3 untuk potongan Sagital, Ukuran 4X5 untuk
axial, coronal, dan myelogram
Jumlah film yang digunakan: 3-4 lembar

1. Instalasi Gawat Darurat


2. Instalasi Rawat Jalan
3. Instalasi Rawat Inap
4. Instalasi Rawat Intensif
5. Sub Bagian Rekam Medik