Anda di halaman 1dari 2

Fitnah merupakan komunikasi kepada satu orang atau lebih yang bertujuan untuk memberikan

stigma negatif atas suatu peristiwa yang dilakukan oleh pihak lain berdasarkan atas fakta palsu
yang dapat memengaruhi penghormatan, wibawa, atau reputasi seseorang. Kata "fitnah" diserap
dari bahasa Arab, dan pengertian aslinya adalah "cobaan" atau "ujian".

Hal terkait fitnah adalah pengumuman fakta yang bersifat pribadi kepada publik, yang muncul
ketika seseorang mengungkapkan informasiyang bukan masalah umum, dan hal tersebut bersifat
menyerang pribadi yang bersangkutan.
Hukum penjelasan palsu "terutama ditujukan untuk melindungi
kesejahteraan mental atau emosional penuntut". Jika publikasi informasi itu palsu, terjadilah
kesalahan berupa fitnah. Jika komunikasi itu tidak salah secara teknis namun menyesatkan,
kesalahan berupa penjelasan palsu bisa terjadi.

Untuk menghindari fitnah ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.


1.jangan reaktif, jangan merespon dengan cepat berita-berita yang masih berkategori
katanya.... reaktif tidak diperlukan dan tidak akan menyelesaikan masalah. Karena sikap
reaktif cenderung lebih tergesa-gesa. Ada ungkapan al khabar kal ghabar (berita itu seperti debu)
melayang ke mana-mana dan tidak bertuan
2.pastikan bahwa berita itu ada pembawanya. Sumber berita adalah penentu kebenaran berita itu
sendiri, terkadang berita dari satu tempat ke tempat lain sudah tidak akurat dan banyak
dibumbuhi
atau
di
sisipi
berita
lain.
3.tabayyun. Perjelas lagi berita itu kepada sumber aslinya.. inilah yang di ingatkan oleh QS: al
Hujurat:6

.

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita,
maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum
tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."
4.dan jika memang apa yang diberitakan itu benar terjadi tetapi tidak kita inginkan selesaikan

dengan cara dewasa dan penuh kesadaran serta kasih sayang antar sesama. Kalau saya
mengatakan bahwa anda adalah orang cakep maka fikirkan mungkin saya betul dan terimalah
gelar cakep itu untuk anda atau mungkin juga SEBALIKNYA ??? he he he

CATATAN:
Jika kita pernah terkena fitnah, ingatlah baik-baik apa yang pernah engkau katakan, mungkin
karena kita semua terlalu banyak yang kita katakan sehingga tertangkap asumsi orang lain
berbeda dengan yang kita maksud, berkatalah satu kali setelah anda berfikir seribu kali dan
jangan kau katakan seribu kali hanya dengan berfikir satu kali.

Kita perhatikan Firman Allah SWT yang termaktub di dalam kitab suci Al-Quran :
Dan ingatlah ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang dihatinya ada penyakit
berkata : Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kita, melainkan tipuan. (QS. AlAhzab : 12)
Dan di dalam ayat yang lain Allah SWT juga berfirman :
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah olehmu kebanyakan dari prasangka, karena
sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari
kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah
salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Maka tentunya
kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha
Penerima tobat lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Hujurat : 12
Sekali-kali janganlah kamu berburuk sangka, karena sungguh buruk sangka itu adalah
perkataan yang paling bohong. Dan janganlah kamu mengintai-intai dan janganlah kamu saling
berebut dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling membelakangi dan
jadilah kamu hamba Allah yang bersaudara. (HR. Bukhari, Muslim dan Daud)
Dan di dalam sebuah Hadist, bersabda Rasulullah SAW :
Tunaikanlah amanat itu kepada orang yang telah mempercayai mu dan janganlah kamu
berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu. (HR. Ashabus Sunan)

Rasulullah SAW bersabda :


Tidak akan masuk Syurga orang yang suka adu domba (memfitnah). (HR. Bukhari)