Anda di halaman 1dari 3

1.

Chronic

Obstructive

Pulmonary

Disease

(COPD)

Ini adalah Foto Thorax dengan pasien COPD. Kedua lapangan paru terlihat lebih
hitam dan lebih besar secara volume dibandingkan dengan gambaran normal.
Hemidiafragma terlihat rata dan pada bagian tengah dan terdapat bullae di bagian
tengah paru. Lebih sedikit pembuluh darah yang terlihat secara peripheral
terutama di bagian atas dan tengah, tetapi arteri pulmonari terlihat besar di
pertengahan, menandakan adanya perkembangan hipertensi arterial pulmonari
lanjutan.
Jika kita mau menentukan penyebab adanya bayangan hitam pada kedua lapangan
paru,

maka

yang

perlu

kita

perhatikan

adalah

Perhatikan masalah daya tembus. Lihat pada corpus vertebrae yang berada di
belakang jantung. Ingat bahwa sinar-x yang daya tembusnya besar akan
memberikan gambaran corpus vertebrae lebih keras di belakang bayangan
jantung. Jika corpus vertebrae tersebut terlihat sangat jelas, maka ini berarti daya

tembus sinar-x terlalu tinggi. Hal ini akan menyebabkan gambaran paru terlihat
hitam. Jika ini terjadi maka COPD tidak bisa dinilai karena penyebab gambaran
paru terlihat hitam bukan karena penyakit tetapi karena over expose.
Namun jika kita merasa bahwa faktor eksposi yang kita gunakan sudah tepat,
maka penyebab gambaran hitam pada kedua lapangan paru kebanyakan adalah
karena COPD. COPD ditandai dengan pembesaran paru-paru yang disebabkan
karena adanya udara yang terjebak dan berkembangnya bullae (bullae adalah
istilah medis untuk gelembung yang dilapisi oleh kulit dan didalamnya terpat
udara atau cairan). Untuk memastikan bahwa ini COPD maka harus diperhatikan
hal-hal

sebagai

berikut

1. Hitung jumlah costae yang telihat secara anterior. Jika paru-paru membesar,
maka kita dapat menghitung costae lebih dari tujuh. Hati-hati dalam perhitungan
ini, sebab kadang-kadang pada pasien normal, kita juga dapat menghitung costae
lebih

dari

tujuh.

2. Lihat bentuk diafragma. Pada kasus COPD diafragma terlihat flat bahkan
kadang-kadang membuka ke atas. Hal ini lebih memudahkan dalam penandaan
adanya

hiper

ekspansi

daripada

menghitung

jumlah

costae.

3. Lihat bentuk dari jantung. Thorax yang mengalami pelebaran pada kasus COPD
akan membuat sinar-x menjadikan jantung menjadi elongasi dan terlihat mengecil,
terangkat

dari

batas

bawahnya.

4. Lihat Bullae. Terdapat daerah hitam yang jelas pada paru-paru biasanya terlihat
melingkar, dikelilingi oleh bayangan garis rambut. Bullae menekan paru-paru
normal dan menyimpangkan pembuluh-pembuluh darah yang berada disekeliling
paru-paru jadi untuk melihat bullae ini cari daerah yang terdapat penyimpangan
pembuluh

darah,

biasanya

di

situ

terdapat

bullae.

5. Lihat tanda-tanda paru. Paru-paru yang hitam karena COPD biasanya diiringi
oleh menurunnya tanda-tanda paru. Penurunan tanda-tanda paru ini terjadi pada
kedua lapangan paru (bilateral) dan menyebar secara lurus mulai dari hilum yang
menjadi pendek dan tebal hingga ke peripheral.