Anda di halaman 1dari 18

Pembimbing : Dr. dr. Imran, M.Kes, Sp.

Clopidogrel with Aspirin in Acute Minor


Stroke or Transient Ischemic Attack
Oleh:
Mikhwanul Jumar
1307101030214

Abstrak

Abstrak
Hasil

Kesimpulan
Kombinasi clopidogrel dan aspirin lebih unggul daripada aspirinplasebo untuk mengurangi risiko stroke pada 90 hari pertama.

Pendahuluan
Di Cina stroke menyerang 3 juta orang/ tahun, 30%
diantaranya TIA (transient ischemic attack).
Antiplatelet terapi pencegahan sekunder stroke
Aspirin merupakan terapi untuk fase akut stroke
Aspirin dan clopidogrel memiliki efek sinergis dalam
menghambat agregasi platelet, dan mengurangi
risiko kejadian iskemik berulang
Terapi kombinasi clopidogrel dan aspirin memberi
perlindungan yang lebih besar terhadap stroke
berikutnya daripada penggunaan aspirin tunggal.

Metode

Metode Metode acak double-blind


114 pusat klinis dengan 5.170 pasien
Dua kelompok perlakuan :
Perlakuan 1 kombinasi Clopidogrel dan aspirin
(clopidogrel dosis awal 300 mg, diikuti dengan 75
mg per hari selama 90 hari, aspirin dengan dosis
75 mg per hari untuk 21 hari pertama)
Perlakuan 2 Aspirin 75 mg/hari selama 90 hari

Metode

Pemilihan Pasien

Penilaian Efikasi

Analisis Statistik

HASIL

Hasil
- Stroke terjadi pada 8,2% pasien yang diberi
kombinasi Clopidogrel dan aspirin dan 11,7 % pada
pasien yang diberi Aspirin (rasio hazard, 0,68;
interval kepercayaan 95%, 0,57-0,81; P <0,001 )
- Perdarahan sedang sampai berat terjadi sebanyak
7 orang (0,3 %) pada sampel kombinasi
Clopidogrel dan aspirin, dan 8 orang (0,3%) pada
sampel yang diberi aspirin saja.
- Stroke hemoragik sebanyak 0,3 % dari kedua
perlakuan sampel.

Diskusi
Pada penelitian skala besar melibatkan pasien TIA
dengan resiko tinggi stroke hemoragik minor didapat
penambahan clopidogrel dan aspirin dalam waktu 24 jam
setelah onset gejala, mengurangi risiko stroke lanjutan
dibanding hanya memberikan aspirin saja.
Terapi kombinasi clopidogrel dan aspirin, dibandingkan
pemberian aspirin saja, tidak dihubungkan dengan
meningkatnya insidensi hemoragik, walaupun ada
kekhawatiran terjadinya peningkatan kejadian perdarahan
pada terapi kombinasi.

KESIMPULAN

Kesimpulan
Penelitian ini menunjukkan diantara pasien
dengan TIA risiko tinggi atau stroke iskemik minor
yang diberikan terapi inisial selama 24 jam setelah
munjulnya gejala, dengan terapi kombinasi
clopidgrel-aspirin selama 21 hari, diikuti dengan
hanya clopidogrel saja selama 90 hari total,
adalah lebih baik dari pada hanya memberikan
aspirin saja dalam mengurangi kejadian stroke
berulang.

Terima Kasih