Anda di halaman 1dari 2

Skala Nyeri Bayi Neonatus (Neonatal Infant Pain Scale; NIPS).

Repon nyeri diukur dengan NIPS pada bayi usia di


bawah 12 bulan.19 Alat-alat yang digunakan terdiri atas enam kategori (ekspresi muka, menangis, pola pernapasan,
pergerakan lengan dan kaki, status arousal), penilaian secara dikotom, dengan dua penjelas di setiap kategorinya.
NIPS diterjemahkan ke bahasa Turki oleh Akdovan, dan validitas serta realibilitas skala telah dikonfirmasi oleh
penulis yang sama dalam sebuah penelitian pada 180 bayi. 19-21 Bentuk NIPS dilengkapi oleh dokter anak. Skor di
bawah tiga mengindikasikan nyeri; dan skor maksimal adalah tujuh.

TABEL II. Durasi total waktu menangis dan skor NIPS pada bayo usia di bawah 12 bulan berdasarkan metode reduksi nyeri
Usia 0 sampai 6 bulan (n=158)
Usia 6 sampai 12 bulan (n=27)
Asupan ASI Kontrol
Nilai P
Sukrosa
LidokainKontrol
Nilai P
prilokain
(n=7)
(n=73)
(n=85)
(n=13)
(n=7)

Waktu menangis,
detik, median
(range)

20.0 (0-120) 150.0 (0-180) .001

40.0 (0-130)

30.0 (0-45)

120.0 (75-180) .001


Sukrosa-lidokainprilokain = .53
Kontrol sukrosa = .
001
Kontrol lidokainprilokain = .001

Skor NIPS, median 3.0 (0-6)


(range)

6.0 (0-7)

.001

3.0 (0-7)

2.0 (1-5)

6 (5-7)

.001
Sukrosa-lidokainprilokain = .43

Kontrol sukrosa = .
001
Kontrol lidokainprilokain = .001
Skor NIPS > 3%

12 (16.4)

64 (75.3)

.001

4 (30.8)

1 (14.3)

7 (100.0)

.01

Pada 108 dari 243 bayi (44.4%), skor nyeri lebih besar dari nilai titik potong (>3 untuk NIPS dan > 4 untuk CHEOPS). Analisi
multivariate digunakan untuk mendefinisikan faktor-faktor yang berhubungan dengan skor nyeri yang lebih tinggi selama vaksinasi.
Usia, jenis kelamin, edukasi maternal, tingkat sosial ekonomi, area dan teknik injeksi, panjang jarum, dan pengalaman nyeri
sebelumnya dilihat tidak memiliki efek terhadap skor nyeri; namun bagaimanapun juga, kurangnya distraksi maternal dihubungkan
dengan skor nyeri yang lebih tinggi selama vaksinasi (P = .02; odd ratio (OD) = 1.8; 95% interval kepercayaan = 1.0 sampai 3.0)
(Tabel III).