Anda di halaman 1dari 15

TURBIN AIR

Illustrasi Contoh Penggunaan Turbin di Sekitar Kita Gambar (1) PLTA, Gambar (2) Turbin air Sungai, Gambar (3) Propeller Pada Kapal

Disusun Oleh :

M. Syarif Akbar

Randa Wirana

Rizal Pahlevi Butar Butar

Teknik Pertambangan Univ. Bangka Belitung - Semester II 2015

Pilih Slide Untuk Dipresentasikan

Sejarah Turbin Air

Perhitungan

Konstruksi & Cara Kerja

Perawatan

Jenis Jenis Turbin

Pemilihan Sesuai Kebutuhan

Sejarah Turbin Air

Jn Andrej Segner (1700) mengembangkan turbin air reaksi pada pertengahan tahun 1700.
Turbin ini mempunyai sumbu horizontal dan merupakan awal mula dari turbin air modern.
Turbin ini merupakan mesin yang sederhana yang masih diproduksi saat ini untuk
pembangkit tenaga listrik skala kecil. Segner bekerja dengan Euler dalam membuat teori
matematis awal untuk desain turbin.

Jean-Victor Poncelet (1820) mengembangkan turbin aliran kedalam

Benoit Fourneyon (1826) mengembangkan turbin aliran keluar. Turbin ini sangan efisien
(Hingga 80%) yang mengalirkan air melalui saluran dengan sudu lengkung satu dimensi.
Saluran keluaran juga mempunyai lengkungan pengarah.

Uriah A. Boyden (1844) mengembangkan turbin aliran keluar yang meningkatkan performa
dari turbin Fourneyon. Bentuk sudunya mirip dengan turbin Francis.

digunakan secara James


kedalam hingga lebih
mengembangkan metode
sesuai dengan namanya,

B. Francis (1849) meningkatkan efisiensi turbin reaksi aliran


dari 90%. Dia memberikan test yang memuaskan dan
engineering untuk desain turbin air. Turbin Francis dinamakan
yang merupakan turbin air modern pertama dan masih luas.

Komponen dlm Turbin Air


Rotor yaitu bagian yang berputar pada sistem
yang terdiri dari :

Rotor

Stator

Sudu-sudu berfungsi untuk menerima beban


pancaran yang disemprotkan Oleh nozzle.

Poros berfungsi untuk meneruskan aliran


tenaga yang berupa gerak putar yang
dihasilkan oleh sudu.

Bantalan berfungsi sebagai perapat-perapat


komponen-komponen dengan tujuan agar
tidak mengalami kebocoran pada sistem.

Stator yaitu bagian yang diam pada sistem


yang terdiri dari:

Pipa pengarah/nozzle berfungsi untuk


meneruskan aliran fluida sehingga tekanan
dan kecepatan alir fluida yang digunakan di
dalam sistem besar.

Rumah turbin berfungsi sebagai rumah


kedudukan komponen komponen dari
turbin.

Cara Kerja

Jenis Jenis Turbin


Berdasarkan Perubahan Momentum Fluida Kerjanya

ENERGI POTENSIAL

ENERGI MEKANIK

TURBIN AIR

IMPULS
Tekanan air dari nozzle = tekanan atmosfer lingkungan

Turbin Pelton
Turbin Turgo
Turbin Cross-Flow

REAKSI
tekanan air masuk > tekanan air keluar

Turbin Francis
Turbin Kaplan
dan Propeller

Turbin Pelton
Karakteristik Turbin Pelton :
Bentuk sudu turbin terdiri dari dua bagian yang
simetris sehingga pancaran air mengenai tengah
sudu lalu berbelok ke kedua arah sehinga bisa
membalikkan pancaran air dengan baik dan
membebaskan sudu dari gaya-gaya samping.

Kelebihan Turbin Pelton :


Daya yang dihasilkan besar
Konstruksi yang sederhana
Mudah dalam perawatan
Teknologi yang sederhana mudah diterapkan di daerah yang terisolir.
Kekurangan :
Memerlukan investasi yang lebih banyak

Turbin Turgo
Seperti Pelton, namun kecepatan putar turbin turgo
lebih besar. Akibatnya dimungkinkan transmisi langsung
dari turbin ke generator
Karakteristik Turbin Turgo :
Turbin Turgo dapat beroperasi pada head 30 s/d 300
m. Seperti turbin pelton turbin turgo merupakan
turbin impuls, tetapi sudunya berbeda. Pancaran air
dari nozzle membentur sudu pada sudut 20 derajat
Kelebihan :
Efisiensi total dalam operasi meningkat
Biaya Maintenance Turun.
Kekurangan :
Membutuhkan lebih banyak tempat

Turbin Cross-Flow
Pancaran air masuk turbin dan mengenai sudu
sehingga terjadi konversi energi kinetik menjadi
energi mekanis. Air mengalir keluar membentur
sudu dan memberikan energinya (lebih rendah
dibanding saat masuk) kemudian meninggalkan
turbin
Karakteristik Turbin Cross-Flow :
ukuran Turbin Cross-Flow lebih kecil dan lebih kompak
dibanding kincir air. Diameter kincir air yakni roda jalan
atau runnernya biasanya 2 meter ke atas, tetapi
diameter Turbin Cross-Flow dapat dibuat hanya 20 cm
saja sehingga bahan-bahan yang dibutuhkan jauh lebih
sedikit, itulah sebabnya bisa lebih murah. Demikian
juga daya guna atau effisiensi rata-rata turbin ini lebih
tinggi dari pada daya guna kincir air.
Kelebihan :
Pemanfaatan air 2x membuat Efektivitas & Efisiensi Meningkat
Kekurangan :
Perputaran Turbin sangat lambat

IMPULS REAKSI

Turbin Francis

Turbin Francis merupakan salah satu turbin reaksi. Turbin dipasang diantara
sumber air tekanan tinggi di bagian masuk dan air bertekanan rendah di
bagian keluar. Turbin Francis menggunakan sudu pengarah. Sudu pengarah
mengarahkan air masuk secara tangensial
Karakteristik Turbin Francis :
Turbin yang dikelilingi dengan sudu pengarah semuanya terbenam dalam air. Air
yang masuk kedalam turbin dialirkan melalui pengisian air dari atas turbin (schact)
atau melalui sebuah rumah yang berbentuk spiral (rumah keong). Semua roda jalan
selalu bekerja. Daya yang dihasilkan turbin diatur dengan cara mengubah posisi
pembukaan sudu pengarah.
Keuntungan
Variasi dalam kepala operasi dapat dengan mudah dikendalikan pada turbin Francis
Kelemahan :
Sulit dalam Perawatan & Pembersihan

Turbin Kaplan dan Propeller

Turbin Kaplan dan propeller merupakan turbin rekasi aliran


aksial.Turbin ini tersusun dari propeller seperti pada perahu. Propeller
tersebut biasanya mempunyai tiga hingga enam sudu.
Karakteristik Turbin Kaplan & Propeller :
Turbin ini tersusun dari propeller seperti pada perahu. Propeller tersebut
biasanya mempunyai tiga hingga enam sudu.
Keuntungan :
Turbin Ini Memiliki Tingkat Efisiensi Tertinggi
Kekurangan
Membutuhkan Biaya Yang Besar Untuk Mendesain,Menginstalasi

Perhitungan

Pemilihan Turbin

Pemilihan dengan Pengaruh harga kecepatan spesifik terhadap jenis atau


macam turbin.
Putaran Spesifik (Ns)

Jenis Turbin

4 - 35.

Pelton satu nozzel

17 - 50

Pelton dua nozzel

24 - 70

Pelton banyak nozzel

70 - 120

Francis kecepatan rendah

120 - 200

Francis kecepatan menengah

200 - 350

Francis kecepatan tinggi

350 - 450

Francis Express Type

300 - 550

Propeller atau Kaplan kecepatan rendah

550 - 750

Propeller atau Kaplan kecepatan menengah

750 - 1000

Propeller atau Kaplan kecepatan tinggi

Pemilihan Turbin

Pemilihan Berdasarkan Tinggi Jatuh Air

No

Tinggi jatuh air / head (m)

Type / Jenis Turbin

0 sampai 25

Kaplan atau Francis

(lebih cocok Kaplan)


2

25 sampai 50

Kaplan atau Francis


(lebih cocok francis)

50 sampai 150

Francis

150 sampai 250

Francis atau pelton


(lebih cocok francis)

250 sampai 300

Francis atau pelton


(lebih cocok pelton)

Di atas 300

Pelton