Anda di halaman 1dari 5

PENGARUH MEDIA ARANG TEMPURUNG KELAPA-BARIUM KARBONAT

TERHADAP PENINGKATAN KEKERASAN PERMUKAAN MATERIAL


BAJA ST 37DENGAN PROSES PACK CARBURIZING

Disusun oleh:
Nama:

Alfi Ligandhi
Adrian Luthfi F
David Reyhad
M Abdul Aziz
Taufik Abdillah
Kelas: 1-MA

PROGRAM DIPLOMA III TEKNIK MESIN


JURUSAN TEKNIK MESIN

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG


2015
1.1

Latar Belakang

Baja st 37 merupakan jenis baja berkarbon rendah dengan kandungan karbon sekitar
< 0,25%C.Baja karbon rendah adalah material yang dalam penggunaannya digunakan
sebagai bahan dari kontruksi umum. Karena baja karbon rendah mempunyai keuletan yg
tinggi dan mudah dimachining,tetapi kekerasannya rendah dan tidak tahan aus.
Untuk meningkatkan sifat fisis atau mekanik dari suatu material baja, biasanya
menggunakan proses heat treatment (perlaakuan panas), seperti : hardening, quenching,
annealing. Namun untuk baja berkarbon rendah seperti baja st 37 tidak bisa dilakukan proses
heat treatment secara langsung. Hal ini disebabkan oleh kandungan karbon yang ada didalam
baja tersebut rendah.
Salah satu cara untuk meningkatkan kekerasan permukaan material baja berkarbon
rendah adalah dengan cara karburasi. Karburasi adalah sebuah proses penambahan unsur
Karbon pada permukaan logam dengan cara difusi untuk meningkatkan sifat fisis dan
mekanisnya. Proses karburasi ini biasanya dilakukan pada baja karbon rendah yang
mempunyai sifat lunak dan keuletan tinggi. Ada tiga jenis medium yang bisa dipakai
dalam proses karburasi ini. Medium padat atau pack carburazing, medium cair atau liquid
carburazing dan medium gas atau gas carburazing.
Pack carburazing adalah proses di mana karbon monoksida yang berasal dari senyawa
padat terurai pada permukaan logam menjadi karbon baru lahir dan karbon dioksida. Karbon
baru lahir diserap ke dalam logam, dan karbon dioksida segera bereaksi dengan bahan karbon
hadir di kompleks karburasi solid untuk menghasilkan karbon monoksida segar. Media yang
biasa digunakan dalam pack carburazing adalah arang, karena arang memilik unsur karbon
yang besar. Arang digunakan bisa berasal dari arang kayu bakar, arang tempurung kelapa, dan
arang batubara.
Pohon kelapa yang banyak tumbuh didaerah tropis seperti di Indonesia, memiliki
banyak manfaat bagi masyarakat. Selain dari buah, batang dan daun kelapa, tempurung
kelapa pun

memiliki manfaat yang besar daripada hanya menjadi sampah yang tidak

berguna. Tempurung kelapa bisa diolah menjadi arang yang berguna untuk proses
pembakaran. Dikarenakan kesedian tempurung kelapa yang melimpah dan harganya yang
lebih murah dibandingkan dengan arang kayu bakar, sehingga arang tempurung memiliki
beberapa keunggulan dibandingkan dengan arang yang lainya.

Berdasarkan uraiain diatas maka kelompok memutuskan untuk melakukan penelitian


tentang Pengaruh Media Arang Tempurung Kelapa-Barium Karbonat Terhadap Peningkatan
Kekerasan Permukaan Material Baja ST 37 dengan Proses Pack Carburizing.

1.2

Rumusan Masalah
1. Bagaimana pengaruh proses pack carburizing dengan media arang tempurung
kelapa terhadap material baja st 37?
2. Berapa besar kekerasan permukaan material st 37 sebelum dan sesudah proses
pack carburizing dengan media arang tempurung kelapa?
3. Bagaimana pengaruh persentase barium karbonat terhadap besar kekerasan
permukaan material st 37 dalam proses pack carburizing dengan media arang
tempurung?

1.3

Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini , antara lain :
1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh proses pack carburizing dengan media
arang tempurung kelapa terhadap material baja st 37.
2. Untuk mengetahui berapa besar kekerasan permukaan material st 37 sebelum dan
sesudah proses pack carburizing dengan media arang tempurung.
3. Untuk mengetahui pengaruh persentase barium karbonat terhadap besar kekerasan
permukaan material st 37 dalam proses pack carburizing dengan media arang
tempurung

1.4

Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini adalah :
1. Dapat melakukan uji kekerasan material menggunakan metode Rockwell.
2. Dapat menentukan besar kekerasan material.
3. Dapat melakukan proses pack carburizing pada material baja st 37.

1.5

Metode Penelitian

Dalam penelitian ini dilakukan dengan cara metode eksperimen. Dalam


pengujian kekerasan material baja st 37 dilakukan dengan metode uji kekerasan
rockwell.

1.6

Sistematika Penulisan

BAB I Pendahuluan
1.1
1.2
1.3
1.4
1.5
1.6

Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Metode Penelitian
Sistematis Penulisan

BAB II Kajian Teori


3.1
3.2
3.3
3.4
3.5
3.6

Baja ST 37 dan Baja karbon rendah


Kegunaan Baja karbon rendah
Keunggulan dan Kelemahan Baja Karbon Rendah
Pengertian dan fungsi Pack Carburizing
Jenis-jenis Pack Carburizing
Proses Pack Carburizing

BAB III Metode Penelitian


3.1
3.2
3.3
3.4

Rancangan Penelitian
Instrumen Alat dan Bahan
Jadwal Penelitian
Langkah-Langkah Penelitian

BAB IV Pembahasan Hasil Penelitian


BAB V Kesimpulan dan Rekomendasi
5.1

Kesimpulan
5.2 Rekomendasi