Anda di halaman 1dari 8

Awal Mula Teh Sosro

 Merek sosro berasal dari nama keluarga


Sosrodjojo
 Mulai merintis usaha bernama Teh Wangi
Melati Slawi di Kota kecil di Jawa Tengah pada tahun
1940 dengan merek Cap Botol
 Yang menarik,mereka telah menggunakan
prinsip Branding
 Prinsip Utama Branding : nama merek mudah
diucapkan dan diingat,juga dari sisi geografis
mudah dikenali dan diingat
Latar Belakang Pemilihan
Merek
• Botol mudah dimengerti dan tidak
bermakna ganda
• Mudah diingat semua konsumen dan
dicantumkan gambar agar orang
buta huruf juga mengerti merek
tersebut
• Botol tidak mempunyai
citra/konotatif negatif
Awal dari Inovasi
 Memulai menerobos pasar Jakarta karena
potensi pasar yang besar dan sebagai sentra
perdagangan yang memudahkan pemasaran ke
daerah lain dengan program cicip rasa:
1. Pengumpulan massa setelah berkumpul lalu teh
mulai diseduh karena butuh Waktu para
pengunjung tidak dapat dipertahankan tetapi
kurang efektif.
2. Teh diseduh laulu disimpan di tempayan karena
jalan waktu itu kurang rata banyak teh yang
tumpah
Inovasi
 Kemudian muncul cara
sederhana tetapi efektif, yaitu
dengan cara air teh dimasukkan
botol yang telah dicuci.
 Apalagi berdasarkan
pengalaman tidak semua orang bisa
menyeduh teh dengan baik dan
benar
Berdirinya Teh Botol Sosro
 Pada tahun 1969 Keluarga Sosrodjojo mulai
menjual teh siap minum dalam kemasan botol
dan menggunakan merek Teh Botol Sosro
 Merek itu dipakai untuk mendompleng
merek Teh Seduh Cap Botol yang terlebih dulu
populer dan mengambil nama belakang Keluarga
Sosrodjojo.
 Pada Tahun 1974,berdirilah PT. Sinar Sosro
di kawasan Ujung Menteng
 Merupakan pabrik teh siap minum dalam
botol pertama di Indonesia dan pertama di dunia
Cara Penjualan
 Lebih sering disebut teh botol.Pada awalnya
pembotolan dilakukan secara manual tetapi
ketika permintaan pasar meningkat cara
konvesional yang tidak memakai bahan
pengawet.Karena permintaan per hari meningkat
menjadi 100 krat per hari ,maka dipertimbangkan
kembali merubah cara konvesional menjadi cara
modern dengan mesin yang berkapasitas 6.000
botol per jam.Sehingga diperlukan juga upaya
pemasaran yang intensif.
 Merintis penjualan di pinggir jalan.Setiap
penjualan dibekali dengan cooler box.Ternyata
strategi ini berhasil dan diiringi warehouse di luar
kota Jakarta
Merk Generik
 Awal dasawarsa 1980,mulai
banyak persaingan di pasar
teh.Kemudian dibuat perbedaan
dengan merk lain dengan cara
menyebut Teh Botol berubah menjadi
Teh Sosro.Dan langkah tersebut
berhasil.
 Kemudian muncul
inovasi,diantaranya Teh Kotak,Fruit
Tea,dan sederet inovasi lainnya
 Mereka juga berhasil menembus
Kesimpulan
• Menggunakan prinsip Branding yang
tepat
• Inovasi yang terus berkembang dari
tiap generasi
• Tetap mempertahankanTeh Botol
yang telah menjadi ikon dari pabrik
mereka