Anda di halaman 1dari 17

Hasil observasi SMAN 2

Surakarta
OLEH: BELLA SEBA S.U (K3314008/B)

P
R
O
FD
IK

HAL-HAL YG MENCAKUP PERTANYAAN


Kult
ur
Sek
olah

Super
visi

Komp
Komp
etensi
etensi
Keprib
Keprib
adian
adian

Kompe
Kompe
tensi
tensi
Pedag
Pedag
ogik
ogik

Kompe
Kompe
ntensi
ntensi
Sosial
Sosial

Komp
Komp
etensi
etensi
Profes
Profes
ional
ional

KULTUR SEKOLAH
Kedisiplinan
Kedisiplinan warga
warga sekolah
sekolah
Hubungan
Hubungan social
social antar
antar warga
warga sekolah
sekolah
Hubungan
Hubungan antar
antar sekolah
sekolah dengan
dengan komite
komite sekolah
sekolah
Hubungan
Hubungan antara
antara warga
warga sekolah
sekolah dan
dan orang
orang tua
tua
Hubungan
Hubungan antara
antara warga
warga sekolah
sekolah dan
dan orang
orang tua
tua
Sikap
Sikap peserta
peserta didik
didik terhadap
terhadap warga
warga sekolah
sekolah
Kegiatan
Kegiatan rutin
rutin warga
warga sekolah
sekolah

KEDISIPLINAN WARGA SEKOLAH

1. Masuk jam 6.30


2. PP No. 53 Thn 2010 pasal 3 , sebagai pegawai fungsional patuh
terhadap pejabat pemerintah : Guru setiap hari harus mengisi daftar
hadir dengan tanda tangan setiap pagi pukul 6.30.
3. Setiap anak yang terlambat dihukum dengan tidak boleh mengikuti
pelajaran dan diberi poin 10
4. Anak yang terlambat 3 kali , orang tuanya dipanggil
5. Lebih dari 3 kali, anak akan diskors selama 3 hari ,
6. Hingga poin mencapai 150 maka, siswa/siswi akan di DO dari sekolah
7. Di sekolah tidak boleh membawa HP.

HUBUNGAN SOCIAL ANTAR WARGA SEKOLAH

1. Hubungan antara warga sekolah sangat baik, meliputi guru, murid,


staf, pekerja, hingga petugas keamanan sekolah.
2. Hubungan guru dengan kepala sekolah, agak sedikit tidak baik karena
kepala sekolah jarang memasuki ruang guru. Terutama hubungan
kepala sekolah dengan pak Wagiman, tidak baik karena di sekolah pak
Wagiman ,terkenal sebagai guru yang menentang peraturan yang nilai
tidak baik untuk diterapkan di dunia pendidikan
3. Hubungan Pak wagiman dengan sesama guru kimia sangat baik,
saling mengisi apabila salah satu diantara guru tidak dapat mengajar,
tanpa diminta.
4. Hubungan Pak Wagiman dengan murid sangat akrab, karena Pak
Wagiman berharap jika dekat murid bisa mengetahui kesulitankesulitan yang dihadapi oleh murid.

HUBUNGAN ANTAR SEKOLAH DENGAN KOMITE SEKOLAH

1. Hubungan sekolah dalam hal tugas dan fungsinya


kurang baik, sebab sejak pak Wagiman bekerja di
SMAN 2 Surakarta , ketua komite tidak pernah
berganti.
2. Tidak ada komunikasi sebagaimana mestinya antara
wali murid dengan pihak sekolah yang dihubungkan
oleh komite.
3. Komite sebagai penampung aspirasi, atau pemberi
pemasukan terhadap sekolah tidak pernah berjalan
sesuai dengan fungsinya.

HUBUNGAN ANTARA WARGA SEKOLAH DAN ORANG TUA

1. Tidak pernah ada pertemuan antara pihak sekolah & ketua komite
dengan orang tua.
2. Orang tua tidak ada yang mempertanyakan pendidikan anakanaknya
3. Meski tidak keluhan dari orang tua ke pihak sekolah, tetap saja ini
adalah hubungan yang tidak sehat.

HUBUNGAN ANTARA WARGA SEKOLAH DAN ORANG TUA


SIKAP PESERTA DIDIK TERHADAP WARGA SEKOLAH

1.

1. Peserta didik dengan warga sekolah sopan ketika bertemu guru.


Misalnya ketika bertemu guru mencium tangan
2. Tidak hanya dengan pak Wagiman, murid-murid sangat akrab dengan
guru yang lain.

KEGIATAN RUTIN WARGA SEKOLAH

1. Setiap tiba waktu solat dhuhur maka, siswa/siswi SMAN2 Surakarta


melakukan solat dhuhur secara bergantian.
2. ada rapat tiap 3 bulan ada pertemuan keluarga besar SMA 2
Surakarta

KOMPETENSI KEPRIBADIAN
1. Pak Wagiman merupakan sosok guru yang idealis.
2. Beliau menganggap bahwa pekerjaan merupakan amanah, dan bagian
dari ibadah.
3. Beliau adalah guru yang taat terhadap aturan, hukum yang berlaku di
Indonesia, dan seseorang yang agamis.
4. Pak Wagiman juga sangat menentang kebijakan yang dapat
menghambat perkembangan siswa di dunia pendidikan
5. Artinya Pak Wagiman adalah seorang yang sangat berdedikasi dibidang
pendidikan.
6. Beliau memiliki prinsip , meskipun beliau sendirian, ketika apa yang
perjuangkan adalah kebenaran, maka beliau akan berusaha untuk terus
memperjuangkannya.
7. Beliau tidak takut dengan siapapun termasuk kepala kecuali kepada
Tuhan.
8. Beliau mendidik anak, dengan dedikasi yang tinggi, bahkan beliau juga
berucap bahwa beliau merupakan pelayan bagi murid bukan raja.

KOMPETENSI SOSIAL
1. Hubungan Pak Wagiman dengan sesama rekan guru sangat baik
Misalnya: Ketika tidak bisa mengisi jam pelajaran maka guru kimia
yang lain akan mengisi, hal sama pun juga pak Wagiman .
2. Hubungan Pak Wagiman dengan murid juga sangat dekat.
3. Beliau adalah orang yang sangat berdedikasi di dunia pendidikan

KOMPETENSI PEDAGOGIK

KOMPETENSI PROFESIONAL

SUPERVISI

Terima kasih