Anda di halaman 1dari 2

BAB II

ISI

Plasma cutting adalah proses yang digunakan untuk memotong baja atau logam
lain dari ketebalan yang berbeda (atau kadang-kadang bahan lain) dengan menggunakan
torch plasma. Dalam proses ini, gas inert (di beberapa unit, udara terkompresi) ditiup
dengan kecepatan tinggi keluar dari nozel, pada waktu yang sama busur listrik terbentuk
melalui gas dari nozel ke permukaan yang dipotong, mengubah sebagian dari gas
menjadi plasma. Plasma cukup panas untuk melelehkan logam yang dipotong dan
bergerak cukup cepat untuk meniup logam cair dari yang dipotong. Plasma juga dapat
digunakan untuk pengelasan busur plasma dan aplikasi lainnya.
Proses pemotongan logam plasma adalah melalui penggunaan gas (beberapa unit
bahkan menggunakan udara terkompresi) yang dipaksa melalui nozzle pada kecepatan
tinggi melalui kompresi. Pemotong plasma membentuk busur listrik di dipaksa gas
melalui nozzle. Busur listrik ternyata bagian dari gas menjadi plasma. Ini adalah plasma
gas ini sebenarnya yang melakukan pemotongan. Gas tidak hanya pemotongan tetapi
terpaksa melalui nozzle pada kecepatan seperti logam yang meleleh ditiup menjauh dari
dipotong.

1.1 Karakteristik Proses


HF Contact Tipe yang biasanya ditemukan di mesin industri menggunakan frekuensi
tinggi, percikan tegangan tinggi ke ionise udara melalui kepala torch dan membentuk
sebuah busur. Hal ini mengakibatkan torch untuk terhubung dengan benda pekerjaan
yang dipotong, dan tidak cocok untuk aplikasi jenis pemotongan CNC.

Pilot Arc Type menggunakan dua pendekatan siklus untuk memproduksi plasma, karena
untuk menghindari kebutuhan untuk kontak awal. Pertama, tegangan tinggi, rangkaian
arus yang rendah digunakan untuk menginisialisasi percikan yang sangat kecil dengan
intensitas tinggi di dalam torch, sehingga menghasilkan saku kecil plasma gas. Hal ini
disebut sebagai pilot busur. Pilot busur memiliki jalur listrik dibangun kembali ke
kepala obor. Pilot busur akan mempertahankan dirinya sampai dibawa ke kedekatan
dari benda kerja tempat membakar utama pemotongan busur plasma. Busur plasma
sangat panas dan berada dalam kisaran dari 15.000 derajat Celcius.

Plasma adalah sarana yang efektif untuk memotong bahan yang tipis dan tebal sama.
Obor dipegang tangan biasanya dapat dipotong untuk 2 in (48 mm) tebal pelat baja, dan
lebih kuat obor yang dikendalikan komputer dapat menusuk dan memotong baja sampai
12 inci (300 mm) tebal. Dulu, pemotong plasma hanya bisa bekerja pada bahan
konduktif, namun teknologi baru memungkinkan mesin plasma busur dilampiri dalam
nozzle, sehingga memungkinkan cutter untuk digunakan untuk keperluan non-konduktif
seperti kaca workpieces [rujukan?] Dan plastik. [ rujukan?]

Pengelasan plasma sangat mirip dengan las TIG yaitu busur dibentuk antara
elektroda tungsten mengenai benda kerja. Namun, dengan menempatkan elektroda di
dalam torch, busur plasma terlindung dari lapisan gas. Hal ini memaksa plasma keluar
melalui tembaga halus nozel yang mengkonstruksi busur. Tiga modus pengoperasian
dapat dihasilkan dengan memvariasikan diameter bore dan aliran gas plasma yang
dihasilkan.

Anda mungkin juga menyukai