Anda di halaman 1dari 13

BAGIAN OBSTETRI & GINEKOLOGI

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
SISTEM RUJUKAN

DISUSUN OLEH:
Dewi Apraha Asmin
110207012
SUPERVISOR:
dr. Nuraini Abidin, Sp. OG
DIBAWAKAN DALAM RANGKA KEPANITERAAN KLINIK
BAGIAN OBSTETRI GINEKOLOGI
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2015

PENDAHULUAN
Maternity care
o Ante/prenatal
o Intra partum care
o Postpartum
Bentuk pelayanan
kesehatan reproduksi

Strategi pendekatan resiko

LATAR BELAKANG
Setiap kehamilan mempunyai kemungkinan untuk mendapat
komplikasi atau penyulit, yang dapat membahayakan ibu atau
bayi, baik berupa kesakitan maupun kematian. Persepsi ini
berkembang pula di masyarakat tradisional, yang menganggap
bahwa tiap kehamilan/persalinan, nyawa ibu dan bayi
taruhannya. Atas dasar itu, harus ada upaya untuk
memberdayakan ibu hamil, suami, keluarga dan masyarakat,
agar bisa menyelamatkan ibu dan bayi.
Proses penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia
lambat, antara lain disebabkan oleh:
Persentase persalinan di rumah masih tinggi, yaitu 70%
Kasus Rujukan Terlambat masih banyak
Pendekatan yang bersifat kuratif reaktif terhadap komplikasi
persalinan, ternyata tidak cukup untuk dapat menurunkan
jumlah kematian/kesakitan ibu dan bayi baru lahir.

SISTEM RUJUKAN

Rujukan

Rujukan upaya
kesehatan

1.Rujukan kesehatan
2.Rujukan Medik

Komunikasikan
rencana merujuk
dengan ibu dan
keluarganya

PERENCANAAN RUJUKAN

STRATEGI PENDEKATAN RISIKO


Berdasarkan

Rujukan Dini
Berencana (RDB) atau
Rujukan Dalam Rahim
(RDR)
Rujukan Tepat Waktu
(RTW)

Keterlambatan Rujukan

aspek masyarakat/keluarga

Aspek dukun
Aspek Bidan
Aspek Puskesmas
Aspek Rumah Sakit

BEBERAPA FAKTOR PENYEBAB KEMATIAN IBU


DI INDONESIA

Faktor

PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU


(AKI)

Peningkatan kualitas dan cakupan layanan


Peningkatan kapasitas manajemen pengelola
program
Sosialisasi dan advokasi

KESIMPULAN
Rujukan dilakukan apabilah tenaga dan
perlengkapan di suatu fasilitas
kesehatan tidak mampu
menatalaksanakan komplikasi yang
mungkin terjadi. Rujukan ibu hamil dan
neonatus yang beresiko tinggi
merupakan komponen yang penting
dalam sistem pelayanan kesehatan
maternal. Dengan memahami sistem
dan cara rujukan yang baik, tenaga
kesehatan diharapkan dapat
memperbaiki kualitas pelayanan pasien

TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT
ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATU