Anda di halaman 1dari 2

Nama :

No.Reg :
LATIHAN UAS PROGRAM LINIER
1. Perusahaan Trimegah Jaya bergerak di bidang produksi dan bahan batik tulis. Guna
menghasilkan batik-batik tulis cantik yang diinginkan para konsumennya, perusahaan
ini mempunyai 3 lokasi workshop dengan kapasitas produksi untuk workshop 1, 2, 3
berturut-turut adalah 30, 25, dan 40 potong perbulannya. Perusahaan ini mensupplai
kebutuhan batik dari 4 orang designer yang merupakan langganan utamanya.
Kebutuhan pabrik dari keempat orang designer tersebut adalah 25 potong
perbulannya. Total biaya produksi di setiap workshop tersebut adalah Rp. 50.000,- per
potongnya. Biaya pengiriman per potong dari setiap workshop ke setiap designer
terlihat pada table berikut :
Designer 1
Designer 2
Designer 2
Workshop 1
6000
2000
4000
Workshop 2
1000
4000
2000
Workshop 3
7000
5000
8000
Setiap designer memberikan harga yang berbeda untuk setiap potong batik yang
dimintanya.
Designer
Harga yang diberikan
1
62000
2
60000
3
65000
Pihak manajemen perusahaan tersebut ingin mengetahui bagaimana sebaiknya
pengaturan jumlah pengiriman dari setiap workshop ke setiap designer agar
keuntungan yang diperoleh maksimal dan tentukan pula workshop mana yang masih
mempunyai persediaan batik untuk dijual ke konsumen lainnya pada setiap akhir
bulan dan dalam jumlah berapa.
2.

Sebuah perusahaan penerbangan regional dapat membeli bahan bakar jetnya dari tiga
penjual. Untuk bulan mendatang perusahaan penerbangan ini membutuhkan pada
tiap-tiap bandara dari ketiga bandara yang dilayaninya sebanyak 100.000,- gallon di
bandara 2 dan 350.000,- gallon di bandara 3. Setiap penjual dapat memasukkan bahan
bakar dari tiap-tiap bandara dengan harga (dalam sen dolar per gallon) yang diberikan
oleh daftar berikut :
Bandara 1
Bandara 2
Bandara 3
Penjual 1
92
90
90
Penjual 2
91
91
95
Penjual 3
87
90
92
Tetapi tiap-tiap penjual dibatasi oleh jumlah gallon yang dapat ia sediakan selama
sebulan. Kapasitas mereka adalah 320.000 galon bagi penjual 1, 270.000 galon bagi
penjual 2 dan 190.000 galon bagi penjual 3.
a. Tentukan suatu kebijaksanaan pembelian yang akan mensuplai kebutuhan
perusahaan penerbangan ini pada tiap bandara dengan biaya total minimum.
b. Selesaikan dengan metode Least Cost dan Stepping stone!
1

3. Perusahaan Jasa angkutan memiliki 6 travel dengan pool yang berbeda-beda dan
berjauhan dengan masing-masing travel hanya terdiri dari 1 kendaraan. Kendaraan
tersebut akan dikirim ke enam kota untuk menjemput wisatawan dengan jarak dari
tempat travel ke masing-masing kota terlihat seperti dalam table berikut :
K1
K2
K3
K4
K5
K6
T1
41
72
39
52
25
51
T2
22
29
49
65
81
50
T3
27
39
60
51
32
32
T4
45
50
48
52
37
43
T5
29
40
39
26
30
33
T6
82
40
40
60
51
30
a. Dapatkan solusi optimumnya dengan metode Hungaria!
b. Tentukan penugasan yang harus dilakukan untuk kasus di atas!
4. Perusahaan Berkah Jaya memiliki 4 buah pabrik yang akan memproduksi 4 jenis
produk baru. Ongkos pembuatan per unit untuk produk 1 pada pabrik 1, 2, 3, dan 4
adalah Rp.31,- ; Rp. 29,-; Rp. 32,- ; Rp. 28,- . Ongkos pembuatan per unit untuk
produk 2 pada pabrik 1, 2, 3, dan 4 adalah Rp.45,- ; Rp. 41,-; Rp. 46,- ; Rp. 42,-.
Ongkos pembuatan per unit untuk produk 3 pada pabrik 1, 2, 3, dan 4 adalah
Rp.38,- ; Rp. 35,-; Rp. 40,- (Pabrik 4 tidak membuat produk ini). Ongkos pembuatan
per unit untuk produk 4 pada pabrik 1, 2, 3, dan 4 adalah Rp.42,- ; Rp. 35,-; Rp.
40,- ; Rp. 25,-. Berdasarkan prediksi penjualan yang telah dibuat ditentukan bahwa
masing-masing produk setiap harinya harus dibuat sebanyak :
Produk 1 : 3000 unit
Produk 2 : 1000 unit
Produk 3 : 2500 unit
Produk 4 : 1500 unit
Kapasitas produksi per hari pada masing-masing pabrik adalah sebagai berikut :
Produk 1 : 1000 unit
Produk 2 : 2000 unit
Produk 3 : 1500 unit
Produk 4 : 2000 unit
a. Bagaimanakah formulasi persoalan transportasi di atas dan solusi optimumnya?
b. Selesaikan dengan metode NWC dan MODI!