Anda di halaman 1dari 11

Suspensi Kering

Definisi
Campuran sirup dalam keadaan kering,
yang akan didispersikan dengan air pada
saat akan digunakan
Suspensi yang siap digunakan atau
dikonstitusikan dengan sejumlah air untuk
injeksi atau pelarut lain yang sesuai
sebelum digunakan

Alasan pembuatan sirup


kering
Stabilitas zat aktif didalam pelarut air
terbatas, baik stabilitas kimia atau
stabilitas fisik. Umumnya antibiotik
mempunyai stabilitas yang terbatas
didalam pelarut air

Persyaratan suspensi
rekonstitusi
Campuran serbuk/granul haruslah merupakan
campuran yang homogen, sehingga konsentrasi/dosis
tetap untuk setiap pemberian obat
Selama rekonstitusi campuran serbuk harus
terdispersi secara cepat dan sempurna dalam
medium pembawa
Suspensi yang sudah direkonstitusi harus dengan
mudah didispersikan kembali dan dituang oleh pasien
untuk memperoleh dosis yang tepat dan serba sama
Produk akhir haruslah menunjukkan penampilan, rasa
dan aroma yang menarik

Keuntungan
Untuk zat aktif yang tidak stabil
dalam pembawa air
Kestabilan zat aktif dapat
dipertahankan karena kontak zat
padat dengan medium pendispersi
dapat dipersingkat dengan
mendispersikan zat padat dalam
medium pendispersi pada saat akan
digunakan

hal yang perlu diperhatikan dalam


pembuatan campuran kering
Gunakan pengaduk yang sesuai
Tentukan pengadukan yang sesuai
Hindari pengumpulan panas dan
kelembaban selama pengadukan
Batasi variasi suhu dan kelembaban.
Umumnya 70C dan RH lebih dari
40%
Batch yang sudah selesai diolah
harus disimpan terlindung dari
kelembaban

Jenis suspensi rekonstitusi


Suspensi rekonstitusi yang berupa
campuran serbuk
Suspensi rekonstitusi yang
digranulasi
Suspensi rekonstitusi yang
merupakan campuran antara granul
dan serbuk

Komponen formula
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

Zat aktif
Bahan pensuspensi
Pemanis
Wetting agent
Dapat
Pengawet
Flavor
Pewarna
anticaking

Evaluasi
Evaluasi Fisik
organoleptik,volume
sedimentasi,waktu
rekonstitusi,viskositas dan sifat
aliran,homogenitas,pH,kadar
air,ukuran partikel dan distribusi
ukuran partikel. BJ. Penentuan
volume terpindahkan

Evaluasi kimia
Penetapan kadar
identifikasi

Evaluasi biologi
Penetapan potensi antibiotik
Pengujian efektivitas pengawet
antimikroba