Anda di halaman 1dari 19

KEKERASAN TERHADAP

ANAK
Oleh : Iptu dr.Nopriansah

Apa itu kekerasan terhadap


anak?

Kekerasan terhadap anak dilihat dari aspek


kekerasan dan penelantaran terhadap anak
adalah Semua bentuk perlakuan menyakitkan
secara fisik maupun emosional, penyalahgunaan
seksual, penelantaraan, eksploitasi komersial
atau eksploitasi lain yang mengakibatkan cidera
atau kerugian nyata ataupun potensial terhadap
kesehatan anak, kelangsungan hidup anak,
tumbuh kembang anak, atau martabat anak
yang dilakukan dalam konteks hubungan
tanggung jawab, kepercayaan atau kekuasaan.

Anak dalam Undang-undang no 23 Tahun


2002

Menurut Undang Undang Nomor 23


Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,
yang dimaksud dengan anak adalah
seseorang yang belum berusia 18
(delapan belas ) tahun, termasuk dalam
kandungan.

Apa saja yang termasuk dalam kekerasan


terhadap anak?

Apa itu kekerasan fisik pada


anak?

kekerasan yang mengakibatkan cidera


fisik nyata ataupun potensial terhadap
anak sebagai akibat dari interaksi atau
tidak adanya interaksi yang layaknya
ada dalam kendali orang tua atau orang
dalam hubungan posisi tanggung jawab,
kepercayaan atau kekuasaan.
Dampak nyata dari kekerasan fisik:
membentuk mental anak yang suka
kekerasan, psikis yang tdk sehat, cacat
pada anak.

Apa itu kekerasan emosional/psikis


terhadap anak?

Adalah suatu perbuatan terhadap anak yang


mengakibatkan atau sangat mungkin akan
mengakibatkan gangguan kesehatan atau
perkembangan fsik, mental,spiritual, moral dan
sosial.
Contoh : pembatasan gerak, sikap tindak yang
meremehkan anak, memburukkan atau
mencemarkan, mengkambing-hitamkan,
mengancam, menakut-nakuti,
mendiskriminasi, mengejek atau menertawakan,
atau perlakuan lain yang kasar atau penolakan.

Apa yang dimaksud penelantaran


terhadap anak?

kegagalan dalam menyediakan segala


sesuatu yang dibutuhkan untuk tumbuh
kembangnya, seperti:
kesehatan,pendidikan, perkembangan
emosional, nutrisi,rumah atau tempat
bernaung, dan keadaan hidup yang
aman yang layaknya dimiliki oleh
keluarga atau pengasuh.

Apa itu kekerasan seksual terhadap anak?

Adalah pelibatan anak dalam kegiatan


seksual, di mana ia sendiri tidak
sepenuhnya memahami, atau tidak
mampu memberi persetujuan.
Kekerasan seksual ditandai dengan
adanya aktivitas seksual antara anak
dengan orang dewasa atau anak lain.

Biasanya seksual yang dialami anak-anak justru lebih


sering terjadi di dalam lingkungan terdekat anak. Antara
lain di dalam rumahnya sendiri, Sekolah, Lembaga
Pendidikan, dan Lingkungan Sosial anak. Pelakunya
adalah orang yang seharusnya melindungi anak, seperti
orang Tua, Paman, Guru, juga Bapak atau Ibu Tiri

10

Bentuk kekerasan seksual pada anak


diantaranya :
1.

2.

Memaksa atau menekan seorang anak untuk


melakukan aktivitas seksual (terlepas dari hasilnya).
Menampilkan pornografi untuk anak, melakukan
hubungan seksual terhadap anak-anak, atau
menggunakan anak untuk memproduksi Pornografi
anak secara paksa.

FAKTOR YANG MELATAR BELAKANGI TERJADINYA


KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK
11

1.
2.
3.
4.

5.

Sosial ekonomi yang rendah


Pendidikan yang rendah
Pengetahuan agama yang kurang
Kurangnya pengawasan orang tua
terhadap anak
Teknologi yang semakin canggih

DAMPAK KEKERASAN SEKSUAL


PADA ANAK
12

1.
2.

3.

Cidera fisik
Gangguan pada
kesehatan reproduksi
Gangguan psikologis pada
anak yang akan terbawa
sampai dewasa.

Gangguan
psikologis

13

PENTINGNYA PENDIDIKAN SEKS UNTUK ANAK USIA


DINI

Pendidikan seks pada anak didefinisikan


sebagai pendidikan mengenai anatomi
organ tubuh yang dapat dilanjutkan pada
reproduksi
seksual.
Mengajarkan
pendidikan
seks
kepada
anak
menghindarkan anak dari risiko negatif
perilaku seksual.
Banyak orang tua merasa segan dan risi
untuk membahas topik seks dengan anakanak, apalagi anak mungkin lebih risi, dan
kemungkinan besar dua masalah ini
14
membuat semua pihak lebih sulit untuk

Pendidikan seks wajib diberikan orang tua


kepada anaknya sedini mungkin, tepatnya
dimulai saat anak masuk usia 34 tahun,
karena pada usia ini anak sudah dapat
mengerti mengenai organ tubuh mereka dan
dapat pula dilanjutkan dengan pengenalan
organ tubuh internal.

15

Pendidikan seks lain yang secara tidak


disadari sudah dilakukan adalah mengajari
anak untuk membersihkan alat genitalnya
dengan benar setelah buangair kecil
maupun buang air besar (BAB) agar anak
dapat mandiri dan tidak bergantung pada
orang lain. Pendidikan ini pun secara tidak
langsung dapat mengajari anak untuk tidak
sembarangan
mengizinkan
orang
lain
membersihkan alat kelaminnya.
16

TERAPI UNTUK ANAK KORBAN


KEKERASAN SEKSUAL
17

1.

2.

3.

Perhatian dan dukungan dari orang


sekitarnya
Meminta bantuan Psikolog atau Psikiater
untuk pemulihan Strees pasca trauma
Dokter anak untuk mengobati Cidera fisik

Perhatian dari
orang tua !!

Kasih
sayang
orang tua!!

18

TERIMA KASIH

19