Anda di halaman 1dari 2

Yth dr.

dovy
Assalamualaikum dok, saya Mela usia 28 tahun sekitar 2 bulan lagi saya
akan melahirkan, apa saja ya dok yang bisa saya lakukan untuk persiapan
saya melahirkan?apakah boleh senam hamil dok? Terimakasih dok atas
jawabannya.
Wa alaikum salam wr.wb
Terimakasih ibu atas pertanyaannya. Melahirkan adalah momen
yang dinanti-nanti oleh orang tua. Sekalipun dokter telah memprediksi
tanggal melahirkan, namun seringkali melahirkan terjadi mendahului
sebelum waktunya. Jika ibu mulai memasukan kehamilan trimester ketiga,
sebaiknya mulai mempersiapkan hal-hal penting ini agar tidak panik jika
melahirkan sewaktu-waktu terjadi. Hal-hal mulai dari rumah sakit untuk
tempat melahirkan si kecil. Perhatikan jarak tempuh yang harus dilalui dan
periksa apakah ibu perlu mendaftar dulu sebelum melahirkan. Lalu persiapan
tas ibu dan bayi yang bisa langsung di bawa jika tiba-tiba akan melahirkan,
perlengkapan bayi dan yang paling utama adalah kesiapan fisik maupun
mental ibu agar tetap sehat, bugar dan relaks. Kesiapan fisik ini bisa
dilakukan dengan melakukan senam hamil secara teratur dan dilakukan pada
usia kehamilan sudah memasuki trimester 3. Senam hamil sebaiknya
dilakukan 2 kali seminggu sampai Ibu memasuki waktu kelahiran.
Latihan senam teratur dan aplikasi gerakan yang benar membantu
ibu mengoptimalkan kesehatan tubuh, memperbaiki kinerja jantung,
mengatur berat badan, mengurangi nyeri pinggang, mempersiapkan otototot untuk persalinan, serta membantu pemulihan kondisi paska persalinan
dengan lebih cepat. Latihan ini juga membantu tubuh memproduksi hormon
endorphin yang membuat mama merasa lebih baik. Adapun 6 gerakan
senam yang dapat ibu-ibu lakukan antara lain adalah:
Senam Kegel adalah senam perenggangan dan bertujuan menguatkan
panggul ibu hamil karena dapat melatih dan menguatkan otot-otot
dasar panggul untuk persalinan lebih mudah. Senam Kagel juga dapat
melatih otot di sekitar uretra, kandung kemih, rektum dan rahim.
Gerakan Senam Kagel dapat dilakukan ketika sedang duduk maupun
berdiri, dengan durasi berkisar 3-10 detik, dan diulangi latihan 4 kali
dalam satu hari.
Jalan Kaki dapat mengurangi waktu persalinan, dan sebaiknya mulai
dilakukan trimester ketiga karena dapat membantu posisi bayi agar
masuk ke jalur lahir.
Senam Jongkok, dimulai dengan posisi punggung lurus (berdiri) dan
secara perlahan menurunkan badan sampai posisi jongkok, tahan
posisi jongkok hingga 10 detik dan kembali ke posisi berdiri. Ulangi
gerakan Senam Jongkok beberapa kali sehari dengan tujuan
memperkuat otot paha dan perenggangan otot panggul sehingga lebih
memudahkan persalinan.

Miringkan panggul dapat meningkatkan kekuatan otot perut dan


meredakan sakit pinggang terutama pada usia kehamilan trimester
ketiga. Gerakan Senam Hamil ini dimulai dengan posisi merangkak
dengan kepala sejajar punggung. Selanjutnya tengadah kepala ke atas
sambil menarik nafas dan melepas nafas. Lakukan dengan santai
dengan diulang beberapa kali sehari.
Pose Tailor atau disebut pose kupu-kupu dalam yoga adalah gerakan
senam hamil dengan duduk di lantai dan punggung lurus. Kedua
telapak kaki saling menyentuh rapat dan dorong lutut ke arah bawah
hingga menyentuh lantai. Lakukan gerakan ini 10-20 detik dan ulangi
beberapa kali sehari, untuk melatih otot paha menghilangkan stres
punggung bawah.
Berbaring Rileks dengan posisi kaki lurus menumpu pada dinding dan
posisi kedua tangan menyamping dan telapak tangan menghadap
keatas. Anda bisa sambil memejamkan mata dan tarik napas secara
perlahan hingga ibu hamil didapatkan ketenangan.
Berenang, dengan melakukan olahraga berenang akan membantu
melatih pernafasan ibu sehingga pada saat akan melahirkan lebih
nyaman.

Namun stop latihan ibu jika merasa mual, pusing dan lelah;
merasakan kontraksi uterus; keluar cairan atau darah dari vagina; atau
merasa nyeri dada dan sesak napas. Kenali beberapa tanda menjelang
melahirkan juga yaitu berupa: keluar lendir bercampur darah dari vagina,
kontraksi yang jaraknya semakin berdekatan dan pecahnya air ketuban. Jika
tidak yakin dengan tanda-tanda yang muncul, coba hubungi dokter atau
rumah sakit. Mereka akan menanyakan tanda-tanda yang ibu alami dan
memberitahu apa yang harus dilakukan. Namun, bila air ketuban sudah
pecah, jangan ragu lagi bu. Segera berangkat ke rumah sakit bersalin. Saya
kira beberapa hal diatas yang penting dipersiapkan sebelum ibu melahirkan.
Semoga informasinya bermanfaat ya bu.