Anda di halaman 1dari 11

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

A. KARAKTERISTIK MAGNETISASI INTI TRAFO


1. TUJUAN PERCOBAAN.
Pada akhir percobaan ini Mahasiswa dapat
menggambarkan kurva karakteristik magnetisasi dari
transformator.
2. PENDAHULUAN.

I1

F=N.I
Primer

Sekunder

Transformator merupakan sebuah mesin listrik yang dapat


merubah dan mentransfer tenaga listrik dari suatu rangkaian
listrik ke rangkaian lainnya dengan cara induksi melalui
gabungan elektromagnet pada frekuensi konstan.
Arus listrik yang mengalir pada kumparan transformator
akan menimbulkan gaya gerak magnit (g.g.m) yaitu kemampuan
yang dipunyai inti trafo untuk mengalirkan fluksi m atau dapat
disebut sebagai potensial magnetis g.g.m .F = N.I
Kemampuan untuk mengalirkan arus magnit ( fluksi m)
per satuan panjang inti disebut kuat medan magnit (H), artinya
bila pada inti terdapat kuat medan magnit H, maka akan
mengalir fluksi m dengan kerapatan B. Gambar berikut
memperlihatkan perubahan kuat medan H terhadap rapat fluksi
B.
Pada praktek, diamati harga g.g.l. E terhadap arus eksistasi
( arus beban nol ) yang dikenal sebagai lengkung magnetasi E-I.
Terlihat bahwa lengkung maknetisasi tersebut mula-mula
linier kemudian melengkung atau biasa disebut inti transformator
mulai jenuh.
E (Volt)

I (Amp)
Kurva Hysteresis
POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

3. ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN.


a. Sumber tegangan bolak balik / oto transformator
(1 buah)
b. Transformator 220V / 48V
(1
buah)
c. Volmeter
(1 buah)
d. Amperemeter
(1
buah)
e. Kabel penghubung
4. RANGKAIAN PERCOBAAN.

5. TUGAS PERTANYAAN.
a. Buat rangkaian percobaan seperti pada gambar.
b. Amati hasil pengukuran V & I, kemudian isikan pada tabel
& buat grafik V = f (I).
c. Jelaskan mengapa grafik V = f (I) pada saat tegangan naik
tidak sama dengan pada saat tegangan turun.
d. Berikan koreksi saudara terhadap kurva megnetisasi hasil
pengamatan

dibandingkan

dengan

kurva

maknetisasi

sebenarnya ( V terhadap I dibandingkan B terhadap H).


Catatan : Pengkukran V dan I dilakukan pada saat
tegangan

dinaikan

sampai

120%

nominal

tegangan diturunkan sampai I sama dengan nol.

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

dan

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

6. TABEL EVALUASI.
V max = 120%

N
O

* t = 30 menit
Tegangan
Naik

Tegangan
Turun

V
(volt
)

I
(mA
)

V
(volt)

I
(mA
)

1.8

240

69.7

20

22.3

220

62.6

40

29.3

200

56.9

60

33.3

180

52.4

80

36.5

160

48.6

100

39.7

140

45

120

41.6

120

41.3

140

45.1

100

38.5

160

48.5

80

35

180

52.6

60

31

1
0

200

57.3

40

26

1
1

220

62.4

20

18.6

1
2

240

70.5

1.8

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

7. GRAFIK KARAKTERISTIK MAGNETISASI INTI TRAFO 1


FASA

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

8. ANALISIS.

9. JAWABAN PERTANYAAN.
A. Jelaskan mengapa grafik V = f (I) pada saat tegangan naik
tidak sama dengan pada saat tegangan turun.
Jawab :
B. Berikan koreksi saudara terhadap kurva megnetisasi hasil
pengamatan

dibandingkan

dengan

kurva

maknetisasi

sebenarnya ( V terhadap I dibandingkan B terhadap H).


Jawab :

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

10.

Prodi Teknik Elektro

KESIMPULAN

Medan 28 April 2015

ARIF HIDAYAT
S
NIM: 1305032065

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

B. PERBANDINGAN LILITAN
TRANSFORMATOR 1 FASA
1. TUJUAN PERCOBAAN.
Pada akhir percobaan ini mahasiswa dapat menentukan
perbandingan belitan (=a) transformator 1 fasa.
2. PENDAHULUAN.
Salah satu syarat kerja paralel dua atau lebih transformator,
terlebih dahulu harus diketahui perbandingan belitan masing
masing trafo yang akan digunakan pada kerja paralel, sehingga
diperlukan percobaan untuk mengetahui perbandingan belitan
suatu trafo.
3. TINJAUAN :
Rangkaian pengganti trafo dalam keaadaan terbuka adalah
sebagai berikut :

Dengan mengabaikan hilang tegangan pada tahanan dan


reaktansi bocor kumparan primer (R1 dan X1), diperoleh :

Dimana :

V1
V2
E1
E2
N1
N2
K

=
=
=
=
=
=
=

tegangan masuk / sisi primer (volt)


tegangan keluar / sisi sekunder (volt)
g.g.l induksi pada sisi primer (volt)
g.g.l induksi pada sisi sekunder (volt)
jumlah lilitan sisi primer
jumlah lilitan sis sekunder
perbandingan belitan / transformasi

4. ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN.

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

a. Sumber tegangan bolak balik / oto transformator


(1buah)
b. Transformator 220 V / 48 V
(1buah)
c. Voltmeter
(2buah)
d. Kabel penghubung
5. RANGKAIAN PERCOBAAN

6. TUGAS PERTANYAAN.
a. Buat rangkaian seperti pada gambar diatas.
b. Amati hasil pengukuran tegangan V1 dan V2 , isikan pada
tabel evaluasi.
c. Jelaskan mengapa Kr tidak sama dengan 1/Kt.
d. Jelaskan mengapa V1 E1 , sedangkan V2 = E2.

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

Prodi Teknik Elektro

7. TABEL EVALUASI.
Idealnya =
SISI PRIMER TEGANGAN
RENDAH

SISI PRIMER TEGANGAN


TINGGI

V1
(VOLT)

V2
(VOLT)

Kr

V1
(VOLT)

V2
(VOLT)

Kt

220

25.2

0.11
4

19

4.75

200

22.9

0.11
4

44

5.5

180

20.6

0.11
4

12

69

5.75

160

18.9

0.11
8

16

93

5.8

140

16.1

0.11
5

20

117

5.85

120

13.6

0.11
3

24

142

5.9

100

11.1

0.11
1

28

167

5.9

80

8.7

0.10
8

32

199

6.2

60

5.9

0.09
8

10

40

3.6

0.09

11

20

1.2

0.06

12

0.1

NO

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

Laboraturium Listrik IV

8.

Prodi Teknik Elektro

ANALISIS

9. JAWABAN PERTANYAAN.
C. Jelaskan mengapa Kr tidak sama dengan 1/Kt.
Jawab :
D. Jelaskan mengapa V1 E1 , sedangkan V2 = E2.
Jawab :

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

10

Laboraturium Listrik IV

10.

Prodi Teknik Elektro

KESIMPULAN

Medan 28 April 2015

ARIF HIDAYAT
S
NIM: 1305032065

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

11