Anda di halaman 1dari 21

RISET OPERASI

SEMESTER GENAP 2009/2010


Universitas Jember

M. Ziaul Arif, S.Si


PROGRAM LINEAR
 Program linear adalah salah satu model matematika
yang digunakan untuk menyelesaikan masalah
optimisasi, yaitu memaksimumkan atau
meminimumkan fungsi tujuan yang bergantung
pada sejumlah variabel input.
 Sifat: menggambarkan hub antara bebarapa
variable bebas dengan variable tak bebas, dimana
jika dilakukan perubahan dalam kuantitas yang
sama disatu pihak akan menimbulkan efek langsung
di pihak yang lain.

M. Ziaul Arif, S.Si


Struktur Program Linear

 Ada 3 elemen:
 Variable Keputusan
 Fungsi tujuan
 Fungsi Kendala/Pembatas

M. Ziaul Arif, S.Si


Program linear harus:

 Fungsi tujuan dan fungsi kendala/pembatas


adalah linear
 Semua variable keputusan yang terlibat
dalam masalah tidak negatif
 Kriteria pengambilan keputusan/pemilihan
nilai terbaik dari variable keputusan dapat
ditentukan dari fungsi tujuan

M. Ziaul Arif, S.Si


Bentuk Umum Program
Linear
fungsi tujuan (max/min) :
Z = f ( x1 , x2 ,..., xn ) = C1 x1 + C2 x2 + .. + Cn xn

Fungsi Kendala :
a11 x1 + a12 x2 + ... + a1n xn [≤, =, ≥] b1
a11 x1 + a12 x2 + ... + a1n xn [≤, =, ≥] b2
....... + ....... + ... + ....... [≤, =, ≥] b3
am1 x1 + am 2 x2 + ... + amn xn [≤, =, ≥] bm
x1 , x2 ,..., xn ≥ 0

M. Ziaul Arif, S.Si


Keterangan
c j : sumbangan per unit kegiatan dari variable x
aij : banyaknya sumber daya yang dipakai
x j : variable keputusan ke j
bi :banyaknya sumber daya yang tersedia

M. Ziaul Arif, S.Si


Bentuk model Program linear

 Bentuk kanonik
 Bentuk standar

M. Ziaul Arif, S.Si


Karakteristik Bentuk kanonik

 Semua variable keputusan tidak negatif


 Semua ketidaksamaan berbentuk
ketidaksamaan ≤ ( ≥ )
 Fungsi tujuan berbentuk maksimasi
(minimasi)

M. Ziaul Arif, S.Si


Bentuk kanonik
 Maksimasi
n
fungsi tujuan Z = ∑ C j x j
j =1

fungsi kendala : aij x j ≤ bi


xj ≥ 0
 Minimasi
n
fungsi tujuan Z = ∑ C j x j
j =1

fungsi kendala: aij x j ≥ bi


xj ≥ 0

M. Ziaul Arif, S.Si


Contoh
 Maksimumkan  Minimumkan

Z = 4 x1 + 5 x2 Z = 2 x1 + 7 x2
dengan syarat dengan syarat
x1 + 2 x2 ≤ 10 x1 + x2 ≥ 6
6 x1 + 6 x2 ≤ 36 − x1 − 2 x2 ≥ −18
x1 ≤ 4 x1 , x2 ≥ 0
x1 , x2 ≥ 0

M. Ziaul Arif, S.Si


Karakteristik Bentuk standar

 Semua variable keputusan tidak negatif


 Semua kendala berbentuk persamaan (=),
kecuali kendala yang menyatakan bahwa
variable keputusan tidak negatif
 Elemen ruas kanan (RHS) setiap kendala
tidak negatif
 Fungsi tujuan berbentuk maksimasi/minimasi

M. Ziaul Arif, S.Si


Bentuk standar
 Maksimasi

Z = 4 x1 + 5 x2 + 0 S1 + 0 S 2 + 0 S3
dengan syarat
x1 + 2 x2 + S1 = 10
6 x1 + 6 x2 + S2 = 36
x1 + S3 = 4
x1 , x2 ≥ 0

M. Ziaul Arif, S.Si


Bentuk standar
 Minimumkan

Z = 3x1 + x2 + x3 + 0 S1 + 0S 2 + MA1 + MA2


dengan syarat
x1 − 2 x2 + x3 + S1 = 11
− 4 x1 + 6 x2 + 2 x3 − S 2 + A1 =3
− 2 x1 + x3 + A2 = 1
x1 , x2 ≥ 0

M. Ziaul Arif, S.Si


Prosedur Penyelesaian
 Tentukan besaran yang ingin dioptimisasi
 Bentuk fungsi tujuan (objective function)

 Parameter-parameter masukan

 Identifikasi semua syarat, kendala dan


keterbatasan
 Bentuk fungsi kendala (constraint function)

 Identifikasi semua kendala tersembunyi,


biasanya terjadi dari kondisi fisis seperti
jumlah barang yang tidak boleh negatif

M. Ziaul Arif, S.Si


Contoh soal
1. BAYU FURNITURE memproduksi 2 jenis produk yaitu meja
dan kursi yang harus diproses melalui perakitan dan finishing.
Proses perakitan memiliki 60 jam kerja sedang proses finishing
memiliki 48 jam kerja. Untuk menghasilkan satu meja
dibutuhkan 4 jam perakitan dan 2 jam finishing, sedangkan
satu kursi membutuhkan 2 jam perakitan dan 4 jam finishing.
Laba untuk tiap meja $8 dan tiap kursi $6. Sekarang kita harus
menentukan kombinasi terbaik dari jumlah meja dan kursi yang
harus diproduksi, agar menghasilkan laba maksimal.

M. Ziaul Arif, S.Si


2. PT XY TEKSTIL memiliki sebuah pabrik yang akan
memproduksi 2 jenis produk, yaitu kain sutera dan kain wol.
Untuk memproduksi kedua produk diperlukan bahan baku
benang sutera, bahan baku benang wol dan tenaga kerja.
Maksimum penyediaan benang sutera adalah 60 kg per hari,
benang wol 30 kg per hari dan tenaga kerja 40 jam per hari.
Kebutuhan setiap unit produk akan bahan baku dan jam
tenaga kerja dapat dilihat dalam tabel berikut:

Kedua jenis produk memberikan keuntungan sebesar Rp 40


juta untuk kain sutera dan Rp 30 juta untuk kain wol.
Masalahnya adalah bagaimana menentukan jumlah unit
setiap jenis produk yang akan diproduksi setiap hari agar
keuntungan yang diperoleh bisa maksimal.

M. Ziaul Arif, S.Si


3. Untuk menjaga kesehatan, seseorang harus memenuhi
kebutuhan minimum perhari akan beberapa zat.
Misalnya hanya ada tiga zat makanan yang dibutuhkan,
yaitu kalsium, protein, dan vitamin A. dan misalkan
makanan seseoarang hanya terdiri dari 3 jenis, yaitu :
sayur, daging dan susu yang harganya ditunjukkan
dalam tabel berikut:

Pada kasus ini, bagaimana menentukan kombinasi ketiga


jenis makanan, agar memenuhi kebutuhan minimum
perhari dan memberikan biaya yang rendah.

M. Ziaul Arif, S.Si


4. PT BAKERY memproduksi tiga jenis roti kering, yaitu pia,
bolukismis dan coklatkeju dengan keuntungan tiap jenis produk
masing-masing Rp 150, Rp 400 dan Rp 600. Setiap minggu
ditetapkan minimum produksi roti pia 25 unit, bolukismis 130 unit
dan coklatkeju 55 unit. Ketiga jenis roti memerlukan pemrosesan
tiga kali yaitu penyiapan bahan, peracikan dan pengovenan seperti
terlihat pada tabel berikut:

Bagaimana formulasi program linear masalah PT Bakery tersebut

M. Ziaul Arif, S.Si


5.

M. Ziaul Arif, S.Si


6.

M. Ziaul Arif, S.Si


 Pelajari Metode Grafik dan Simpleks
 Apakah yang dimaksud S dan A pada PL
bentuk standar? Apa fungsinya?

M. Ziaul Arif, S.Si