Anda di halaman 1dari 25

PENYAKIT ERISIPELAS

DAN PENANGANANNYA
Cinthia

Anamnesis
Identitas
Nama
Tempat dan tanggal lahir
Usia
Alamat
Pekerjaan
Agama dan suku bangsa
Usia/pekerjaan/pendidikan
orang tua

Riwayat Penyakit sekarang


Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Keluarga
Riwayat sosial, ekonomi, lingkungan

Keluhan Utama & Penyerta

Bercak kulit (merah/putih/coklat)


Gatal/bersisik/baal
Keputihan
Sejak kapan keluhan itu muncul

PEMERIKSAA
N FISIK
INSPEKSI
Tipe warna kulit
Perubahan warna kulit
Lokalisasi kemerahan (kaki/tangan/wajah)
Kelembapan kulit (kering, lembab, normal,
berminyak)
Melihat adanya achromia, atrofi, dan alopecia
Melihat lesi kulit (efloresensi)

PALPASI (MERABA)

Kelembapan kulit
(kering, lembab,
normal, berminyak)
Suhu kulit kasar &
lunak
Tekstur kulit (kasar,
normal, halus)
Tes perabaan

Susunan lesi: linier, berkumpul, cincin,


lengkungan

Tipe lesi pada kulit (makula, papula, besikel,


dll)

Tes rasa nyeri dan suhu

Fenomena tetesan lilin, tes Auspitz, dan tes


Kobner

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Darah lengkap (leukositosis, LED )

Titer ASO (seminggu setelah infeksi )


Biakan darah

WORKING DIAGNOSIS

Erisipelas

Erisipelas

DIFFERENTIA
L DIAGNOSIS

Selulitis

Peradangan infeksius jaringan lunak

Selulitis

Kemerahan batas tak jelas


Nyeri tekan
Pembengkakan
Demam dan lesu
Akut bula
Lokalisasi: anggota gerak bawah/atas,
wajah, badan, genitalia

Phlegmon ialah selulitis yang mengalami supurasi.


Terapinya sama dengan selulitis hanya ditambah
dengan insisi.

Echtima merupakan penyakit pioderma yang


disebabkan oleh streptococcus beta hemoliticus.
Berupa ulkus superfisial dengan krusta diatasnya.

Dermatitis venenata adalah dermatitis kontak iritan


tipe akut lambat yang disebabkan oleh gigitan, liur,
atau bulu serangga yang terbang pada malam hari.

Etiologi
-hemolitik streptococcus
grup A
S.aureus (jarang)

Epidemiologi
Anak-anak & dewasa
Pria = Wanita
Daerah tropis & subtropis
kebersihan & hygiene yang kurang

Manifestasi Klinis
Gejala konstitusi (demam tinggi, sakit
kepala, lesu, muntah-muntah)
Didahului trauma (predileksi: tungkai
bawah)
Eritema, panas, nyeri, berbatas tegas,
agak menonjol, nyeri tekan +, pinggir
meninggi, edema, vesikel di tepi, bula
Perbesaran kelenjar limfe regional

Patogenesis
Bakteri masuk (portal of entry) infeksi
menyebar (diantara ruang jaringan)
perpecahan polisakarida o/ hialuronidase
(membantu penyebaran kuman), fibrinolisin
(penghancuran fibrin), dan lesitin (merusak
membran sel)
Infeksi dengan cepat berkembang di dalam
pembuluh limfatik pembesaran kelenjar limfe
regional

Faktor
Resiko
Diabetes mellitus
Infeksi saluran napas atas
Malnutrisi (gizi kurang lebih
mudah diserang)
Trauma lokal (robekan kulit)
Alkoholisme
Higiene yang kurang
Daerah tropis dan subtropis

Komplikasi
Abses subkutan
Septicemia
Infeksi ke organ lain
(nefritis)
Abses retrofaring

PENATALAKSANAA
N
Medikamentosa

Kasus ringan:
Penicilin procain intramuskular 600.000 IU / 2 x 1
Penicilin V oral 500 mg/ 6 jam
Selulitis akut: Dicloxacillin 500 mg 4 x 1
Alergi Penicilin: Makrolid dan Klindamisin
Diabetes melitus: Penicilin G intravena (1-2 juta IU /
4-6 jam)
Erisipelas luas: Penisilin G parenteral dosis tinggi
Penyebab diketahui: Vancomysin

Non medika mentosa

Istirahat, tungkai bawah dan kaki ditinggikan, (lebih


tinggi dari letak jantung)

Bagaimana prognosisnya?

Prognosis baik

Pencegahan
Menjaga kebersihan tubuh mandi

teratur dan menggunakan


sabun/shampoo yang mengandung
antiseptik
Mengatasi faktor presdisposisi
Mengusahakan tidak terjadinya
kerusakan kulit

Kesimpulan

Hipotesis diterima. Pasien


tersebut mengalami
erisipelas. Erisipelas
merupakan penyakit infeksi
akut yang disebabkan oleh
bakteri Streptococcus
hemoliticus