Anda di halaman 1dari 3

JUDUL BUSINESS PLAN

CAFE CODOT (COffee & DOnutT)

LATAR BELAKANG (RINGKASAN EKSEKUTIF)


Bisnis cafe dan warung makan semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan
penduduk perkotaan yang semakin padat. Di kota-kota besar cafe-cafe dan rumah makan
terus tumbuh bak jamur dimusim hujan. Namun melihat di sekitar kampus udayana, belum
ada cafe yang menjamur, maka cafe ini bisa jadi pelopor cafe-cafe lainnya untuk tumbuh dan
berkembang di sekitar unud. Pandangan mahasiswa tentang cafe mungkin mahal dan
eksklusif, jadi cafe ini dibuat untuk mengubah cara pandang bahwa cafe itu hanyalah sebuah
sebutan untuk tempat nongkrong dengan berbagai variasi kopi dan donut yang disajikan,
masalah mahal atau eksklusif itu tergantung konsep dari cafe itu sendiri.
Yang melatar belakangi cafe ini juga karena melihat banyaknya mahasiswa yang
jenuh dikampus untuk menunggu kuliah berikutnya tapi rumah jauh. Atau kurangnya fasilitas
kampus yang dapat dinikmati mahasiswa. Cafe ini hadir untuk memberikan fasilitas istirahat
bagi para mahasiswa yang sedang menunggu kuliah berikutnya ataupun yang ingin
memanfaatkan waktu untuk membuat tugas-tugas kuliah. Dengan karpet disertai fasilitas
hotspot, para mahasiswa diperbolehkan menikmati fasilitas wifi secara gratis. Sebagai
pemasukan cafe mahasiswa nantinya mahasiswa dapat memesan aneka jenis produk kopi
ataupun donut yang disediakan.
Jika siang banyak tempat makan buka tapi pada malah hari tempat makan yang buka
di sekitar kampus udayana minim. Oleh karena itu cafe ini hadir sehingga para mahasiswa
yang kos bisa kumpul-kumpul dengan teman-temannya di tempat yang tak jauh dari wilayah
kos mereka. Agar tidak bosan cafe ini juga menghadirkan menu makanan seperti aneka nasi
goreng sehingga lebih bervariasi. Konsumen pun dapat memesan makanan yang diinginkan
sesuai dengan menu. Diharapkan hadirnya cafe ini memberi warna di baru bagi sekitar
kampus udayana ketika malam hari.
Seperti cafe pada umumnya cafe CODOT juga dilengkapi dengan hotspot area
sehingga para pengunjung juga dapat menggunakan fasilitas internet. Setiap tahunnya jumlah
mahasiswa akan meningkat, sedangkan tempat-tempat yang nyaman untuk melakukan
pertemuan, belajar bersama, dan ngobrol yang nyaman semakin sulit di temukan di kawasan
universitas. Dizaman sekarang ini hampir tiap mahasiswa mempunyai Laptop yang
mendorong akan permintaan koneksi internet melalui wireless juga bertambah. Oleh karena

itu cafe CODOT hadir dengan hotspot area yang dilengkapi fasilitas tempat print. Karena
biasanya mahasiswa mengerjakan tugas di cafe atau tempat hotspot tapi masih bingung untuk
mencari tempat print. Jadi disini fasilitas print ada untuk memudahkan mahasiswa yang
datang ke cafe dengan tujuan mengerjakan tugas.
Setelah memperhatiknan beberapa cafe ternyata setiap cafe memiliki kekurangan
tersendiri yang apabila dapat kita tutupi dengan fasilitas yang ada pada cafe kita,maka dapat
dipastikan para pengunjung akan berpindah kepada cafe yang kita kelola. Kekurangan cafecafe kebanyakan adalah:

Mahalnya biaya makanan yang sering kali membuat mahasiswa enggan kembali

lagi ke cafe tersebut


Kondisi cafe yang tidak nyaman
Tidak ada system paket, padahal dengan system paket ini konsumen maupun
pihak cafe sama sama diuntungkan, Fasilitas kurang melihat kebutuhan
mahasiswa

Dengan memperhitungkan poin-poin di atas, maka saya memepertimbangkan usaha


ini dapat bersaing di tengah maraknya usaha dibidang cafe meskipun membutuhkan dana
yang cukup besar sebagai modal awalnya. Namun perlu diingat bahwa dalam membangun
usaha jangan pernah setengah-setengah dibutuhkan komitmen tinggi yang disertai dengan
ketekunan.
DESKRIPSI USAHA
Cafe CODOT adalah sebuah cafe atau warung yang didesain simple namun nyaman.
Di cafe ini, nilai yang paling ditonjolkan adalah kenyaman. Karena selain sebagai tempat
nongkrong, cafe ini menyediakan fasilitas yang tujuannya untuk kenyamanan. Pohon yang
rindang, tempat lesehan atau pun bersofa, hotspot, tempat print, full music, majalah, dan yang
tentunya menu utama aneka kopi dan donut serta menu lain seperti aneka nasi goreng dan
jus. Cafe ini bisa jadi sarana tempat istirahat sementara bagi mahasiswa yang punya jeda
kuliah, atu sekedar membahas tugas atau acara kampus. Konsep cafe ini sengaja dibuat tak
semewah cafe yang lainnya karena ingin menunjukkan kesan hommy, sehingga pengunjung
dapat betah berlama-lama berada di cafe. Design donut saya buat semenarik mungkin dengan
toping yang bermacam-macam, sedangkan untuk design minuman kopi, saya buat coffee
expresso dengan taburan coklat diatasnya. Untuk kopi, harga percangkir saya jual dengan
harga mulai dari Rp. 10.000 sedangkan donut dijual per paket (1 paket berisi 3 jenis donut)
dengan harga Rp. 6.000/paket.

ASPEK PRODUKSI/OPERASIONAL
Untuk donut yang dijual diasumsikan cukup laris dan masyarakat serta dari segi ekonomi
layak untuk dijadikan produk yang akan dipasarkan. Dengan mengambil asumsi dapat
menjual perhari adalah rata rata 100 buah, maka omsetyang diharapkan adalah Rp
450.000,-/hari. Keuntungan yang akan diperoleh per produk dimana faktor biaya dihitung
sebagai berikut

Tepung terigu : Rp. 10.000 /kg2

Mentega : Rp. 5.000 /bks3

Telur : Rp. 1.000 /buah x 10 = Rp. 10.000

Gula pasir : Rp. 6.000 /1/2kg

Harga susu : Rp. 10.000 /ltr

Harga coklat : Rp. 15.000 /btg

Total Biaya : Rp. 56.000

Dari 1 kg bahan bisa menjadi 45 buah donat. Keuntungan bersih diperoleh dari harga jual
sebesar Rp. 2.000/buah = Rp. 90.000
dikurangi total biaya sebesar Rp. 56.000 dengan demikian didapat Rp. 34.000
Dengan demikian ekspetasi return on equity yang akan diperoleh adalah sebesar 60%
dihitung dari perbandingan keuntungan dan modal yang dikeluarkan.
Sementara