Anda di halaman 1dari 2

STRUKTUR ATOM, SISTEM PERIODIK DAN • l, bil kuantum azimuth  sub

IKATAN KIMIA kulit


Materi Persiapan Ujian Nasional 2008 s = 0, p = 1, d = 2, f = 3
SMA Cepiring Kendal
• m, bil kuantum magnetik  orbital
harga antara –l s.d. +l.
Atom : bagian terkecil dari suatu unsur • S, bil. Kuantum spin  putaran
Struktur atom : keberadaan dan susunan elektron
partikel-partikel pembentuk suatu atom. Harga + ½ dan – ½
Perkembangan Model Atom :
Hubungan Konfigurasi elektron dgn SPU
Model Konsep Perc. Gam Penem
Atom bar uan Golongan A  blok s dan p  nsx npy
n = periode
Dalton Bola Teoritis Atom
Pejal Golongan B  blok d  nsx (n-1)dy x+y =
JJ. Roti Tabung Elektron Gol
Thomso Kismis sinar Golongan Penting dalam SPU
n Katoda IA  Alkali, H, Li, Na, K, Rb, Cs, Fr
Ernest Inti di Hambu proton IIA  Alkali Tanah, Be, Mg, Ca, Sr, Ba, Ra
Rutherfo tengah, ran VIIA  Halogen, F, Cl, Br, I, At
rd elektron partikel
VIIIA  Gas Mulia, He, Ne Ar, Kr, Xe. Ra
bergera ∝ Ikatan Kimia
k
mengelil Ikatan
ingi inti.
Kimia
Neils Atom teoritis Orbit
Bohr mirip elektron Ikatan Ikatan
tatasury Intra antar
a Ion Kovale Hidrog VDW
Mekanik Elektron teoritis Bilangan
a berada kuantum
n en
Penyebab terjadinya ikatan intra molekular :
Gelomba pada dan Kecenderungan setiap atom untuk membentuk
ng orbital orbital konfigurasi stabil oktet (8e) atau duplet (2e)

Cara yang dilakukan untuk mencapai kondisi


Diagram Atom proton kestabilan :
`
Inti - Melepaskan elektron  kation Ikatan Ion
Atom - Menerima elektron  anion
neutron - Menggunakan pasangan elektron secara
bersama, iuran  ikatan kovalen
Kulit elektron Pembentukan Ikatan ion :
Ax+ + By-  AyBx
Notasi Atom Jenis Ikatan Kovalen :
X = Lambang Atom 1. Ikatan Kovalen Biasa, pasangan elektron
X zA A = Nomor Massa/Massa Atom yang digunakan berasal dari kedua belah
Z = Nomor Atom fihak
Menentukan Jumlah proton, neutron dan elektron 2. Ikatan Kovalen Koordinasi/dativ, pasangan
dalam suatu atom : elektron yang digunakan untuk berikatan
Untuk atom netral (tidak bermuatan) berasal dari salah satu fihak.
∑p = ∑e- = z 3. Ikatan Kovalen Polar, ikatan kovalen yang
∑n = A – z memiliki moment dipol. Terdapat perbedaan
Untuk anion (atom bermuatan negatif) keelektronegatifan, orientasi elektron tak
∑e- = z + muatan seimbanga.
Untuk kation (atom Bermuatan positif) 4. Ikatan Kovalen Non polar, ikatan kovalen
∑e- = z - muatan yang tidak memiliki moment dipol, tidak
terdapat perbedaan keelektronegatifan,
Konfigurasi elektron : orientasi elektron simetris.
1. Menurut Neils Bohr  isi setiap kulit 2n2 Bentuk Molekul
Teori yang mendasari :
2. Menurut Mekanika Gelombang  4 aturan 1. VSEPR, Valence Shell Electron Pair
pengisian elektron :
Repulstion, teori tolakan pas. elektron, cara
a. Aturan Aufbau, dari tingkat energi
menentukan :
terendah ke yang lebih tingg
a. Tentukan Strktur lewis
b. Aturan Hund, pengisian tunggal
b. Tentukan PEI dan PEB, tentukan
kemudian ganda.
bentuk molekul
c. Larangan Pauli, tidak mungkin ada 2
20  Linier
elektron yang memilik 4 bil kuantum
sama. 30  Segitiga Planar
d. Orbital penuh dan ½ penuh. 40  Tetrahedral
50  Segitiga Bipiramida
Bilangan Kuantum 60  Oktahedral
• n, bil kuantum utama  21  Planar V
kulit 31  segitiga Piramida
41  Tetrahedral terdistorsi
51  Segiempat piramida
22  Bengkok
32  Planar Bentuk T
42  Planar segi empat

2. Hibridisasi, berdasarkan struktur elektron


yang terdapat pada orbital yang mengalami
perubahan karena terjadinya ikatan.
Sp  linier
Sp2  segitiga planar
Sp 3
 tetrahedral
Sp3d  segitiga bipiramida
Sp3d2  oktahedral
Ikatan Antar Molekul
1. Ikatan Hidrogen
a. Terjadi pada molekul yang
mengandung hidrogen, dan
merupakan senyawa polar.
b. Ikatan terjadi karena adanya gaya
elektrostatis yang disebabkan oleh
dipol-dipol tetap.
c. Atom yang dapat membentuk ikatan
Hidrogen  N, O, F  NH3, H2O dan
HF
d. Ikatan relatif kuat
2. Ikatan Van Der Walls
a. Terjadi pada senyawa-senyawa
polar.
b. Ikatan terjadi karena adanya gaya
london yang disebabkan oleh dipol-
dipol sesaat.
c. Ikatan relatif lemah