Anda di halaman 1dari 26

Kelompok 10

Yuliani Selvia
Andiah Murni
Nurhawa
Sintia Ayu

Pencegahan Penyakit

Pencegahan mengambil tindakan


terlebih dahulu sebelum kejadian

Penyakit suatu keadaan abnormal dari


tubuh atau pikiran yg menyebabkan
ketidaknyamanan ,disfungsi atau
kesukaran terhadap orang yang
dipengaruhinya .

Pencegahan penyakit
adalah

Tindakan yang ditujukan untuk


mencegah, menunda, mengurangi,
membasmi, mengeliminasi penyakit
dan kecacatan dgn menerapkan
sebuah atau sejumlah intervensi yg
telah dibuktikan efektif. (Kleinbaum,
et al., 1982; Last, 2001).

Peran epidemiologi dalam pencegahan:


identifikasi faktor risiko yang dapat
dimodifikasi konsep dasar penyakit
upaya pencegahan sesuai dengan
riwayat alamiah penyakit r a p

Riwayat alamiah penyakit


dan tingkat pencegahan

Periode prepatogenesis

Tingkat pencegahan primer

Promosi kesehatan
Perlindungan khusus

Periode patogenesis

Tingkat pencegahan sekunder

Diagnosis dini dan pengobatan segera


Pembatasan ketidakmampuan (disability)

Tingkat pencegahan tersier

Rehabilitasi

Tahap Pencegahan

Tingkat pencegahan disesuaikan


dengan riwayat alamiah penyakit:
1. Pencegahan primordial
2. Pencegahan primer
3. Pencegahan sekunder
4. Pencegahan tersier

1. Pencegahan
Primordial

Tujuan: menghindari terbentuknya


pola hidup sosial ekonomi dan kultural
yang diketahui mempunyai kontribusi
untuk meningkatkan risiko penyakit
Pencegahan primordial yang efektif
memerlukan adanya peraturan yang
ketat dari pemerintah

Pencegahan primordial

Fase penyakit

Misal: Kondisi yang mengarah


penyebab penyakit jantung koroner

Target

Populasi
kelompok terseleksi

2. Pencegahan Primer

Adalah Upaya pencegahan yg dilakukan


saat proses penyakit belum mulai (pd
periode pre-patogenesis) dengan tujuan
agar tidak terjadi proses penyakit
Tujuan: mengurangi insiden penyakit
dengan cara mengendalikan penyebab
penyakit dan faktor risikonya

Terdiri dari:
1. Health promotion
2. Specific protection
Dilakukan melalui 2 strategi:
populasi dan individu

Pencegahan primer

Fase penyakit

Faktor-faktor penyebab khusus

Target

Total populasi
kelompok terseleksi
Individu sehat

Tingkat pencegahan
primer

Promosi kesehatan

Pendidikan kesehatan, penyuluhan


Gizi yang cukup sesuai dengan
perkembangan
Penyediaan perumahan yg sehat
Rekreasi yg cukup
Pekerjaan yg sesuai
Konseling perkawinan
Genetika
Pemeriksaan kesehatan berkala

Tingkat pencegahan
primer

Perlindungan khusus

Imunisasi
Kebersihan perorangan
Sanitasi lingkungan
Perlindungan thdp kecelakaan akibat
kerja

Tingkat pencegahan
primer

Perlindungan khusus

Penggunaan gizi tertentu


Perlindungan terhadap zat yang dapat
menimbulkan kanker
Menghindari zat-zat alergenik

3. Pencegahan
Sekunder

Adalah Upaya pencegahan yg dilakukan


saat proses penyakit sudah berlangsung
namun belum timbul tanda/gejala sakit
(patogenesis awal) dengan tujuan proses
penyakit tidak berlanjut
Tujuan: menghentikan proses penyakit
lebih lanjut dan mencegah komplikasi
Bentuknya berupa deteksi dini dan
pemberian pengobatan (yang tepat

Pencegahan sekunder

Fase penyakit

tahap dini penyakit

Target

pasien

Tingkat pencegahan
sekunder

Diagnosis dini dan pengobatan segera

Penemuan kasus (individu atau masal)


Skrining
Pemeriksaan khusus dengan tujuan

Menyembuhkan dan mencegah penyakit


berlanjut
Mencegah penyebaran penyakit menular
Mencegah komplikasi dan akibat lanjutan
Memperpendek masa ketidakmampuan

Tingkat pencegahan
sekunder

Pengobatan yang cukup untuk


menghentikan proses penyakit
mencegah komplikasi dan sekuele yg
lebih parah
Penyediaan fasilitas khusus untuk
membatasi ketidakmampuan dan
mencegah kematian

Contoh

PMS kultur rutin bakteriologis utk


infeksi asimtomatis pd kelompok
risti
Sifilis tes serologis utk infeksi
preklinis pd kelompok risti
Kanker leher rahim hapusan pap
Kanker payudara skrining dgn
mammografi

4. Pencegahan Tersier

Pencegahan yg dilakukan saat proses


penyakit sudah lanjut (akhir periode
patogenesis) dengan tujuan untuk mencegah
cacad dan mengembalikan penderita ke
status sehat
Tujuan: menurunkan kelemahan dan
kecacatan, memperkecil penderitaan dan
membantu penderita-penderita untuk
melakukan penyesuaian terhadap kondisi
yang tidak dapat diobati lagi
Terdiri dari:
1. Disability limitation
2. Rehabilitation

Pencegahan tersier

Fase penyakit

penyakit tahap lanjut (pengobatan dan


rehabilitasi)

Target

pasien

Tingkat pencegahan
tersier

Rehabilitasi

Penyediaan fasilitas untuk pelatihan


hingga fungsi tubuh dapat
dimanfaatkan sebaik-baiknya
Pendidikan pada masyarakat dan
industriawan agar menggunakan
mereka yang telah direhabilitasi

Tingkat pencegahan
tersier

Rehabilitasi

Penempatan secara selektif


Mempekerjakan sepenuh mungkin
Terapi kerja di Rumah Sakit
Menyediakan tempat perlindungan
khusus

Contoh

Peny vaskuler diabetik pd kaki


perawatan kaki (podiatric cure) rutin
pasien diabetes
Fraktura & cedera memasang rel
pegangan tangan (handrails) di
rumah orang yg mudah jatuh
Ulserasi kulit kronis penyediaan
matras khusus utk penyandang cacat
berat

TERIMAH KASIH