Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHUHAN PENDIDIKAN KESEHATAN

PADA PASIEN DENGAN BRONKHITIS

Disusun Oleh :
ZAIEN UKHRAWI
14160110

Program Studi Profesi Ners


Fakultas IlmuKesehatan
Universitas Respati Yogyakarta
2014

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Topik/Pokok Bahasan

: Penanganan Bronkitis

Sasaran

: Pasien Rawat Inap

Hari

: Sabtu

Tanggal

: 31 Januari 2014

Waktu

: 13.00 WIB

Tempat

: Bangsal Dahlia RSUD


Wirosoban Jogja, DIY

A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM


Setelah dilakukan pendidikan kesehatan tentang penanganan bronkitis diharapkan klien
dan keluarga mengetahui tentang penyakit bronkitis dan cara perawatannya.
B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 15 menit, klien dan keluarga dapat :
a. Menjelaskan pengertian Bronkitis
b. Menjelaskan penyebab Bronkitis
c. Menyebutkan tanda dan gejala Bronkitis
d. Menjelaskan cara pencegahan & penularan Bronkitis
e. Menjelaskan tentang perawatan Bronkitis
f. Mendemonstrasikan cara tarik napas dalam dan batuk efektif
C. METODE
Ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab
D. SASARAN DAN TARGET
Tn. S dan keluarganya
E. MEDIA
Leaflet tentang Bronkitis

F. KEGIATAN PENDIDIKAN KESEHATAN


No
.
1

Tahap
Pembukaan ( 2 menit )

Kegiatan
a. Menyampaikan Salam
b. Mengulangi kontrak waktu yang telah
disepakati
c. Menyampaikan tujuan
d. Apersepsi
e. Memberikan reinforcement positif

Inti ( 10 menit )

a.
b.
c.
d.

Menjelaskan pengertian Bronkitis


Menjelaskan penyebab Bronkitis
Menjelaskan tanda dan gejala Bronkitis.
Menjelaskan cara pencegahan &

penularan Bronkitis
e. Menjelaskan perawatan Bronkitis
f. Mendemonstrasikan cara batuk efektif
g. Memberikan kesempatan pada penerima
manfaat untuk bertanya
h. Menjelaskan kembali hal yang belum
dimengerti
i. Memberikan reinforcement positif atas
3

Penutup (3 menit)

jawaban yang benar


a. Mengevaluasi formatif ( Tanya jawab )
b. Memberikan pujian dan mengucapkan
terima kasih
c. Kesimpulan
d. Salam

G. MATERI
Terlampir

H. EVALUASI
1.

Evaluasi struktur

Menyiapkan preplanning

2.

Kontrak waktu, tempat, dan topik

Menyiapkan media
Evaluasi proses

Klien dan keluarga menyambut kedatangan mahasiswa sesuai kontrak yang


disepakati

3.

Klien dan keluarga memperhatikan materi yang disampaikan

Klien dan keluarga aktif bertanya mengenai hal yang belum diketahui

Tanya jawab berlangsung dengan lancar

Media dapat digunakan secara efektif

Evaluasi hasil

Penerima manfaat mampu menyebutkan pengertian Bronkitis 80 %

dengan

benar
Penerima manfaat mampu menyebutkan penyebab Bronkitis 80 % dengan benar

Penerima manfaat mampu menyebutkan tanda dan gejala Bronkitis 80

% dengan

benar
Penerima manfaat mampu menyebutkan cara pencegahan & penularan Bronkitis
80 % dengan benar
Penerima manfaat mampu menjelaskan cara perawatan Bronkitis 80 % dengan
benar

Penerima manfaat mampu mempraktekkan cara tarik napas dalam dan batuk
efektif

I. DAFTAR PUSTAKA
1. Brunner & Suddarth. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 8, Vol. 2.
Jakarta: EGC.
2. Mansjoer, Arif. 2001. Kapita Selekta Kedokteran, Edisi 4, Jilid 2. Jakarta: Media
Aesculapius.

BRONKITIS
A Pengertian.

Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus yaitu saluran/pipa udara ke


paru-paru menyempit. Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan
sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun dan pada
usia

lanjut, bronkitis

bisa bersifat serius. Bronkhitis adalah hipersekresi mukus dan

batuk produktif kronis berulang-ulang minimal selama 3 bulan pertahun atau paling
sedikit dalam 2 tahun berturut-turut pada pasien yang diketahui tidak terdapat penyebab
lain (Smeltzer, 2001)
B Penyebab.
Berdasarkan penyebabnya, bronkitis dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Bronkitis infeksiosa,
Disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma
Pneumonia dan Clamydia)
2. Bronkitis iritatif bisa disebabkan:
Berbagai jenis debu
Polusi udara
Tembakau dan rokok
Usia tua, terutama pada laki-laki
Pada anak usia 2-5 tahun, bronkitis lazim timbul karena belum membentuk
imunitas terhadap semua infeksi.
C Tanda dan Gejala
1. Batuk berdahak
2. Sesak nafas ketika melakukan aktivitas ringan dan terdapat nafas mengi
3. Sering menderita infeksi pernafasan seperti flu
4. Bengek dan lelah
5. Pembengkakan pergelangan kaki, tungkai kiri dan kanan
6. Wajah dan telapak tangan berwarna kemerahan
7. Sakit kepala
8. Gangguan penglihatan
9. Batuk berdarah
Pada bronkitis infeksiosa sering kali ditemukan gejala seperti pilek, lelah,
menggigil, sakit punggung, demam, sakit otot, dan nyeri tenggorokan.

D Cara Penularan.
1

Percikan ludah dari bersin atau batuk.

Ingus yang dikeluarkan penderita

E Cara Pencegahan Penularan.


1. Keluarga yang berdekatan dengan pasien bronkitis dianjurkan untuk menggunakan
masker
2. Tutup mulut dengan tangan saat batuk
3. Buang produk ingus maupun cairan ke tempat tertentu seperti plastik, dan dibuang ke
tempat sampah
4. Makan makanan yang bergizi setiap hari.
5. Jagalah kebersihan: tubuh, makanan, dan lingkungan.
F Cara Merawat.
1. Demam
Kompres dengan air dingin jika panas lebih dari 39 derajat celcius
Beri obat penurun panas seperti paracetamol.
2. Batuk
Banyak minum air hangat
Saat batuk usahakan menutup mulut dan jangan meludah disembarang tempat.
3. Pilek
Bersihkan Ingus yang keluar dari hidung dengan kertas tissue dan buang ketempat
tertutup.
Cara Latihan Teknik Nafas Dalam
1. Tarik nafas melalui hidung secara maksimal kemudian tahan 1-2 detik
2. Keluarkan secara perlahan dari mulut
3. Lakukanlah 4-5 kali latihan, lakukanlah minimal 3 kali sehari (pagi, siang, sore)

Cara Batuk Efektif


1. Tarik nafas dalam 4-5 kali
2. Pada tarikan selanjutnya nafas ditahan selama 1-2 detik
3. Angkat bahu dan dada dilonggarkan serta batukan dengan kuat
4. Lakukan empat kali setiap batuk efektif, frekuensi disesuaikan dengan kebutuhan
5. Perhatikan kondisi penderita