Anda di halaman 1dari 34

EGPWS,TAWS, dan TCAS

EGPWS (Enhanced Ground Proximity


Warning Systems )
EGPWS adalah pengembangan dari sistem Ground Proximity Warning System
(GPWS). GPWS adalah suatu peralatan yang dipasang di pesawat dan
bertugas memberikan beberapa macam jenis informasi kepada pilot, misal jika
pesawat berada terlalu dekat dengan daratan saat terbang, adanya windshear,
dan apabila pilot lupa menurunkan landing gear dan flap saat mendarat.

Fungsi EGPWS
Menghubungkan posisi pesawat dengan database terrain dan airport
Menghitung caution envelope dan warning envelope di depan pesawat
Menampilkan daerah bahaya di display navigasi.
Menghasilkan peringatan pada pilot.
Caution envelope dan warning envelope adalah daerah khayalan yang ada di
depan pesawat, jika caution envelope ini menyentuh terrain di data base maka
akan ada peringatan TERRAIN AHEAD, atau jika terrain ada di bawah
pesawat, TOO LOW TERRAIN. Jika warning envelope menyentuh terrain
maka ada peringatan ,TERRAIN AHEAD, PULL UP.

Cara Kerja EGPWS dan GPWS


Cara kerja alat ini adalah membandingkan ketinggian dan kecepatan pesawat
mendekati daratan/terrain. Sedangkan EGPWS yang lebih canggih akan
membandingkan ketinggian dan posisi pesawat dengan data pegunungan yang
tersimpan di memorinya (database) sehingga jika ada data gunung di depan
posisi pesawat pada saat itu, alat EGPWS akan berbunyi lebih awal.

Next
EGPWS menggunakan masukan masukan dari pesawat termasuk attitude
(posisi), altitude (ketinggian), airspeed, dan penyimpangan glideslope.
Masukan-masukan tersebut menggunakan database pegunungan, rintangan,
dan landasan untuk memperkirakan potensi terjadinya gangguan antara jalur
penerbangan dengan gunung atau rintangan.
Gangguan dengan gunung dan rintangan tersebut akan menyebabkan EGPWS
memberikan tanda peringatan atau bahaya yang ditampilkan baik secara visual
maupun audio. EGPWS juga akan memberi tanda jika terjadi penyimpangan
glideslope yang berlebihan, terbang terlalu rendah dengan flaps atau gear yang
tidak berada pada posisi pendaratan , atau dapat juga memberikan informasi
mengenai ketinggian dan sudut belok pesawat. EGPWS dapat juga mendeteksi
kondisi windshear yang sangat kuat jika tesedia instrumen pendukung dalam
pesawat tersebut.

Next

EGPWS SYSTEM

Next
Peta terrain yang ada pada database pesawat bisa ditampilkan pada
display navigasi pesawat. Untuk pesawat A330 misalnya dengan cara
menekan tombol TERR ON ND (Terrain on Navigation Display).

Next
Tampilan terrain akan ditampilkan secara otomatis oleh sistem EGPWS jika
ada ancaman terrain di depan pesawat. Berikut ini adalah tampilan navigasi
terrain yang dinyalakan.

Next

Mode-mode dasar EPGWS

SYSTEM EGPWS

Mode 1 Excessive descent rate


Pada mode ini pesawat turun (descent) dengan cepat sekali. Sehingga apabila
pesawat mulai turun dengan cepat dan di luar batas normal maka akan ada
peringatan "SINK RATE!, SINK RATE!", dan akan mengaktifkan lampu
EGPWS. Dan apabila pesawat bertambah cepat maka akan ada peringatan
"PULL UP!, PULL UP".

Mode 2 Excessive terrain closure rate


Pada mode ini pesawat tidak turun dengan cepat, akan tetapi jarak dengan
terrain di bawahnya berkurang dengan cepat maka akan ada peringatan
"TERRAIN!, TERRAIN! dan bisa diikuti dengan "PULL UP!, PULL UP"
jika flaps dan landing gear tidak diturunkan.

Mode 3 Sink After Takeoff


Pada mode 3 ini setelah lepas landas atau go around, pesawat turun
bukannya naik maka akan menimbulkan peringatan "DON'T SINK!,
DON'T SINK".

Mode 4 Too Close to Terrain


Pada mode 4 ini kondisi pesawat mendekati terrain/daratan tapi flight
crew tidak menurunkan landing gear dan flaps untuk mendarat maka
akan keluar peringatan "TOO LOW TERRAIN", atau "TOO LOW
GEAR" atau "TOO LOW FLAPS".

Mode 5 Excessive Deviation Below Glideslope


Mode 5 memberikan dua tingkat tanda peringatan ketika pesawat turun di
bawah glideslope yang berakibat pada pengaktifan lampu caution dan pesan
suara EGPWS.
Tingkat pertama terjadi ketika radio altitude di bawah 1000 feet dan pesawat
berada pada 1.3 titik atau lebih besar di bawah pancaran glideslope. Hal
tersebut akan menghidupkan lampu caution dan dinamakan dengan tanda
soft sebab pesan suara glideslope akan berbunyi dengan volume
setengah. Pertambahan volume 20% dan bertambahnya kecepatan keluar
pesan suara seiring dengan bertambahnya perbedaan glideslope.

Next
Tingkat kedua terjadi ketika radio altitude di bawah 300 feet dengan
perbedaan glideslope 2 titik atau lebih. Kondisi ini dinamakan tanda hard
oleh karena pesan suara glideslope, glideslope yang akan berbunyi setiap 3
detik hingga keluar dari sampul hard. Lampu caution akan tetap menyala
hingga perbedaan glideslope kurang dari 1.3 titik.

Mode 6 Advisory Callouts (teriakan


laporan)
Mode 6 memberikan suara laporan berdasarkan pada menu pilihan
yang telah ditentukan pada saat instalasi . laporan tersebut berisi suara
atau atau nada radio altitude. Tidak ada tanda visual yang menyertai
laporan ini

TAWS (Terrain awareness warning Systems )


TAWS adalah sebuah airbone safety net yang dirancang untuk
mengatasi kelemahan dari Ground Proximity Warning Systems
(GPWS) dengan secara handal dan secara otomatis memberikan
peringatan potensi tabrakan dengan medan (terrain) dalam waktu yang
cukup untuk menghindarinya.
Nama TAWS dan EGPWS sering digunakan dalam istilah yang sama.
Akan tetapi secara umum nama TAWS yang digunakan. GPWS hanya
didasarkan pada masukan radio altimeter, sedangkan TAWS
memperhitungkan posisi pesawat yang sebenarnya dalam kaitannya
dengan terrain map. TAWS diklasifikasikan dengan tipe A dan tipe B.

Next
TAWS kelas A:
Untuk turbine-powered airplanes beroperasi dibawah CASR part 121 (airline)
and part 135 (charter) yang memiliki passenger seats 10 atau lebih.
1. Forward Looking Terrain Avoidance (FLTA)
2. Premature Descent Alerting (PDA)
3. Attention alerts
4. Terrain awareness display
5. Indications of imminent contact with the ground

Next
TAWS kelas B
Untuk turbine-powered airplanes beroperasi dibawah CASR part 91 dengan
passenger seats 6 atau lebih dan dibawah CASR part 135 dengan passenger
seats 6-9.
1. Forward Looking Terrain Avoidance (FLTA)
2. Premature descent alert
3. Attention alerts
4. Indications of imminent contact with the ground

Next..

TCAS (Traffic Alert And Collision Avoidance


System )
TCAS adalah suatu sistem navigasi yang dipasang
di pesawat terbang sebagai alat bantu navigasi
yang membantu pilot untuk menghindari
kecelakaan atau tabarakan antara pesawat di
udara.

Perkembangan TCAS
TCAS mempunyai dua tipe peringatan
tabrakan yaitu:
1. Traffic Advisory (TA) menunjukkan posisi relative
pesawat asing dalam bentuk visual.
2. Resolution Advisory (RA) yang menunjukkan manuver
vertikal yang harus dilakukan guna menghindari
tabrakan secara aural

Next
TCAS I:
Digunakan untuk pesawat komuter kecil
Bekerja dengan transponder mode C
Hanya memberikan dalam bentu TA
TCAS II:
Menampilkan TA dan RA
Digunakan untuk pesawat komersial
TCAS III:
Memiliki semua kemampuan yang dimiliki TCAS II
Tetapi sistem ini memiliki keterbatasan akurasi jika digunakan untuk
memberikan untuk resolusi horisontal sehingga perkembangan ini
dibatalkan.
TCAS IV:
Dalam proses pengembangan .
Sistem ini dilengkapi kemampuan mengolah data informasi posisi yang
diperoleh dari sistem GPS

Kemampuan pendeteksian
TCAS mengirimkan sinyal squitter sekali per detik secara aktif untuk mencari
pesawat asing melalui interogasi all call. Teknik yang digunakan yaitu dengan
Whisper shout(W/S). Dengan cara kerjanya mengubah-ubah amplitudo pulsa
interogasi yang berhubungan dengan jarak pesawat asing, target yang rendah
di interograsi dengan sinyal yang rendah (whisper), sedangkan yang jauh
dengn daya yang besar (shout).Teknik ini digunakan pada area dengan banyak
jawaban pesawat asing yang dapat menginterferensi satu sama lain.

Cara kerja TCAS


Sistem TCAS membangun peta keberadaan pesawat udara yang berada di
ruang udara dalam bentuk 3 dimensi yang memuat ketinggian dan jarak
pesawat.
TCAS mencakup komunikasi antar semua pesawat yang dilengkapi
transponder . Transponder tersebut akan menanyai pesawat dengan frekuensi
1030 MHz dan pesawat lain akan menjawab pada frekuensi 1090 MHz.
Melalui komunikasi timbal balik ini sistem TCAS akan membuat peta pesawat
udara dalam tiga dimensi yaitu arah, ketinggian dan kecepatan. Kemudian
melalui ekstrapolasi data posisi pesawat udara kemudian yang akan
menentukan apakah akan terjadi konflik atau tidak antar pesawat satu dnegan
pesawat yang lainnya.

Tampilan Simbol Traffic


TCAS mengelompokkan pesawat asing dalam 4 kategori yaitu:
1.Non Threat Traffic
Simbol berbentuk diamond terbuka berwarna putih.
Menunjukkan adanya pesawat asing tetapi tidak diketahui
ketinggiannya, traffic ini bukan ancaman.
2. Proximate Intruder traffic
Simbol berbentuk diamond penuh berwarna putih

Menunjukkan pesawat asing pada ketinggian 200 feet dibawah


pesawat sumber. Traffic ini mendekati ancaman.

Next
3.

Traffic Advisories (TA)


Simbol berbentuk lingkaran penuh berwarna kuning. 900 feet
dibawah
level dan terbang level. Dan sinyal peringatan
muncul Traffic, Traffic
pada cockpit.
Menunjukkan adanya pesawat asing beberapa detik mendekati titik
terdekat. Padai traffic ini tidak ada maneuver diperintahkan pada TA.

4. Resolution Advisories (RA)


Simbol berbentuk kotak berwarna merah. 500 feet dibawah
dan terbang climbing. Dan sinyal peringatan
`
muncul Climb,
Climb pada cockpit.
RA ini muncul saat ketika pesawat asing mampu melaporkan ketinggian.
RA vertikal memperingatkan tabrakan ditemukan dan memberikan saran
maneuver.

Fungsi TCAS
a. Fungsi Surveillance. Fungsi TCAS sebagai Surveillance diantaranya adalah :
1. Mendeteksi kehadiran dari pesawat-pesawat yang dilengkapi Mode S Transponder dalam batas
jangkauan TCAS.
2. Menentukan initial range, relative bearing dan relative altitude.
3. Menghitung rata-rata jarak mendekat antara pesawat kita dengan pesawat lawan (intruder).
4. Menentukan pesawat yang akan ditempatkan dalam pengawasan.
b. Fungsi Tracking.
Fungsi TCAS sebagai Tracking diantaranya adalah :
1. Dapat mengawasi (Tracking) sampai 45 buah pesawat lawan yang dilengkapi dengan Mode S
Transponder.
2. Menghitung posisi relatif pesawat lawan.
3. Menghitung rata-rata jarak mendekat antara pesawat kita dengan pesawat lawan (intruder).
4. Menghitung perubahan ketinggian dari pesawat lawan.
5. Memperkirakan jarak aman antara pesawat kita dengan pesawat lawan.

Next
c. Fungsi Evaluasi Potensial Ancaman.
Fungsi TCAS sebagai evaluasi potensial ancaman diantaranya adalah :
1. Menentukan potensi ancaman dari pesawat lawan berdasarkan perhitungan
menggunakan data tracking.
2. Memberikan kategori ancaman terhadap pesawat lawan baik
ancaman resolution advisory, traffic advisory ataupun bukan ancaman (Non
Threat).
d. Fungsi Resolution Advisory (RA) dan Perhitungan Penghindaran
Tabrakan.
Jika ancaman RA pesawat datang, TCAS menentukan manuver vertikal
yang sesuai untuk pesawat kita yang akan menjaga jarak aman antara
pesawat kita dengan pesawat lawan.

Next
e. Fungsi Display Traffic Advisory.(TA)
Sebagai display traffic advisory adalah menyajikan display dari TA, RA dan
kategori bukan ancaman yang ada di sekeliling pesawat kita.
f. Fungsi Aural Alert.
sebagai aural alert berupa voice pada sistem audio cockpit.
g. Fungsi Koordinasi Air to Air.
Sebagai koordinasi air to air adalah jika pesawat lawan yang dilengkapi
dengan TCAS menjadi ancaman, suatu manuver koordinasi data link dibuat
dengan pesawat lawan. Data link ini meyakinkan bahwa resolution
advisory dalam kedua TCAS telah terkoordinasi dancompatible. Link
koordinasi dibuat diantara kedua TCAS sistem lewat Mode S Transponder.

Next

TERIMA KASIH