Anda di halaman 1dari 2

PERKEMBANGAN SOSIAL BUDAYA

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang
merupakan bentuk dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan
dengan budi atau perilaku dan akal manusia.
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere,
yaitu mengolah atau mengerjakan. Dapat diartikan juga sebagai mengolah tanah atau
bertani.
Menurut salah satu ahli Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan
pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial,
religius dan lain sebagainya serta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi
ciri khas suatu masyarakat itu sendiri.
Manusia semakin lama semakin meningkat karena manusia sebagai pelaku aktivitas
tersebut memiliki kebudayaan dan pola pikir yang berbeda satu sama lainnya. Tatanan
sosial baru pun akhirnya membawa dampak pada berkurangnya kepercayaan, pandangan
dan nilai-nilai lama yang bersumber pada ajaran keluhur dan nenek moyang.
Kepercayaan lama yang bersifat pribadi dan cenderung tidak pasti telah digantikan oleh
kehidupan beragama yang lebih formal. Kehidupan ini berkembang dengan cepat
dikalangan generasi muda yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih baik. Hal ini banyak
dipengaruhi oleh perkembangan dunia pendidikan, informasi dan komunikasi yang
memberikan peranan besar pada pergeseran budaya, cara pandang dan pola berpikir
yang selam ini berkebang dimasyarakat saat ini.
Jadi ada sejumlah kekuatan yang mendorong terjadinya perkembangan sosial budaya
masyarakat Indonesia. Secara kategori ada 2 kekuatan yang dapat memicu perubahan
sosial. Pertama, adalah kekuatan dari dalam masyarakat itu sendiri, seperti pergantian
generasi dan berbagai penemuan dan rekayasa setempat. Kedua, adalah kekuatan dari
luar masyarakat, seperti pengaruh kontak-kontak antar budaya secara langsung maupun
persebaran kebudayaan serta perubahan lingkungan hidup yang pada gilirannya dapat
memacu perkembangan sosial dan kebudayaan masyarakat yang harus menata kembali
kehidupan mereka.
Perubahan ini juga membawa dampak negatif pada kehancuran moral yang dapat
dijumpai di daerah perkotaan yang sebagian besar masyarakat menganggap bahwa
dampak negatif ini merupakan hal yang wajar. Padahal apabila dampak negatif ini tidak
segera diatasi mungkin dampak negatif pembangunan dan perubahan sosial akan lebih
berkembang dibandingkan dampak positif yang diperoleh.
Sistem Sosial Budaya Masyarakat Indonesia, sistem yang berlaku di Indonesia yaitu
HETEROGEN secara vertikal maupun horizontal. Apa yang dimaksud dengan Heterogen ?
Heterogen adalah keadaan berbagai unsur yang berbeda sifat atau berlainan jenis,

sehingga berdampak sangat rawan konflik di berbagai daerah. Selain itu Indonesia
merupakan negara yang memiliki susunan masyarakat dengan ciri pluralitas yang tinggi.