Anda di halaman 1dari 7

Satuan Acara Penyuluhan (SAP)

Nyeri
Hari / Tanggal

: . 2015

Waktu

: 20 Menit

Tempat / Ruang

: RS AWS / CEMPAKA

Sasaran

: Orang tua

Pelaksana

: Roby Pandu Pradana ( Mahasiswa Akper Pemprov Kaltim )

Topik Penkes

: Nyeri

Diagnose Kep

: Kurang pengetahuan klien tentang Nyeri.

Tujuan Intruksional Umum


Setelah mengikuti penkes selama 20 menit diharapkan klien dapat menjelaskan
tentang nyeri.

Tujuan Intruksional Khusus


Setelah diberikan penkes selama 20 menit diharapkan klien mampu :

Mengetahui tentang pengertian nyeri


Mengetahui tentang macam-macam nyeri
Mengetahui tentang rentang dan skala intensitas nyeri
Mengetahui tentang manajemen nyeri

MATERI
Pokok Bahasan
Nyeri

Sub Pokok Bahasan


Mengetahui tentang pengertian nyeri
Mengetahui tentang macam-macam nyeri
Mengetahui tentang rentang dan skala intensitas nyeri
Mengetahui tentang manajemen nyeri

METODE

: Ceramah, Tanya Jawab

MEDIA

: Lembar balik, Leaflet

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM)


Pendahuluan
Pembukaan dan menjelaskan tujuan
Penyajian
Menjelaskan materi (Sesuai TIK atau sub pokok bahasan)
Penutup
Merangkum dan melakukan evaluasi

Tahap

Waktu

Kegiatan pengajar

Pendahuluan

5 menit

Penyajian

10 ment

Penutup

5 menit

Menyiapkan materi, tempat


dan sasaran
Pembukaan (salam dan
perkenalan)
Menjelaskan tujuan dan
kontrak waktu
Menjelaskan pengertian, dan
macam macam nyeri
Memberi kesempatan pada
peserta untuk bertanya
Menjawab Pertanyaan
Menjelaskan Cara
memanajemen nyeri
Menanyakan Pemahaman
mengenai cara
memanajemen nyeri
Mengajukan pertanyaan
untuk mengevaluasi jalannya
penkes
Merangkum
Menutup pertemuan dan
salam

Kegiatan sasaran

Menyiapkan diri

Menjawab salam

Memperhatikan

Memperhatikan

Bertanya

Memperhatikan
Memperhatikan

Memperhatikan

Menjawab

Memperhatikan
Memperhatikan &
Menjawab Salam

Evaluasi
a Evaluasi Hasil (Lisan)
Setelah diberikan Penkes selama 20 menit klien mampu :
Menjelaskan pengertian nyeri dengan bahasanya sendiri
Menjelaskan kembali macam macam nyeri
Menjelaskan kembali tentang rentang dan skala intensitas nyeri
Menjelaskan cara memanajemen nyeri

Evaluasi Struktur
Kelengkapan media-alat (AVA) ; tersedia dan siap digunakan
Pelaksana siap melakukan penkes

Evaluasi Proses
Pelaksana dan sasaran mengikuti penkes sesuai waktu yang ditetapkan
Sasaran aktif selama proses penkes
Sasaran mampu menjawab pertanyaan
Pelaksana menyajikan semua materi secara lengkap.

Lampiran Materi

Pengertian Nyeri
Nyeri adalah perasaan tak nyaman dan sensasi yang sangat individual yang tidak dapat
dibagi dengan orang lain
Nyeri adalah sensori yang tidak nyaman dan pengalaman emosi yang dihubungkan
dengan luka nyata atau potensial atau digambarkan dalam bentuk luka (IASP/International
Association for the Study of Pain, 1979)
Nyeri adalah apapun yang dikatakan seseorang yang dialaminya, ada kapanpun
seseorang mengatakannya (McCaffery, 1979)
Nyeri merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh interaksi faktor-faktor affective
(emosional), behavior, cognitive, dan physiologic-sensory.
Definisi keperawatan tentang nyeri adalah sensasi apapun yang menyakitkan tubuh
yang dikatakan oleh individu yang mengalaminya, yang ada kapanpun individu
mengatakannya.

Macam macam nyeri

Nyeri Akut
Nyeri yang berlangsung hanya selama periode penyembuhan yang diharapkan

Nyeri Kronik
Berlangsung selama proses penyembuhan dan biasanya dalam periode 6 bulan
Perbedaan Nyeri Akut dengan Nyeri Kronik
NYERI AKUT

NYERI KRONIK

Ringan sampai berat

Ringan sampai berat

Respon sistem syaraf Symphatic:

Respon sistem syaraf

Nadi meningkat
Pernafasan meningkat
Peningkatan tekanan darah
Diaphoresis
Dilatasi pupil

Parasymphatic:
Tanda-tanda vital normal
Kulit kering, hangat
Pupil normal atau dilatasi

Berhubungan dengan luka jaringan;

Penyembuhan berlangsung lama

hilang dengan penyembuhan


Klien tampak gelisah dan cemas

Klien tampak depresi dan menarik


diri

Klien melaporkan nyeri

Klien sering tidak menyatakan nyeri


tanpa ditanya

Klien memperlihatkan perilaku yang

Perilaku nyeri tidak ada

mengindikasikan nyeri: menangis,


menggaruk atau memegang area

RENTANG DAN SKALA INTENSITAS NYERI


Skala Intensitas Numerik (kunatitatif)
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Skala Ekpresi (kualitatif)


10

Skala Intensitas Deskriptif Sederhana

Paling
Tidak Ringan
Ada

Hebat Sangat

Hebat

Hebat

MANAJEMEN NYERI
a

Farmakologis
Kolaborasi dengan dokter, obat-obatan analgesia, narkotik cute oral atau parenteral ( IM,
IV, SC ) untuk mengurangi nyeri secara cepat

Non Farmakologis
1 Stimulasi dan pijatan
Pasien jauh lebih nyaman karena otot relaksasi, sensasi tidak nyeri memblokir
menurunkan transmisi nyeri, menggosok kulit, punggung, bahu.
2

Kompres Es dan Panas


Es : menurunkan prostaglandin, sensitivitas reseptor nyeri kuat,
menghambat inflamasi

Panas : melancarkan aliran darah, nyeri berkurang


Distraksi
Suatu metode yang digunakan untuk menghilangkan nyeri dengan cara mengalihkan
perhatian pasien pada hal - hal lain sehingga pasien akan lupa terhadap nyeri yang di
alami.
Trik-trik :
Memfokuskan sesuatu selain nyeri
Persepsi nyeri berkurang
Melihat film, musik, kunjungan temanteman atau keluarga, permainan, aktivitas
tertentu (misal : catur)
Beberapa teknik distraksi :
Bernafas secara pelan pelan, massase sambil menarik nafas pelanpelan,
mendengarkan lagu, sambil menepuk nepukkan jari/kaki.
Membayangkan hal hal yang indah sambil menutup mata
Menonton TV atau acara kegemaran
Relaksasi
Ketegangan otot berkurang, nafas abdomen, frekuensi lambat, berirama
Pejamkan mata, bernafas perlahan teratur konstan
Menghitung dalam hati saat udara masuk dan keluar
Perlu latihan dulu.
Imajinasi Terbimbing
Membayangkan setiap energi dalam menarik nafas adalah energi kesembuhan.
Bayangkan saat mengeluarkan nafas, nyeri keluar dan tegang berkurang.
Sebagai tambahan dari bentuk pengobatan.

SATUAN ACARA PENYULUHAN

NYERI

OLEH :
NAMA : Roby Pandu Pradana
NIM

: 72.20.001.D.13.075

AKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH


PROVINSI KALTIM
2014/2015