Anda di halaman 1dari 5

AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Gambaran Umum Ak. Sektor publik

OLEH

1 Ni Made Rai Sutayanti


2 Desak Gede Yudi Atika Sari
3 Luh Sukarini

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS


MAHASARASWATI DENPASAR
ANGKATAN 2013
Gambaran Umum Akuntansi Sektor Publik
1. Karakteristik Organisasi Sektor Publik

a. Organisasi sektor publik dijalankan untuk tidak mencari keuntungan financial,


melainkan untuk mencapai suatu misi atau tujuan tertentu (driven by mission)
b. Dimiliki secara kolektif oleh public
c. Organisasi sektor publik bergerak untuk memberikan pelayanan publik
d. Keputusan-keputusan yang terkait kebijakan maupun operasi, termasuk penyusunan
anggaran dilakukan bersama masyarakat atau berdasarkan consensus
e. System akuntansi pada organisasi sektor publik berdasarkan pada cash basis
accounting
f. Stakeholder bersifat terbuka sehingga tidak hanya terdiri dari stakeholder internal,
melainkan juga stakeholder eksternal

2. Perbandingan Organisasi Sektor Publik dan Swasta


Perbedaan
Tujuan Organisasi
Sumber pendanaan

Sektor Publik
Nonprofit motive
Pajak, retribusi, utang,
obligasi, pemerintah, laba
BUMN/BUMD, penjualan
asset Negara, dsb

Pertanggungjawaban

Struktur Organisasi

Pertanggungjawaban kepada
masyarakat (public) dan
parlemen (DPR/DPRD)
Birokratis,kaku, hierarkis

Karakteristik anggaran
Sistem akuntansi

Terbuka untuk publik


Cash Accounting

Sektor Swasta
Profit motive
Pembiayaan internal; modal
sendiri, laba ditahan,
penjualan aktiva
Pembiayaan eksternal; utang
bank, obligasi, penerbitan
saham
Pertanggungjawaban kepada
pemegang saham dan kreditor
Fleksibel; datar, pyramid,
lintas fungsional, dsb
Tertutup untuk publik
Accrual Accounting

3. Tujuan dan Perkembangan Akuntansi Sektor Publik


a. Tujuan Akuntansi Sektor Publik
Memberikan informasi yang diperlukan untuk mengelola secara tepat, efisien, dan
ekonomis operasi dan alokasi sumber daya yang dipercayakan kepada organisasi.
Tujuan ini berkaitan dengan pengendalian manajemen
Memberikan informasi untuk membantu manajer melaporkan tanggung jawabnya
dalam mengelola secara tepat dan efektif program dan sumber daya yang menjadi
wewenangnya.
b. Perkembangan Sektor Publik

2 | Page

Pada tahun 1950-an dan 1960-an sektor publik memainkan peran penting sebagai
pembuat dan pelakssana strategi pembangunan. Pada tahun 1952, istilah sektor publik
pertama kali digunakan secara resmi, dimana sektor publik dikaitkan dengan bagian
dari manjemen ekonomi makro yang terkait dengan pembangunan dan lembaga
pelakssana pembangunan.
Setelah datang banyak kritikan dan serangan dari teori perkembangan radikal, di
negara-negara indusri sektor publik mengalami reformasi. Reformasi tersebut tampak
dalam adopsi New Public Management (NPM) dan reinventing goverment di banyak
negra terutama Anglo-Saxon. Dengan adanya perubahan pada sektor tersebut, terjadi
pula perubahan pada akuntansi sektor publik. Contohnya perubahan sistem akuntansi
dari akuntansi berbasis kas menjadi akuntansi berbasis akrual. Pemerintah New
Zeland yang dianggap berhasil dalam menerapkan akuntansi berbasis akrual telah
mengadopsi sistem akuntansi tersebut sejk tahun 1991.
Kini muncul isu bahwa akuntansi sektor publik di negara berkembang
mengalami kebangkrutan. Namun hal tersebut dapat disangkal dengan negara-negara
yang memiliki kepercayaan publik tinggi seperti Malaysia, Taiwan, Thailand dan
Korea Selatan.
Kontribusi sektor publik dapat memantu pembangunan nasional dan stabilitas
publik. Oleh karena itu perbaikan kinerja sektor publik terus dilakukan agar dapat
tercipta good publik and corporate govermance. Seiring dengan perbaikan sektor
publik, akuntansi publik pun ikut berkembang dengan pesat. Hal ini tampak pada dua
dasawarsa terakhir, istilah akuntabilitas publik, value for money, reformasi sektor
publik, privatisasi, good publik governance. yang begitu cepat masuk ke kamus
sektor publik.
Isu-isu sektor publik masih terus bermunculan misalnya isu perlunya dilakukan
reformasi akuntansi, auditing, sistem anajemen keuangan pubik, privatisasi
perusahaan-perusahaan publik, dan tuntutan dibuatnya laporan laporan keungan
eksternal.

4. Value For Money


Value For Money adalah Konsep pengelolaan organisasi sector public yang berdasarkan
tiga elemen utama yaitu ;
a. Ekonomi; pemerolehan input dengan kualitas dan kuantitas tertentu pada harga yang
terendah
b. Efesiensi; pencapaian output yang maksimum dngan input tertentu
c. Efektivitas; tingkat pencapaian hasil program dengan target yang ditetapkan
3 | Page

5. Good Governance dan Akuntibilitas Publik


a. Good Governance
Pengertian Good governance sering diartikan sebagai tata kelola pemerintahan yang
baik. Sementara itu World Bank mendefinisikan Good Governance sebagai suatu
penyelenggaraan manejemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab sejalan
dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana
investasi, dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun administatif,
menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal and political framework bagi
tumbuhnya aktifitas usaha.
Karakteristik Good Governance menurut UNDP, yaitu:
1) Participation merupakan keterlibatan masyarakat dalam pembuatan keputusan
baik secara langsung maupun tidak langsung melalui lembaga perwakilan yang
dapat menyalurkan aspirasinya. Partisipasi tersebut dibangun atas dasar
kebebasan berasosiasi dan berbicara serta berpartisipasi secara konstruktif.
2) Rule of law merupakan kerangka hukum yang adil dan dilaksanakan tanpa
pandang bulu.
3) Transparency dibangun atas dasar kebebasan memperoleh informasi. Informasi
yang berkaitan dengan kepentingan public secara langsung dapat diperoleh yang
membutuhkan.
4) Responsiveness meerupakan lembaga-lembaga publik harus cepat dan tanggap
dalam melayani stakeholders.
5) Consensus orientation berada pada kepentingan masyarakat yang lebih luas.
6) Equity merupakan setiap masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk
memperoleh kesejahteraan dan keadilan.
7) Efficiency and effectiveness adalah pengelolaan sumber daya public harus
dilakukan secara berdaya guna (efisien) dan berhasil guna (efektif).
8) Accountability merupakan pertanggungjawaban kepada public atas setiap aktifitas
yang dilakukan.
9) Strategic vision merupakan penyelenggara pemerintahan dan masyarakat harus
memiliki visi jauh ke depan.

4 | Page

Dari sembilan karakter tersebut, paling tidak terdapat 3 hal yang dapat diperankan
oleh akuntansi sector public yaitu penciptaan transparansi, akuntabilitas public dan
value for money (economy, efficieny dan effectiveness).

b. Akuntibilitas Publik
Akuntibilitas public adalah kewajiban pihak pemegang amanah (agent) untuk
memberikan pertanggungjawaban, menyajikan, melaporkan, dan mengungkapkan
segala aktivitas dan kegiatan yang menjadi tanggungjawabnya kepada pihak pemberi
amanah yang memiliki hak dan kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban
tersebut.
Empat dimensi akuntibilitas yang harus dipenuhi oleh organisasi sector public
yaitu ;
1) Akuntibilitas kejujuran dan akuntibilitas hukum
2) Akuntibilitas proses
3) Akuntibilitas program
4) Akuntibilitas kebijakan

5 | Page