Anda di halaman 1dari 12

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MANFAAT BUKU KIA

Oleh:
Ahmad Arif Nur Yuwono, S.ked
09.06.003

Pembimbing:
dr. Yusuf T. Assa, Sp.A

KEPANITERAAN KLINIK SMF ANAK


RSUD DR. R SOEDJONO SELONG
2015

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


MANFAAT BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)

A. LATAR BELAKANG
Angka kematian ibu (AKI) angka kematian bayi (AKB) di Indonesia
masih tinngi dibandingkan dengan Negara asia lainnya (Depkes RI,
2007). Menurut data survey demografi kesehatan Indonesia (SDKI)
tahun 2007, AKI sebesar 228/ 100.00 kelahiran (Depkes RI, 2004).
Untuk AKB, misalnya, di Sulawesi Barat mencapai 74 (per 1.000
kelahiran hidup), di Nusa Tenggara Barat (NTB) 72, dan Sulawesi
Tengah 60. Angka-angka tersebut empat kali lipat lebih tinggi dari
pada AKB di daerah Yogyakarta yang AKBnya 19. demikian pula untuk
AKI, disparitas antara kota dan desa masih meningkat. Hal ini dapat
dilihat dari besarnya resiko yang dihadapi ibu melahirkan di desa
(Media Indonesia, 2008).
Menurut SKRT (2001) dalam Depkes (2003) sebagian besar
penyebab kematian ibu secara langsung adalah komplikasi yang
terjadi pada saat persalinan dan segera setelah bersalin. Penyebab
tersebut tersebut dikenal dengan Trias klasik yaitu perdarahan (28%),
eklamsia (24%), dan infeksi (11%). Sedangkan penyebab tidak
langsung kematian ibu Antara lain adalah ibu hamil menderita kurang
energy kronis (KEK) 37%, anemia

(Hb < 11gr%). Penyebab utama

kematian bayi baru lahir adalah prematuritas dan BBLR (34%), asfiksia

(37%), tetanus neonatorum (3%) dan masalah pemberian ASI (3%)


(Awi, 2007).
Kebijakan dan berbagi upaya pemerintah untuk menurunkan angka
kematian ibu dan bayi, Antara lain dengan kegiatan Gerakan Sayang
Ibu (GSI), Strategi Making Pregnancy safer dan pengadaan buku
kesehatan Ibu dan anak (KIA). Buku KIA telah diperkenalkan sejak
tahun 1990 dengan bantuan Badan Kerjasama Internasional jepang
(JICA). Dikeluarkannya buku KIA ini diarahkan untuk meningkatkan
pengetahuan dan pemahaman

masyarakat tentang kesehatan ibu

dan anak (Depkes RI, 2003).


Buku kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan buku pedoman
yang dimiliki oleh ibu dan anak yang berisi informasi dan catatan
kesehatan ibu dan anak, dan merupakan satu satunya alat pencatatan
pelayanan kesehatan ibu dan anak sejak ibu hamil, melahirkan, dan
selama masa nifas hinnga bayi dilahirkan

dan berusia 5 tahun

(Kemenkes RI, 2004). Penggunaan buku KIA merupakan salah satu


strategi

pemberdayaan

masyrakat

terutama

keluarga

untuk

memelihara kesehatan dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang


berkualitas (Depkes RI, 2009)
Peranan buku KIA pada semua fasilitas kesehatan diharapkan dapat
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil sehinnga
komplikasi yang mungkin terjadi dalam masa kehamilan dapat
terdeteksi sedini mungkin sesui dengan tujuan pelayanan antenatal

yaitu untuk mencegah adanya komplikasi obsetri dan memastikan


bahwa komplikasi dapat dideteksi dan ditangani secara memadai
(Saifuddin, 2002).

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Pokok Bahasan
Sasaran
Hari, Tanggal
Waktu
Waktu Pertemuan
Tempat
Tujuan
1. Tujuan Umum
2. Tujuan Khusus

:
:
:
:
:
:

Manfaat Buku KIA


Ibu bayi dan keluarga
Disesuaikan waktu rawat
Disesuaikan waktu rawat
25 menit
Ruang neonatus

: Peserta mampu menjelaskan gambaran umum


manfaat buku KIA
: Peserta mampu:
1)

Menjelaskan definisi buku KIA

2)

Menyebutkan tujuan mengetahui manfaat


buku KIA

3)

Menyebutkan isi buku KIA

4)

Menyebutkan kapan dan kemana buku KIA


harus dibawa untuk di isi

Media dan Metode

: Media : Buku KIA


Metode : Ceramah, tanya jawab

Materi

Manfaat Buku KIA


Definisi buku KIA

No
.
1

2)

Tujuan mengetahui manfaat buku KIA

3)

Isi (gambaran umum) buku KIA

4)

Waktu dan tempat pengisian buku KIA

Kegiatan Penyuluh

Kegiatan penyuluhan
Wakt Kegiatan Peserta

Media dan Alat

Pembukaan

u
5

Peserta menyimak

Metode:

1.

menit

penjelasan yang

Ilustrasi,

Memberikan salam

2.

Perkenalan dan

disampaikan oleh

kontrak waktu
3.

fasilitator dan aktif

Menyampaikan

mengemukakan

tujuan penyuluhan
4.

brain storming.

pendapat.

Menyampaikan ruang
lingkup materi yang
akan disampaikan dan
metode yang akan
digunakan.

5.

Memotivasi peserta
dengan menekankan
pentingnya materi ini
untuk dipahami

2.

Penyuluhan :
1. Menggali pengetahuan

15

menit

yang berhubungan dengan


buku KIA
2. Menjelaskan definisi buku
KIA
3. Menjelaskan tujuan
mengetahui manfaat buku
KIA
4. Menjelaskan isi (gambaran
umum) buku KIA
5. Menjelaskan waktu dan
tempat pengisian buku
KIA.
6. Memberikan evaluasi
kepada peserta mengenai :

Definisi

buku KIA

Tujuan

mengetahui manfaat
buku KIA

Peserta

Metode:

memperhatikan

Ceramah, tanya

penjelasan yang

jawab, brain

dilakukan oleh

storming

fasilitator
-

Peserta aktif
bertanya, menjawab
dan mengemukakan
pendapat

Media:
Buku KIA

Isi

Peserta menjawab dan

(gambaran umum)

menanggapi

buku KIA

pertanyaan-pertanyaan
fasilitator

Waktu dan

tempat pengisian buku


3.

KIA.
Penutup
-

Menyimpulkan materi

Peserta memperhatikan

menit

secara keseluruhan.

Peserta aktif bertanya

Salam penutup

dan antusias menjawab


pertanyaan

Pengorganisasian

1. Pembawa acara

: An Yowono,

S.ked
2. Pembicara

: Yudha

septiawan S.ked
3. Fasilitator dan Perlengkapan

: yudha

S.ked
4. Observer

: Yudha

s.ked
Kriteria Evaluasi

1. Evaluasi Struktur
Kesiapan materi
Kesiapan SAP
Kesiapan media
Kesiapan

daftar

hadir

peserta

penyuluhan
Peserta hadir di tempat penyuluhan
Tempat Penyuluhan
Pengorganisasian

penyelenggaran

penyuluhan dilakukan sebelumnya


2. Evaluasi Proses
Fase dimulai sesuai dengan waktu
yang direncanakan
Peserta antusias terhadap materi
penyuluhan
Peserta

mengajukan

pertanyaan

dan menjawab pertanyaan secara


benar
Suasana penyuluhan
Tidak

ada

peserta

yang

meninggalkan tempat penyuluhan


Kriteria Jumlah peserta yang hadir
3. Evaluasi Hasil

Peserta

mampu

pertanyaan

menjawab

(menyebutkan

dan

menjelaskan) tentang :
-

Definisi buku KIA

Tujuan

mengetahui

manfaat buku KIA


Isi (gambaran umum) buku

KIA
-

Waktu

dan

pengisian buku KIA.

tempat

1.

Uraian Materi :
MANFAAT BUKU KIA
Definisi Buku KIA
Adalah buku yang diterbitkan oleh Depkes RI sebagai
:
- Catatan dan Alat Pemantauan KIA milik
ibu/keluarga

yang

dapat

digunakan

pada

semua fasilitas pelayanan kesehatan


- Bahan Informasi cara menjaga dan merawat
kesehatan ibu anak.
- Materi Penyuluhan KIA
Buku KIA berisi catatan kesehatan ibu (hamil, bersalin, dan
nifas) dan anak (bayi baru lahir, bayi dan anak balita), gabungan dari
kartu-kartu kesehatan yang ada: KMS ibu hamil, KB, KMS Balita,
Perkembangan Anak (Depkes RI, 2009).
Sasaran langsung buku KIA adalah Ibu dan Anak :

Tiap ibu hamil dapat Buku KIA


Pada kehamilan gemeli, ibu dapat buku sesuai dengan

jumlah bayinya
Tiap kali Ibu hamil akan dapat buku baru
Jika Buku KIA hilang (selama masih ada persediaan
buku) akan mendapat ganti buku baru
Sasaran tidak langsung buku KIA adalah :

Suami dan anggota keluarga yang lain


Kader kesehatan dan anggota masyarakat

2.

3.

Petugas kesehatan terutama ketika memberi pelayanan


kepada ibu dan anak (Astuti, 2011)

Tujuan Mengetahui Manfaat Buku KIA


Buku KIA adalah buku catatan terpadu yang digunakan dalam
keluarga untuk tujuan:

Meningkatkan praktek keluarga dan masyarakat dalam


memelihara/merawat kesehatan ibu dan anak
Meningkatkan kualitas pelayanan KIA

Umum
Ibu dan anak mempunyai catatan kesehatan yang lengkap,
sejak ibu mulai hamil sampai anak berumur lima tahun
Khusus

Ibu & Anak punya catatan kesehatan khusus


Instrumen
pencatatan
&
pemantauan,

informasi,

komunikasi dan penyuluhan tentang kesehatan, gizi dan


standar pelayanan KIA yang lengkap di tingkat keluarga

termasuk rujukannya
Deteksi dini adanya gangguan atau masalah kesehatan ibu

dan anak
Menanggapi kebutuhan & keinginan ibu hamil dan balita
Meningkatkan komunikasi antara ibu dan petugas dalam
rangka mendidik ibu/keluarga tentang perawatan dan

pemeliharaan KIA dan gizi di rumah.


Meningkatkan jangkauan pelayanan KIA berkualitas.
Memperbaiki sistem kesehatan dalam menerapkan
manajemen pelayanan KIA yang lebih efektif
2011)

Isi dan Gambaran Umum Buku KIA

(Astuti,

BAGIAN IBU
a.Identitas keluarga
b.Catatan Pelayanan Kesehatan Ibu
Ibu Hamil
Ibu Bersalin

Ibu Nifas
Keterangan Lahir

BAGIAN ANAK
a. Identitas Anak
b. BBL (bayi kurang dari 1 bulan)
c. Bayi dan Anak (umur 1 bulan 5 tahun)
d. Mengatasi Penyakit yang Sering Diderita Anak di Rumah
e. Tanda Bahaya Pada Anak Sakit
f. Kapan Anak Harus Segera Dibawa Kembali ke Tempat
Pelayanan
g. Obat Pertolongan Pertama yang Perlu Disedaikan di Rumah
h. Mencegah anak mengalami kecelakaan
i. Kartu Menuju Sehat (KMS)
j. Catatan Pelayanan Kesehatan Anak

Pemeriksaan Neonatus
Pemberian Imunisasi
Pemberian Vit A
Anjuran Pemberian Rangsangan

4.

Waktu dan Tempat Pengisian Buku KIA


Buku KIA disimpan di rumah dan dibawa setiap kali ibu
atau anak datang ke tempat-tempat pelayanan kesehatan di
mana saja untuk mendapatkan pelayanan KIA (Posyandu,
Polindes, Puskesmas, bidan/dokter praktik swasta dan rumah
sakit) (Depkes RI, 2009)

Daftar Pustaka :

Depkes RI. 2009. Buku Kesehatan Ibu Dan Anak. Jakarta:Depkes RI&JICA.
Astuti,

Febriyani

Weni

Puji.

2011.

Apa

dan

Manfaat

http://www.scribd.com/doc/17497791/Apa-Dan-Manfaat-Buku-Kia

Buku

KIA

Diakses

tanggal 15 JUNI 2015 Pukul 20.30 WIB


http://perpustakaan.depkes.go.id:8180/bitstream/123456789/82/4/BK2009G124.pdf Diakses tanggal 16 juni 2015 Pukul 20.30 WIB