Anda di halaman 1dari 19

5.2.

Uji Homogenitas Varians


5.2.1.1.
5.2.1.1.

Uji Homogenitas Varians untuk Setiap Faktor


Uji

Homogenitas Varians untuk Setiap Faktor Secara Manual


Pada faktor volume KOH diberikan 2 taraf faktor yaitu 30 mL dan 50
mL. Data yang diperoleh dari tiap taraf faktor volume KOH dapat dilihat pada
Tabel 5.3. berikut.
Tabel 5.1. Data Taraf Faktor Volume KOH
Volume KOH
30 mL
6
8
8
6
7
8
7
7
9
8
7
9
90

50 mL
8
9
10
9
8
10
8
8
9
10
11
12
112

Maka akan diuji homogenitas variansnya dengan uji Bartlett dengan


langkah-langkah berikut ini.
1. Menentukan hipotesis.
Ho: Variansi kedua taraf faktor volume KOH ( S12 = S22 )
Hi : Tidak semua variansi sama
2. = 0,05
3.

Daerah Kritis : b hitung > bk (0,05 ; 12)


b2 (0,05 ; 12) = 0,8332

4.

Perhitungan :
a. Menghitung rata-rata

(X)

X
n

X 90 7,500
X
1
n
12
X
2

112
9,333
12

Menghitung variansi taraf faktor

S2

11

n 1

b.

S1

11

(6 7,5) 2 ... (9 7,5) 2

1,000
12 1

n 1

S2

11

n 1

(8 9,333) 2 ... (12 9,333) 2


1,697
12 1
i

c. Menghitung Variansi Faktor


i

Sp
d.

n
i 1

1 S i

N k

S2

1,000

1,000

0,966

11

... S i

Sp

1,697 11

1 / 22

1,348

11

1,697 11

1,348

0 , 0454

2
i

N k

(12 1) (1,000) (12 1) (1,697)


1,348
24 2

1
2 ni 1 N k

n2 1

i 1

Menghitung nilai b hitung


2 n11

Sp

n 1 S

5. Kesimpulan
b hitung > bk (0,05 ; 12), (0,966 > 0,8332)
maka Ho diterima, variansi kedua taraf faktor volume KOH sama.
5.2.1.2.

Uji Homogenitas Menggunakan Software

Uji homogenitas dapat diuji dengan menggunakan software Minitab.


Adapun pengujian homogenitas varians dengan menggunakan software Minitab
dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1. Dimasukkan data-data yang akan diuji homogenitasnya.

Gambar 1.1. Langkah 1 Uji Homogenitas Menggunakan Software Minitab


2. Dipilih menubar stat-> anova -> 2 varians pada software Minitab 16.

Gambar 1.2. Langkah 2 Uji Homogenitas Menggunakan Software Minitab


3. Maka akan muncul kotak dialog seperti dibawah ini.

Gambar 1.3. Langkah 3 Uji Homogenitas Menggunakan Software Minitab


4. Diisi kotak response dengan C2. Diisi kotak factors dengan kolom C1.
Dibuat judul pengujian, yaitu uji homogenitas varians KOH. Setelah itu klik
storage untuk menampilkan data-data yang mendukung hasil pengujian
homogenitas data.

Gambar 1.4. Langkah 4 Uji Homogenitas Menggunakan Software Minitab


5. Klik OK pada kotak Test for Equal Variances, kemudian klik ok pada kotak
dialog Test For Equal Variances. Maka akan tampil hasil pengujian
homogenitas varians.

Gambar 1.5. Hasil Uji Homogenitas Faktor KOH Menggunakan Software


Minitab

6. Berdasarkan gambar diatas dapat diketahui bahwa nilai P-value > 0,05dari
0,05 dan semua data dapat beririsan, maka disimpulkan bahwa data adalah
homogen.
Uji homogenitas faktor yang lainnya juga dapat diketahui menggunakan
software Minitab berdasarkan data dibawah ini.
1. Data Taraf Faktor Banyak Minyak
Tabel 5.2. Data Taraf Faktor Banyak Minyak
Banyak Minyak
30 ml
6
8
8
7
7
9
8
9
10
8
8
9
97

50 ml
6
7
8
8
7
9
9
8
10
10
11
12
105

Berdasarkan data banyak minyak goreng, dapat diketahui hasil uji


homogenitasnya yang terdapat pada Gambar 1.6.

Gambar 1.6. Hasil Uji Homogenitas Faktor Banyak Minyak Goreng


Menggunakan Software Minitab
2. Data Taraf Fakor Volume HCl
Tabel 5.3. Data Taraf Faktor Volume HCl
Volume HCL
30 mL
6
8
8
6
7
8
8
9
10
9
8
10
97

50 mL
7
7
9
8
7
9
8
8
9
10
11
12
105

Berdasarkan data volume HCl, didapat hasil uji homogenitasnya yang terdapat
pada Gambar 1.7.

Gambar 1.7. Hasil Uji Homogenitas Faktor Volume HCl Menggunakan


Software Minitab

Berikut merupakan contoh soal untuk penyelesaian subbab Uji Rata-Rata Sesudah
Anava
Tabel 5.4. Data Taraf Faktor untuk Interaksi Volume Coca-cola, Jumlah
Gula dan Suhu Coca-cola
Faktor Volume Coca-cola (A)
A1 (100 ml)
A2 (150 ml)
Faktor Suhu Coca-cola ( C)
C1
C2
C1
C2
2C
22C
2C
22C
103
68
84
61
107
66
87
55
98
71
81
57
308
205
252
173
127
87
105
78
131
90
111
71
124
89
102
76
382
266
318
225

Faktor
Jumlah
Gula

B1(25 gr)
Jumlah
B2(50 gr)
Jumlah

Tabel 5.5. Tabel ANAVA untuk Hasil Perhitungan Eksperimen Faktorial 23


dengan Metode Yates Model Acak

PERLAKUAN

Sumber Variasi
Rata-rata

Dk
1

AB

AC
BC

1
1

ABC
Kekeliruan
Jumlah

1
16
24

JK
188860
1552.0
4
2667.0
4
12.041
7
6370.0
4
92.041
7
30.375
0.0416
7
187.33

KT
188860

Fhitung
-

Ftabel
-

1552.042 2667.042 12.04167 -

6370.042 289

161.4

92.04167 152881
30.375 2209

161.4
161.4

0.041667 729
11.70813 0.00356
-

4.49
-

Misalkan A = Volume Coca-cola, B = Jumlah Gula dan C = Suhu Coca-cola, maka


kesimpulan yang didapat berdasarkan tabel ANAVA diatas adalah:
a

Untuk AB : H0 ditolak artinya bahwa terdapat efek faktor-faktor dan


terdapat efek faktor interaksi antara faktor-faktor. Artinya, interaksi antara
faktor volume coca-cola dan faktor jumlah gula, memberikan efek
signifikan terhadap kecepatan larutan.
Untuk AC : H0 ditolak artinya bahwa terdapat efek faktor-faktor dan

terdapat efek faktor interaksi antara faktor-faktor. Artinya, interaksi antara


faktor volume coca-cola dan faktor suhu coca-cola memberikan efek
signifikan terhadap kecepatan larutan.
Untuk BC : H0 ditolak artinya bahwa terdapat efek faktor-faktor dan

terdapat efek faktor interaksi antara faktor-faktor. Artinya, interaksi antara


faktor jumlah gula dan faktor suhu coca-cola tidak memberikan efek
signifikan terhadap kecepatan larutan.
5.4.

Uji Rata-rata Sesudah ANAVA

5.4.1. Pengujian Rata-rata Sesudah ANAVA untuk Interaksi Faktor


Sebagai contohnya, diuji rata-rata sesudah ANAVA untuk interaksi terdiri
dari:
1

Uji Tukey untuk Volume Coca-cola dengan Jumlah Gula


Pengujian rata-rata sesudah ANAVA untuk interaksi faktor ini dilakukan

dengan metode Tukey. Langkah-langkah yang ditempuh dalam pengujian ini


adalah:
a. Urutkan rataan sampel dari yang paling kecil hingga paling besar
b. Dari tabel tukey, hitung nilai qa dengan informasi dk = ..., k =..., dan pada
tingkat = 0,05
Adapun data untuk taraf volume coca-cola dengan jumlah gula, yaitu :

Data Taraf Faktor Volume Coca-cola dengan Jumlah Gula


A1
B1
103

B2
127

A2
B1
84

B2
105

107
98
68
66
71
513

131
124
87
90
89
648

87
81
61
55
57
425

111
102
78
71
76
543

c. Dimasukkan data diatas pada lembar kerja Minitab.

Gambar 1.8. Langkah 1 Uji Tukey Menggunakan Software Minitab


d. Dipilih menu stat -> ANOVA -> one way (unstacked)

Gambar 1.9. Langkah 2 Uji Tukey Menggunakan Software Minitab


e. Pada kotak dialog yang muncul, diisi kolom response dengan memilih C1, C2,
C3, dan C4. Kemudian diklik pilihan comparison dan dicentang pada pilihan
Tukeys, family error rate.

Gambar 1.10. Langkah 4 Uji Tukey Menggunakan Software Minitab


f. Kill OK pada kotak dialog tersebut sehingga muncul hasil sebagai berikut.
Results for: Worksheet 2
One-way ANOVA: C1, C2, C3, C4
Source
Factor
Error
Total

DF
3
20
23

S = 18.28

Level
C1
C2
C3
C4

N
6
6
6
6

SS
4231
6680
10911

MS
1410
334

R-Sq = 38.78%

F
4.22

Mean
85.50
70.83
108.00
90.50

StDev
19.09
14.68
21.32
17.38

P
0.018

R-Sq(adj) = 29.60%
Individual 95% CIs For Mean Based on
Pooled StDev
--+---------+---------+---------+------(-------*-------)
(------*-------)
(-------*-------)
(-------*-------)
--+---------+---------+---------+------60
80
100
120

Pooled StDev = 18.28


Grouping Information Using Tukey Method
C3
C4
C1
C2

N
6
6
6
6

Mean
108.00
90.50
85.50
70.83

Grouping
A
A B
A B
B

Means that do not share a letter are significantly different.


Tukey 95% Simultaneous Confidence Intervals

All Pairwise Comparisons


Individual confidence level = 98.89%
C1 subtracted from:
C2
C3
C4

Lower
-44.21
-7.05
-24.55

Center
-14.67
22.50
5.00

Upper
14.88
52.05
34.55

---------+---------+---------+---------+
(--------*-------)
(-------*--------)
(-------*--------)
---------+---------+---------+---------+
-35
0
35
70

C2 subtracted from:
C3
C4

Lower
7.62
-9.88

Center
37.17
19.67

Upper
66.71
49.21

---------+---------+---------+---------+
(--------*-------)
(--------*-------)
---------+---------+---------+---------+
-35
0
35
70

C3 subtracted from:
C4

Lower
-47.05

Center
-17.50

Upper
12.05

---------+---------+---------+---------+
(-------*-------)
---------+---------+---------+---------+
-35
0
35
70

g. Berdasarkan pembagian grup berdasarkan uji Tukey dapat diketahui bahwa


terdapat grup yang sama yaitu pada C4 dan C1 dengan C4 merupakan
kombinasi perlakuan A2B2 dan C1 merupakan kombinasi perlakuan A1C1
dan ini berarti perlakuan A2B2 tidak berbeda nyata dengan perlakuan A1B1.
Dan tidak terdapat pula huruf yang sama pada C2 dan C3. C2 merupakan
kombinasi perlakuan A2B1 dan C3 merupakan kombinasi perlakuan A1B2
sehingga dapat disimpulkan bahwa perlakuan A1B2 dan A2B1 memiliki
perlakuan berbeda nyata pada =0,05.
Pembuktian berdasarkan cara manual:
1. nilai qa(0,05;4,6) = 4.050, KTgalat = 11.708125 dengan Dkgalat = 16 dari daftar
anava. BNJ untuk taraf faktor jarak runway dengan berat badan nilainya
adalah :

BNJ = qa

KT ( Kekeliruan)
11.708125
n
3
= 4.050

= 8.0009

2. ditarik garis tidak nyata sebagai berikut: nilai rata-rata perlakuan dari yang
terkecil hingga yang terbesar.
Adapun nilai rata-rata tiap perlakuan Mulai dari yang terkecil adalah sebagai
berikut
A2B1 (C2)
70,8

A1B1 (C1)
85,5

A2B2 (C4)
90,5

A1B2 (C3)
108

3. Nilai rata-rata perlakuan terbesar (A1B2) dikurangkan dengan nilai BNJ.


108-8,0009 = 99,991. Ditarik garis mundur dari titik A1B2 menuju 99,991
(tidak sampai garis A2B2).
4. Nilai rata-rata perlakuan terbesar kedua (A2B2) dikurangkan dengan nilai
BNJ.
90,5-8,0009 = 82,499. Ditarik garis mundur dari titik A2B2 menuju 82,499
(melewati titik A1B1).
5. Nilai rata-rata perlakuan A1B1 dikurangkan dengan nilai BNJ.
85,5 - 8,0009 = 77,491. Ditarik garis mundur dari titik A1B1 menuju 77,491
(tidak sampai di titik A2B1).
6. Nilai rata-rata perlakuan A2B1 dikurangkan dengan nilai BNJ.
70,8 - 8,0009 = 62,791. Ditarik garis mundur dari titik A2B1 menuju
62,791.
Penggambaran tiap garisnya dapat dilihat pada tabel berikut.
Perlakua
n ratarata

A2B1

A1B1

70,8

A2B2

85,5

A1B2

90,5

108
a
b

c
= 0,05

DAFTAR PUSTAKA
Haryadi. 2012. Perencanaan dan analisis eksperimen dengan menggunakan
Minitab. Palangkaraya: UM Palangkaraya.
Hidayat,

Anwar.

2011.

Uji

Homogenitsa

Minitab.

(Online)

http://www.statistikian.com/2013/06/homogenitas-minitab.html. Diunduh
24 Juni 2015, 18:00 WIB.
Syahputri, Khalida. 2014. Bahan Ajar Perancangan Eksperimen. Medan: USU.
Warwan, Joni. 2010, Mengolah Data Kuantitatif menggunakan Minitab. (online)
pada http://www.wawan. wordpress.com/tag/minitab-16. Diunduh 24
Juni 2015, 16:00 WIB.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1.

Latar Belakang Masalah


Sering terjadi bahwa data yang dikumpulkan ternyata tidak atau kurang

berfaedah untuk keperluan analisis persoalan yang dihadapi sehingga dalam


banyak hal sering tergantung pada kecakapan memilih metode analisis yang tepat
untuk suatu persoalan, termasuk cara-cara perencanaan untuk memperoleh data
yang diperlukan. Untuk mengatasi hal ini, sebuah cara harus ditempuh yang
dikenal dengan nama desain eksperimen.
Desain eksperimen yaitu suatu rancangan percobaan (dengan tiap
langkah tindakan yang betul-betul terdefinisikan) sedemikian sehingga informasi
yang berhubungan dengan atau yang diperlukan untuk persoalan yang sedang
diselidiki dapat dikumpulkan. Desain suatu eksperimen bertujuan untuk
memperoleh atau mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya yang diperlukan
dan berguna dalam melakukan penyelidikan persoalan yang akan dibahas.
1.2.
1.3.
1.4.
1.5.

Tujuan Praktikum
Perumusan Masalah
Asumsi dan Batasan Masalah
Sistematika Penulisan Laporan
Sistematika dalam penulisan laporan praktikum dengan judul Desain

Eksperimen dijelaskan sebagai berikut.


BAB I

PENDAHULUAN
1.1.
1.2.
1.3.
1.4.
1.5.

BAB II

Latar Belakang Masalah


Tujuan Praktikum
Perumusan Masalah
Asumsi dan Batasan Masalah
Sistematika Penulisan Laporan

LANDASAN TEORI
2.1.

Desain Eksperimen
2.1.1.
Tujuan Desain Eksperimen

2.1.2.
Prinsip Dasar Eksperimen
2.2.
Model Perancangan Eksperimen
2.2.1. Rancangan Acak Lengkap
2.2.2. Rancangan Acak Kelompok
2.3.
Eksperimen Faktorial
2.4.
Model Eksperimen
2.4.1.
Model Acak
2.4.2.
Model Tetap
2.4.3.
Model Campuran
2.4.3.1. Model Campuran a Tetap, b dan c Acak
2.4.3.2. Model Campuran a dan b Tetap, c Acak
2.5.
Metode Yates
2.6.
Uji Rata-rata sesudah ANAVA
2.7.
Uji Kenormalan Data
2.8.
Uji Homogenitas Varian
2.8.1.
Uji Bartlett
2.8.2.
Koefisien Homogenitas
2.9.
Teori Regresi
2.9.1.
Defenisi Regresi
2.9.2.
Jenis-jenis Regresi
2.9.3.
Pengujian Regresi
2.9.4.
Kelinieran Regresi
2.10.
Teori Kolerasi
2.10.1. Definisi Kolerasi
2.10.2. Jenis-jenis Kolerasi
2.10.3. Pengujian Hipotesis Kolerasi
2.10.4. Koefisien Kolerasi
2.11.
Jurnal Internet
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1.
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.
3.6.
3.7.

Objek Penelitian
Lokasi dan waktu Penelitian
Sumber Data
Pengumpulan Data
Pengolahan Data
Analisa dan Evaluasi
Kesimpulan dan Saran

BAB IV PENGUMPULAN DATA


4.1.
4.2.
4.3.
4.4.

Prosedur Kerja
Alat dan Bahan
Penentuan Faktor-Faktor yang Digunakan
Hasil Pengukuran

BAB V

PENGOLAHAN DATA
5.1.

Uji Kenormalan Data


5.1.1.
Uji Kenormalan secara Manual
5.1.2.
Uji Kenormalan dengan Minitab
5.2.
Uji Homogenitas Varians
5.2.1. Uji Homogenitas Varians untuk Setiap Faktor
5.2.1.2. Uji Homogenitas Varians untuk Setiap
Faktor Secara Manual
5.2.1.3. Uji Homogenitas Varians Menggunakan
Software
5.2.2. Uji Homogenitas Varians untuk Interaksi Faktor
5.3.
Perhitungan ANAVA
5.3.1.
Perhitungan Secara Manual
5.3.2.
Perhitungan Koefisien Homogenitas
5.3.3.
Perhitungan dengan Metode Yates (23)
5.3.4.
Perhitungan dengan Software SPSS
5.4.
Uji Rata-rata sesudah ANAVA
5.4.1. Pengujian Rata-Rata Anava untuk Interaksi Faktor
5.5.
Perhitungan Persamaan Regresi
5.5.1.
Perhitungan Secara Manual
5.5.2.
Perhitungan dengan Software
5.6.
Pengujian Kelinieran Regresi
5.6.1.
Perhitungan Secara Manual
5.6.2.
Perhitungan dengan Software SPSS
5.7.
Perhitungan Fungsi Koefisien Kolerasi
5.7.1.
Perhitungan Koefisien Kolerasi secara Manual
5.7.2.
Perhitungan Koefisien Kolerasi dengan Software

5.8.

SPSS
5.7.3.
Perhitungan Koefisien Determinasi
Pengujian Hipotesis Kolerasi

BAB VI ANALISA DAN EVALUASI


6.1.
6.2.

Analisis
Evaluasi

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN


7.1.
7.2.

Kesimpulan
Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
-

Tabel F
Tabel Tukey
Tabel Barlett
Studi Literatur
Data Pengamatan

One-way ANOVA: C11, C12, C13, C14, C15, C16, C17


Source
Factor
Error
Total

DF
6
21
27

S = 9.251

Level
C11
C12
C13
C14
C15
C16
C17

N
4
4
4
4
4
4
4

SS
3380.7
1797.0
5177.8

MS
563.5
85.6

R-Sq = 65.29%

F
6.58

Mean
95.90
84.10
101.85
69.85
80.93
98.30
78.15

P
0.001

R-Sq(adj) = 55.38%

StDev
7.75
7.29
11.60
9.02
11.40
10.95
4.46

Individual 95% CIs For Mean Based on


Pooled StDev
+---------+---------+---------+--------(-----*-----)
(-----*-----)
(------*-----)
(------*-----)
(-----*-----)
(------*-----)
(-----*------)
+---------+---------+---------+--------60
75
90
105

Pooled StDev = 9.25


Grouping Information Using Tukey Method
C13
C16
C11
C12
C15
C17
C14

N
4
4
4
4
4
4
4

Mean
101.850
98.300
95.900
84.100
80.925
78.150
69.850

Grouping
A
A B
A B
A B C
A B C
B C
C

Means that do not share a letter are significantly different.


Tukey 95% Simultaneous Confidence Intervals
All Pairwise Comparisons
Individual confidence level = 99.62%

Anda mungkin juga menyukai