Anda di halaman 1dari 78

PANDUAN PROGRAM SARJANA MAYOR TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM

EDISI 2013

BIOSISTEM DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM EDISI 2013 DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM FAKULTAS TEKNOLOGI

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2013

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia dan hidayah-Nya sehingga

Puji syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan karunia dan hidayah-Nya sehingga Buku Panduan Program Sarjana Mayor Teknik Mesin dan Biosistem, Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB), FATETA – IPB, ini dapat diterbitkan kembali.

Buku Panduan ini dimaksudkan untuk memberi informasi kepadamahasiswa, khususnya angkatan 2012, tentang kurikulum program sarjana, peraturan dan prosedur akademik di Departemen TMB. Buku panduan ini merupakan pelengkap dari buku panduan sarjana yang dikeluarkan oleh IPB setiap tahun dan dibagikan kepada seluruh mahasiswa baru. Informasi lainnya ditambahkan pada buku panduan ini untuk mendukung program peningkatan kualitas akademik bagi mahasiswa program sarjana Departemen TMB. Pada gilirannya, buku panduan ini juga dibutuhkan oleh dosen untuk meningkatkan kualitas kegiatan perkuliahan dan pembimbingan serta bagi staf administrasi akademik dan kemahasiswaan dalam meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Buku panduan ini merupakan dokumen resmi Departemen TMB yang dapat digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan program sarjana.

Dalam menyusun buku panduan ini, banyak pihak yang turut andil dan bekerja keras, antara lain: Dr.Ir. Dyah Wulandani, M.Si., Dr.Ir. I Wayan Astika, M.Si dan staf administrasi lainnya. Untuk bantuan mereka, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kerjasama ini sebagai bukti kesungguhan Departemen TMB untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan kualitas pelayanan kepada mahasiswa.

Mahasiswa diharapkan dapat menyimak lebih rinci buku panduan ini untuk mengatur strategi penyelesaian studinya. Semoga buku panduan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kita semua. Amien.

Bogor, Agustus2013

Ketua Departemen TMB,

ttd.

Dr. Ir. Desrial, M.Eng.

NIP. 19661201 199103 1 004

ii

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR LAMPIRAN

DAFTAR ISI

I.

PENDAHULUAN

A. SEKILAS DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM

B. VISI, MISI DAN TUJUAN

C. STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM SARJANA

D. STRUKTUR ORGANISASI DEPARTEMEN

II.

KOMPETENSI DAN KURIKULUM PROGRAM SARJANA DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM

A. KOMPETENSI LULUSAN

B. KURIKULUM PROGRAM SARJANA

III.

PERATURAN AKADEMIK

A. PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

B. PELAKSANAAN KULIAH

C. PELAKSANAAN PRAKTIKUM/RESPONSI

D. PELAKSANAAN UJIAN

E. PENYERAHAN DAN PENGUMUMAN NILAI

F. PERKULIAHAN ULANG

G. PELAKSANAAN TUGAS AKHIR

H. EVALUASI AKHIR SEMESTER

I. PENERBITAN SURAT KETERANGAN KELULUSAN

IV.

PROSEDUR-PROSEDUR ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN

LAMPIRAN

iii

Halaman

ii

iii

iv

1

1

2

3

6

11

11

13

19

19

22

23

24

24

25

26

26

27

28

29

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1.

Daftar nama dosen dan bidang keahliannya

Lampiran 2.

Deskripsi mata kuliah

Lampiran 3.

Prosedur operasional baku administrasi akademik dan kemahasiswaan

Lampiran 4.

Denah Laboratorium Lapangan Departemen TMB di Leuwikopo

iv

Halaman

30

37

46

74

I. PENDAHULUAN

A. SEKILAS DEPARTEMEN TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM

Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) adalah salah satu dari empat departemen pada Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) IPB. Dalam sejarahnya, sejak tahun 1960 Bagian Mekanisasi Pertanian merupakan salah satu bagian dari Departemen Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Indonesia. Pada waktu Institut Pertanian Bogor (IPB) berdiri tahun 1963, pemerintah juga menyadari pentingnya pendidikan tinggi di bidang teknologi dan mekanisasi pertanian. Pada tahun yang sama Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) meminta IPB untuk menghimpun semua fasilitas yang ada di IPB untuk dapat mendirikan suatu fakultas di bidang tersebut. Akhirnya pada tanggal 3 Oktober 1964 didirikan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian yang disingkat FATEMETA dengan dua jurusan studi, yaitu Jurusan Teknologi Hasil Pertanian dan Jurusan Mekanisasi Pertanian. Jurusan Mekanisasi Pertanian terdiri dari dua departemen, yaitu: 1) Departemen Mesin-mesin Pertanian dan 2) Departemen Konstruksi. Pada tahun 1968 departemen-departemen di FATEMETA dikelompokkan menjadi 2 departemen sesuai dengan jurusan studi yang ada, yaitu Departemen Teknologi Hasil Pertanian dan Departemen Mekanisasi Pertanian. Bagian-bagian yang ada di Departemen Mekanisasi Pertanian diubah menjadi tiga bagian, yaitu: 1) Bagian Mesin-mesin Budidaya Pertanian, 2) Bagian Teknik Tanah dan Air, dan 3) Bagian Elektrifikasi / Bangunan / Mesin-mesin Pengolahan Pertanian.

Sejak tahun 1981 Departemen Mekanisasi Pertanian berubah nama menjadi Jurusan

Keteknikan Pertanian, dan pada tahun 2000 berubah menjadi Jurusan Teknik Pertanian (TEP). Untuk pengembangan kelimuan itu, ada tujuh bagian di Departemen TEP yaitu:

1. Bagian Teknik Mesin Budidaya Pertanian

2. Bagian Teknik Tanah dan Air

3. Bagian Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian

4. Bagian Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian

5. Bagian Energi dan Elektrifikasi Pertanian

6. Bagian Lingkungan dan Bangunan Pertanian

7. Bagian Ergonomika dan Elektronika Pertanian

Sejalan dengan sistem departemen base yang dijalankan oleh IPB maka sejak tahun2003, Jurusan Teknik Pertanian berubah nama menjadi DepartemenTeknik Pertanian.Mandat dari Departemen TEP adalah “Mengembangkan ilmu keteknikan dan menerapkannya dalam bidang pertanian”.

Mulai tahun 1998, di dalam program sarjana (PS Teknik Pertanian) diberlakukan kurikulum dengan 4 sub program studi, yaitu: a) Teknik Mesin Pertanian, b) Teknik Biosistem, c) Teknik Sipil Pertanian, dan d) Teknik Sistem dan Informatika Pertanian. Sesuai dengan permintaan pasar kerja bidang teknik pertanian, mulai tahun 2002 dikembangkan kurikulum baru PS Teknik Pertanian yang berbasis kompetensi dan diterapkan pada mahasiswa PS Teknik Pertanian angkatan 2003 dan 2004. Pada tahun 2005, sesuai perubahan sistem kurikulum di IPB, telah disusun kurikulum Mayor Teknik Pertanian dan diberlakukan untuk mahasiswa angkatan 2005 dan setelahnya.

Selain program sarjana, Departemen Teknik Pertanian menyelenggarakan program studi pascasarjana Ilmu Keteknikan Pertanian, dimana program S2 didirikan tahun 1978 dan

1

program S3 didirikan tahun 1980. Pada tahun 2007 PS Pascasarjana Ilmu Keteknikan Pertanian (S2) dikembangkan menjadi dua mayor, yaitu PS Teknik Mesin Pertanian dan Pangan dan PS Teknik Sipil dan Lingkungan, dan ada PS Teknologi Pascapanen yang sebelumnya dikelola oleh Fakultas Teknologi Pertanian masuk ke Departemen Teknik Pertanian. Dengan perkembangan tersebut, mulai tahun 2007 Departemen Teknik Pertanian menyelenggarakan program pascasarjana, empat program studi pascasarjana, yaitu

1. Mayor Teknik Mesin Pertanian dan Pangan (Program S2)

2. Mayor Teknik Sipil dan Lingkungan (Program S2)

3. Mayor Teknologi Pascapanen (Program S2)

4. Mayor Ilmu Keteknikan Pertanian (Program S3).

Pada tahun 2008, berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 001/13/OT/2008 telah dibentuk Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan yang sebagian besar dosennya berasal dari Departemen Teknik Pertanian. Dosen Departemen Teknik Pertanian yang pindah ke Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan berjumlah 18 orang.

Dengan berbagai pertimbangan, terutama mengenai perkembangan bidang ilmu dan minat masyarakat, pada tahun 2010 nama Departemen Teknik Pertanian berubah menjadi Teknik Mesin dan Biosistem (TMB). Perubahan juga terjadi pada bagian-bagian di dalam departemen. Terdapat 4 bagian yang baru, yaitu :

1. Teknik Mesin dan Otomasi (TMO)

2. Teknik Biosistem (TBS)

3. Teknik Energi Terbarukan (TET)

4. Teknik Bioinformatika (TBI)

Pada tahun ajaran 2010-2011 Departemen Teknik Mesin dan Biosistem mulai menerima mahasiswa baru dengan mayor yang baru, yaitu Mayor Teknik Mesin dan Biosistem, sambil tetap meneruskan Mayor Teknik Pertanian bagi mahasiswa-mahasiswa angkatan sebelumnya.

B. VISI, MISI DAN TUJUAN

Sejalan dengan visi IPB, visi Departemen Teknik Mesin dan Biosistem adalah: sebagai unit pelaksana tridharma perguruan tinggi bertaraf internasional dalam pengembangan sumberdaya manusia dan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks) dengan kompetensi utama pertanian tropika melalui eksplorasi dan penerapan ilmu teknik, guna menunjang pembangunan pertanian dan industri yang berkelanjutan serta usaha pertanian dan industri yang efisien.

Sesuai dengan visinya, Departemen TMB mempunyai misi sebagai berikut :

1. Melaksanakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dalam bidang teknik mesin dan biosistem dengan manajemen yang profesional, efisien dan efektif.

2. Menghasilkan lulusan yang kompeten dengan dasar yang kuat di bidang teknik mesin dan biosistem, serta memiliki kemampuan yang tinggi di bidang manajerial, komunikasi dan kewirausahaan.

2

3.

Meningkatkan kapabilitas, peran dan kepeloporan secara terus menerus dalam pembangunan pertanian dan industri pada level nasional, regional dan internasional.

4.

Mengembangkan departemen yang berkualitas internasional dengan membentuk hubungan dan kerjasama dengan institusi internasional.

Berdasarkan misi di atas, tujuan dari Departemen TMB adalah :

1.

Menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang teknik mesin dan biosistem, mampu berkompetisi di pasar global, memiliki dasar yang kuat di bidang teknik mesin dan biosistem, serta memiliki kemampuan yang tinggi di bidang manajerial, komunikasi dan kewirausahaan.

2.

Mengembangkan inovasi-inovasi penelitian baik yang dasar, terapan maupun yang strategis untuk menunjang proses pendidikan dan memecahkan problem-problem praktis di masyarakat.

3.

Mengimplementasikan penemuan-penemuan di bidang teknik mesin dan biosistem dalam masyarakat luas sekaligus memperkaya proses pendidikan.

C.

STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM SARJANA

Tujuan Departemen Teknik Mesin dan Biosistem IPB adalah menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang teknik mesin dan biosistem. Lulusan diharapkan mampu berkompetisi di pasar global dengan dasar yang kuat di bidang teknik mesin dan biosistem, serta memiliki kemampuan yang tinggi di bidang manajerial, komunikasi dan kewirausahaan. Selain itu lulusan juga diharapkan mampu mengembangkan inovasi-inovasi penelitian baik yang dasar, terapan maupun yang strategis untuk menunjang proses pendidikan dan memecahkan problem-problem praktis di masyarakat serta mengimplementasikan penemuan-penemuan di bidang teknik mesin dan biosistem dalam masyarakat luas sekaligus memperkaya proses pendidikan.

Berpedoman pada tujuan tersebut, Departemen TMBatau sebelumnya Departemen TEP senantiasa melakukan upaya peningkatan kompetensi lulusannya. Melalui program Due-like pada kurun waktu 2002-2006, program PHK TIK tahun 2007, dan program PHKI tahun 2008-2010, telah dilakukan peningkatan efisiensi internal untuk meningkatkan mutu mahasiswa yang masuk ke Departemen TMB/TEP, meningkatkan IPK lulusan, memperpendek lama studi, peningkatan softskill dan jiwa kewirausahaan, memperpendek masa tunggu untuk memperoleh pekerjaan pertama serta meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Peluang lulusan untuk bisa berkiprah di tingkat global masih sangat besar dan menuntut kemampuan lulusan yang tinggi dalam penguasaan teknik rekayasa, kemampuan wirausaha, komunikasi dan berbahasa Inggris sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh stakeholder. Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan akademik ke tingkat internasional, mulai tahun 2011 PS Teknik Mesin dan Biosistem secara bertahap meningkatkan pelaksanakan kegiatan akademik dengan tujuan dapat setara dengan standar JABEE (Japan Accreditation Board for Engineering Education). Diharapkan pada tahun 2015 kesetaraan tersebut sudah dapat tercapai.

3

Program-program dan kegiatan yang telah dan akan terus dilakukan oleh DepartemenTeknik Mesin dan Biosistem yang disesuaikan dengan hasil evaluasi diri untuk program sarjana adalah sebagai berikut.

1. Meningkatkan relevansi melalui program berikut.

a. Peningkatan kompetensi desain dan rancang bangun dengan tujuan meningkatkan profesionalitas lulusan Mayor Teknik Mesin dan Biosistem dalam desain dan rancang bangun di bidang teknik pertanian. Penguasaan software dan hardware untuk desain (CAD/CAM) berkualitas tinggi, standar, bersertifikat dan diakui di kalangan industri adalah salah satu kemahiran yang mutlak diperlukan dalam pergaulan di dunia rancang bangun tingkat nasional maupun internasional.Sebuah wadah kegiatan seperti Engineering Design Club atau EDC melalui kerjasama antara dosen dengan mahasiswa dalam hal perancangan untuk menyelesaikan projek-projek desain yang sangat menjanjikan. Untuk mendukung itu, matakuliah yang memperkuat kemampuan perekayasaan perlu dimantapkan sehingga lebih efektif dan sesuai dengan kompetensi yang diinginkan pengguna lulusan.

b. Peningkatan kemampuan wirausaha, manajerial dan berkomunikasi dengan tujuan untuk meningkatkan sikap, kemampuan berkomunikasi, manajerial dan minat wirausaha lulusan. Dan pada akhirnya diharapkan dapat menurunkan masa tunggu mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan jumlah lulusan yang melakukan wirausaha sendiri.Program kegiatan yang dilakukan seperti memperkaya kuliah- kuliah yang relevan dengan kemampuan berwirausaha dan manajemen, dan memberikan tugas-tugas kepada mahasiswa untuk memecahkan masalah-masalah manajerial. Minat wirausaha mahasiswa dapat ditingkatkan dengan pengembangan teaching worskhop yang berupa pusat techno-preneurshipdengan pemanfaatan fasilitas kerjasama teknik mesin dan biosistem. Kesempatan untuk berwirausaha dapat diperoleh mahasiswa melalui program PKM Kewirausahaan yang dibiayai DIKTI. Kemampuan komunikasi tulis dan lisan dapat ditingkatkan baik melalui penguatan matakuliah Seminar maupun melalui penugasan kelompok diskusi yang dipresentasikan.

2. Meningkatkan kondisi kampus yang kondusif bagi kegiatan belajar mengajar. Kondisi akademik yang baik akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas dari sebuah program studi.Usaha-usaha yang dilakukan untuk ini adalah dengan meningkatkan intensitas keikutsertaan staf pengajar dan mahasiswa dalam kegiatan akademik, seperti aktivitas penelitian, kunjungan ke industri-industri terkait, fieldtrip, seminar, stadium general dan kesertaan mahasiswa dalam program-program kreativitas mahasiswa (PKM). Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat secara efektif meningkatkan interaksi antara staf pengajar dan mahasiswa. Dosen Departemen TMB secara konsisten melibatkan mahasiswanya dalam projek penelitian dan kerjasama, dimana mahasiswa memperoleh pengalaman penyelesaian masalah nyata di masyarakat dan industri, serta dapat menyelesaikan tugas akhir lebih cepat. Kegiatan kemahasiswaan lebih diarahkan pada peningkatan kompetensi soft skill yang dibutuhkan untuk penyelesaian studi dan menghadapi dunia kerja.

4

3. Meningkatkan efisiensi dan produktivitas.Di dalam aktivitas akademik yang

dilakukan oleh Departemen TMB, efisiensi dan produktivitas adalah hal yang penting untuk ditingkatkan secara kontinyu.Beberapa kegiatan yang berkaitan dengan hal ini adalah :

a) Peningkatan kualitas mahasiswa yang masuk dengan secara aktif melakukan promosimelalui media promosi yang efektif.

b) Peningkatan metode pengajaran yang di antaranya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa sehingga nilai IPK lulusan dapat ditingkatkan.Metode problem based learningdanstudent centered learning, di mana mahasiswa secara terarah dan aktif baik perorangan maupun berkelompok menyelesaikan persoalan- persoalan teknik dan masalah-masalah yang relevan, dapat digunakan sebagai pilihan metode pembelajaran.

4. Meningkatkan Kualitas Pelayanan, Jaringan Kerjasama dan Kemitraan Strategis Pembentukan unit pelayanan dan pengabdian masyarakat dapat dilaksanakan dengan lebih terkoordinasi.Upaya yang telah dicapai adalah dengan dibentuknyaAgro- Machinery Industrial Interface Unit (AMIn Unit) di Departemen TMB/TEP sejak tahun 2006.Unit pelayanan ini juga diharapkan dapat menunjang dan memantapkan kegiatan-kegiatan kurikuler. Peningkatan jaringan kerjasama dan kemitraan strategis diharapkan dapat memperbaiki posisi bersaing departemen di mata stakeholder, meningkatkan aksesibilitas lulusanterhadap stakeholder dan meningkatkan terserapnya lulusan oleh pasar kerja. Sebagai input bagi pelayanan teknik dan kerjasama tersebut adalah berupa hasil-hasil penelitian terapan (dosen dan mahasiswa). Untuk itu, perlu dilakukan peningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian terapan yang dikembangkan dari hasil penelitian dan pengembangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta melakukan publikasi hasil penelitian untuk memperkenalkan hasil penelitian kepada stakeholder. Hasil akhir yang diharapkan adalah peningkatan kualitas lulusan yang memiliki wawasan dan pola pikir ilmiah, serta tanggap dan mampu memberikan alternatif penyelesaian terhadap permasalahan aplikasi bidang teknik di dunia pertanian.

5

D. STRUKTUR ORGANISASI DEPARTEMEN

Struktur organisasi Departemen TMB diperlihatkan pada Gambar 1, sementara susunan pengurusnya disajikan pada Tabel 1.

pada Gambar 1, sementara susunan pengurusnya disajikan pada Tabel 1. Gambar 1. Struktur Organisasi Departemen TMB

Gambar 1. Struktur Organisasi Departemen TMB

6

Tabel 1. Susunan Pengurus Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (2013-2016)

No.

Jabatan

Nama

1.

Ketua Departemen

Dr. Ir. Desrial. M.Eng.

2.

Sekretaris Departemen

Dr. Ir. Dyah Wulandani, M.Si.

3.

Koordinator Mayor S1

Dr. Ir. I Wayan Astika, M.Agr.

4.

Koordinator Mayor S2 - Teknik Mesin Pertanian dan Pangan

Dr. Ir. Y. Aris Purwanto, M.Agr.

5.

Koordinator Mayor S2 - Teknik Teknik Pengolah Pangan

Dr. Ir. Sutrisno, M.Agr.

6.

Koordinator Mayor S2 - Ilmu Keteknikan Pertanian

Dr. Ir. Wawan Hermawan, M.Agr.

7.

Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

Dr. Lenny Saulia, STP, M.Agr.

8.

Koordinator Bidang Sistem Informasi dan Promosi

Dr. Liyantono, STP, M.Agr.

9.

Koordinator Bidang Peralatan dan Fasilitas

Dr. Ir. I Dewa Made Subrata, M.Agr.

10.

Kepala Bagian Teknik Mesin dan Otomasi

Prof. Dr.Ir. Tineke Mandang, MS.

11.

Sekretaris Bagian Teknik Mesin dan Otomasi

Dr. Ir. M. Yamin, MT.

12.

Kepala Bagian Teknik Bio-Sistem

Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc.

13.

Sekretaris Bagian Teknik Bio-Sistem

Dr. Ir. Emmy Darmawati, M.Si.

14.

Kepala Bagian Teknik Energi Terbarukan

Ir. Sri Endah Agustina, MS.

15.

Sekretaris BagianTeknik Energi Terbarukan

Dr. Ir. Dyah Wulandani, M.Si.

16.

Kepala Bagian Teknik Bio-Informatika

Prof.Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Agr.

17.

Sekretaris Bagian Teknik Bio-Informatika

Dr. Liyantono, STP, M.Agr.

18.

Kepala Laboratorium Lapang Siswadi Soepardjo

Dr. Ir. Radite P.A.S., M.Agr.

19.

Wakil Kepala Laboratorium Lapang Siswadi Soepardjo

Dr. Leopold O. Nelwan, STP, M.Si

20.

Kepala Laboratorium Motor dan Penggerak Mula

Dr. Ir. Desrial, M.Eng.

21.

Kepala Laboratorium Manufaktur

Dr. Ir. M. Yamin, MT.

22.

Kepala Laboratorium Mekatronika dan Robotika

Dr. Ir. Radite Praeko A. S., M.Agr.

23.

Kepala Laboratorium Ergonomika

Dr. Ir. Sam Herodian

24.

Kepala Laboratorium Desain dan CAE

Dr. Ir. Wawan Hermawan, M.Agr.

25.

Kepala Laboratorium Instrumentasi dan Kontrol

Dr. Ir. I Dewa Made Subrata, M.Agr.

26.

Kepala Laboratorium Kekuatan Bahan

Ir. Agus Sutejo, M.Si.

27.

Kepala Laboratorium Mekanika Fluida

Dr. Lenny Saulia, STP, M.Agr.

28.

Kepala Laboratorium Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian

Dr. Ir. Usman Ahmad, M.Agr.

29.

Kepala Laboratorium Teknik Pengendalian Lingkungan Produksi

Dr.Ir. Rokhani Hasbullah, M.Agr.

30.

Kepala Laboratorium Fisika dan Mekanika Tanah

Dr. Ir. I Wayan Astika, M.Agr.

31.

Kepala Laboratorium Sistem Informatika dan Komputasi

Prof.Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Agr.

32.

Kepala Laboratorium Multimedia dan Video Interaktif

Dr. Ir. Mohamad Solahudin, M.Si.

33.

Kepala Laboratorium Energi Terbarukan

Dr. Leopold O. Nelwan, STP, M.Si

34.

Kepala Laboratorium Pindah Panas dan Massa

Dr. Ir. Edy Hartulistiyoso, M.Sc.

7

Staf akademik (dosen) di Departemen TMBberjumlah 36 orang dengan kualifikasi seperti disajikan pada Tabel 2. Daftar nama dosen dan bidang keahliannya selengkapnya disajikan pada Lampiran 1.

Tabel 2. Kualifikasi Dosen Departemen TMB

Pendidikan

Jumlah

Persentase(%)

Doktor (S3)

30 *

83

Master (S2)

5 **

14

Sarjana (S1)

1

3

Total

36

100

* Lima orang memegang jabatan profesor ** Satu orang sedang mengikuti pendidikan program S3

Program Sarjana Departemen Teknik Pertanian mendapatkan hibah dari Projek DUE- like dari tahun 2002 hingga 2006. Projek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan program sarjana. Keberhasilan program pengembangan tersebut diperlihatkan dengan peningkatan kualitas mahasiswa yang masuk (Gambar 2); peningkatan IPK lulusan (Gambar 3), namun belum berhasil dalam hal penurunan masa studi (Gambar 4), dan percepatan masa tunggu kerja (Gambar 5). Pada tahun 2007, Departemen TMB menerima hibah PHK-TIK (Program Hibah Kompetisi – Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang berisikan kegiatan-kegiatan: 1) penyiapan kuliah e-learning, 2) promosi departemen melalui internet, dan 3) manajemen berbasis IT. Mulai tahun 2008 sampai dengan 2010, Departemen TEP menerima Program Hibah Kompetisi Institusi (PHK- I) Tema B bersama dengan 3 departemen lain di IPB. Program ini diarahkan pada penguatan kompetensi dan pengalaman lapang pada skala ekonomi yang menguntungkan dengan didukung oleh hasil riset yang unggul. Kegiatan-kegiatan pada PHK-I dirancang sebagai wahana untuk meningkatkan daya tarik pendidikan pertanian dan wadah untuk diseminasi hasil-hasil riset unggul.

3.1 3.05 3.05 3 2.95 2.89 2.88 2.9 2.83 2.85 2.79 2.8 2.8 2.77 2.75
3.1
3.05
3.05
3
2.95
2.89
2.88
2.9
2.83
2.85
2.79
2.8
2.8
2.77
2.75
2.7
2.65
2.6
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
IPK TPB

Tahun Angkatan Masuk

Gambar 2. Perkembangan IPK TPB mahasiswa Mayor TMB

8

3.10 3.05 3.05 2.99 3.00 2.97 2.94 2.95 2.98 2.90 2.92 2.85 2.87 2.80 2.75
3.10
3.05
3.05
2.99
3.00
2.97
2.94
2.95
2.98
2.90
2.92
2.85
2.87
2.80
2.75
2.70
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
Rataan IPK Lulusan

Tahun Lulus

Gambar 3. Perkembangan IPK Lulusan Mayor TMB

55 54 53 52 51 50 49 Rataan Masa Studi (bulan) 2005/2006 2006/2007 2007/2008 2008/2009
55
54
53
52
51
50
49
Rataan Masa Studi (bulan)
2005/2006
2006/2007
2007/2008
2008/2009
2009/2010
2010/2011
2011/2012

Tahun Akademik

Gambar 4. Perkembangan Masa Studi Lulusan Mayor TEP

9

6 5 4.8 4 3.6 3.1 3 3.2 2.2 2 2 1.7 1 0 2006
6
5
4.8
4
3.6
3.1
3
3.2
2.2
2
2
1.7
1
0
2006
2007
2008
2009
2010
2011
2012
Rataan Masa Tunggu Kerja (bulan)

Tahun Lulus

Gambar 5. Perkembangan masa tunggu kerja lulusan Mayor TEP

10

II. KOMPETENSI LULUSAN DAN KURIKULUM PROGRAM SARJANA

MAYOR TEKNIK MESIN DAN BIOSISTEM

A. KOMPETENSI LULUSAN

Kompetensi lulusan Mayor Teknik Mesin Biosistem (TMB) secara ringkas dapat dijelaskan sebagai berikut: mampu mengidentifikasi, merumuskan, dan memecahkan masalah keteknikan yang mencakup perancangan, pabrikasi, pengelolaan dan penggunaan alat dan mesin pertanian, bangunan sistem biologik (pertanian dalam arti luas), proses pengolahan, konversi energi, sistem/manajemen dalam bidang pertanian serta memiliki sikap profesional, berjiwa wirausaha, tanggap terhadap perkembangan ilmu dan teknologi, mampu berkomunikasi dengan efektif, dan mematuhi etika keteknikan.

Lebih lanjut kompetensi lulusan tersebut dapat diuraikan dalam rincian sebagai berikut:

a. Keahlian Umum 1) Bertakwa kepada Tuhan YME, berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan. 2) Mampu mengidentifikasi, merumuskan dan menyelesaikan masalah keteknikan dalam sistem biologik yang mencakup analisis, desain dan kontrol dalam interaksi antara tanaman, hewan, mikro organisme dan produknya dengan alat/mesin, bangunan, dan lingkungan. 3) Mampu mengidentifikasi, merumuskan, merancang serta penggunaan sistem, mesin, bangunan ataupun proses sesuai kebutuhan dalam lingkup: produksi/budidaya tanaman-hewan; pengolahan dan penanganan bahan biologik. 4) Mampu bekerja dalam tim multi-disiplin, menyadari tanggungjawab profesi dan etika profesidan berjiwa kewirausahaan. 5) Mampu berkomunikasi dengan efektif, bermoral tinggi dan tanggap terhadap perkembangan teknologi. 6) Mampu menuangkan gagasan pengembangan teknik mesin dan biosistem dalam bentuk lisan/tulisan. 7) Mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu dan teknologi terbaru dalam bidang teknik mesin dan biosistem melalui pembelajaran sepanjang hayat.

11

b. Keahlian Khusus

1) Menguasai prinsip-prinsip perancangan: alat dan mesin budidaya pertanian (tanaman,

ikan dan ternak); alat dan mesin untuk sistem irigasi dan drainase; alat dan mesin

pengolahan pangan dan hasil pertanian.

2) Memahami dasar-dasar manufakturing alat dan mesin pertanian dan pangan;

menguasai dasar pembuatan bangunan dan infrastruktur pertanian termasuk sistem

pengairan (irigasi dan drainase).

3) Menguasai prinsip-prinsip perancangan proses pengolahan pangan dan hasil

pertanian; sistem konversi energi; dan sistem manajemen dalam bidang pertanian dan

pangan.

4) Menguasai prinsip-prinsip pengelolaan dan pemanfaatan: alat dan mesin; sumberdaya

alam; energi; sistem pertanian dan memahami teknik pengendalian: proses

pengolahan hasil pertanian dan lingkungan.

5) Mampu merancang dan membuat/manufakturing: alat dan mesin; bangunan dan

infrastruktur pertanian; sistem pengairan; dan sistem manajemen mekanisasi

pertanian.

6) Mampu mengelola: alat dan mesin; sumberdaya alam; energi; dan sistem pertanian,

dan mengendalikan proses pengolahan hasil pertanian dan lingkungan.

7) Mampu melakukan evaluasi kelayakan penggunaan: alat dan mesin pertanian;

bangunan pertanian; sistem pengairan; dan proses pengolahan.

Lapangan kerja bagi lulusan Mayor S1 Teknik Mesin dan Biosistem adalah:

a. Lapangan Pekerjaan Umum

1) Industri pertanian atau perkebunan, sebagai manajer produksi; manajer

mekanisasi; manajer bengkel; manajer kebun; dll. 2) Industri alat dan mesin pertanian, sebagai desainer; staf litbang (R&D); sales executive; dll.

3)

Konsultan di bidang pertanian; industri pertanian atau teknologi informasi.

4)

Lembaga pendidikan dan pusat penelitian, sebagai dosen dan peneliti.

5)

Lembaga/badan/departemen pemerintah.

6)

Lembaga keuangan/bank, sebagai analis finansial.

b. Lapangan Pekerjaan Khusus

1) Manajer produksi atau supervisor produksi dan di perusahaan seperti di pabrik perakitan alat/mesin pertanian, pabrik pengolahan hasil pertanian dan pangan. 2) Tenaga perancang (desainer) alat/mesin pertanian, sistem produksi/pengolahan hasil pertanian dan bangunan pertanian.

3)

System analyst atau system programmer di perusahaan.

12

4) Manajer proyek pembukaan dan penyiapan lahan untuk pertanian atau transmigrasi.

5) Tenaga perencana jaringan irigasi dan drainase, pengelolaan lahan dalam usaha tani dan perkebunan. 6) Wirausahawan dalam bidang industri alat/mesin pertanian, industri pengolahan hasil pertanian dan pangan, usaha tani dll.

7)

Project evaluator di bank dan biro konsultan.

8)

Staf eksekutif di Departemen dan Badan Pemerintah.

9)

Peneliti di berbagai lembaga penelitian.

10) Tenaga pengajar di perguruan tinggi atau pusat pendidikan dan latihan. 11) Wartawan masalah pertanian dan penilai naskah buku pada penerbit.

B. KURIKULUM PROGRAM SARJANA

Kurikulum Mayor Teknik Mesin dan Biosistem merupakan revisi dari kurikulum Mayor Teknik Pertanian. Program sarjana TEP telah memulai merevisi kurikulumnya sejak tahun 2002 melalui serangkaian kegiatan: 1) penelusuran kebutuhan pengguna lulusan akan kompetensi lulusan (sarjana) TMB, 2) lokakarya pengembangan kurikulum (2002) dan 3) penyusunan kurikulumnya sehingga dapat dihasilkan kurikulum TEP 2003. Untuk memenuhi penerapan kurikulum sistem mayor-minor di IPB, beberapa revisi telah dilakukan sehingga:

a) kompetensi lulusan relevan, dan b) kurikulum sesuai dengan ketentuan SK Rektor No. 092/K13/PP/2005 melalui analisis kompetensi lulusan.

Pada saat ini kurikulum yang berlaku adalah kurikulum Mayor Minor yang berlaku sejak angkatan 2005. Kurikulum Mayor TEP/TMB dirancang dengan mengacu pada SK Rektor No. 092/K13/PP/2005 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Sistem Mayor-Minor dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi untuk Program Pendidikan Sarjana IPB. Analisis kompetensi yang dilakukan seperti dijabarkan pada diagram di Gambar 6, menghasilkan susunan matakuliah seperti pada Tabel 4.

Susunan matakuliah dalam kurikulum Mayor-minor TMB dikelompokkan dalam :

1)

Kelompok matakuliah Tingkat Persiapan Bersama (TPB)

2)

Kelompok matakuliah Inter-departemen

3)

Kelompok matakuliah mayor, dan

4)

Kelompok matakuliah minor/matakuliah penunjang.

Dalam mencapai kompetensi lulusan yang diharapkan, selain matakuliah di mayor TMB, ada beberapa matakuliah yang harus diambil dari departemen lain dalam kelompok matakuliah Inter-departemen. Mahasiswa juga dapat melengkapi kompetensinya dengan mengambil matakuliah penunjang. Mata kuliah penunjang dapat diambil dari departemen lain ataumata kuliah pilihan yang disediakan oleh Departemen TMB. Secara keseluruhan jumlah SKS lulusan Mayor TMB adalah 146-147 sks dengan komposisi seperti pada Tabel 3.

13

Tabel 3. Komposisi kelompok matakuliah pada kurikulum mayor-minor TMB

     

Ketentuan

Kelompok Matakuliah

SKS

%

IPB

TPB

34

23

25*

Inter-departemen

11

7

5 - 25

Mayor wajib

87

60

≥ 25

Mayor pilihan /penunjang

14-15

10

10 - 15

Jumlah

146-147

100

 

* Telah diubah sejak tahun 2011 dengan diijinkannya menurunkan 2 mk mayor ke TPB

Pada alih semester 6-7 mahasiswa mengambil Praktek Lapangan (3 sks) selama 40 hari kerja efektif. Pada semester 8 (bila seluruh matakuliah telah diambil) mahasiswa mengerjakan Tugas Akhir (6 sks). Matakuliah pilihan/penunjang dapat diambil pada semester6 dan di semester 7. Beban jam kuliah dan praktikum per minggu hampir merata sekitar 28-30 jam per minggu atau sekitar 6 jam perhari.

Tabel 4. Rancangan pengambilan matakuliah pada semester 1-8

     

Bobot

 

Semester

No.

Kode

Matakuliah

SKS

Prasyarat

Ganjil

Genap

Matakuliah Tingkat Persiapan Bersama/Mayor

 

1

IPB101-

Agama

3(2-2)

   

2

104 atau

IPB110

2

IPB111

Pendidikan Pancasila

2(1-2)

 

1

 

3

IPB106

Bahasa Indonesia

2(1-2)

   

2

4

IPB107

Pengantar Ilmu Pertanian

2(2-0)

   

2

5

IPB108

Bahasa Inggris

3(2-2)

 

1

 

6

IPB112

Olahraga dan Seni**

1(0-3)

   

2

7

MAT100

Pengantar Matematika

3(2-2)

 

1

 

8

MAT103

Kalkulus

3(2-2)

   

2

9

KIM101

Kimia

3(2-3)

   

2

10

BIO100

Biologi

3(2-3)

 

1

 

11

FIS100

Fisika

3(2-3)

 

1

 

12

EKO100

Ekonomi Umum

3(2-2)

   

2

13

KPM130

Sosiologi Umum

3(2-2)

 

1

 

14

AGB100

Pengantar Kewirausahaan

1(1-0)

 

1

 

15

TMB200

Pengantar Teknik Mesin dan Biosistem

2(2-0)

   

2

 

Sub Total sks

36

     

Semester 3

 

22

     
 

1 AGH200

Dasar-Dasar Agronomi

3(2-3)

 

3

 
 

2 MAT211

Kalkulus II

3(3-0)

MAT103

3

 
 

3 TMB20B

Pemograman Teknik

3(2-3)

 

3

 
 

4 TMB202

Mekanika Fluida

3(2-3)

FIS100

3

 
 

5 TMB203

Pengetahuan Bahan Teknik

2(2-0)

 

3

 
 

6 TMB205

Perbengkelan

3(2-3)

 

3

 

14

     

Bobot

 

Semester

No.

Kode

Matakuliah

SKS

 

Prasyarat

Ganjil

Genap

7

TMB209

Karakteristik Teknik Bahan Pertanian

2(2-0)

 

3

 

8

TMB212

Instrumentasi dan Kontrol

3(2-3)

FIS100

3

 

Semester 4

   

20

     
 

1 SIL242

Ilmu Ukur Wilayah

2(1-3)

MAT103

 

4

 

2 TMB20A

Kekuatan Bahan

2(2-0)

TMB203

 

4

 

3 TMB204

Mekanika Teknik

3(2-3)

FIS100

 

4

 

4 TMB206

Termodinamika dan Pindah Panas

4(3-3)

MAT211, FIS100

 

4

 

5 TMB207

Matematika Teknik

3(3-0)

MAT211

 

4

 

6 TMB208

Gambar Teknik

3(2-3)

   

4

 

7 TMB211

Elemen Mesin

3

(3-0)

TMB203

 

4

Semester 5

   

20

     
 

1 SIL234

Hidrologi Teknik

3(2-3)

 

5

 
 

2 TMB201

Kewirausahaan Teknik

1

(1-0)

 

5

 
 

3 TMB301

Prak. Terpadu Mekanika dan Bahan Teknik

1(0-3)

TMB20A, TMB203,

5

 

TMB204

 

4 TMB302

Statistika Teknik

3

(3-0)

 

5

 
 

5 TMB303

Ekonomi Teknik

3(3-0)

MAT100,EKO100

5

 
 

6 TMB311

Motor dan Tenaga Penggerak

3(2-3)

TMB206

5

 
 

7 TMB321

Lingkungan dan Bangunan Pertanian

3(2-3)

TMB203

TMB206

5

 
 

8 TMB331

Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian

3(3-0)

 

5

 

Semester 6

 

21-22

     
 

1 TMB322

Teknik Mesin Budidaya Pertanian

3(2-3)

   

6

 

2 TMB323

Teknik Mesin Irigasi dan Drainase

2(1-3)

TMB202

 

6

 

3 TMB324

Teknik Pengolahan Pangan

3(2-3)

TMB206

 

6

 

4 TMB325

Teknik Pengolahan Hasil Pertanian

2(2-0)

TMB206

 

6

 

5 TMB332

Teknik Informatika Pertanian

2(2-0)

TMB20B

 

6

 

6 TMB341

Energi dan Listrik Pertanian

3(2-3)

TMB206

 

6

 

7 TMB398

Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah

1(1-0)

   

6

Mayor Pilihan (pilihan 2 Matakuliah)

5-6 sks

     
 

1 TMB304

Dasar Teknik Proses Biosistem

2(2-0)

   

6

 

2 TMB312

Ergonomika dan Keselamatan Kerja

3(2-3)

   

6

 

3 TMB333

Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian

3(3-0)

   

6

Semester 7

   

21

     
 

1 TMB401

Rancangan Teknik

2(2-0)

TMB20B

7

 
 

2 TMB411

Rancangan Alat dan Mesin

3(2-3)

TMB208, TMB204

7

 
 

3 TMB421

Teknologi Greenhouse dan Hidroponik

3(2-3)

AGH200, TMB321

7

 
 

4 TMB497

Praktik Lapangan

 

3

 

7

 
 

5 TMB498

Seminar

1(1-0)

 

7

 

15

     

Bobot

 

Semester

No.

Kode

Matakuliah

SKS

Prasyarat

Ganjil

Genap

Matakuliah Mayor Pilihan & Supporting Course (pilihan 3 m.k):

9

     

1

TMB412

Teknologi Robotik

3(2-3)

 

7

 

2

TMB422

Teknik Pascapanen

3(3-0)

 

7

 

3

TMB423

Hubungan Tanah dan Alsintan

3(2-3)

 

7

 

4

TMB441

Teknik Pendinginan

3 (2-3)

 

7

 

5

TMB442

Teknik Konversi Energi Terbarukan

3(2-3)

TMB341

7

 

5

TMB443

Audit Energi

3(2-3)

 

7

 

6

xxxxxx

Matakuliah penunjang*)

3

 

7

 

Semester 8

 

6

     

1

TMB499

Tugas Akhir

6

TMB497

 

8

   

TOTAL

146-147

     

Catatan:

*Matakuliah penunjang diambil dari departemen lain

16

17

17

Departemen TMB menawarkan satuminor yaitu minor Mekanisasi Pertanian dengan kompetensi mampu merencanakan dan menangani penggunaan alat/mesin untuk budidaya pertanian, pengolahan pangan, dan hasil pertanian. Susunan matakuliah untuk minor tersebut disajikan pada Tabel 5.

Tabel 5. Susunan matakuliah Minor Mekanisasi Pertanian

No.

Kode

Matakuliah

SKS

Semester

1

TMB200

Pengantar Teknik Pertanian dan Biosistem

2(2-0)

2

2

TMB205

Perbengkelan

3(2-3)

3

3

TMB331

Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian

3(3-0)

5

4

TMB322

Teknik Mesin Budidaya Pertanian

3(2-3)

6

5

TMB422

Teknik Pascapanen

3(3-0)

7

   

Jumlah

14

 

Catatan:

Minor yang ditawarkan Departemen TMB adalah untuk mahasiswa di luar mayor TMB.

Susunan matakuliah yang disarankan untuk diambil oleh mahasiswa Mayor TMBtiap semester disajikan pada Tabel4. Dalam pengambilan mata kuliah (pengisian kartu rencana studi) pada tiap semester harus memperhatikan: (a) beban studi maksimum yang tergantung pada indeks prestasi (IP) semester sebelumnya, (b) mata kuliah prasyarat yang diperlukan, (c) tingkat kedalaman mata kuliahnya, (d) mata kuliah mayor wajib dan pilihan, serta matakuliah penunjang dan (e) jadwal kuliah dan praktikum. Mata kuliah yang perlu diulang harus diulang sesegera mungkin. Demikian pula halnya mata kuliah lain tidak perlu ditunda pengambilannya. Strategi penyelesaian studi yang tepat waktu pun perlu diperhatikan, terutama dalam memilih matakuliah penunjang atau memilih minor. Dalam kurikulum mayor TMB disarankan untuk mengambil matakuliah penunjang. Matakuliah penunjang yang diambil harus memperhatikan: a) minat, b) menunjang kompetensi dan penyelesaian tugas akhir, c) prasyarat matakuliah terpenuhi, d) jadwal perkuliahan sehingga studi dapat diselesaikan tepat waktu. Matakuliah penunjang yang direkomendasikan untuk diambil/dipilih oleh mahasiswa mayor TMB antara lain: 1) Pengantar Manajemen (MAN201), 2) Metode Statistika (STK211), 3) Klimatologi (GFM221), 4) Basis Data (KOM205), 5) Analisis Numerik (MAT321), dan 6) Kecerdasan Buatan (KOM321). Untuk menentukan matakuliah penunjang itu, konsultasi dengan dosen pembimbing akademik sangat diperlukan. Perlu diperhatikan juga matakuliah-matakuliah mayor dari departemen lain yang ada di buku Panduan Program Sarjana IPB Edisi 2012.

18

III. PERATURAN AKADEMIK

Peraturan akademik mengacu pada peraturan akademik di IPB. Peraturan yang harus diperhatikan oleh mahasiswa antara lain: a) Pedoman Tatatertib Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (SK Rektor No. 83/K13/KM/2005), dan b) Tata Tertib Penyelenggaraan Pendidikan Program Sarjana Kurikulum Sistem Mayor Minor IPB (SK Rektor No. 117/K13/PP/2006), dan c) Prosedur Operasional Baku Pelaksanaan Kegiatan Akademik Program Sarjana Fakultas Teknologi Pertanian IPB (SK Dekan No. 25/I3.6/PP/2010). Kedua peraturan pertama tercantum pada buku Panduan Program Sarjana IPB Edisi 2012. Aturan ketiga diterbitkan oleh Dekan Fakultas Teknologi Pertanian untuk melengkapi kedua aturan pertama. Berikut ini adalah bagian-bagian penting dari ketiga aturan tersebut.

A. PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

1. Beban Studi

a. Beban studi mahasiswa dalam 1 (satu) semester ditentukan atas dasar kemampuan akademik dan waktu rata-rata yang dipunyai mahasiswa masing- masing. Untuk TPB, pengambilan beban studi awal disesuaikan dengan paket yang ditawarkan.

b. Beban studi maksimum bagi seorang mahasiswa tiap semester ditentukan oleh (IP) mahasiswa yang bersangkutan pada semester yang baru berakhir. Mahasiswa yang baru menyelesaikan studi di TPB, beban studinya ditentukan oleh IPK selama di TPB.

c. Beban sks maksimum yang dapat diambil menurut IP semester sebelumnya seperti dapat dilihat pada Tabel 6.

Tabel

6. Beban sks maksimum yang dapat diambil sesuai dengan IP semester sebelumnya

Nomor

Indeks

Beban Studi Maksimum (sks)

1

2.76

25

2

2,00 - 2,75

22

3

< 2,00

19

d. Beban studi minimum bagi mahasiswa adalah 12 sks per semester. Mahasiswa dapat mengambil beban sks kurang dari 12 sks bilamana ada alasan yang sah atau sisa beban studinya kurang dari 12 sks.

e. Jumlah dan susunan matakuliah yang diambil oleh mahasiswa tiap semester ditetapkan dengan KRS atas bimbingan dan persetujuan Dosen PA.

2. Masa Studi

a. Masa studi maksimum program sarjana adalah 12 semester.

b. Mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan studinya sampai batas waktu 12 semester dikeluarkan dari IPB dengan SK Rektor, setelah memperhatikan pertimbangan Dekan.

c. Mahasiswa yang belum mencapai maksimum 12 semester tetapi mempunyai prestasi hasil belajar yang tidak memenuhi syarat, dapat dikeluarkan dari IPB dengan SK Rektor setelah memperhatikan pertimbangan Dekan atau Direktur Pendidikan TPB.

19

d.

Waktu cuti akademik tidak diperhitungkan dalam penentuan batas waktu studi.

e. Waktu selama mahasiswa dinyatakan tidak aktif, tetap diperhitungkan dalam penentuan batas waktu studi.

3. Cuti Akademik

a. Mahasiswa dapat mengajukan cuti akademik dengan alasan yang sah.

b. Cuti Akademik terdiri atas Cuti Akademik Berencana dan Cuti Akademik Khusus; (1). Cuti Akademik Berencana

i. Cuti Akademik Berencana merupakan cuti yang alasannya telah diketahui oleh mahasiswa sebelum periode registrasi;

ii. Permohonan Cuti Akademik Berencana diajukan oleh mahasiswa atau kuasanya kepada Dekan dengan mengisi formulir yang tersedia di Tata Usaha Departemen/Fakultas dengan melampirkan: (1) fotokopi kartu mahasiswa, (2) tanda bukti pembayaran SPP semester sebelumnya, (3) bukti pendukung alasan permohonan cuti, (4) surat pertimbangan Ketua Departemen atau Pembimbing Akademik atau Konselor.

iii. Permohonan Cuti Akademik Berencana diajukan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja sebelum hari pertama periode registrasi.Pemohon dikenakan pembayaran 25 persen biaya SPP komponen BPMP;

iv. Apabila pengajuan permohonan cuti akademik tidak sesuai dengan butir (3) di atas, pemohon dikenakan pembayaran 100 persen biaya SPP komponen BPMP;

v. Pembayaran yang dimaksud pada butir (3) dan (4) dilakukan pada periode dan tempat registrasi yang ditentukan;

vi. Mahasiswa yang tidak melakukan registrasi, status cuti akademiknya gugur dan mahasiswa dinyatakan tidak aktif

(2). Cuti Akademik Khusus

i. Cuti Akademik Khusus merupakan cuti yang alasannya telah diketahui oleh mahasiswa yang berstatus aktif setelah periode registrasi;

ii. Permohonan Cuti Akademik Khusus dapat diajukan oleh mahasiswa karena alasan sakit, kecelakaan, atau alasan kuat lainnya dapat diajukan oleh mahasiswa atau kuasanya kepada Dekan/Direktur Pendidikan TPB selama semester berjalan dengan cara mengisi formulir yang tersedia di Tata Usaha Departemen/Fakultas/Direktorat Pendidikan TPB dengan melampirkan: (1) fotokopi kartu mahasiswa, (2) tanda bukti pembayaran SPP semester berjalan, (3) bukti pendukung alasan permohonan cuti, (4) surat pertimbangan Ketua Departemen atau Pembimbing Akademik atau Konselor.

iii. Permohonan Cuti Akademik Khusus karena alasan sakit lebih dari 1 (satu) bulan harus mendapatkan rekomendasi dari dokter.Jika dipandang perlu, Dekan/Direktur Pendidikan TPB dapat meminta pendapat dari dokter yang ditunjuk.

iv. Permohonan Cuti Akademik Khusus karena alasan sakit atau kecelakaan, biaya SPP yang telah dibayarkan diperhitungkan untuk semester berikutnya setelah dikurangi biaya cuti sebesar 25 persen dari biaya SPP;

v. Apabila pengajuan permohonan cuti akademik tidak sesuai dengan butir (4) di atas, biaya SPP yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali dan tidak diperhitungkan untuk semester berikutnya;

c. Jangka waktu cuti akademik diberikan maksimal (paling lama) dua semester berturut-turut, dan selama mengikuti pendidikan cuti akademik hanya diberikan

20

untuk paling lama empat semester. Khusus untuk mahasiswa TPB, cuti akademik tidak diberikan per semester tetapi diberikan per 2 (dua) semester.

d. Setelah menjalani cuti akademik mahasiswa dinyatakan aktif kembali apabila mengajukan permohonan secara tertulis kepada Dekan/Direktur Pendidikan TPB dengan melampirkan surat izin cuti akademik dan pelunasan SPPnya.

e. Surat permohonan aktif kembali diajukan selambat-lambatnya satu bulan sebelum awal semester yang akan berjalan.

f. Surat cuti akademik dan surat pengaktifan kembali diterbitkan oleh Dekan/Direktur Pendidikan TPB dengan tembusan kepada Dit.AP, Ketua Departemen dan Pembimbing Akademik.

g. Sanksi Cuti Akademik

i. Bilamana batas waktu cuti akademik telah habis dan mahasiswa yang bersangkutan tidak mengajukan permohonan aktif kembali, maka semester atau tahun akademik berikutnya diperhitungkan dalam masa studi dan dikenakan kewajiban membayar SPP komponen BPMP.

ii. Apabila mahasiswa yang bersangkutan tidak mengajukan permohonan aktif kembali pada semester setelah cuti akademiknya habis, maka mahasiswa tersebut dinyatakan tidak aktif. Bagi mahasiswa TPB yang telah berakhir cuti akademiknya dan tidak mengajukan permohonan aktif kembali dinyatakan keluar dari IPB.

4. Pembimbing Akademik

a. Mahasiswa yang diterima pada suatu mayor akan mendapat bimbingan dari dosen PA .

b. Dosen PA sekurang-kurangnya telah mempunyai masa kerja sebagai dosen selama 3 (tiga) tahun.

c. Pengangkatan dosen PA ditetapkan dengan Keputusan Dekan atas usul Ketua

Departemen.

d. Tugas-tugas dosen PA adalah:

i. Membimbing mahasiswa dalam merumuskan kompetensi pelengkap bagi mahasiswa. Kompetensi pelengkap yang melengkapi kompetensi mayor, ditujukan untuk memperluas wawasan, keragaman kompetensi, dan meningkatkan daya saing lulusan. Kompetensi pelengkap ini dapat dipenuhi dari kompetensi minor atau matakuliah penunjang yang ditawarkan oleh departemen lain;

ii. Membimbing mahasiswa dalam menetapkan pilihan minor dan atau matakuliah penunjang, atau mayor kedua, sesuai dengan pilihan pola struktur Kurikulum Mayor-Minor yang ditetapkan sebelumnya;

iii. Memberikan pengarahan kepada mahasiswa tentang (a) penyusunan rencana studi semester (KRS) dan RSP. KRS adalah rencana kegiatan akademik mahasiswa dalam satu semester, sedangkan RSP adalah rencana kegiatan akademik mahasiswa sampai mahasiswa tersebut lulus, (b) pengisian KRS, dan (c) penjelasan kebijakan studi, yaitu memberikan pertimbangan kepada mahasiswa tentang banyaknya beban studi yang dapat diambil pada semester yang akan datang;

iv. Melaksanakan fungsi konseling yaitu membantu,mengamati dan ataumengarahkan serta memacu kelancaran studi mahasiswa asuhannya dalam hal (a) mengusahakankelancaran mengikuti perkuliahan, (b) memilihteknik mengikuti perkuliahan, (c) menggunakan kepustakaan dan teknikmembacabuku, (d) mengenalkan sumber-sumber belajar (di dalam dan di luar kampus), (e) pengaturan waktu yang tepat, (f) mencatat

21

v.

kemajuan/keberhasilan belajar secara berkala, dan (g) menyampaikan informasi mengenai mahasiswa tertentu yang mengalami hambatan studi kepada dosenmatakuliah,dan (h) memberikan bantuan menyangkut masalah- masalah yang berhubungandengan kepribadian mahasiswa (penyesuaian lingkungan, watak, dan lain-lain);

Memberikan

mahasiswa

pertimbangan-pertimbangan

penyelesaian

studi

bimbingannya kepada pimpinan Departemen/Fakultas. e. Setiap dosen PA dibekali dengan Buku Panduan Sarjana IPB

B. PELAKSANAAN KULIAH

1. Setiap matakuliah diajarkan oleh dosen sebanyak-banyaknya 2 (dua) orang per kelas. Salah satu dosen yang mengajar adalah dosen penanggungjawab matakuliah.

2. Dosen penanggungjawab matakuliah harus membuat jadwal. Semua dosen pengajar matakuliah harus mendapatkan jadwal kuliah.

3. Kegiatan kuliah dilakukan pada waktu dan tempat (ruangan) sesuai dengan jadwal resmi yang dikeluarkan oleh Dit. AP IPB. Dosen tidak boleh mengubah waktu dan tempat kuliah tanpa izin dari Panitia Jadwal Fakultas dengan persetujuan Ketua Departemen. Adanya kuliah pengganti dimungkinkan dengan persetujuan Ketua Departemen dan diketahui oleh Panitia Jadwal Fakultas.

4. Dosen penanggungjawab matakuliah harus membuat kontrak perkuliahan tertulis yang sekurang-kurangnya berisi tujuan matakuliah, urutan pokok bahasan (rencana kuliah), referensi, tugas, cara penilaian, serta tata tertib pelaksanaan kuliah, dan disampaikan kepada semua dosen pengajar matakuliah tersebut.

5. Pada kuliah pertama, dosen harus menyampaikan kontrak perkuliahan kepada mahasiswa.

6. Dosen harus melaksanakan kuliah tepat waktu.

7. Mahasiswa yang datang terlambat sesudah kuliah dimulai wajib meminta izin kepada dosen pengajar sebelum masuk ke ruang kuliah. Dosen tidak boleh mengizinkan masuk ke ruang kuliah bagi mahasiswa yang datang terlambat lebih dari 15 menit sesudah kuliah dimulai.

8. Selama kegiatan kuliah berlangsung, dosen dan mahasiswa dilarang makan, minum, merokok, menggunakan telepon seluler, atau melakukan tindakan lain yang mengganggu kegiatan kuliah. Dosen dan mahasiswa wajib menjaga ketenangan, ketertiban, dan kebersihan di ruang kuliah.

9. Lama kegiatan kuliah disesuaikan dengan jumlah sks matakuliah yang bersangkutan, yaitu 50 menit tatap muka per minggu untuk setiap sks selama satu semester (14 minggu kuliah).

10. Sekali tatap muka kuliah dilaksanakan maksimum selama 3 x 50 menit. Untuk matakuliah dengan 4 (empat) sks, tatap muka kuliah sebaiknya dijadwalkan 2 (dua) kali per minggu.

11. Untuk memenuhi beban sks matakuliah, dosen dapat memberikan tugas terstruktur kepada mahasiswa.

12. Mahasiswa yang hadir kuliah, harus menandatangani daftar hadir kuliah. Mahasiswa dilarang menandatangani daftar hadir kuliah untuk mahasiswa lain yang tidak hadir kuliah. Mahasiswa yang melakukan pelanggaran ini dan mahasiswa yang dipalsukan tandatangannya dikenakan sanksi pemberian huruf mutu E untuk matakuliah yang bersangkutan.

22

13.

Setiap kali selesai memberi kuliah, dosen wajib mengisi berita acara kuliah dan melakukan verifikasi daftar kehadiran mahasiswa.

14. Kehadiranmahasiswa dalam kuliah ditabulasi oleh departemen. Menjelang pelaksanaan ujian akhir semester, tingkat kehadiran mahasiswa dalam kuliah diumumkan pada papan pengumuman.

15. Mahasiswa wajib hadir untuk setiap matakuliah 14 kali (100%) dalam satu semester. Jika mahasiswa mempunyai halangan yang sah untuk hadir kuliah, misalnya sakit, mahasiswa tersebut harus memberikan surat keterangan dari Ketua Departemen kepada dosen penanggungjawab matakuliah selambat-lambatnya pada hari perkuliahan berikutnya.

16. Mahasiswa yang tingkat kehadiran kuliahnya kurang dari 80% (max. 3 kali) tidak diperkenankan mengikuti ujian akhir semester untuk matakuliah tersebut.

C. PELAKSANAAN PRAKTIKUM/RESPONSI

1. Setiap praktikum/responsi diajarkan oleh dosen sebanyak-banyaknya 4 (empat) orang per kelas praktikum/responsi, salah seorang diantaranya sebagai dosen penanggungjawab praktikum/responsi. Dalam pelaksanaan praktikum, dosen praktikum dapat dibantu oleh asisten.

2. Dosen penanggungjawab praktikum/responsi harus membuat jadwal praktikum/responsi. Semua dosen pengajar praktikum/responsi harus mendapatkan jadwal praktikum/responsi.

3. Kegiatan praktikum/responsi dilakukan pada waktu dan tempat (ruangan) sesuai dengan jadwal resmi yang dikeluarkan oleh Dit. AP IPB. Dosen tidak boleh mengubah waktu dan tempat praktikum/responsi tanpa ijin dari Panitia Jadwal Fakultas dengan persetujuan Ketua Departemen.

4. Dosen penanggungjawab praktikum/responsi harus membuat kontrak praktikum/responsi yang sekurang-kurangnya berisi tujuan praktikum/responsi, urutan pokok bahasan (rencana praktikum/responsi), referensi, tugas, cara penilaian, serta tata tertib pelaksanaan praktikum/responsi, serta pembuatan dan pengumpulan laporan, dan disampaikan kepada semua dosen pengajar praktikum/responsi tersebut.

5. Pada praktikum/responsi pertama, dosen praktikum/responsi harus menyampaikan penjelasan mengenai kontrak praktikum/responsi.

6. Dosen praktikum/responsi harus melaksanakan praktikum/responsi tepat waktu.

7. Dosen tidak boleh mengizinkan mahasiswa yang datang terlambat sesudah praktikum/responsi dimulai untuk mengikuti praktikum/responsi.

8. Selama kegiatan praktikum/responsi berlangsung, dosen dan mahasiswa wajib menjaga ketenangan, ketertiban, dan kebersihan di tempat praktikum/responsi.

9. Lama kegiatan praktikum/responsi disesuaikan dengan jumlah sks praktikum/responsi yang bersangkutan, yaitu 2-4 kali 60 menit praktikum/responsi per minggu untuk setiap sks.

10. Dosen praktikum/responsi mengecek kehadiran mahasiswa yang mengikuti praktikum/responsi.

11. Setiap dosen praktikum/responsi harus mengisi berita acara setiap kali selesai praktikum/responsi.

12. Jumlah tatap muka praktikum/responsi dalam satu semester sekurang-kurangnya 12 kali.

23

13.

Mahasiswa wajib hadir praktikum/responsi sebanyak 100%. Jika kehadiran seorang mahasiswa dalam praktikum/responsi kurang dari 100% tanpa alasan yang sah misalnya sakit, maka mahasiswa tersebut tidak mendapatkan nilai praktikum/responsi.

D. PELAKSANAAN UJIAN

1. Dalam satu semester, setiap matakuliah diwajibkan menyelenggarakan sekurang- kurangnya 2 (dua) kali ujian yaitu ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS).

2. UTS dan UAS dilaksanakan oleh dosen matakuliah yang bersangkutan sesuai dengan jadwal ujian yang diterbitkan oleh Dit. AP IPB.

3. Mahasiswa yang kehadiran kuliahnya kurang dari 80% jumlah tatap muka, tidak diperkenankan mengikuti UAS dan ditetapkan oleh Ketua Departemen.

4. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian sesuai dengan waktu yang ditentukan karena alasan yang sah berhak diberi ujian susulan. Mahasiswa tersebut harus memberikan surat keterangan dari Ketua Departemen Mayor kepada dosen penanggungjawab matakuliah. Waktu dan tempat pelaksanaan ujian susulan ditetapkan oleh Ketua Departemen. Ujian susulan dilaksanakan paling lambat 1 (minggu) setelah masa ujian.

5. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian sesuai dengan waktu yang ditentukan tanpa alasan yang sah, tidak berhak diberi ujian susulan.

6. Mahasiswa peserta ujian yang datang terlambat lebih dari 15 menit setelah ujian dimulai, tidak diperkenankan mengikuti ujian.

7. Ujian diawasi oleh dosen matakuliah dibantu oleh pengawas lain yang ditunjuk oleh Ketua Departemen.

8. Mahasiswa yang terbukti melakukan kecurangan dalam ujian, dikeluarkan dari ruang ujian dan dianggap tidak mengikuti ujian, serta tidak berhak diberi ujian susulan.

9. Selama ujian berlangsung, peserta dan pengawas tidak diperkenankan makan, minum, merokok, menggunakan telepon seluler atau alat komunikasi lain. Peserta dan pengawas ujian wajib menjaga ketenangan, ketertiban, dan kebersihan di ruang ujian.

10. Ujian ulang (ujian perbaikan) dapat diselenggarakan setelah pelaksanaan UAS dan setelah nilai akhir matakuliah diumumkan.

11. Mahasiswa yang mendapatkan nilai D atau E dalam suatu matakuliah dapat

diberikan ujian ulang dengan persetujuan dosen penanggungjawab matakuliah atas ijin Ketua Departemen. Ujian ulang hanya dapat dilaksanakan satu kali. 12. Batas waktu ujian ulang adalah 3 (tiga) hari setelah nilai matakuliah diumumkan. Nilai hasil ujian ulang dikirimkan oleh dosen penanggungjawab matakuliah ke departemen selambat-lambatnya 3 (tiga) hari setelah ujian ulang dilaksanakan. Nilai yang diperhitungkan dalam transkrip adalah nilai yang terbaik setelah ujian ulang dengan huruf mutu maksimum C.

E. PENYERAHAN DAN PENGUMUMAN NILAI

1. Dosen penanggungjawab matakuliah harus menyerahkan nilai UTS ke departemen selambat-lambatnya 2 (dua) minggu setelah masa UTS berakhir, dan departemen mengumumkan nilai UTS di papan pengumuman. Mahasiswa diberikan hak untuk

24

menyampaikan keberatan terhadap nilai ujian kepada dosen penanggungjawab matakuliah selambat-lambatnya 2 (dua) hari setelah pengumuman nilai.

2. Dosen penanggungjawab matakuliah harus menyerahkan nilai akhir matakuliah ke departemen paling lambat 2 (dua) minggu setelah masa UAS berakhir. Dosen tidak boleh memberi nilai BL (belum lengkap) kecuali dalam kasus khusus dengan ijin yang sah dan disetujui oleh Ketua Departemen.Jika sampai hari terakhir penyerahan nilai akhir masih ada nilai BL, maka Ketua Departemen harus mengganti nilai BL tersebut dengan nilai akhir tertentu.

3. Departemen mengumumkan nilai akhir matakuliah di papan pengumuman selambat- lambatnya 2 (dua) minggu setelah masa UAS berakhir.Mahasiswa diberikan hak untuk menyampaikan keberatan terhadap nilai akhir kepada dosen penanggungjawab matakuliah selambat-lambatnya 2 (dua) hari setelah pengumuman nilai.

4. Departemen menyerahkan nilai akhir matakuliah ke Dit. AP dan ke fakultas paling lambat 2 (dua) minggu setelah masa UAS berakhir.

5. Jika seorang mahasiswa mundur secara tidak sah dari suatu matakuliah, maka nilai akhir (huruf mutu) mahasiswa untuk matakuliah tersebut adalah E.

6. Jika ada dosen pengajar yang terlambat memberikan nilai, dosen penanggungjawab matakuliah dapat memberikan suatu nilai pengganti dan menyerahkan nilai akhir kepada departemen.

7. Jika dosen penanggungjawab matakuliah tidak memasukkan nilai akhir dalam waktu 2 (dua) minggu setelah masa UAS berakhir, maka sehari setelah tanggal terakhir pemasukan nilai akhir, Ketua Departemen atau pimpinan fakultas memberi nilai akhir mahasiswa dengan cara sebagai berikut : untuk mahasiswa dengan IPK terakhir2,75 maka nilai akhir untuk matakuliah tersebut adalah A, untuk mahasiswa dengan IPK terakhir < 2,75 maka nilai akhir untuk matakuliah tersebut adalah B. Hal tersebut berlaku bagi mahasiswa yang tingkat kehadiran kuliahnya minimum 80%. Mahasiswa yang tingkat kehadiran kuliahnya kurang dari 80% diberi nilai akhir D.

8. Dosen penanggungjawab matakuliah yang terlambat/tidak menyerahkan nilai akhir, diberi sanksi tidak diperkenankan memberi kuliah selama 2 (dua) semester berikutnya berturut-turut dan insentif kinerja dosen yang bersangkutan tidak dibayarkan selama 2 (dua) semester tersebut. Jika selama semester pertama pemberlakuan sanksi, dosen yang bersangkutan menunjukkan kinerja yang baik berdasarkan penilaian Ketua Departemen, maka sanksi pada semester kedua tidak diberlakukan/dicabut.

F. PERKULIAHAN ULANG

1. Perkuliahan ulang adalah keikutsertaan kembali mahasiswa dalam perkuliahan untuk suatu matakuliah tertentu yang pernah diikuti dalam penyelenggaraan sebelumnya.

2. Perkuliahan ulang wajib diikuti oleh mahasiswa yang mendapatkan nilai E. Mahasiswa yang mendapat nilai D dapat mengikuti perkuliahan ulang dengan persetujuan dosen penanggungjawab matakuliah. Perkuliahan ulang dapat diikuti sebanyak-banyaknya 2 (dua) kali.

3. Jarak waktu antara semester pada waktu mengambil kuliah awal dengan mengambil kuliah ulang kedua tidak boleh lebih dari 4 (empat) semester.

4. Mahasiswa yang tetap mendapatkan huruf mutu E untuk matakuliah minor setelah satu kali pengulangan dapat membatalkan matakuliah tersebut dengan persetujuan dosen Pembimbing Akademik. Pembatalan matakuliah tersebut mengakibatkan pembatalan minor yang bersangkutan. Matakuliah lain dalam paket minor yang telah

25

diambil dan mendapatkan huruf mutu≥ D tidak dapat dibatalk an dan diakui sebagai matakuliah penunjang atau sebagai komponen dari minor lain.

5. Mahasiswa yang mendapat huruf mutu E untuk matakuliah penunjang dapat membatalkan matakuliah tersebut atas persetujuan dosen Pembimbing Akademik. Pengajuan pembatalan dilakukan pada semester akhir sebelum mahasiswa yang bersangkutan melakukan seminar dan pembatalan tersebut tidak boleh mengakibatkan kekurangan jumlah sks minimum yang ditetapkan oleh departemen.

6. Nilai yang diperhitungkan dalam transkrip adalah nilai yang terbaik setelah perkuliahan ulang. Nilai hasil dari perkuliahan ulang diberi tanda asterik.

G. PELAKSANAAN TUGAS AKHIR

1. Setiap mahasiswa wajib dibimbing oleh dosen pembimbing tugas akhir maksimum 2 (dua) orang, seorang dosen bertindak sebagai Ketua Pembimbing, dan yang lain sebagai Anggota Pembimbing. Ketua Pembimbing harus dosen tetap departemen.

2. Tugas akhir dilakukan oleh mahasiswa yang telah mengumpulkan minimum 105 sks dengan IPK dari matakuliah yang dipersyaratkan sama dengan atau lebih besar dari 2.00 dan telah mendapat nilai PL.

3. Ujian akhir sarjana wajib ditempuh mahasiswa dan dilaksanakan dalam bentuk Sidang Ujian Sarjana. Sidang Ujian Sarjana hanya dapat dilaksanakan apabila mahasiswa telah lulus seluruh matakuliah yang ditetapkan, lulus seminar, dan mengumpulkan sekurang-kurangnya 140 sks dengan IPK minimum 2.00 tanpa huruf mutu E.

4. Penguji dalam Sidang Ujian Sarjana adalah dosen pembimbing dan penguji luar pembimbing dengan jumlah keseluruhan ditetapkan sebanyak 3 (tiga) orang. Satu penguji harus berasal dari bagian atau keahlian yang berbeda dengan Ketua Pembimbing.

5. Dalam Sidang Ujian Sarjana, semua penguji harus memberikan nilai secara individual. Ketua Pembimbing mengkompilasi nilai dari semua penguji dan memutuskan nilai akhir berdasarkan pembobotan: nilai Ketua Pembimbing berbobot 50%, nilai penguji lainnya berbobot masing-masing 25%. Jika nilai akhir kurang dari 65, maka mahasiswa dinyatakan tidak lulus dan harus mengikuti Sidang Ujian Sarjana ulang. Jika nilai akhir 65-69, maka mahasiswa diberi huruf mutu C. Jika nilai akhir 70-74, maka mahasiswa diberi huruf mutu B. Jika nilai akhir≥ 75, maka mahasiswa diberi huruf mutu A.

6. Mahasiswa yang telah melaksanakan Sidang Ujian Sarjana dan dinyatakan lulus, diwajibkan memperbaiki draft skripsinya selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah Sidang Ujian Sarjana. Sanksi atas kelalaian untuk memperbaiki draft skripsi berupa pembatalan hasil Sidang Ujian Sarjana. Sidang Ujian Sarjana harus diulang dan dilaksanakan hanya 1 (satu) kali paling lambat 4 (empat) bulan setelah Sidang Ujian Sarjana yang pertama. Jika Sidang Ujian Sarjana ulang tidak dilaksanakan pada batas waktu tersebut, maka mahasiswa dianggap gagal menyelesaikan studi sarjananya.

H. EVALUASI AKHIR SEMESTER

1. Setiap akhir semester, departemen melakukan evaluasi terhadap capaian akademik mahasiswa. Evaluasi terhadap mahasiswa semester 3 – 7 dilakukan dengan melihat nilai matakuliah. Evaluasi terhadap mahasiswa semester 8 ke atas dilakukan terhadap kemajuan pelaksanaan tugas akhir.

26

2.

Hasil evaluasi akhir semester oleh departemen dilaporkan kepada fakultas.

3. Pada setiap akhir semester, fakultas melakukan evaluasi terhadap kegiatan kuliah/praktikum menggunakan data pada berita acara kuliah/praktikum/responsi dan rencana kuliah/praktikum/responsi. Hasil evaluasi disampaikan ke departemen untuk disampaikan lebih lanjut kepada para dosen. Fakultas juga melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran dengan menggunakan skor EPBM (Evaluasi Proses Belajar Mengajar). Hasil evaluasi disampaikan ke departemen untuk disampaikan lebih lanjut kepada para dosen.

I. PENERBITAN SURAT KETERANGAN KELULUSAN

1. Dosen dilarang menandatangani lembar persetujuan skripsi jika skripsi tersebut masih harus diperbaiki.

2. Departemen mengajukan penerbitan SKL ke fakultas bagi mahasiswa yang memenuhi syarat akademik dan administrasi.

3. Fakultas menerbitkan SKL sesuai usulan departemen.Tanggal penerbitan SKL merupakan tanggal kelulusan.

4. Fakultas mengajukan penerbitan ijazah kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB dengan melampirkan seluruh persyaratan yang diperlukan, dengan tembusan kepada Direktur Administrasi Pendidikan IPB.

27

IV. PROSEDUR-PROSEDUR ADMINISTRASI AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN

Beberapa prosedur operasional baku dalam sistem jaminan mutu pendidikan di Departemen TMB telah disusun dan disajikan pada Lampiran 4. Prosedur-prosedur tersebut digunakan oleh mahasiswa dan pihak terkait dalam pengurusan administrasi akademik dan kemahasiswaan selama kuliah hingga lulus. Daftar prosedur operasional baku disajikan pada Tabel 7. Semua urusan administrasi akademik dan kemahasiswaan dilakukan di Unit Pelayanan Terpadu Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (Gambar 7).

Tabel 7. Daftar Prosedur Operasional Baku bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan

No.

Prosedur Operasional Baku

Kode

Halaman

 

Akademik:

   

1.

Pengisian Dan Pengumpulan Kartu Rencana Studi (KRS) Secara Online

POB-AKAD 01

45-46

2.

Perbaikan Kartu Rencana Studi

POB-AKAD 02

47-48

3.

Ijin Tidak Mengikuti Kegiatan Perkuliahan/Praktikum

POB-AKAD 03

49

4.

Cuti Kuliah

POB-AKAD 04

50

5.

Aktif Kembali Setelah Cuti Kuliah

POB-AKAD 05

51

6.

Field Trip

POB-AKAD 06

52

7.

Penjajagan Calon Lokasi Praktek Lapangan

POB-AKAD 07

53

8.

Pelaksanaan Praktek Lapangan

POB-AKAD 08

54

9.

Ujian Praktek Lapangan

POB-AKAD 09

55

10.

Pengajuan Usulan Penelitian untuk Tugas Akhir

POB-AKAD 10

56

11.

Peminjaman Alat Laboratorium

POB-AKAD 11

57-58

12.

Peminjaman Lahan di Laboratorium Lapangan

POB-AKAD 12

59-60

13.

Ujian Akhir Sarjana

POB-AKAD 13

61-63

14.

Keterangan Bebas Peminjaman Alat Laboratorium

POB-AKAD 14

64

15.

Keterangan Lulus Kuliah

POB-AKAD 15

65

16.

Pemilihan Dosen Pembimbing Akademik

POB-AKAD 16

66

17.

Ujian Susulan (karena sakit atau alasan penting)

POB-AKAD 16

67

 

Kemahasiswaan:

   

18.

Permohonan Beasiswa

POB-MHS 01

68

19.

Surat Rekomendasi untuk Permohonan Beasiswa

POB-MHS 02

69

20.

Keterangan Masih Kuliah

POB-MHS 03

70

21.

Pengajuan Proposal PKM

POB-MHS 04

71

22.

Pengajuan Kegiatan HIMPRO

POB-MHS 05

72

71 22. Pengajuan Kegiatan HIMPRO POB-MHS 05 72 Gambar 7. Pelayanan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan

Gambar 7. Pelayanan Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan di UPT AAK

28

LAMPIRAN

Lampiran 1. Daftar Dosen dan Minat Pembimbingannya(Diurut Abjad Nama Dosen)

Ir. Agus Sutejo, M.Si

Ir. Agus Sutejo, M.Si

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

B402 (Wing B Lt. 4)

Keahlian

Teknik Mesin Pertanian

Minat

1. Mekatronika Mesin Pertanian

Pembimbingan

2. Desain Mesin Pengolahan Hasil Pertanian

E-mail

dtm_cyber@yahoo.com

 

Prof.Dr.Ir. Armansyah H. Tambunan, M.Agr

Bagian Teknik Energi Terbarukan

Bagian

Teknik Energi Terbarukan

Ruang

A402 (Wing A Lt. 4)

Keahlian

Teknik Pendinginan dan Pembekuan, Teknik Pengeringan Beku

Minat

1. Pindah Panas dan Massa pada Proses Pengolahan Hasil Pertanian dan Pangan (Pendinginan, Pembekuan dan Pengeringan)

2. Analisa Penggunaan Energi Untuk Industri Pertanian

Pembimbingan

 

E-mail

ahtambun@ipb.ac.id , ahtambun@yahoo.com

Prof. Dr. Ir. Bambang Pramudya M.Eng

Prof. Dr. Ir. Bambang Pramudya M.Eng

Bagian

Teknik Bio-Informatika

Ruang

H405 (Wing H Lt. 4)

Keahlian

Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian

Minat

1. Analisis Sistem Alat/Mesin Pertanian

Pembimbingan

2. Manajemen Alat/Mesin Pertanian

E-mail

pramudya@ipb.ac.id , bpramudya@yahoo.com

Dr. Ir. Desrial, M.Eng (Ketua DepartemenTeknik Mesin dan Biosistem)

Dr. Ir. Desrial, M.Eng (Ketua DepartemenTeknik Mesin dan Biosistem)

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

D203 (Wing D Lt.2)/Dept. TMB (Wing B Lt.2)

Keahlian

Rekayasa dan pengujian kinerja alat / mesin budidaya pertanian

Minat

1. Rancang Bangun dan Uji Performansi Traktor dan Mesin Budidaya Pertanian

Pembimbingan

2. Aplikasi Biofuelpada Motor Penggerak Mesin Pertanian

 

E-mail

desrial@ipb.ac.id , desrial_ipb@yahoo.com

Dr. Ir. Dyah Wulandani, M.Si (Sekretaris DepartemenTeknik Mesin dan Biosistem)

Dr. Ir. Dyah Wulandani, M.Si (Sekretaris DepartemenTeknik Mesin dan Biosistem)

Bagian

Teknik Energi Terbarukan

Ruang

B405 (Wing B Lt. 4) / Dept. TMB (Wing B Lt.2)

Keahlian

Teknologi konversi energi surya

 

1. Teknologi Konversi Energi (Surya Biomassa)

Minat

Pembimbingan

2. Teknik Pengeringan

3. Sifat-sifat Termofisik Bahan (Produk Pertanian)

E-mail

30

Dr.Ir. Edy Hartulistiyoso, M.Sc. (Direktur Kerjasama dan Program Internasional)

Dr.Ir. Edy Hartulistiyoso, M.Sc. (Direktur Kerjasama dan Program Internasional)

Bagian

Teknik Energi Terbarukan

Ruang

B304 (Wing B Lt. 3)

Keahlian

Aplikasi dan Perencanaan Energi

Minat

1. Aplikasi Energi Gelombang Mikro (Microwave) untuk Proses Termal 2. Perencanaan Energi Terbarukan

Pembimbingan

E-mail

Dr. Ir. Emmy Darmawati, M.Si

Dr. Ir. Emmy Darmawati, M.Si

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

E204 (Wing E Lt. 2)

Keahlian

Analisa sistem dan informatika pertanian

 

1. Sistem Manajemen Mekanisasi Pertanian

Minat

2. Sistem Informasi Pertanian

Pembimbingan

3. Sistem Transportasi dan Distribusi Hasil Pertanian

E-mail

 

Dr. Ir. Gatot Pramuhadi, M.Si

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang B401 (Wing B Lt. 4)

Ruang

B401 (Wing B Lt. 4)

Keahlian

Mekanisasi budidaya tanaman lahan kering dan lahan basah

 

1. Hubungan Tanah dan Alat/Mesin Pertanian

Minat

2. Aplikasi, Desain dan Pengujian Alat/Mesin Budidaya Pertanian

Pembimbingan

3. Mekanisasi Usaha Tani di Lahan Kering dan Lahan Sawah

4. Mekanisasi Budidaya Tebu Lahan Kering

 

E-mail

Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc (Rektor IPB; Kepala Bagian Teknik Biosistem)

Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc (Rektor IPB; Kepala Bagian Teknik Biosistem)

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

B406(Wing B Lt. 4)/ Rektor IPB

Keahlian

Teknologi Greenhouse dan Teknik Hidroponik

 

1. Teknologi Rumah Kaca

Minat

2. Teknik Hidroponik dan Aeroponik

Pembimbingan

3. Teknik Pengendalian Lingkungan

 

E-mail

herrysto@ipb.ac.id

Dr. Ir. I Dewa Made Subrata, M.Agr

Dr. Ir. I Dewa Made Subrata, M.Agr

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

H306 (Wing H Lt. 3)

Keahlian

Otomatisasi di bidang pertanian

Minat

1. Robotik di Bidang Pertanian

Pembimbingan

2. Instrumentasi dan Otomatisasi Pertanian

E-mail

dewamadesubrata@yahoo.com

31

Dr. Ir. I Wayan Astika, M.Si (Koordinator Mayor S1-Teknik Pertanian; Ka Divisi Sistem Informasi &

Dr. Ir. I Wayan Astika, M.Si (Koordinator Mayor S1-Teknik Pertanian; Ka Divisi Sistem Informasi & Mekanisasi Pertanian CREATA)

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

B404 (Wing B Lt. 4)/ CREATA (Wing A Lt.2), Dept. TMB (Wing B Lt.2)

Keahlian

Manajemen Mekanisasi Pertanian

 

1. Efisiensi Operasi Alsintan

Minat

Pembimbingan

2. Penjadwalan Kerja Kegiatan-kegiatan Pertanian

3. Kecerdasan Buatan di Bidang Pertanian

 

E-mail

 

Dr. Ir. I Wayan Budiastra, M.Agr

Bagian Teknik Biosistem

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

H406 (Wing H Lt. 4)

Keahlian

Teknik pasca panen dan pengolahan hasil pertanian

 

1. Pengukuran Sifat Optika Hasil Pertanian Secara Non Destruktip

Minat

Pembimbingan

2. Penggunaan Near Infrared dan Ultrasonic untuk Sortasi Hasil Hortikultura

3. Rekayasa Alsin Pengolahan Hasil Pertanian

 

E-mail

Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc (Kepala Bagian Teknik Bio-Informatika)

Prof. Dr. Ir. Kudang Boro Seminar, M.Sc (Kepala Bagian Teknik Bio-Informatika)

Bagian

Teknik Bio-informatika

Ruang

B306 (Wing B Lt. 3)

Keahlian

Computer Based Controller and Instrumentation

 

1. Kontrol Otomatik dan Instrumentasi Ukur

Minat

Pembimbingan

2. Sistem Informasi Manajemen

3. Kajian Teknik Pertanian yang Berbasis Komputer

E-mail

Liyantono, S.TP, M.Agr (Koordinator Bidang Sistem Informasi dan Promosi)

Liyantono, S.TP, M.Agr (Koordinator Bidang Sistem Informasi dan Promosi)

Bagian

Teknik Bio-informatika

Ruang

H403 (Wing H Lt. 4)

Keahlian

GIS, manajemen sumberdaya air dan lingkungan

Minat

1. GIS dan manajemen sumberdaya air

Pembimbingan

2. Sistem manajemen dan informasi pertanian

E-mail

liyantono@ipb.ac.id

 

Dr. Ir. Lilik Pujantoro, M.Agr

Bagian Teknik Biosistem

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

B406 (Wing B Lt. 4)

Keahlian

Teknik penyimpanan, packaging dan transportasi

Minat

1. Pengembangan Teknik Penyimpanan, Pengepakan dan Transportasi Produk Pertanian

Pembimbingan

2. Pengembangan Teknik Pengelolaan Limbah Pertanian

 

E-mail

32

Dr. Lenny Saulia, S.TP, M.Si (Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Alumni)

Dr. Lenny Saulia, S.TP, M.Si (Koordinator Bidang Kemahasiswaan dan Alumni)

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

E202 (Wing E Lt. 2)

Keahlian

Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian

 

1. Biomekanika; Pengukuran Beban Kerja

Minat

Pembimbingan

2. Performa Sprayer dan Aerial Applications

E-mail

lsaulia@gmail.com , lysa455@yahoo.com

Dr. Ir. Leopold O. Nelwan, M.Si (Wakil Kepala Laboraturium Lapang Siswadi Soepardjo)

Dr. Ir. Leopold O. Nelwan, M.Si (Wakil Kepala Laboraturium Lapang Siswadi Soepardjo)

Bagian

Teknik Energi Terbarukan

Ruang

B304 (Wing B Lt. 3)

Keahlian

Pemodelan Sistem Termal Energi Terbarukan

 

1. Penerapan Energi Surya untuk Pengeringan Produk Pertanian

Minat

Pembimbingan

2. Pemodelan dan Simulasi Sistem Termal

3. Optimasi Konsumsi Energi pada Proses Pengeringan

 

E-mail

lonelwan@yahoo.com , lonelwan@ipb.ac.id

 

Ir. Mad Yamin, MT

Bagian Teknik Mesin dan Otomasi

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

H306 (Wing H Lt. 3)

Keahlian

Instrumentasi dan kontrol

 

1. Teknik Keandalan

Minat

2. Instrumentasi dan Kontrol Otomatik

Pembimbingan

3. Pengendalian Kebisingan dan Getaran

E-mail

Dr. Ir. Mohamad Solahudin, M.Si

Dr. Ir. Mohamad Solahudin, M.Si

Bagian

Teknik Bio-Informatika

Ruang

H403 (Wing H Lt. 4)

Keahlian

Teknik Sistem dan Informatika Pertanian

Minat

Teknik Sistem dan Informatika Pertanian

Pembimbingan

E-mail

 

Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr

Bagian Teknik Biosistem

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

E202C (Wing E Lt. 2)

Keahlian

Ergonomika, Teknik Mesin

Minat

1. Ergonomika (Fisiologi Kerja dan K3)

Pembimbingan

2. Desain dan Pengujian Alsintan

E-mail

33

 

Dr. Muhamad Yulianto, ST., MT

Bagian Teknik Energi Terbarukan

Bagian

Teknik Energi Terbarukan

Ruang

A402 (Wing A Lt. 4)

Keahlian

Teknik Pengeringan Beku Vakum, Teknik refrigerasi dan pengkondisian udara, Penggunaan Catia V5R20

 

1. Pengeringan Beku Vakum dengan pemanfaatan panas buang condenser.

Minat

Pembimbingan

2. Pengembangan gas storage

3. Pengembangan Sistem Refrigerasi dan Organic Renkine Cycle

 

E-mail

Muhamad_yulianto@yahoo.com

Dr. Nanik Purwanti, S.TP, M.Sc

Dr. Nanik Purwanti, S.TP, M.Sc

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

E204 (Wing E Lt. 2)

Keahlian

Teknik Pengolahan Pangan

 

1. Pengembangan Enkapsulasi Pangan

Minat

Pembimbingan

2. Fungsional, Fraksinasi dan Teksturisasi Protein

3. Teknik Pengolahan Pangan

E-mail

nanik_purwanti@ipb.ac.id

Dr. Ir. Radite Praeko Agus Setiawan, M.Agr (Kepala Laboratorium Lapangan)

Dr. Ir. Radite Praeko Agus Setiawan, M.Agr (Kepala Laboratorium Lapangan)

Bagian

Teknik Mesin dan otomasi

Ruang

E202A (Wing E Lt. 2)

Keahlian

Perancangan, rekayasa alat dan mesin pertanian; Mekatronika

Minat

1. Perancangan dan Pengujian Alat dan Mesin Pertanian

Pembimbingan

2. Aerator dan Aerasi Tambak

3. Aplikasi mekatronik dalam mesin pertanian

 

E-mail

radite@telkom.net , iwan_radit@yahoo.com

Dr. Ir. Rokhani Hasbullah, M.Si

Dr. Ir. Rokhani Hasbullah, M.Si

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

B406 (Wing B Lt. 4)

Keahlian

Teknik pasca panen hasil pertanian

Minat

1. Heat Treatment untuk Mengendalikan Hama dan Penyakit Pascapanen

2. Penyimpanan Hasil Pertanian

Pembimbingan

E-mai

rokhani@ipb.ac.id , rohasb@yahoo.com

Dr. Ir. Sam Herodian, MS (Dekan Fakultas Teknologi Pertanian)

Dr. Ir. Sam Herodian, MS (Dekan Fakultas Teknologi Pertanian)

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

E202D (Wing E Lt. 2)/ Dekan Fateta

Keahlian

Ergonomika

Minat

1. Ergonomika - Analisis Desain Pabrik dan Mesin - Analisis Lingkungan Kerja

Pembimbingan

2. Desain Sistem Transportasi Udang/ikan

 

E-mail

34

 

Dr. Ir. Setyo Pertiwi, M.Agr

Bagian Teknik Bio-Informatika

Bagian

Teknik Bio-Informatika

Ruang

H405 (Wing H Lt. 4)

Keahlian

Teknik sistem dan informatika pertanian

 

1.

Sistem Manajemen Mekanisasi Pertanian

Minat

2.Sistem Informasi Manajemen/Sistem Informasi Pertanian

Pembimbingan

E-mail

Ir. Susilo Sarwono  

Ir. Susilo Sarwono

 

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

E202D (Wing E Lt. 2)/CITS PAU

Keahlian

Elektronika

Minat

Elektronika untuk Pertanian

Pembimbingan

E-mail

-

Dr. Ir. Sutrisno, M.Agr (Koordinator Mayor S2-Teknologi Pascapanen)

Dr. Ir. Sutrisno, M.Agr (Koordinator Mayor S2-Teknologi Pascapanen)

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

H406 (Wing H Lt. 4)/Pasca Dept.TMB (Wing A Lt. 2)

Keahlian

Teknik Pasca Panen Hortikultura

Minat

Pembimbingan

1.

Teknik Pengolahan Hasil Pertanian dan Penanganan Pasca Panen Hasil Hortikultura

3.

Rekayasa Alat/Mesin Pengolahan Hasil Pertanian

E-mail

 

Supriyanto, S.TP, M.Kom

Bagian Teknik Bio-Informatika

Bagian

Teknik Bio-Informatika

Ruang

B306 (Wing B Lt. 3)

Keahlian

Sistem Informasi Pertanian

Minat

1. Sistem Manajemen Basis Data dan Basis Pengetahuan

Pembimbingan

2. Sistem Monitoring Berbasis IT.

3. Aplikasi Cyber Extension

E-mail

supriyantoku@gmail.com

 

Ir. Sri Endah Agustina, MS (Kepala Bagian Teknik Energi Terbarukan)

Bagian Teknik Energi Terbarukan

Bagian

Teknik Energi Terbarukan

Ruang

B405 (Wing B Lt. 4)

Keahlian

Teknik konversi energi biomassa dan Audit energi

 

1. Teknologi Konversi Energi Biomassa

Minat

2. Energi Auditing pada Proses Produksi Hasil Pertanian atau Industri

3. Model Supply dan Demand Sumber Energi

Pembimbingan

Biomassa

 

E-mail

35

 

Ir. Sri Mudiastuti, M.Eng

Bagian Teknik Biosistem

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

E203 (Wing E Lt. 2)

Keahlian

Menggambar teknik, bangunan pertanian, pengetahuan bahan

Minat

1. Bahan Bangunan dan Proses (Building Materials and Proces)

Pembimbingan

2. Bangunan Pertanian dan Pertamanan (Farm Structure and Building)

 

E-mail

Prof. Dr. Ir. Tineke Mandang, MS (Kepala CREATA; Kepala Bagian Teknik Mesin dan Otomasi)

Prof. Dr. Ir. Tineke Mandang, MS (Kepala CREATA; Kepala Bagian Teknik Mesin dan Otomasi)

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

D203 selatan (Wing D Lt.2)/CREATA (Wing A Lt.2)

Keahlian

Alat dan mesin pengolahan tanah, penyiapan lahan

Minat

1. Aplikasi Desain dan Pengujian Mesin Budidaya Pertanian

2. Hubungan Tanah dan Alat Pertanian

Pembimbingan

E-mail

Dr. Ir. Usman Ahmad, M.Agr (Sekretaris CREATA)

Dr. Ir. Usman Ahmad, M.Agr (Sekretaris CREATA)

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

H406 (Wing H Lt. 4)/CREATA (Wing A Lt.2)

Keahlian

Aplikasi pengolahan citra digital untuk teknik pertanian

Minat

1. Aplikasi pengolahan citra untuk pemeriksaan mutu pangan dan hasil pertanian

2. Pengembangan teknologi pasca panen

Pembimbingan

 

E-mail

Dr. Ir. Wawan Hermawan, MS (Koordinator Mayor S3-Ilmu Keteknikan Pertanian)

Dr. Ir. Wawan Hermawan, MS (Koordinator Mayor S3-Ilmu Keteknikan Pertanian)

Bagian

Teknik Mesin dan Otomasi

Ruang

E201 (Wing E Lt. 2)/ Pasca Dept. TMB Wing A Lt. 2

Keahlian

Rancang bangun mesin budidaya pertanian

Minat

1. Desain dan Uji Performansi Traktor dan Mesin Budidaya Pertanian

Pembimbingan

2. Hubungan Tanah dengan Alat Traksi dan Mesin Pertanian

3. Teknik Computer Aided Design (CAD)

 

E-mail

Dr. Ir. Y. Aris Purwanto, M.Agr (Koordinator Mayor S2 – Teknik Mesin Pertanian dan Pangan);

Dr. Ir. Y. Aris Purwanto, M.Agr (Koordinator Mayor S2 – Teknik Mesin Pertanian dan Pangan); Kepala Divisi Perubahan Lingkungan Global PPLH – LPPM IPB)

Bagian

Teknik Biosistem

Ruang

B404 (Wing B Lt. 4 )/ Technopark/PPLH/Rektorat

Keahlian

Energi dan elektrifkasi pertanian

 

1. Teknik Pendinginan bahan pertanian dan pangan

Minat

Pembimbingan

2. Sifat Termofisik Bahan Pertanian

3. Rekayasa Proses Termal

 

E-mail

arispurwanto@ipb.ac.id

36

Lampiran 2. Deskripsi Mata Kuliah Mayor Departemen Teknik Mesin dan Biosistem

1. TMB200: Pengantar Teknik Mesin dan

Biosistem2(2-0)

Prasyarat : -

Pengenalan konsep dan ruang lingkup teknologi pertanian, khususnya bidang profesi teknik mesin dan biosistem. Peranan teknologi dan teknik mesin biosistem dalam pembangunan industri pertanian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada era globalisasi.

KaDep KaBag I Wayan Astika

2. TMB20A: KekuatanBahan2(2-0)

Prasyarat : TMB203

Pengetahuan dasar analisis kekuatan bahan yang mencakup kekuatan (strength), kekakuan (stiffness) dan kelenturan (fleksibility) dari anggota konstruksi bangunan dan mesin, dengan pokok bahasan tegangan normal dan tegangan geser, gaya geser dan momen lentur, defleksi pada balok, tegangan dan deformasi pada kolom, torsi pada poros, serta contoh-contoh analisis kekuatan bahan pada anggota konstruksi bangunan dan mesin.

Rokhani Hasbullah Agus Sutejo

3. TMB20B: PemrogramanTeknik 3(2-3)

Prasyarat : -

Proses perancangan program komputer dan pengembangan software untuk bidang teknik dengan memperhatikan kebutuhan dan kriteria desain bagi pemecahan masalah di bidang teknik. Kudang Boro Seminar MohamadSolahudin Liyantono

37

I Dewa Made Subrata Supriyanto

4. TMB201: Kewirausahaan Teknik1 (1-0)

Prasyarat : -

Prinsip kewirausahaan, technopreneurship, kewirausahaan teknik (engineering technopreneurship), termasuk kiat untuk mendirikan dan mengembangkan suatu usaha. Diskusi dengan pengusaha menjadi bagian dari materi kuliah. Pembahasan meliput pula jaringan kerja pengusaha dengan produsen bahan baku, lembaga keuangan dan lembaga pemasaran. Sutrisno Tineke Mandang M. Faiz Syuaib

5. TMB202: Mekanika Fluida3(2-3)

Prasyarat : FIS100

Sifat-sifat fluida, fluida statik, daya angkat (buoyancy) dan daya apung (floatation), konsep aliran fluida, aliran fluida ideal, aliran fluida inkompresibel, aliran fluida di dalam pipa, mesin-mesin fluida, teori lapisan batas, aliran fluida pada saluran terbuka, analisis dimensi dan similitude.

Y. ArisPurwanto LennySaulia Radite P. A. Setiawan DyahWulandani Leopold O. Nelwan Liyantono

6. TMB203: PengetahuanBahanTeknik

Prasyarat : -

2(2-0)

Pengenalan sifat-sifat mekanik, fisik, dan kimiawi dari berbagai macam bahan atau material padat (solida); pengenalan

bahan teknik keramik, polimer,dan logam yang digunakan pada konstruksi bangunan dan mesin serta peralatan yang berhubungan dengan bidang pertanian; dan pengetahuan mengenai pengujian dan standarisasi bahan.

Desrial

Lilik Pujantoro

Mad Yamin

Sri Mudiastuti

7. TMB204: MekanikaTeknik3(2-3)

Prasyarat : FIS100

Mempelajari pengetahuan dasar mekanika teknik yaitu statika dan dinamika. Materi yang dibahas dalam statika meliputi vektor, sistem gaya, kesetimbangan gaya, kuda-kuda, gaya tersebar dan gesekan. Sedangkan yang dibahas dalam dinamika adalah kinematika partikel, kinetika partikel, kinematika benda kaku sebidang dan kinetika benda kaku sebidang yang meliputi kerja, energi, implus dan momentum. Lilik Pujantoro Radite P. A. Setiawan Mad Yamin Sri Mudiastuti Lenny Saulia M. Yulianto

Liyantono

8. TMB205: Perbengkelan3(2-3)

Prasyarat : -

Peralatan bengkel untuk merubah bentuk benda-benda logam menjadi bentuk baru yang mempunyai nilai tambah manfaat dan nilai estetika, cara penggunaannya, serta keselamatan kerja dalam bengkel. Peralatan bengkel tersebut mencakup:

peralatanbengkelsederhana, peralatantempa, peralatan pengencang dan kunci-kuncinya, peralatanpatri, peralatan las listrik, karbit dan patri, peralatan bengkel masinal (gerinda, gergaji, bor, bubut, sekrup dll), dan peralatan untuk menjaga keselamatan kerja.

38

Mad Yamin M. Faiz Syuaib Agus Sutejo I Dewa Made Subrata

9. TMB206 : Termodinamika dan Pindah

Panas

4(3-3)

Prasyarat : MAT211, FIS100

Konsep dan penerapan prinsip termodinamika yang mencakup properti zat murni, analisis pada sistem tertutup dan terbuka, Hukum I dan II Termodinamika, proses dan siklus, energi dalam, entalpi dan entropi, siklus daya dan refrigerasi, serta termodinamika campuran zat dan larutan. Materi pindah panas mencakup konduksi pada kondisi mantap satu dan multi dimensi, konduksi pada kondisi tidak mantap untuk berbagai geometri, konveksi paksa dan konveksi bebas untuk aliran internal dan eksternal, pindah panas radiasi antar permukaan dan selubung serta tipe- tipe penukar panas dan analisisnya. Leopold O. Nelwan Dyah Wulandani Nanik Purwanti Usman Ahmad M. Yulianto

10. TMB207 : Matematika Teknik3(3-0)

Prasyarat : MAT211

Karakteristik dan jenis persamaan diferensial dan sistem persamaan diferensial yang banyak diaplikasikan pada problematika teknik. Menyajikan berbagai metoda pemecahan persamaan diferensial dan sistem persamaan diferensial dan contoh aplikasinya pada bidang teknik khususnya teknik mesin dan biosistem Radite P. A. Setiawan Kudang Boro Seminar Y. ArisPurwanto Armansyah H. Tambunan I WayanAstika I Dewa Made Subrata

11. TMB208 : Gambar Teknik3(2-3)

Prasyarat : -

Dasar-dasar menggambar teknik mesin dan bangunan di bidang pertanian dengan dua metode penggambaran yaitu dengan mesin gambar (drafting machine) dan komputer (CAD). M. FaizSyuaib

Sam Herodian Wawan Hermawan Lilik Pujantoro I Dewa Made Subrata Agus Sutejo Lenny Saulia M. Yulianto M. Solahudin

12. TMB209 : Karakteristik Teknik Bahan

Pertanian2(2-0)

Prasyarat : -

Pengetahuan dasar tentang :

karakteristik teknik bahan biologik meliputi karakteristik fisik meliputi bentuk dan ukuran, luas permukaan, volume, kerapatan dan porositas; karakteristik mekanik seperti prilaku stress-strain, reologi, resistensi terhadap kompresi, benturan, kerusakan mekanik, geseran, koefisien gesek, pemotongan; karakteristik panas antara lain panas spesifik, konduktifitas; dan karakteristik elektromagnetik seperti atenuasi, kecepatan, reflektan, transmitan, absorban dan dielektrik.

DyahWulandani TinekeMandang NanikPurwanti AgusSutejo Usman Ahmad

13. TMB211 : Elemen Mesin

Prasyarat : TMB203

3(3-0)

Standar bahan mesin dan perencanaan yang meliputi tahapan perhitungan dan pemilihan elemen mesin yang digunakan dalam perancangan mesin-mesin pertanian,

39

seperti poros dan pasak, bantalan, sabuk dan puli, rantai dan sproket, roda gigi, flywheel, kopling dan rem, pegas, serta pengencang.

Mad Yamin Desrial Lenny Saulia WawanHermawan

14. TMB301 : Praktikum Terpadu Mekanika dan Bahan Teknik1(0-3)

Prasyarat : TMB20A, TMB203 dan TMB204

Identifikasi dan pengujian bahan teknik, pengukuran dan analisis mekanika dan kekuatan bahan yang meliputi: pengukuran modulus elastisitas bahan logam, koefisien gesekan statis, analisis gaya pada member kuda-kuda, dinamika rotasi, pembuatan dan pengujian campuran beton dan mortar, pengujian kekuatan kayu dan bambu, pembuatan dan pengujian mutu beton, pembuatan fiber-reinforced composites dan bahan plastik.

Sri Mudiastuti Lilik Pujantoro Agus Sutejo Gatot Pramuhadi

15. TMB302 : Statistika Teknik

Prasyarat : -

3(3-0)

Konsep dasar statistika, statistika deskriptif dan statistika inferensia, serta mampu melakukan analisis data statistik dalam bidang teknik pertanian, dengan pokok bahasan meliputi peluang dan sebaran, statistika deskriptif, pendugaan parameter, pengujian hipotesis, uji pembandingan nilai tengah, analisis regresi dan korelasi, analisis ragam, perancangan percobaan, dan penggunaan program komputer untuk analisis statistika. Emmy Darmawati Armansyah H. Tambunan

16.

TMB303:EkonomiTeknik3(3-0)

AgusSutejo

Prasyarat : MAT100, EKO100

Pengetahuan mengenai hubungan antara nilai uang dan waktu, bunga modal, perhitungan biaya alat dan mesin pertanian, pemilihan alternatif berdasarkan biaya, optimasi produksi, dan evaluasi proyek. Bambang Pramudya I Wayan Astika TinekeMandang Emmy Darmawati EdyHartulistiyoso M. Solahudin

17. TMB304 : Dasar Teknik Proses Biosistem

Prasyarat : -

2(2-0)

Penerapan teknik kimia dan bioteknologi dalam proses biosistem yang meliput proses konversi energi terbarukan, proses pengolahan pangan, dan proses bioteknologi.

DyahWulandani

NanikPurwanti

18. TMB311 : Motor dan Tenaga

Penggerak3(2-3)

Prasyarat : TMB206

Pengenalan beberapa jenis sumber tenaga penggerak untuk pertanian yang meliputi motor bakar torak, motor listrik, dan traktor pertanian. Kuliah ini mencakup pengenalan konstruksi dan prinsip kerja, teknik transmisi daya, instalasi listrik serta teknik operasi dan pemeliharaan dari masing-masing sumber tenaga penggerak tersebut khususnya untuk penggerak mesin- mesin yang digunakan pada lingkup pertanian.

Desrial Susilo Sarwono Radite P. A. Setiawan Wawan Hermawan Mad Yamin

40

GatotPramuhadi

19. TMB212 : Instrumentasi dan Kontrol

Prasyarat : FIS100

3(2-3)

Prinsip-prinsip kontrol mekanik, kontrol loop terbuka. dan kontrol loop tertutup yang meliputi mode ON-OFF, mode proporsional, integral, PI, PID, dan algoritme FUZZY, kontrol otomatik berbasis mikrokomputer dan mikrokontroler.

I Dewa Made Subrata Susilo Sarwono Mad Yamin

20.TMB312: Ergonomika dan Keselamatan Kerja3(2-3)

Prasyarat : -

Kaidah-kaidah ergonomika yang digunakan dalam disain dan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3), yaitu anthropometri, biomekanik, dan faktor-faktor lain seperti beban kerja, kebisingan, getaran mekanis, pencahayaan, dan kondisi lingkungan lainnya. Sam Herodian

M. FaizSyuaib

Lenny Saulia

Mad Yamin

21. TMB321 : Lingkungan dan Bangunan

Pertanian3(2-3)

Prasyarat : TMB203, TMB206

Definisi dan pengertian bangunan pertanian, tipe dan fungsinya; parameter lingkungan mikro dan dasar-dasar pengendaliannya, hubungan lingkungan mikro dengan pertumbuhan tanaman, ternak dan mutu komoditas di dalam berbagai bangunan pertanian (rumah kaca, kandang, gudang penyimpanan) meliputi kesetimbangan panas dalam bangunan, gradien suhu dan uap air pada dinding bangunan, ventilasi dan beban pendinginan;

rancangbangun berbagai macam bangunan untuk produksi tanaman, ternak dan penyimpanan.

Rokhani Hasbullah Lilik Pujantoro M. Yulianto

22. TMB322: Teknik Mesin Budidaya

Pertanian3(2-3)

Prasyarat : -

Metode, mekanisme kerja, dan kinerja peralatan dan mesin-mesin yang digunakan pada kegiatan budidaya pertanian. Penerapan prinsip-prinsip mekanika aplikasi alat dan mesin budidaya pertanian pada kegiatan pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan tanaman, dan pemanenan.

Gatot Pramuhadi I Wayan Astika Wawan Hermawan TinekeMandang M. FaizSyuaib

23.TMB323:TeknikMesinIrigasidanDrainas

e2(1-3)

Prasyarat : TMB202

Metode, mekanisme kerja, kinerja (unjuk kerja), klasifikasi, spesifikasi, teknik transmisi daya, teknik instalasi (jaringan), teknik operasi, teknik perawatan, dan analisis biaya mesin-mesin irigasi dan drainase dalam berbagai sistem irigasi yang digunakan pada kegiatan budidaya pertanian.

Gatot Pramuhadi Agus Sutejo M. Solahudin Sri Mudiastuti

24. TMB324 : TeknikPengolahanPangan

Prasyarat : TMB206

3(2-3)

Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan yang mencakup

41

kinematika reaksi dalam bahan pangan, reologi pangan, proses pemisahan, proses pemanasan dan pendinginan, termodinamika proses pembekuan pangan, pengeringan, pengentalan dan ekstrusi. Y. ArisPurwanto Nanik Purwanti Emmy Darmawati

25. TMB325:

TeknikPengolahanHasilPertanian2(2-0)

Prasyarat : TMB206

Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam penanganan dan pengolahan hasil pertanian secara tepat untuk pengembangan teknologi pengolahan hasil pertanian tersebut. Konsep kesetimbangan energy dan materi merupakan landasan dalam proses pengolahan hasil pertanian serta didukung dengan teori pompa dan kipas maupun prinsip destilasi, pencampuran dan pemisahan mekanis. Dalam penanganan hasil pertanian kondisi proses seperti karakteristik udara dan uap air sangat diperhatikan, serta tahapan prosesnya seperti pengeringan, pendinginan, pembekuan, pengecilan ukuran, pembersihan, sortasi dan pemutuan terhadap bahan hayati. Pengembangan teknologi pertanian juga didukung penggunaan peralatan penanganan bahan pertanian serta penerapan teknologi terbarukan. Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta analisa biaya operasinya. Sutrisno

Rokhani Hasbullah Emmy Darmawati Y. Aris Purwanto

26.TMB331:SistemdanManajemenMekani

sasiPertanian3(3-0)

Prasyarat :

Membahas permasalahan dan penyelesaian masalah pada pengelolaan sistem pertanian pada umumnya dan

mekanisasi pertanian pada khususnya, mencakup pengambilan keputusan manajemen, alokasi sumberdaya, penjadwalan dan pengendalian kegiatan, distribusi fisis, dan penugasan untuk pencapaian kineja optimum dengan menggunakan teknik-teknik manajemen kuantitatif

Bambang Pramudya M. Solahudin

27. TMB332: Teknik Informatika

Pertanian2(2-0)

Prasyarat : TMB20B

Konsep dasar Sistem Informasi (SI) dan Teknologi Informasi (TI) yang mencakup pengertian/karakteristik, klasifikasi penerapan dan trend perkembangan SI dan TI, menajemen database, teknologi internet & multimedia, pengembangan dan perancangan SI, dan aplikasi SI dan TI di bidang pertanian.

Kudang Boro Seminar Setyo Pertiwi

28. TMB333: Manajemen

Tenaga

Mesin Pertanian3(3-0)

Prasyarat : -

dan

Pengenalan masalah-masalah manajemen tenaga dan mesin pertanian dan aplikasi metoda-metoda optimasi dalam menetapkan manajemen yang baik. Dibahas tentang model-model manajemen yang baku dan dibahas pula kemungkinan variasi-variasi masalah manajemen aktual yang mungkin ditemui di lapangan. Bambang Pramudya Setyo Pertiwi

29. TMB341: Energi dan Listrik Pertanian

Prasyarat : TMB206

Pengenalan

berbagai

sumber

3(2-3)

energi

primer khususnya energi terbarukan dan teknologi konversinya untuk memenuhi kebutuhan energi terutama di bidang pertanian, termasuk industri penunjang pertanian dan pengolahan hasil pertanian/pangan. Pengenalan teknologi konversi sumber energi tersebut menjadi listrik dan aplikasinya di bidang pertanian dan wilayah pedesaan. Sri Endah Agustina

30.TMB398:

Metode

Penyajian Ilmiah1(1-0)

Prasyarat : -

DyahWulandani EdyHartulistiyoso Leopold O. Nelwan SusiloSarwono M. Yulianto

Penulisan

dan

Konsep, cara dan acuan penyajian ilmiah yang berlaku secara internasional dan yang berlaku di Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, baik penyajian ilmiah secara tertulis maupun oral dan poster. Penyajian ilmiah tertulis termasuk penyajian usulan penelitian, laporan praktek lapangan, skripsi, dan artikel ilmiah.

Tineke Mandang Emmy Darmawati

31. TMB401: Rancangan Teknik(2-0)

Prasyarat : TMB20B

Proses perancangan teknik serta beberapa metode analisis untuk perancangan teknik termasuk pemodelan dan simulasi, optimasi dalam perancangan, pemilihan bahan, interaksi rancangan – material – proses, aplikasi komputer dalam perancangan (Computer Aided Design), analisis kelaikan, analisis hazard dan pengendalian mutu, evaluasi biaya dalam perancangan, serta komunikasi hasil

rancangan. WawanHermawan Kudang Boro Seminar Sam Herodian

42

M. Faiz Syuaib

32. TMB411: Rancangan Alat dan Mesin

3(2-3)

Prasyarat : TMB204, TMB208

Filosofi dan tahapan-tahapan proses rancangan, penggunaan CAD dalam perancangan, pengetahuan sifat bahan dan penunjang analisis lainnya, dan kasus- kasus implementasi rancang bangun serta evaluasi unjuk kerja. Desrial

Radite P. A. Setiawan

M. Faiz Syuaib

WawanHermawan Leopold O. Nelwan I Dewa Made Subrata AgusSutejo GatotPramuhadi

33. TMB412:TeknologiRobotik3(2-3)

Prasyarat : -

Dasar-dasar sistem robotika dan penerapannya dalam bidang pertanian. Pengenalan dasar perancangan unit mekanik robot yang meliputi: perancangan menipulator, end-effector, travelling device, sistem pengindera 3-D dan machine vision; penyusunan perangkat lunak yang meliputi perangkat lunak pengolahan citra, perangkat pengendalian manipulator dan pengendalian traveling device. I Dewa Made Subrata Usman Ahmad

34. TMB421: Teknologi Greenhouse dan

Hidroponik3(2-3)

Prasyarat : AGH200, TMB321

Konsepsi tentang rumah kaca (greenhouse), hidroponik dan industri tanaman (plant factory), teknologi dan sistem hidroponik (media tanam, larutan nutrisi, pengendalian lingkungan mikro tanaman), perancangan rumah kaca