Anda di halaman 1dari 3

Alasan untuk tidak memilih atau menolak Prabowo yang merupakan elit militer

kepanjangan tangan orba sebagai pemimpin bangsa ini


1. Prabowo haus kekuasaan sejak dahulu. Maret 1983 Saat Prabowo masih
menjabat seorang Kapten, Prabowo mau menyingkirkan Jendral Beni Murdani
dengan cara ingin "menculik"nya karena persaingan dihadapan Soeharto, namun
rencana itu digagalkan oleh atasannya. Saat itu Beni Murdani adalah salah satu
orang terdekat dan kepercayaan Suharto (Perjalanan seorang prajurit Para Komando
- Sintong Panjaitan)
2. Prabowo bersikap tak ksatria. Ketika dipindah tugaskan pada tahun 1985 ke
Batalyon Lintas Udara 328. Prabowo sempat menolak (Perjalanan seorang prajurit
Para Komando - Sintong Panjaitan)
Apakah seorang prajurit sejati akan tawar menawar posisi? Saya rasa prajurit sejati
akan selalu siap ditempatkan dimana saja di segala penjuru Ibu Pertiwi dan ini
membuktikan kalau Prabowo bukan prajurit sejati
3. Tahun 1988 ketika Jendral Beni Murdani memiliki niat ingin menjadi Wapres.
Prabowo berhasil mengganjal nya dengan cara menghasut Suharto agar melakukan
pergantian Panglima ABRI yang saat itu dijabat Beni Murdani ke Jenderal Try
Sutrisno. Tak hanya itu, Prabowo bahkan telah menyiapkan pasukan sebanyak 1
Batalyon Kopassus, Batalyon Infanteri Linud 328, Batalyon Infanteri 303, Batalyon
Infanteri 321, Batalyon Infanteri 315. Satu batalyon umumnya berkekuatan 700
personel. (Konflik dan Integrasi TNI AD - Mayjen Kivlan Zen) sebagai antisipasi
menghadapi Jendral Beni Murdani saat itu
Seolah-olah ingin mengadu dua kekuatan angkatan saat itu, hanya untuk
kepentingan Prabowo
(Saya orang Indonesia dan sangat cinta Indonesia tetapi ketika orang tak berdosa
dibunuh tanpa ampun itu merupakan sebuah kekejian dan tak ada pembenaran
didalam nya)
4. Pelanggaran HAM tragedi Krakas "kampung janda" Timor-Timur 1983, pembantain
ratusan pria dan anak laki-laki dibunuh secara brutal oleh pasukn yang dipimpin
Prabowo(satutimor)
Pelanggran HAM Timor-Timur antara tahun 1990-1995. Prabowo mengerahkan
kekuatan "sipil" bersenjata untuk meneror warga sipil yang tidak tahu apa-apa dan
tidak berdosa. Bahkan saat itu, pada tahun 1995 kembali ada konflik kepentingan
antara Prabowo dengan Komandan Korem Timor-Timur, Kol. Infantri Kiki Syahnakri
dikantor pangdam Udayana. Yang hampir saling baku hantam atas ketidak setujuan
Kol. Infantri KiKi Syahnakri atas pengerahan kekuatan "sipil" bersenjata yang

dilakukan oleh Prabowo


5. Prabowo membawa dan "memelihara" seseorang yang akan menjadi cikal bakal
penjahat di Ibu kota, Herkules.
Herkules adalah tokoh preman di Jakarta penjaga daerah pelacuran bongkaran,
penjaga daerah diskotik yang penuh miras dan narkoba di wilayah Jakarta BaratJakarta Selatan
Dan yang terpenting Herkules orang yang di "pelihara" oleh Prabowo itu adalah
penghianat rakyat kecil,
Dia meminta jatah retribusi dari orang-orang kecil pengamen, PKL dan supir
angkutan bus umum. Dan kekayaan nya saat ini dikampung halaman istrinya di
Indramayu, hartanya sangat melimpah dari hasil keringat orang-orang kecil yang
dihisap keringatnya
Berkuasanya Herkules diJakarta diera 90an sampai saat ini tak lepas dari tangan
dingin Prabowo yang "memelihara"nya. Kalau penjahat yang nyata-nyatanya
didepan mata aja bisa berlindung sama dia, apalagi penjahat tersembunyi seperti
Koruptor pasti lebih aman
6. Keterlibatan pasukan Kopassus dalam kasus penculikan dan pembunuhan aktifis
pada tahun 1997-1998 yang diduga di dalangi oleh Prabowo, Prbabowo pun dipecat
karena kasus ini. Dan Prabowo juga dianggap terlibat dalam kerusuhan Mei 1998
Komnas HAM pada Tahun 2009 sudah mendapatkan rekomendasi oleh anggota DPR
untuk membentuk pengadilan HAM Ad Hod, untuk mengadili (tak hanya dipecat)
orang-orang yang dianggap terlibat namun SBY seperti setengah hati untuk
membongkar ini secara terang-terangan (Prabowo juga sempat kabur ke Yordania
pada tahun 2000 dengan alasan bisnis padahal ia menghindari penyelidikan atas
kejahatan-kejahatan masa lalunya)
7. Lagi-lagi konflik kepentingan antara Prabowo dengan sesama angkatan yang
bernuansa kekuasaan
Mei 1998, saat itu Prabowo sebagai Panglima Kostrad mulai mengkordinasikan
pasukannya secara sepihak dan terbaca oleh Wiranto yang saat itu menjabat
sebagai Panglima ABRI. Maka Wiranto melaporkan kepada Habibie dan Habibie
mencopot posisi Prabowo(detik-detik yang menentukan-B.J Habibie)
Prabowo tak pantang menyerah dan ia mendatangi Habibie
"Atas nama ayah saya, Prof. Soemitro Djojohadikusumo dan ayah mertua saya,
Presiden Suharto. Saya minta anda memberikan saya 3 bulan untuk tetap
menguasai pasukan Kostrad. Yang saya kehendaki adalah pasukan saya"

8. Prabowo bercerai tak lama setelah Rezim Suharto hancur .


Ada apakah ini? Sebuah pertanyaan yang wajib kita pertanyakan setelah melihat
rekam jejak Prabowo yang penuh dengan konflik demi kekuasaan
Apakah Prabowo menikahi Siti Hediati Hariyadi hanya untuk dekat dengan Suharto
saja. Yang tujuan nya hanya mengarah kepada kekuasaan saja. Hanya dialah yang
tau
9. Prabowo terang-terangan menjanjikan "kursi" kekuasaan untuk partai-partai
pendukungnya. Terutama untuk Golkar. Ini Indonesia bukan perusahaan milik
pribadi yang seenak jidat dibagi-bagikan seperti iitu
"Saya Letnan Jendral mantan Pangliman Komando Cadangan Strategis Angkatan
Darat yang hampir Kudeta, Menyesal juga saya ngga jadi Kudeta - Prabowo
Subianto, 18 Desember 2012 pada acara Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS)