Anda di halaman 1dari 5

ARSITEKTUR DALAM

PEMIKIRAN & PERADABAN ISLAM

Umayyah
REVIANTO B. SANTOSA

Daulah
Umayyah

661- 80 | Muawiyyah I
680 - 638 | Yazid I
685-705 | Abd al-Malik
705-17 | al-Walid
717-20 | Umar ibn Abd al Aziz
720-24 | Yazid II
724-43 | Hisham I
743-49 | Walid II,
744-49 | Marwan II
Secara politis masa ini diwarnai pergolakan
terus menerus dari kalangan Pendukung Ali
(Syiah), Khawarij dan gerakan anti khlaifah
lainnya.
Ekspansi teritorial terutama ke sepanjang
Afrika Utara hingga Andalusia (Spanyol)
yang akhirnya dibendung oleh Karel Martel
pada tahun 732.
Gerakan keagamaan berkembang di
Madinah, Bashrah dan Kufah. Abu Hanifah
memelopori kajian fiqh dan Ibn Ishaq
memelopori penulisan biografi Nabi.
691 | Dome of the Rock selesai dibangun di
Yerusalem
706 | Masjid jami Damaskus mulai dibangun

dome of the
rock
Khalifah Abd-Malik bin Marwan (r.
685-705) berupaya untuk
memulihkan stabilitas Daulah
Umayyah yang diguncang oleh
pemberontakan Abdullah ibn Zubair
di Haramain, pemberontakan
Khawarij di Irak dan Iran, serta
pemberontakan Shiah di Kufah.
Pada tahun 688, Abd Malik
membangun kerya arsitektur yang
luar biasa di Haram al-Syarif/ Noble
Sanctuary/ Pelataran yang
Dimuliakan di tengah kota Yerusalem.
Tempat ini disucikan oleh tradisi
agama Islam sebagai tempat Miraj
Nabi Muhammad, agama Kristen
sebagai tempat al-Masih mewartakan
ajarannya dan agama Yahudi sebagai
tempat Kuil Suci Sulaiman.

dome of the
rock

Dome of the Rock/ al-Qubbat al-Sakhra/ Kubah


Batu Karang ini merupakan bangunan pertama
di dunia Islam yang memiliki kualitas simbolis
dan estetis yang monumental.

Berbagai kemungkinan motivasi


melatarbelakangi pembuatan bangunan
monumental yang tak pernah dikenal di
dunia Islam:

Bangunan ini memiliki susunan ruang


memusat dengan bentuk segi delapan dengan
dua jajaran kolom di dalamnya. Di atasnya
terdapat kubah berbentuk setengah bola
bersepuh emas yang menaungi batu karang
dibuat dengan teknik Syria. Selubung luar dan
dalam berhias mozaik dengan langgam dan
teknik Byzantium.

Untuk memuliakan jejak Nabi


Muhammad saat menuju Sidrah al
Munthaha dalam perjalanan Mikraj
hal ini terutama terwujud pada kubah
emas yang menaungi batu karang yang
diyakini sebagai pijakan Buraq.
Untuk menyaingi Tanah Suci Makkah
dan Madinah yang saat itu berada di
tangan gerakan perlawanan Ibn Zubair
hal ini terutama terwujud dalam pola
ruang memusat dengan alur berkeliling
selaiknya lintasan thawaf di seputar
Kaabah
Untuk menyaingi kewibawaan
monumen-monumen Kristen yang
dijumpai di Yerusalem khususnya
Gereja Jirat Suci (Church of the Holy
Sepulchre) dan Gereja Mikraj (Church of
the Ascension) hal ini terutama

masjid jami umayyah


damaskus

Masjid Jami Umayyah dibuat oleh Khalifah alWalid pada tahun 706 dengan memperluas
masjid lama sehingga mencakupo keseluruhan
area yang semula adalah Temenos Romawi dan
Gerej St. Yohanes Pembaptis (yang dalam tradisi
Islam dikenal sebagai Nabi Yahya lantaran
tempat ini diyakini sebagai kubur kepala Sang
Nabi)
Secara keruangan masjid ini mengikuti pola
Masjid Nabawi dengan bagian utama shalat
yanag beratap (liwan/haram), halaman dalam
(sahn) ditambah dengan selasar keliling (riwaq).
Dari segi bentuk arsitektural, bangunan ini
adalah Masjid pertama yang memiliki karakter
estetis dan simbolis yang dianggap
monumental.
Jajaran kolom marmer yang biasanya didapat
dari bangunan Romawi digunakan untuk
menopang busur bersusun dua yang
menyangga atap dan memberi wajah agung
bagi pelataran dalam.
Busur yang berjajar seturut arah shaf
menciptakan ruang seperti gereja namun