Anda di halaman 1dari 40

ramliyanto@yahoo.

com

SIKLUS SISTEM AKUNTABILITAS


PERENCANAAN
STRATEGIS
PERENCANAAN
KINERJA

PENETAPAN KINERJA
PELAPORAN
KINERJA

PENGUKURAN
KINERJA

KERANGKA KERJA SISTEM AKUNTABILITAS


2011

2012

2013

Rencana
Kinerja
2010

Rencana
Kinerja
2011

Rencana
Kinerja
2012

Rencana
Kinerja
2013

Rencana
Kinerja
2014

Penetapan
Kinerja
2010

Penetapan
Kinerja
2011

Penetapan
Kinerja
2012

Penetapan
Kinerja
2013

Penetapan
Kinerja
2014

2010

2014

Rencana
Strategis
2010-2014

PENGUKURAN, EVALUASI DAN ANALISIS KINERJA

LAKIP
2010

LAKIP
2011

LAKIP
2012

LAKIP
2013

LAKIP
2014

Muatan RENSTRA SKPD


Permendagri 54/2010 -Pasal 85
VISI
MISI-1
TUJUAN 1.1

MISI-2 (dst)
TUJUAN 1.2 (dst)

SASARAN 1.1.1

STRATEGI-STRATEGI
KEBIJAKAN-KEBIJAKAN

PROGRAM 1
KEGIATAN 1.1

KEGIATAN 1.2. (dst)

PROGRAM 2 (dst)
SASARAN 1.1.2 (dst)

RENCANA STRATEGIS
TAHUN . - .

Versi : Permendagri No. 54 Th. 2010

PERENCANAAN KINERJA
PROSES PENETAPAN KEGIATAN
TAHUNAN DISERTAI INDIKATOR
KINERJA DAN TINGKAT
CAPAIANNYA BERDASARKAN
PROGRAM, KEBIJAKAN DAN
SASARAN YANG TELAH
DITETAPKAN DALAM RENCANA
STRATEGIS
ANNUAL
HASILNYA
PERFORMANCE
PLAN (RENCANA
KINERJA TAHUNANRKT)/RENJA

PERENCANAAN KINERJA

PERENCANAAN KINERJA
ADALAH AKTIVITAS
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI
DEPAN TENTANG TINGKAT
CAPAIAN KINERJA YANG
DIINGINKAN DAN
DIHUBUNGKAN DENGAN
TINGKAT PELAKSANAAN
PROGRAM/ KEGIATAN

PERENCANAAN KINERJA JUGA


MEMBERIKAN TARGET
(QUANTITATIVE OBJECTIVES)
TENTANG APA YANG HARUS
DICAPAI DALAM PELAKSANAAN
PROGRAM/KEGIATAN

PERFORMANCE AGREEMENT

RENCANA KINERJA SEBAGAI BENTUK


KOMITMEN PENCAPAIAN KINERJA
PROSES
PERENCANAAN
KINERJA

RENCANA
KINERJA

MENJABARKAN
RENCANA KEGIATAN
DAN TARGET KINERJA
TAHUNAN YANG
DIKOMITMENKAN
OLEH ORGANISASI
UNTUK DICAPAI
DALAM TAHUN YANG
BERSANGKUTAN

POSISI RENCANA KINERJA DALAM


MANAJEMEN STRATEGIS
SEKTOR PUBLIK
STRATEGIC
PLAN
MULTI-YEARS
PLANNING
ANNUAL
PERFORMANCE
PLANS

Annual
Budget
Request

PERFORMANCE
AGREEMENT

Annual
Operating
Plan

ACTUAL
PERFORMANCE

PERFORMANCE
REPORTS

FINANCIAL
PERFORMANCE
REPORTS

Annual
Appropriation

MANFAAT PERENCANAAN KINERJA


1. Menghubungkan perencanaan strategis, action
plan dan perencanaan operasional terinci
2. Membantu memastikan pencapaian hasil
pelaksanaan program/kegiatan
3. Memudahkan proses pengukuran kinerja
4. Membantu monitoring dan evaluasi kinerja
5. Membantu menetapkan tujuan kinerja pada
periode yang akan datang
6. Memudahkan penetapan spesifikasi kontrak
pekerjaan atas dasar capaian kinerja

PRASYARAT PERENCANAAN KINERJA


Sudah ada dokumen rencana strategis
(renstra) atau perencanaan jangka menengah
Sudah ada kejelasan mengenai perumusan
tujuan dan sasaran yang jelas, spesifik, dan
dapat diukur (asas smart)
Sudah ada perumusan strategi yang jelas dan
dapat ditentukan waktu pelaksanaannya
Terdapat hubungan yg rasional antara
sumber daya dan outcome (hasil yang
diinginkan)

DARI MANA HARUS DIMULAI ?


Perencanaan kinerja dapat dimulai
dengan merencanakan tingkat capaian
output yang diinginkan
Perencanaan kinerja dimulai juga dari
immediate outcome yg diharapkan dapat
dicek dalam waktu tidak lama sesudah
pelaksanaan program berjalan
Menentukan indikator kinerja yg mudah
pengumpulan datanya

BAGAIMANA MERENCANAKAN KINERJA

Melihat pengalaman masa lalu


Melihat kemampuan pengerahan sumber daya
yang ada
Menentukan dan memprediksi tahap-tahap
pelaksanaan program/ kegiatan
Mengecek/menguji keterkaitan antara strategi
dan sasaran yang hendak dicapai
Menentukan perkiraan capaian dengan
memperkirakan kemajuan program/kegiatan

TAHAPAN MENETAPKAN TARGET KINERJA

TUJUAN
STRATEGIS
SASARAN
STRATEGIS

INDIKATOR
KINERJA

TARGET
KINERJA

KEBIJAKAN
RENCANA
KINERJA

PROGRAM

KEGIATAN

INDIKATOR
KINERJA

TARGET
KINERJA

SASARAN
Spesifik / khusus / khas
Dapat dinilai dan terukur
Menantang namun dapat di
capai
Disepakati oleh jajaran
organisasi
Berorientasi pada hasil dan
realistis
Ada rentang/kurun waktu
yang pasti dan ada
Kepastian sumberdaya
SMART

INDIKATOR SASARAN
Ukuran tingkat keberhasilan
pencapaian sasaran untuk
diwujudkan pada tahun
tertentu
Setiap indikator sasaran
disertai dengan rencana
tingkat capaiannya
Dapat berupa output atau
outcome
Setiap sasaran dapat
memiliki lebih dari satu
indikator

DINAS KESEHATAN
SASARAN
1 MENINGKATNYA
KUALITAS
KESEHATAN IBU
DAN ANAK

INDIKATOR SASARAN
1. Menurunnya angka
kematian ibu pasca
melahirkan (/)
2. Menurunnya angka
kematian balita (/)
3. Menurunnya jumlah balita
rawan gizi (kasus)
4. Meningkatnya cakupan
imunisasi (% dari )

UNIT PELAYANAN
SASARAN

INDIKATOR SASARAN

1 MENINGKATNYA

1.

KUALITAS
PELAYANAN
PUBLIK

Meningkatnya tingkat kepuasan


masyarakat (Nilai IKM)

2.

Menurunnya angka keluhan


masyarakat ()

3.

Meningkatnya pengakuan
lembaga-lembaga terkait terhadap
kualitas pelayanan ()

4.

Meningkatnya partisipasi
masyarakat dalam peningkatan
kualitas pelayanan publik ( CC)

BAPPEDA
SASARAN
1

MENINGKATNYA
PARTISIPASI
MASYARAKAT
DALAM
PERENCANAAN
PEMBANGUNAN

INDIKATOR SASARAN
1. Jumlah media yang
digunakan dalam JARING
ASMARA
2. Persentase alokasi
anggaran yang didasarkan
pada usulan masyarakat
3. Jumlah dana CSR yang
dialokasikan untuk
mendukung program
prioritas daerah

SATPOL PP
SASARAN

INDIKATOR SASARAN

1 MENURUNNYA 1. Jumlah lokalisasi


POTENSI
PSK
GANGGUAN
2. Jumlah lokasiKETENTRAMAN
lokasi
PKL
Liar
DAN
3. Jumlah tempatKETERTIBAN

tempat hiburan
Liar

POLA PENETAPAN INDIKATOR KINERJA


MISI (MISSION)

TUJUAN (GOAL)

SISTEM INFORMASI
(Pengumpulan Data)

INDIKATOR
KINERJA

INPUT
OUTPUT

OUTCOME
SASARAN
(OBJECTIVES)

HASIL
KEGIATAN
PROGRAM

STRATEGI
KEBIJAKAN

BENEFIT

IMPACT

INDIKATOR KINERJA
Ukuran kuantitatif dan kualitatif yang
menggambarkan tingkat pencapaian
suatu sasaran dan tujuan organisasi
Ukuran keberhasilan atau kegagalan
dari suatu tujuan dan sasaran
organisasi
Menjadi patokan penilai keberhasilan
atau kegagalan penyelenggaraan
pemerintahan dalam mencapai misi
dan visi organisasi
Terdiri atas indikator inputs (masukan),
outputs (keluaran), outcomes (hasil),
benefits (manfaat) dan impacts (dampak)

INPUT (MASUKAN)
SEGALA SESUATU YANG DIBUTUHKAN
AGAR PELAKSANAAN KEGIATAN DAPAT
BERJALAN UNTUK MENGHASILKAN
KELUARAN (OUTPUT)

OUTPUTS (KELUARAN)
SEGALA SESUATU BERUPA PRODUK (fisik
dan atau non fisik) SEBAGAI HASIL
LANGSUNG PELAKSANAAN SUATU KEGIATAN
BERDASARKAN INPUT (MASUKAN) YANG
TELAH DIGUNAKAN

OUTCOMES (HASIL)
SESUATU YANG MENCERMINKAN
BERFUNGSINYA KELUARAN (OUTPUT)
KEGIATAN PADA JANGKA MENENGAH.
MERUPAKAN UKURAN SEBERAPA JAUH
SETIAP PRODUK/JASA DAPAT MEMENUHI
KEBUTUHAN DAN HARAPAN PELANGGAN

BENEFIT (MANFAAT)
KEGUNAAN SUATU KELUARAN (OUTPUTS)
YANG DIRASAKAN LANGSUNG OLEH
PELANGGAN. DAPAT BERUPA TERSEDIANYA
FASILITAS YANG DAPAT DIAKSES PUBLIK

MANFAAT (BENEFITS)
KEGUNAAN SUATU KELUARAN (OUTPUTS) YANG
DIRASAKAN LANGSUNG OLEH MASYARAKAT. DAPAT
BERUPA TERSEDIANYA FASILITAS YANG DAPAT
DIAKSES PUBLIK

DAMPAK (IMPACTS)

UKURAN TINGKAT PENGARUH SOSIAL, EKONOMI,


LINGKUNGAN ATAU KEPENTINGAN UMUM LAINNYA
YANG DIMULAI OLEH CAPAIAN KINERJA SETIAP
INDIKATOR DALAM SUATU KEGIATAN

SYARAT-SYARAT
INDIKATOR KINERJA

1. Spesifik dan jelas untuk menghindari


miss-interpretasi
2. Dapat diukur secara obyektif baik
secara kualitatif maupun kuantitatif
3. Mengandung aspek-aspek yang
relevan
4. Harus penting/berguna untuk
menunjukkan keberhasilan input,
proses, output, outcome, benefit dan
impact
5. Fleksibel dan sensitif terhadap
perubahan pelaksanaan
6. Efektif : data mudah diperoleh, diolah
dan dianalisis

PEMBANGUNAN SALURAN IRIGASI


INDIKATOR KINERJA :

INPUT

: JUMLAH DANA YANG DIBUTUHKAN (Rp)

OUTPUT

: TERBANGUNNYA SALURAN IRIGASI (pxl)

OUTCOME

: LUAS LAHAN YANG DAPAT DIAIRI (ha)

: TINGKAT PRODUKTIVITAS LAHAN (ton/ha)


: TINGKAT PENDAPATAN PETANI per LUAS
SATUAN LAHAN (Rp)

FASILITASI INDUSTRI KECIL


INDIKATOR KINERJA :

INPUT

: JUMLAH DANA YANG DIBUTUHKAN (Rp)

OUTPUT

: 1. Jumlah Indutri kecil yang difasilitasi (unit)


2. Jumlah alat yang diberikan
3. Jumlah pengusaha yang dilatih

OUTCOME
(kg/hari)

: 1. Meningkatnya omzet penjuan perusahaan


2. Meningklatnya jumlah produksi (kg/hari)

Rumusan Rencana Program dan Kegiatan SKPD


Permendagri No. 54 Th. 2010
Nama SKPD

Kode

(1)

Prakiraan Maju Rencana Tahun


.........

Rencana Tahun ............ (Tahun Rencana)

Urusan/Bidang
Urusan Pemerintahan
Daerah dan
Program/Kegiatan

Indikator
Kinerja
Program
/Kegiatan

Lokasi

(2)

(3)

(4)

Target
Capaian
Kinerja
(5)

Catatan Penting

Kebutuhan
Dana/Pagu
Indikatif

Sumber
Dana

(6)

(7)

(8)

Target
Capaian
Kinerja
(9)

Kebutuhan
Dana/ Pagu
Indikatif
(10)

SISTEMATIKA RENJA
1.
2.
3.
4.

Pendahuluan;
Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun Lalu;
Tujuan, Sasaran, Program Dan Kegiatan;
Indikator Kinerja Dan Kelompok Sasaran Yang
Menggambarkan Pencapaian Renstra SKPD;
5. Dana Indikatif Beserta Sumbernya Serta Prakiraan
Maju Berdasarkan Pagu Indikatif;
6. Sumber Dana Yang Dibutuhkan Untuk Menjalankan
Program Dan Kegiatan;
7. Penutup
Permendagri No. 54 Th. 2010

Per MEN PAN & RB No. 29 Th. 2010

CONTOH RKT
SKPD : SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
TAHUN : 2011
SASARAN
STRATEGIS
1

INDIKATOR SASARAN

TARGET

MENURUNNYA
POTENSI
GANGGUAN
KETENTRAMAN
DAN
KETERTIBAN

1.

Jumlah lokalisasi PSK

0 tempat

2.

Jumlah lokasi-lokasi PKL


Liar

2 tempat

3.

Jumlah tempat-tempat
hiburan Liar

0 tempat

MENURUNNYA
PELANGGARAN
TERHADAP
PERATURAN
DAERAH

Contoh RKT SKPD


SKPD
TA

: Dinas Tenaga Kerja . ..


: 2012
SASARAAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

1.

Meningkatnya perluasan
kesempatan kerja

Persentase tenaga kerja produktif


yang dapat diserap oleh dunia
kerja sampai dengan akhir tahun
2012

70 % tenaga kerja produktif


terserap dunia kerja

2.

Meningkatnya jumlah tenaga


kerja trampil

Jumlah hari produktif tenaga


kerja

65 % tenaga kerja bekerja :

8 jam/perhari
5 hari dalam seminggu
3.

Meningkatnya kesejahteraan
tenaga kerja

Meningkatnya UMK

Naik 15 % dari tahun 2011

Meningkatnya jangkauan asuransi

80 % tenaga kerja formal

Menurunnya angka kecelakaan


kerja yang menyebabkan cacat
atau kematian

5 kejadian dari 11 kejadian di


tahun 2011