Anda di halaman 1dari 34

PEDOMAN SISTEM PELAPORAN

RUMAH SAKIT MULYASARI

JL. RAYA PLUMPANG SEMPER NoL 19, JAKARTA UTARA 14260


TELP.: (021) 43931111, 43936666,43938888
FAX.: (021) 43934369
E-mail : rs.mulyasari@yahoo.co.id

KATA PENGANTAR

Sistem Pelaporan Rumah Sakit Mulyasari sudah dilaksanakan sejak Rumah Sakit Mulyasari (RSM)
beroperasi Januari 2010 dan sudah ada Buku pedoman Sistem pelaporan Rumah Sakit Mulyasari
yang mengacu pada Sistem Pelaporan Rumah sakit Revisi V yang diterbitkan pada tahun 2003.
Buku Pedoman Sistem Pelaporan RSM saat ini mengacu pada Pedoman Sistem Informasi Rumah
Sakit ( Sistem Pelaporan Rumah Sakit Di Indonesia Revisi V) sesuai Keputusan Menteri Kesehatan
Republik Indonesia Nomor : 1410/MENKES/SK/X/2003, tanggal 1 Oktober 2003.
Namun demikian kami menyadari Pedoman sistem pelaporan Rumah Sakit Mulyasari ini masih
banyak kekurangannnya, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.

Bekasi, Januari 2011.


Rumah Sakit Mulyasari

Dr. Riana Zulfa


Kabid. Pelayanan Medis

DAFTAR ISI

Hal
Surat Keputusan Direktur RS. Mulyasari ....... 1
Kata Pengantar . 3
Daftar Isi .. 4
BAB

I.

PENJELASAN UMUM.
A.
B.
C.
D.

BAB

II.

KEGIATAN PELAYANAN RAWAT JALAN.

A.
B.
C.
D.
BAB

III.

PENDAHULUAN
5
FORMULIR STANDAR.
5
PERIODE LAPORAN.
8
JADWAL PENGIRIMAN PELAPORAN 9-10
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL1 11-13
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2b.. 14-26
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2a. 27-39
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2a.1... 40
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2b.1... 41
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2c.. 42
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2.1. 43
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2.2. 44
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL2.3..... 45
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL3 46
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL447-50
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL4a.. 51
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL552-55
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL5a...... 56
CONTOH FORMAT LAPORAN STANDAR RL6 57

KUNJUNGAN PASIEN BARU...


KUNJUNGAN PASIEN LAMA..
TOTAL KUNJUNGAN PASIEN.
POLA PENYAKIT RAWAT JALAN..

58
59
60
61

KEGIATAN PELAYANAN UNIT GAWAT DARURAT.


A. KUNJUNGAN PASIEN LANGSUNG MELALUI UGD 62
B. KUNJUNGAN PASIEN UGD MELALUI POLIKLINIK 62
C. POLA PENYAKIT RAWAT DARURAT 63

BAB

IV.

KEGIATAN PELAYANAN RAWAT INAP.


A.
B.
C.
D.
E.
F.

DATA KEGIATAN RAWAT INAP 64-66


DISTRIBUSI RAWAT INAP.. 67-70
POLA PENYAKIT RAWAT INAP..
71
PELAYANAN RUANG PERINATOLOGI. 72
PELAYANAN KAMAR OPERASI. 72
PELAYANAN KAMAR BERSALIN.. 73

BAB

V.

KEGIATAN PELAYANAN PENUNJANG MEDIS.


A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.

KEGIATAN PELAYANAN INSTALASI RADIOLOGI


KEGIATAN PELAYANAN LABORATORIUM
KEGIATAN PELAYANAN PATOLOGI
KEGIATAN INSTALASI REHABILITASI MEDIK.
KEGIATAN PELAYANAN FARMASI..
POLA KEMATIAN..
JUMLAH PASIEN UMUM & PERUSAHAAN..

75
76
76
77
77
78
79

BAB I
PENJELASAN UMUM
A. PENDAHULUAN
1. Dalam upaya meningkatkan mutu informasi yang dihasilkan dari rumah sakit, perlu
didukung dengan upaya pencatatan yang lebih teratur dan sistematika sehingga proses
perubahan dari data yang dikumpulkan menjadi suatu informasi yang lebih efisien,
karena data dari pencatatatn merupakan sumber dari data yang dikumpulkan.
2. Dalam hal ini Sistem Pelaporan Rumah Sakit secara umum sesuai dengan pedoman
Sistem pelaporan Rumah Sakit Revisi V ( Sistem Pelaporan Rumah Sakit Revisi V) yang
diterbitkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2003.
3. Sistem Pelaporan Intern di rumah Sakit Mulyasari mulai dilaksanakan pada Bulan
Februari 2010, sistem pelaporan ini mencakup beberapa pelayanan yang ada di rumah
sakit Mulyasari.
4. Sistem Pelaporan Rumah Sakit dilakukan secara periodik setiap bulannya dan di
informasikan baik secara Internal maupun instansi terkait.
5. Pengkajian terhadap Sistem Pelaporan Rumah Sakit dilakukan satu tahun sekali sebagai
perbandingan dari pelaporan pada tahun sebelumnya.
B. FORMULIR STANDAR
1. Untuk berbagai data yang dikumpulkan melalui Sistem Pelaporan Rumah Sakit yang
disesuaikan dengan Pedoman Sistem Informasi Rumah Sakit ( Sistem Pelaporan Rumah
Sakit Revisi V) tersebut, digunakan formulir standar pelaporan sebagai berikut :
a.

Formulir RL1, Data Kegiatan Rumah Sakit, merupakan formulir rekapitulasi yang
mencakup berbagai kegiatan rumah sakit seperti Rawat Inap, rawat jalan, pelayanan
instalasi gawat darurat, kegiatan bedah dan non bedah, pelayanan kesehatan gigi,
kegiatan radiologi, pengujian kesehatan, rujukan, rehabilitasi medik, latihan kerja,
keluarga berencana, imunisasi, pelayanan kesehatan jiwa, dan sebagainya.

b.

Formulir RL2a memuat data kompilasi penyakit/morbiditas pasien rawat inap yang
dikelompokkan menurt daftar tabulasi dasar KIP/10 untuk masing masing
kelompok penyakit dilaporkan mengenai jumlah pasien keluar menurut golongan
umur dan menurut jenis kelamin, serta jumlah pasien mati untuk masing-masing
kelompok penyakit.

c.

Formulir RL2b memuat data kompilasi penyakit/morbiditas pasien rawat jalan yang
dikelompokkan menurt daftar tabulasi dasar KIP/10 untuk masingmasing kelompok
penyakit dilaporkan mengenai jumlah kasus baru menurut golongan umur dan
menurut jenis kelamin dan jumlah kunjungan.

d.

Formulir RL2a1 memuat data keadaan morbiditas surveilans terpadu pasien rawat
inap rumah sakit.

e.

Formulir RL2b1 memuat data keadaan morbiditas surveilans terpadu pasien rawat
jalan rumah sakit.

f.

Formulir RL3, data Inventarisasi Rumah Sait, memuat data indentitas Rumah Sakit,
Surat Ijin, Penyelenggaraan, Kepemilikan, Direktur Rumah Sakit, Fasilitas Tempat
Tidur, Fasilitas Rawat Jalan.

g.

Formulir RL4 memuat data jumlah tenaga yang bekerja di rumah sakit menurut
kualifikasi pendidikan dan status kepegawaian.

h.

Formulir RL5 memuat data jumlah dan jenis peralatan medik, jumlah, umur,
kondisi, ijin operasional, sertifikat kalibrasi serta data kesehatan lingkungan rumah
sakit.

i.

Formulir RL6 memuat data infeksi nosokomial, yaitu merupakan formulir


rekapitulasi Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit yang terbagi menjadi dua.

j.

Mengingat kebutuhan Informasi yang lebih terperinci untuk keperluan analisa &
Penilaian upaya pelayanan Rumah Sakit, maka telah ditetapkan Formulir Standar
data individual mengenai keadaan penyakit pasien rawat inap & ketenagaan Rumah
Sakit yang dikirimkan hanya ke Departemen Kesehatan c.q. Direktorat Jendral
Pelayanan Medik. Formulir data individual mengenai penyakit pasien rawat inap
terdiri dari 3 macam sesuai dengan jenis pasien, yaitu : pasien umum, pasien
obstetric & bayi baru lahir, sedangkan data individual ketenagaan Rumah Sakit
hanya satu macam formulir. Untuk jelasnya formulir individual yang dimaksud
adalah sebagai berikut :

RL 2.1. Untuk Pasien Umum

RL 2.2. Untuk Pasien Obstetric

RL 2.3. Untuk Bayi Baru Lahir / Lahir Mati

RL 4a, Data Individual Ketenagaan Rumah Sakit.

2. Untuk berbagai data yang dikumpulkan melalui Sistem Pelaporan Rumah Sakit, dibuat
format pelaporan sebagai berikut :
a.

Perkembangan Kunjungan Pasien Baru Rawat Jalan.


Merupakan formulir rekapitulasi pasien baru yang datang ke rumah sakit karya
medika selama satu bulan, baik pasien umum maupun pasien perusahaan.
Mencakup semua pelayanan yang terdapat di Unit Rawat Jalan.

b.

Perkembangan Kunjungan Pasien Lama Rawat Jalan.


Merupakan formulir rekapitulasi pasien lama yang datang ke Rumah Sakit
Mulyasari selama satu bulan, baik pasien umum maupun pasien perusahaan.
Mencakup semua pelayanan yang terdapat di Unit Rawat Jalan.

c.

Perkembangan Kunjungan/ Total Pasien Rawat Jalan.


Merupakan formulir rekapitulasi semua pasien yang datang kerumah sakit
Mulyasari selama satu bulan, baik pasien Umum maupun Pasien Perusahaan Atau
Assuransi. Mencakup semua pelayanan yang terdapat di Unit Rawat Jalan.

d.

Pola Penyakit Rawat Jalan


Merupakan formulir rekapitulasi jumlah penyakit yang terbanyak dari kunjungan
pasien rawat jalan.

e.

Perkembangan Pelayanan Unit Gawat Darurat.


Merupakan formulir pencatatan rekapitulasi jumlah pasien yang datang ke Rumah
sakit Mulyasari yang dikelompokkan atas tiga Pelayanan yaitu Pasien Bedah,
Pasien Non Bedah dan kebidanan di unit gawat darurat.

f.

Pola Penyakit Rawat darurat.

Merupakan formulir rekapitulasi jumlah penyakit yang terbanyak untuk pasien


yang masuk melalui Unit Gawat Darurat.
g.

Data Kegiatan Rawat Inap.


Adalah formulir rekapitulasi jumlah pasien yang dirawat dalam satu bulan serta
jumlah hari perawatan untuk masing-masing kelas ruang perawatan.

h.

Distribusi Pasien Rawat Inap


Merupakan formulir pencatatan rekapitulasi pasien rawat inap untuk mengukur
efisiensi penggunaan Fasilitas pada tiap ruang perawatan dalan satu bulan.
* Grafik Barber Jonshon.
Merupakan Indikator Efisiensi Pengelolaan rumah Sakit.

i.

Pola Penyakit Rawat Inap.


Adalah formulir pencatatan rekapitulasi jumlah penyakit yang terbanyak untuk
pasien rawat inap dalam satu bulan.

j.

Kegiatan Pelayanan Kamar Operasi.


Merupakan kegiatan pengelompokan, pencatatan dan rekapitulasi jumlah Operasi
yang dilakukan dalam satu bulan di Rumah Mulyasari.

k.

Kegiatan Pelayanan Ruang Perinatologi.


Merupakan formulir pencatatan rekapitulasi jumlah bayi yang dirawat dalam satu
bulan.

l.

Kegiatan Pelayanan Kamar Bersalin.


Merupakan formulir pencatatan rekapitulasi jumlah persalinan dan tindakan yang
dilakukan di kamar bersalin.

m.

Kegiatan Pelayanan Instalasi Radiologi.


Merupakan formulir rekapitulasi jumlah kegiatan radiologi termasuk USG yang
dilakukan selama satu bulan.

n.

Kegiatan Pelayanan Laboratorium.


Merupakan Rekapitulasi pencatatan kegiatan laboratorium yang dilaksanakan
dalam satu bulan.

o.

Kegiatan Pelayanan Patologi.


Adalah formulir rekapitulasi pencatatan kegiatan patologi anatomi.

p.

Kegiatan Pelayanan Instalasi Rehabilitasi Medik.


Adalah formulir Rekapitulasi kegiatan pelayanan rehabilitasi medik selama satu
bulan.

q.

Kegiatan Pelayanan Instalasi Farmasi.


Merupakan rekapitulasi pencatatan atas jumlah resep yang dilayani dan jumlah obat
yang tersedia di rumah sakit dalam satu bulan.

r.

Data Kematian di Rumah Sakit Mulyasari.


Merupakan rekapitulasi jumlah kematian yang terjadi di rumah sakit selama satu
bulan.

s.

Jumlah Pasien Umun dan Pasien Perusahaan.

Merupakan rekapitulasi jumlah kunjungan pasien pada Poliklinik dan jumlah


pasien rawat inap yang dikelompokan dalam pasien umum dan pasien
Perusahaan/Assuransi.
C. PERIODE LAPORAN.
Pada sistem pelaporan rumah sakit periode laporan disesuaikan dengan jenis data yang
dikumpulkan serta ditunjukan kepada siapa seperti :
1. Formulir RL1, RL.2a, RL.2b, RL.2a1, RL.2b1, RL.2c, RL.3, RL.4, RL.5, RL.6 data
tersebut dikirimkan ke kantor Dinas Kesehatan, Kanwil dan Departemen Kesehatan
setiap bulan, Triwulan dan tahunan. Data yang dilaporkan mencakup keadaan mulai
tanggal 1 bulan pertama sampai dengan tanggal 30/31 pada bulan tersebut atau bulan
ketiga pada triwulan yang bersangkutan.
2. Laporan Kegiatan Pelayanan Rumah Sakit Mulyasari mencakup keadaan mulai tanggal I
bulan pertama sampai dengan tanggal 30/31 pada bulan tersebut.
D. JADWAL PENGIRIMAN PELAPORAN
1. Data yang dikumpulkan dapat diolah sesuai dengan jadwal yang ditentukan, maka
pengiriman formulir standar yang telah diisi dari rumah sakit dilakukan paling lambat 10
hari sesudah jangka waktu data yang dilaporkan.
2. Data kegiatan Pelayanan rumah sakit Mulyasari juga dikirimkan ke Dinas kesehatan
setempat bersamaan dengan pengiriman formulir standar. dilakukan paling lambat 10
hari sesudah jangka waktu data yang dilaporkan.

RESUME SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT


Jenis
Data

Nama
Formulir

1
DATA
KEGIATAN

2
DATAKEGIATAN
SAKIT

DATA
MORBIDITAS

Kode

Periode
Laporan

Jadwal
Laporan

Keterangan

3
RL1

4
TRIWULAN
I/I s/d 31/III

5
Tanggal 15
Bulan keempat

6
Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA KEADAAN
MORBIDITAS PASIEN
RAWAT INAP RS

RL.2a.

TRIWULAN
I/I s/d 31/XII

Tanggal 15
Bulan keempat

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA KEADAAN
MORBIDITAS PASIEN
RAWAT JALAN RS

RL.2b

TRIWULAN
I/I s/d 31/XII

Tanggal 15
Bulan keempat

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA KEADAAN
MORBIDITAS PASIEN
RAWAT INAP SURVAILANS
TERPADU RUMAH SAKIT

RL.2a1

BULANAN

Tanggal 15
Bulan keempat

Hanya untuk
Dinkes
Kab/Kota;
(Dinkes Setempat)

DATA KEADAAN
MORBIDITAS PASIEN
RAWAT JALAN
SURVAILANS TERPADU
RUMAH SAKIT

RL.2b1

BULANAN

Tanggal 15
Bulan keempat

Hanya untuk
Dinkes
Kab/Kota;
(Dinkes Setempat)

DATA STATUS
IMUNISASI

RL.2c

BULANAN

Tanggal 15
Bulan keempat

DATA INDIVIDUAL
MORBIDITAS PASIEN
RAWAT INAP
Pasien umum

Hanya untuk
Dinkes
Kab/Kota;
(Dinkes Setempat)

RL2.1.

TRIWULAN
(Sampling 10Hari)

Tanggal 25
Bulan Sampling

Pasien obstetri

RL.2.2

TRIWULAN
(Sampling 10Hari)

Tanggal 25
Bulan Sampling

Bayi baru lahir/lahir mati

RL.2.3

TRIWULAN
(Sampling 10Hari)

Tanggal 25
Bulan Sampling

Dinkes
Prop; Kab/Kota
(Dinkes Setempat)
Dinkes
Prop; Kab/Kota
(Dinkes Setempat)
Dinkes
Prop; Kab/Kota
(Dinkes Setempat)

RUMAH

DATA DASAR
RUMAH
SAKIT

DATA DASAR RUMAH SAKIT

RL.3

TAHUNAN
31 Desember

Tanggal 15
Januari

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA
KETENAGAAN

DATA KETENAGAAN RUMAH


SAKIT

RL.4

SEMESTER
30 Juni dan
31 Desember

Tanggal 15 Juli
dan 15 Januari

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA
INDIVIDUAL
KETENAGAAN
RUMAH
SAKIT ( RS VERTIKAL
DEPKES)

RL.4a

TAHUNAN
31 Desember

Tanggal 15
Januari

Ditjen Yanmed

RL.5

TAHUNAN
31 Desember

Tanggal 15
Januari

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA
KEGIATAN
KESEHATAN LINGKUNGAN

RL.5

TAHUNAN
31 Desember

Tanggal 15
Januari

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA INFEKSI
NOSOKOMIAL RUMAH
SAKIT

RL.6

BULANAN

Tanggal 5
Bulan Berikut

Ditjen Yanmed
; Dinkes
Prop;Kab/Kota

DATA
PERALATAN
DATA
KESEHATAN
LINGKUNGAN
DATA INFEKSI
NOSOKOMIAL

DATA PERALATAN
MEDIK RUMAH SAKIT

SKEMA SALURAN PENGIRIMAN INFORMASI RUMAH SAKIT

RL1;RL2a;RL2b;RL3;RL4;RL5;RL6
DITJEN YANMED

DINAS KESEHATAN
PROPINSI

DINAS KESEHATAN
KABUPATEN/ KOTA

RL4a (Khusus RS Vertikal Depkes )


RL1;RL2a;RL2b;RL3;RL4;RL5;RL6

RL1;RL2a;RL2b;RL2a1;RL2b1;RL2c
RL2.1;RL2.2;RL2.3;RL3;RL4;RL5;RL6

R.S.
DEPKES, PEMDA

TNI & POLRI/


DEP.LAIN/BUMN
RL1;RL2a;RL2b;RL3;
RL4;RL5;RL6

R.S.

TNI&POLRI/DEP.LAIN/BUMN
SWASTA

RL1;RL2a;RL2b;RL3;
RL4;RL5;RL6

R.S.
SWASTA

BAB II
KEGIATAN PELAYANAN RAWAT JALAN
A. KUNJUNGAN BARU RAWAT JALAN.
Adalah pasien yang baru pertama kali datang berobat ke salah satu jenis pelayanan rawat
jalan, pada tahun yang sedang berjalan. Setiap pasien baru diberikan nomor rekam medis
dengan menggunakan register penomoran dan dibuatkan berkas rekam medis. Nomor rekam
medis diberikan hanya 1 kali untuk seluruh jenis pelayanan dan berlaku permanen. Data diisi
dengan jumlah pengunjung baru selama periode pelaporan.

Gambar 1.1. Formulir Pelaporan Kunjungan Pasien Baru

B. KUNJUNGAN LAMA RAWAT JALAN.


Adalah Kunjungan berikutnya dari suatu kunjungan baru, pada tahun yang berjalan.
Pengunjung datang untuk kedua dan seterusnya tidak mendapat nomor rekam medis lagi, tapi
dicatat dalam register pendaftaran pasien rawat jalan. Data diisi dengan jumlah pengunjung
yang datang untuk ke dua kali dan seterusnya selama periode pelaporan.

Gambar 1.2. Formulir Pelaporan Kunjungan Pasien Lama

C. TOTAL KUNJUNGAN RAWAT JALAN.


Adalah total kunjungan pasien yang datang kerumah sakit baik pasien baru maupun pasien
lama pada tahun yang berjalan. Pengunjung yang datang dicatat dalam register pendaftaran
pasien rawat jalan dan register pasien pada Unit Rawat Jalan data diisi dengan jumlah
pengunjung yang datang selama periode laporan.
I. C. T OT AL KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN
NO
KET ERANGAN
JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGST SEPT OKT NOP DES T OT AL
1 P. DALAM
2 BEDAH UMUM
3 KESEHAT AN ANAK
a. Neonatal
b. Lain-lain
4 OBS GYN
a. Ibu Hamil
b. Lain-lain
5 KB
6 BEDAH SARAF
7 SARAF
8 JIWA
9 T HT
10 MAT A
11 KULIT & KELAMIN
12 GIGI & MULUT
13 KARDIOLOGI
14 BEDAH T ULANG
15 PARU-PARU
16 KUST A
17 UMUM
18 GAWAT DARURAT
19 REHABILIT ASI MEDIK
20 GIZI
21 MEDICAL CHECK UP
Rata- Rata/Hari

Gambar 1.3. Formulir Pelaporan Total Kunjungan Pasien Rawat Jalan

D. POLA PENYAKIT RAWAT JALAN


Adalah rangkuman jenis penyakit yang terdapat pada pasien rawat jalan. Data diambil dari
daftar pasien dan penyakit pada masing-masing poliklinik yang kemudian diisi pada formulir
RL. 2b. Data pada formulir RL.2b dirangkum menjadi 20 besar dan 10 besar penyakit dalam
satu periode.
I. E. POLA PENY AKIT RAW AT JALAN .
No.

Nama Penyakit

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Sub Total
Lain-lain
Total

Gambar 1.5. Formulir Pelaporan Pola Penyakit Rawat Jalan

Sep Okt

Nop

Des

Total

BAB III
KEGIATAN PELAYANAN UNIT GAWAT DARURAT
A. KUNJUNGAN PASIEN LANGSUNG MELALUI UGD
Adalah kegiatan pencatatan yang dilakukan untuk menghitung jumlah pasien yang datang
langsung di Unit Gawat Darurat dalam satu periode waktu tertentu pencatatan data kegiatan
pelayanan dilakukan setiap hari pada Buku Register Pasien Unit Gawat Darurat, baik pasien
rawat jalan dalan keadaan yang darurat maupun pasien yang akan rawat inap .
B. KUNJUNGAN PASIEN UGD MELALUI POLIKLINIK
Adalah kegiatan pencatatan yang dilakukan untuk menghitung jumlah pasien yang datang
dari unit poliklinik untuk ditindak lanjuti penangananya, dalam keadaan yang darurat
maupun pasien yang akan rawat inap .yang dilakukan dalam satu periode waktu tertentu.
Langkah-langkah pembuatan laporan kegiatan Unit Gawat Darurat adalah sebagai berikut :
1. Kasus-kasus pelayanan Rawat Darurat dibedakan antara kasus Bedah, Non Bedah dan
Kasus Kebidanan, sehingga pengisian kegiatan pelayanan rawat darurat menjadi Kasus
Bedah, Kasus Non Bedah, Kasus Kebidanan dan Total, baik untuk pasien yang datang
melalui Unit Gawat Darurat maupun yang melalui poliklinik.
2. Total pasien untuk masing-masing kasus dibedakan menjadi pasien rujukan dan non
Rujukan.
a. Rujukan adalah jumlah banyaknya penderita yang dtang ke unit Gawat Darurat atas
rujukan dari instalasi kesehatan, petugas kesehatan, Polisi dan Hukum.
b. Non rujukan adalah orang yang datang ke rumah sakit atas kemauan sendiri.
3. Pasien yang berkunjung ke pelayanan Unit Gawat Darurat setelah mendapat pertolongan
dokter, tindak lanjut pelayanan disesuaikan dengan kondisi pasien, apakah perlu rawat
inap, pulang, dirujuk ke Rumah Sakit Lain atau kemungkinan mati di Unit Gawat
Darurat ( mati sebelum dirawat).
a. Dirawat adalah jumlah banyaknya penderita yang setelah diperiksa memerlukan
perawatan lebih lanjut dalam periode waktu yang sama.
b. Dirujuk adalah jumlah penderita yang setelah diperiksa perlu dirujuk ke rumah sakit
lain yang lebih mampu dalam periode waktu yang sama.
c. Pulang adalah jumlah banyaknya pasien yang boleh pulang setelah diperiksa di unit
Gawat darurat dalam periode waktu yang sama.
d. Mati sebelum rawat adalah jumlah penderita yang meninggal sewaktu masih dalam
pengawasan atau pemeriksaan di Unit Gawat Darurat pada bulan yang sama.
4. Setelah masing masing kolom diisi dengan lengkap maka dibuat penjumlahan ke bawah
untuk setiap kolom.

Gambar 2.1. Formulir Pelaporan Unit Gawat Darurat

II. KEGIATAN PELAYANAN UNIT GAWAT DARURAT

II. A. KUNJUNGAN PASIEN LANGSUNG MELALUI UGD.


JENIS
T OTAL
JENIS PELAYANAN
MENINGGAL
DOA
RUJUK
PULANG SEBELUM DIRAWAT
PELAYANAN RUJUKAN NON RUJUKAN RAWAT
Sep

Okt

Sep

Okt

Sep

Okt

Sep Okt

Sep

Okt

Sep

Okt

Okt

BEDAH
NON BEDAH
KEBIDANAN
Rata-rata/Hari
T OT AL

II. B. KUNJUNGAN PASIEN UGD MELALUI PO LIKLINIK.


JENIS
T OTAL
JENIS PELAYANAN
MAT I
DOA
RUJUK
PULANG SEBELUM DIRAWAT
PELAYANAN RUJUKAN NON RUJUKAN RAWAT
Sep

Okt

Sep

Okt

Sep

Okt

Sep Okt

Sep

Okt

Sep

Okt

Okt

BEDAH
NON BEDAH
KEBIDANAN
Rata-rata/Hari
T OT AL

Gambar 2.1. Formulir Pelaporan Unit Gawat Darurat

C. POLA PENYAKIT RAWAT DARURAT.


Adalah rangkuman jenis penyakit yang terdapat pada pasien rawat darurat. Data diambil dari
daftar pasien rawat jalan di unit gawat darurat yang kemudian diisi pada formulir RL. 2b.
Data pada formulir RL.2b dirangkum menjadi 20 besar dan 10 besar penyakit dalam satu
periode.

II. C. POLA PENY AKIT RAW AT DARURAT .


No.

Nama Penyakit

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Sub Total
Lain-lain
Total

Gambar 2.2. Formulir Pelaporan Pola Penyakit Rawat Darurat

BAB IV
KEGIATAN PELAYANAN RAWAT INAP
A. DATA KEGIATAN RAWAT INAP.

Sep Okt

Nop

Des

Total

Adalah data pelayanan rawat inap untuk setiap jenis pelayanan/ ruang perawatan yang
diperoleh dari catatan harian pasien rawat inap pada bulan tersebut. Adapun isi dari formulir
laporan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Pasien Awal.
Diisi dengan jumlah pasien awal pada hari pertama bulan tersebut. Pasien awal tersebut
merupakan pasien sisa hari terakhir bulan sebelumnya, data diambil dari catatan harian
pasien.
2. Pasien Masuk.
Disi dengan jumlah pasien masuk selama periode bulan tersebut, data diambil dari
catatan harian pasien.
3. Pasien Keluar Hidup.
Diisi sesuai dengan jumlah pasien yang keluar hidup selama periode bulan tersebut.
4. Pasien Mati kurang dari 48 Jam
Diisi dengan jumlah pasien yang meninggal kurang dari 48 Jam selama periode waktu
bulan tersebut.
5. Pasien Mati Lebih dari 48 Jam
Diisi dengan jumlah pasien yang meninggal lebih 48 Jam selama periode waktu bulan
tersebut.
6. Jumlah Pasien Keluar Mati
Diisi sesuai dengan jumlah pasien yang keluar meninggal selama bulan tersebut. Pasien
keluar meninggal sama dengan penjumlahan pasien meninggal kurang dari 48 jam dan
pasien meninggal dalam 48 Jam atau lebih.
7. Jumlah Lama Dirawat
Diisi sesuai dengan total lama dirawat dari pasien yang sudah keluar rumah sakit (hidup
maupun meninggal).
8. Pasien Akhir.
Diisi dengan jumlah pasien yang masih dirawat pada hari terakhir bulan tersebut.
9. Jumlah Hari Rawat.
Diisi sesuai dengan total hari rawat dari semua pasien yang dirawat selama bulan
tersebut.
10. Jumlah Hari Rawat Kelas Utama (VIP)
Diisi dengan jumlah hari rawat pasien kelas utama (VIP) selama bulan tersebut, sesuai
dengan jenis spesialisnya.
11. Jumlah Hari Rawat Kelas I
Diisi dengan jumlah hari rawat pasien kelas I selama bulan tersebut, sesuai dengan
spesialisnya.
12. Jumlah Hari Rawat Kelas II
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien kelas II selama bulan tersebut, sesuai
dengan spesialisnya..
13. Jumlah Hari Rawat Kelas IIB.

Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien kelas IIB selama bulan tersebut,sesuai
dengan spesialisnya..
14. Jumlah Hari Rawat Kelas IIIB.
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien kelas IIIB selama bulan tsb, sesuai dengan
spesialisnya..
15. Jumlah Hari Rawat Kelas IIIC.
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien kelas IIIC selama bulan tsb, sesuai dengan
spesialisnya..
16. Jumlah Hari Rawat Kelas IIIVK
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien kelas III VK selama bulan tsb,sesuai
dengan spesialisnya..
17. Jumlah Hari Rawat Non Kelas (Perina/ICU)
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien non kelas selama bulan tersebut, sesuai
dengan spesialisnya.

B. DISTRIBUSI RAWAT INAP MENURUT KELAS DAN SPESIALISASI

Data Distribusi Rawat Inap adalah rekapitulasi dari data pasien yang dirawat inap pada bulan
yang bersangkutan. Diambil dari catatan harian pasien rawat inap. Format diisi dengan cara
sebagai berikut :
1. Ruangan
Masing-masing ruangan dibagi berdasarkan jenisnya, yaitu pasien dewasa dan pasien
anak
2. Kapasitas Tempat Tidur.
Diisi berdasarkan jumlah tempat tidur pada masing-masing kelas/ ruang perawatan
3. Pasien Awal.
Diisi pasien sisa pada hari terakhir bulan sebelumnya atau pasien bulan lalu yang pulang
pada saat pencatatan bulan bersangkutan.
4. Penderita Masuk.
Diisi dengan jumlah pasien masuk pada bulan tersebut/periode waktu tertentu.
5. Pasien Keluar Hidup.
Diisi dengan jumlah pasien yang keluar hidup selama bulan tersebut.
6. Pasien Mati dalam waktu kurang dari 48 jam atau lebih.
Diisi dengan jumlah pasien yang mati dalam waktu kurang dari 48 Jan atau lebih dalam
bulan tersebut.
7. Jumlah Pasien Keluar.
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien yang sudah keluar rumah sakit (hidup
maupun meninggal)pada bulan tersebut.
8. Jumlah Lama dirawat.
Diisi sesuai dengan jumlah hari rawat pasien yang sudah keluar rumah sakit (hidup
maupun meninggal) pada bulan tersebut.
9. Pasien Akhir.
Diisi dengan jumlah pasien yang masih dirawat pada hari terakhir bulan tersebut.
10. Jumlah Hari Perawatan.
Diisi dengan jumlah pasien yang masih dirawat pada hari terakhir bulan tersebut.
11. BOR ( Bed Occupancy Rate ).
Diisi sesuai dengan jumlah BOR pada masing-masing kelas/ruang dengan rumus :
Hari Rawat
X 100%
xhari dalam satu waktu/periode waktu tertentu
Untuk menunjukan prosentase pemakaian tempat tidur normal : > 75%
12. AvLOS ( Average Length of Stay ).
Diisi dengan AvLOS pada masing-masing kelas/Ruang Perawatan dengan rumus :
Hari Rawat Pasien Keluar
Pasien keluar (Hidup+Mati)
Untuk menunjukan rata-rata lama perawatan pasien normal :6~9 hari
13. BTO ( Bed Turn Over ).
Diisi dengan jumlah BTO pada masing-masing kelas/Ruang Perawatan dengan rumus :

Pasien keluar (Hidup+Mati)


TT
Untuk menunjukan frekuensi pemakaian tempat tidur normal : 40 ~ 50 x/thn.
14. TOI ( Turn Over Interval ).
Diisi dengan jumlah TOI pada masing-masing kelas/ruag perawatan dengan rumus :
( TT x hari )- hari rawat
S Pasien keluar ( hidup+mati)
Untuk menunjukan rata-rata tempat tidur tidak ditempati normal : 1-3 hari
15. NDR ( Net Death Rate )
Diisi dengan jumlah NDR/ kematian pada masing-masing kelas / ruangan dengan rumus
Pasien mati >48 Jam dirawat
X 1000%
Pasien Keluar ( hidup +mati )
Untuk menunjukan angka kematian >48 jam dirawat normal : < 25%
16. GDR ( Gross Death Rate ).
Pasien mati >48 + pasien mati < 48 Jam dirawat
X 1000%
Pasien Keluar ( hidup +mati )
Untuk menunjukan angka kematian umum /keseluruhan normal : < 45%
Keterangan :
1. TT = Tempat Tidur

17.

Grafik barber johnson

Barry Barber, M.A, Ph.D, Finst P, AFIMA dan David Johnson, M.Sc pada tahun 1973
berhasil menciptakan suatu grafik yang secara visual dapat menyajikan dengan jelas tingkat
efisiensi pengelolaan rumah sakit. Suatu usaha untuk mendayagunakan statistik rumah sakit
dalam rangka memenuhi kebutug\han manajemen akan indikator efisiensi pengelolaan rumah
sakit.
Grafik Barber Jonshon adalah sebagai salah satu indikator efisiensi pengelolaan rumag sakit,
secara garis besar efisiensi pengelolaan rumah sakit dapat dilihat dari dua Aspek yaitu.
a. Aspek Medis
b. Aspek Ekonomi

: meninjau efisiensi dari sudut mutu pelayanan medis


: meninjau efisiensi dari sudut pendayagunaan sarana yang

ada

Barber Jonshon menjelaskan bagaimana pemakaian empat parameter sebagai salah satu
indikator efisiensi pengelolaan rumah sakit.
Keempat parameter tersebut di bawah ini dapat digambarkan dalam satu grafik :
1.
2.
3.
4.

Lamanya rata-rata pasien di rawat atau Length Of Stay (LOS).


Lamanya rata-rata tempat tidur tidak terisi (kosong) atau Turn Over Interval (TOI).
Persentasi tempat idur yang terisi atau Bed Occupancy Rate (BOR).
Pasien dirawat yang keluar dalam keadaan hidup dan yang meninggal ( discharges) per
tempat tidur ( yang siap pakai) selama setahun atau Bed Turn Over /BTO).

GRAFIK BARBER JOHNSON


RS
Periode :..

Ra
te

60%

up
an
cy

Daerah
Efisien

50%

Oc
c

11
10
9
8
7
6
5
4

70%

Be
d

BORA

BOR A

Los

Bed
Tur
nO
v er

Toi

Lengh of Stay

80%

90%

15
14
13
12

3
2
1
0
0

Turn Over Interval

Gambar 3.2. Grafik Barber Jonshon

C. POLA PENYAKIT RAWAT INAP.

10

Adalah rangkuman jenis penyakit yang terdapat pada pasien rawat inap. Data diambil dari
daftar harian pasien yang berisi kode penyakit / kode ICD pada masing-masing kelas /
ruangan yang kemudian diisi pada formulir RL.2a. dirangkum menjadi 20 besar dan 10 besar
penyakit.

III. C. POLA PENYAKIT RAW AT INAP .


No.

Nama Penyakit

Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
Sub Total
Lain-lain
Total

Gambar 3.4..Formulir pelaporan pola penyakit rawat inap

D. PELAYANAN KAMAR OPERASI

Sep Okt Nop Des

Total

Merupakan data tentang kegiatan yang dilakukan di Kamr Operasi, jenis operasi serta jenis
spesialisasi.
Data diambil dari buku registrasi kamar operasi dan diisi pada kolom bulan yang
bersangkutan berdasarkan jenis operasi, spesialisasinya serta anestesi yang dilakukan
terhadap pasien selama satu bulan.

Gambar 3.7. Formulir Pelaporan Kegiatan kamar Operasi dan Jenis Anestesi

E. PELAYANAN RUANG PERINATOLOGI.


Adalah kegiatan yang dilakukan di dalam ruang perinatal (ruang bayi), baik bayi kiriman
maupun bayi yang lahir di RS. Mulyasari.
Data diambil dari buku registrasi yang terdapat di ruang perinatal dan diisi dalam format
laporan pada kolom bulan tersebut.
Jenis data yang diambil adalah :
1. Kelahiran hidup

a. Bayi dengan berat < 2500 gr, diisi dengan jumlah bayi yang lahir hidup di RS.
Mulyasari yang memiliki berat badan kurang dari 2500 gr.
b. Bayi dengan berat > 2500 gr, diisi dengan jumlah bayi yang lahir hidup di RS.
Mulyasari dan memiliki berat badan lebih atau sama dengan 2500 gr.
2. Kematian Perinatal
a. Kelahiran mati, diisi dengan jumlah bayi yang lahir mati di RS. Mulyasari.
b. Mati Noenatal < 7 hari, diisi dengan jumlah bayi meninggal di ruang perinatal yang
berumur di bawah 7 hari, baik bayi yang lahir di RS. Mulyasari maupun bayi rujukan
dari luar RS. Mulyasari.
3. Sebab Kematian, diisi dengan jumlah penyebab kematian berdasarkan diagnosa dokter
yang merawat.
F. PELAYANAN KAMAR BERSALIN
Adalah kegiatan yang dilakukan di dalam kamar bersalin selama satu bulan. Data diambil
dari buku register dan tindakan yang dibuat oleh petugas kamar bersalin.
Data yang direkapitulasi adalah :
1. Jumlah Persalinan :
a. Lahir dengan dokter : adalah jumlah persalinan yang dilakukan oleh dokter
b. Lahir dengan bidan : adalah jumlah persalinan yang dilakukan oleh bidan yang
bertugas di RS. Mulyasari
2. Persalinan :
a. Persalinan normal : adalah persalinan secara normal tanpa adanya komplikasi.
b. Persalinan dengan Komplikasi : adalah persalinan yang dilakukan dengan adanya
komplikasi sehingga memerlukan tindakan lain untuk mengatasinya.
3. VE ( Vakum Ekstrasi ) adalah persalinan yang memerlukan tindakan vakum karena
adanya peyulit dalam persalinan.
4. SC ( Secsio Caesaria ) adalah persalinan yang dilakukan dengan jalan operasi karena
adanya penyulit dalam persalinan berdasarkan dignosa dokter.
5. Abortus adalah keguguran, terhentinya kehamilan sebelum 28 minggu.
6. Imunisasi TT I adalah imunisasi pada ibu hamil berupa penyuntikan Toxoid tetanus yang
pertama.
7. Imunisasi TT II adalah imunisasi Toxoid Tetanus yang ke dua
8. Kelahiran hidup adalah bayi yang lahir hidup.
9. Kelahiran Mati adalah bayi yang lahir mati dalam persalinan.
10. Bayi berat < 2500 gr adalah jumlah bayi yang memiliki berat badan kurang dari 2500 gr
pada peralinan dalam bulan tersebut.
11. Bayi berat > 2500 gr adalah jumlah bayi yang memiliki berat badan sama atau lebih dari
2500 gr pada persalinan dalam bulan tersebut.

Gambar 3.5. Formulir Pelaporan pelayanan ruang Kebidanan

BAB IV
KEGIATAN PELAYANAN PENUNJANG MEDIS.
A.

PELAYANAN INSTALASI RADIOLOGI.

Kegiatan pelayanan yang dilakukan di ruang Radilogi serta jenis pelayanan yang diberikan
kepada pasien yang datang berkunjung di RS. Mulyasari selama satu bulan. Data diambil
dari buku registrasi dan diisi pada kolom bulan tersebut berdasarkan Jenis Pelayanannya.
1. Jenis pengirim diisi berdasarkan pengelompokan pasien Internal adalah pasien yang
datang langsung kerumah sakit sedangkan pasien rujukan adalah pasien yang datang
melalui rujukan dari pelayanan kesehatan diluar rumah sakit
2. Jenis Pemeriksaan diisi berdasarkan data pemeriksaan yang dilakukan oleh radiologi
yang diambil dari buku registrasi.
3. Ukuran Pemakaian Film, adalah rekapitulasi jumlah pemakaian film yang digunakan
selama satu bulan.
4. Jenis kelamin, adalah penggolongan jenis kelamin atas tindakan penunjang medis yang
direkapitulasi selama satu bulan.
IV. A. KEGIATAN PELAYANAN INSTALASI RADIO LO GI
NO.

KETERANGA N

J AN

FEB

M AR AP R

M EI

J UN

J UL AGST SEP T OKT

NOP

DES

TOTAL

J ENIS P ENGIRIM

Intern : Rawat Jalan/Poliklinik


Rawat Inap
Extern/Rujukan
Jumlah
2

J ENIS P EM ERIKSAAN

Tanpa Kontras
Ultra Sonografi
BNO
Abdomen 3 posisi
Extermitas
Verteberate
T horax
Kepala
Pelvis
CT Scan
Panoramik
Dengan Kontras

BNO IVP
Cystografi
Apendicogram
HSG
Fistulografi
Urethrografi
Jumlah
3

UKURAN FILM

Ukuran Film 35
Ukuran Film 30
Ukuran Film 24
Ukuran film 18
CT Scan
Panoramik
Jumlah
4

J ENIS KELAM IN

Pria
Wanita
Jumlah
Rata-Rata / Hari

Gambar 4.1. Formulir laporan Kegiatan di Instalasi Radiologi.

B.

PELAYANAN LABORATORIUM.
Merupakan kegiatan yang dilakukan di Instalasi Laboratorium selama satu bulan berupa jenis
pemeriksaan yang dilakukan terhadap pasien, baik pasien rawat jalan, rawat inap maupun

pasien rawat darurat. Data diambil dari registrasi laboratorium dan diisi sesuai dengan jenis
pemeriksaan pada kolom bulan tersebut.
IV. B. KEGIATAN PELAYANAN LABORATORIUM
NO.

KETERANGAN

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGST

SEPT

OKT

NOP

DES T OTAL

JENIS PEMERIKSAAN
1 Kimia I
2 Kimia II
3 Gula Darah
4 Hematologi I
5 Hematologi II
6 Serologi
7 Bakteriologi
8 Liquor
9 Transudat/Exudat
10 Urinalis
11 Faeces
12 Astruf
13 Koh
14 Narkoba
Jumlah
Rata-rata/ Hari

Gambar 42.Formulir laporan Kegiatan Laboratorium

C.

PELAYANAN PATOLOGI.
Merupakan kegiatan rekapitulasi Pemeriksaan Patologi Anatomi untuk pasien rawat jalan
maupun pasien rawat inap yang datanya diambil dari registrasi yang dilakukan oleh instalasi
rawat inap. Untuk pengisiannya sesuai dengan jenis pemeriksaan pada bulan tersebut
IV. C. KEGIATAN PELAYANAN PATO LO GI
NO.
I
1
2
3
4

KET ERANGAN

JAN

FEB MAR APR MEI JUN JUL AGST SEPT OKT NOP DES T OT AL

PATO LO GI ANATO MI
Kecil
Sedang
Besar I
Besar II
JUMLAH

II
1
2
3
4
5

SITO LO GI
Papsmear
Cairan T ubuh
Sitologi Hormonal Serial 4x
Sediaan FNAB
FNAB dengan T indakan
JUMLAH

Gambar 4.3. .Formulir laporan Patologi Anatomi

D.

PELAYANAN REHABILITASI MEDIK


Merupakan kegiatan rekapitulasi kegiatan rehabilitasi medis dalam satu bulan untuk pasien
rawat jalan maupun pasien rawat inap yang datanya diambil dari registrasi yang dilakukan

oleh administrasi rehabilitasi medik . Untuk pengisiannya sesuai dengan jenis pemeriksaan
pada bulan tersebut

Gambar 4.4. .Formulir laporan Rehabilitasi Medik

E.

PELAYANAN FARMASI
Merupakan kegiatan yang dilakukan pada Instalasi Farmasi RS. Mulyasari selama satu bulan.
Data diambil dari jumlah resep yang masuk dan jumlah serta jenis obat yang tersedia di
apotik RS. Mulyasari.
Data pengadaan obat yang telah direkapitulasi dibagian farmasi kemudian diisi pada format
laforan berdasarkan golongan obat, jumlah item obat dan jumlah obat yang tersedia di
Rumah Sakit.
Sedangkan untuk rekapitulasi penulisan dan pelayanan resep diisi pada kolom golongan obat,
obat yang dikeluarkan untuk rawat jalan, UGD maupun rawat inap berdasarkan jumlah resep
yang dilayani di Rumah Sakit.

Gambar 4.5. .Formulir laporan Instalasi Farmasi

F.

POLA KEMATIAN.
Adalah rekapitulasi dari jumlah pasien yang meninggal di ruang perawatan RS. Mulyasari
pada bulan tersebut.
Isi laporan / formulir terbagi atas :
12. ICU / Ruang Intensif.
Adalah jumlah pasien yang meninggal di ruang ICU / Intensif, baik yang meninggal
kurang dari 48 jam atau lebih dari 48 jam perawatan. Pada formulir diisi dengan
penyebab kematian, jenis kelamin, usia dan keterangan tempat meninggal.
13. Ruang Perawatan Biasa.
Adalah jumlah pasien yang meninggal diruang perawatan biasa, baik yang meninggal
kurang dari 48 jam atau lebih dari 48 jam perawatan. Pada formulir diisi dengan
penyebab kematian, Jenis Kelamin,usia dan keterangan tempat/ruang dimana pasien itu
meninggal.
14. Total Rumah sakit.
Adalah jumalah total dari poin A dan B, laporan tersebut berisi tempat pasien meninggal,
jenis kelamin dan usia, serta jumlah pasien yang meninggal.

1. RUANG ICU / RUANG INTENSIF


No.

Penyebab Kematian

Usia
L

Hari Rawat

Keterangan

Hari Rawat

Keterangan

2. RUANG PERAWATAN
No.

Penyebab Kematian

Usia
L

3. TOTAL KEMATIAN
No.

TEMPAT

Total

Jenis Kelamin
L
P

Jumlah

4. PERBANDINGAN DENGAN BULAN SEBELUMNYA


No.
1
2
3

TEMPAT
R.ICU
R.BAYI
RUANG PERAWAT AN (Kls.
VIP, I, II, III, Isolasi)

BULAN
O kt

Nop

T otal
Jumlah Pasien Rawat Inap

Gambar 3.8. Formulir Pelaporan Pola Kematian Pasien Rawat Inap.

G. JUMLAH PASIEN UMUM DAN PERUSAHAAN.


Adalah jumlah rekapitulasi pasien Rawat Jalan di Poliklinik dan pasien rawat inap diruang
perawatan , yang dilakukan dalam satu periode waktu ( satu bulan )
Isi laporan / Format terbagi atas :
1. Rawat Jalan.
a.
Pasien Umum adalah jumlah rekapitulasi pasien rawat jalan di
Poliklinik dalam satu bulan yang tidak menggunakan jaminan kesehatan dari
perusahaan atau Assuransi.
b.

Pasien PT/Ass adalah jumlah rekapitulasi pasien rawat jalan di


poliklinik dalam satu bulan yang mengunakan jaminan kesehatan dari Perusahaan
atau Assuransi.

2. Rawat Inap.
a. Pasien Umum adalah jumlah rekapitulasi pasien rawat inap yang masuk melalui
Instalasi Rawat Inap dalam satu bulan yang tidak mengunakan jaminan kesehatan
dari Perusahaan atau assuransi.

b. Pasien PT/Ass adalah jumlah rekapitulasi pasien rawat inap yang masuk melalui
Instalasi Rawat Inap dalam satu bulan yang menggunakan jaminan kesehatan dari
Perusahaan atau assuransi

Gambar 3.9. Formulir Pelaporan Jumlah Pasien Umum dan Pasien Perusahaan/Asuransi