Anda di halaman 1dari 1

Kendala/risiko

Harga yang mahal disebabkan


oleh biaya promosi dan bahan
baku yang mahal
Bertambahnya
competitor
rokok jenis mild

Adanya
anggapan
bahwa
rokok berbahaya serta sulitnya
mempertahankan kepercayaan
konsumen

Manajemen Risiko
mencari investor,dibawah naungan Philip morris memudahkan
sampoerna untuk mencari modal.
Memproduksi rokok Low Tar Low Nicotine (LTLN). Tingginya
kesadaran akan kesehatan masyarakat memungkinkan
pindahnya customer rokok GG dan Djarum ke rokok LTLN
Sampoerna atau A mild. Besarnya kemungkinan pindah sangat
tinggi karena tingginya kesadaran akan kesehatan dan rasa dari
rokok sampoerna memiliki kemiripan dengan rokok SKM GG
Internasional
dan
Djarum
Super.

Promosi besar-besaran untuk menigkatkan brand awareness dan


ekspansi bisnis. Seperti Melakukan promosi melalui event
tahunan. Selain itu bagi PT HM Sampoerna Tbk. berinvestasi
pada kesejahteraan masyarakat yg dianggap tak kalah
pentingnya dengan investasi pada masa depan bisnis. Sehingga
banyak dilakukan kegiatan sosial sebagai salah satu bentuk
promosi
Lambatnya
pertumbuhan mengatur strategi untuk mempromosikan Avolution di luar
rokok Avolution
negeri melalui bantuan perusahaan Philip Morris
Minat kosumen mancanegara membuat Inovasi terbaru untuk membuat rokok putih yang
terhadap rokok A-mild kurang lebih diminati oleh perokok di luar negeri
Persaingan yang ketat serta PT. HM SAMPOERNA Tbk. melakukan diversifikasi produk
selera
masyarakat
yang untuk menaikan penetrasi pasar atau membedakan produk satu
terkadang berubah.
dengan lainnya.
Keadaan pasar yang naik turun inovasi dalam teknologi, proses, sistem, strategi, dan bahkan
model bisnis.
3. Kendala (Risiko) dalam Manajemen Produksi dan Manajemen Kendala (risiko)