Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN SISTEM KOMUNIKASI NIRKABEL

Praktikum 1
Pengenalan Simulasi Jaringan Menggunakan Packet Tracer

Disusun Oleh :
Suhail Salsabil
IK - 3A
3.34.12.0.19

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


JURUSAN ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2014/2015

Praktikum 1
Pengenalan Packet Tracer
I.

TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS


Setelah menyelesaikan praktek mahasiswa diharapkan dapat :
1. Mengetahui kegunaan tools pada Packet Tracer
2. Membuat simulasi jaringan sederhana menggunakan kabel
3. Membuat simulasi jaringan nirkabel menggunakan Access Point

II.

TEORI PENDAHULUAN
A. Packet Tracer
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering
digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang
penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan
disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di
Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk
menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan
komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Gambar 2.1 Cisco Packet Tracer


Packet Tracer terbaru yaitu versi 6.0.1. Dalam versi ini dapat
mensimulasikan Application Layer protocols, Routing dasar RIP, OSPF, dan
EIGRP, sampai tingkat yang dibutuhkan pada kurikulum CCNA yang berlaku,
sehingga bila dilihat sekilas software ini bertujuan untuk kelas CCNA.

Taget Packet Tracer yaitu menyediakan simulasi jaringan yang real, namun
terdapat beberapa batasan berupa penghilangan beberapa perintah yang digunakan
pada alat aslinya yaitu pengurangan command pada Cisco IOS. Dan juga Packet
Tracer tidak bisa digunakan untuk memodelkan jaringan produktif/aktif. Dengan
keluarnya versi 6, beberapa fitur ditambahkan, termasuk fitur BGP. BGP memang
bukan termasuk kurikulum CCNA, akan tetapi termasuk kurikulum CCNP.
B. LINKSYS WRT300N
Linksys WRT300N merupakan internet-sharing router yang terdiri dari 4
port switch dengan kecepatan dan jarak yang terintegrasi dalam Wireless Acces
Point. Piranti ini juga dilengkapi dengan teknologi MIMO (Multiple Input Multiple
Output) menggunakan multiple radios yang menghasilkan sinyal kuat dengan
kemampuan 4 kali lebih cepat dan jaungkauan 4 kali lebih luas. Selain itu, ia juga
sanggup mengurangi titik mati sinyal (death spots). Fitur lain yang ditawarkan dari
WRT300N ini adalah kecepatannya yang 12 kali lebih cepat dari wireless-G tetapi
juga bekerja luar biasa dengan peralatan wireless-G dan -B.

Gambar 2.2 Linksys WRT30N


Linksys telah menunjukkan hasil kerja yang baik pada susunan
dokumentasi pada untuk WRT300N. Petunjuk pemakaian yang menyeluruh serta
petunjuk instalasi yang mudah terdapat dalam satu CD yang terbungkus rapih
dalam amplop yang besar. Ketika membuka penutup amplop, Anda akan seketika
berhadapan dengan perintah untuk memasukkan CD sebagai tahap pertama dalam
susunan proses setting. CD wizard akan memandu Anda dalam menghubungkan
piranti ini ke komputer dan modem. Kemudian ia akan mengonfigurasi pengaturan
dalam mode web-based. Para pemakai tingkat lanjut dapat melewati tahap ini dan
langsung mengetikkan alamat asal IP router (192.168.1.1) ke dalam penelusur
mereka. Tool ini menyediakan akses melalui daftar fitur WRT300N yang meliputi

empat port 10/100 Ethernet switch, satu SPI firewall, satu server DHCP, DMZ,
VPN pass-throughs, dan tentu saja WPA2 security.
III.

PERALATAN DAN BAHAN


1. PC (Personal Computer)
CPU : Intel(R) Pentium(R) CPU B960 Dual Core @ 2.20 GHz
OS : Microsoft Windows 8 Pro 64-bit
RAM : 4 GB
Storage : 14,6 GB of free disk space
2. Aplikasi Packet Tracer Versi 6.0.1.0011

IV.

LANGKAH KERJA
Mengatur Physical pada PC
1. Jalankan aplikasi Packet Tracer.
2. dengan cara klik pada ikon menu End Devices

Gambar 4.1 Menu End Devices


3. Pilih tipe PC-PT. Kemudian drag and drop pada layar kerja.

Gambar 4.2 Ikon PC-PT


4. Pada layar kerja akan tampil PC-PT yang telah kita tambahkan yaitu PC0

Gambar 4.3 Tampilan PC yang Telah Ditambahkan


5. Kita dapat mengatur Physical pada PC yang telah kita tambahkan dengan
cara klik ikon PC yang telah ditambahkan. Sebelum menambahkan kita
matikan terlebih dahulu power pada PC. Kemudian pilih Module yang ingin
kita pasang dan drag and drop pada slot atau port PC yang sesuai dengan
tipe Module yang ingin kita pasang. Pada Gambar 1.6 dibawah ini adalah
contoh PC yang telah ditambah dengan module PT-Headphone dan PTUSB-HardDrive.

Gambar 4.4 Physical PC yang Telah Ditabah dengan Module


6. Setelah itu nyalakan kembali power pada PC
V.

TUGAS
A. Membuat Jaringan Sederhana Menggunakan Kabel
1. Tambahkan dua PC-PT pada layar kerja

Gambar 5.1 Tampilan Dua PC-PT yang Telah Ditambahkan

2. Klik pada PC1 kemudian masuk pada submenu Desktop. Pilih menu IP
Configuration. Atur IP Address dengan 192.168.19.1 dan Netmask
255.255.255.0

Gambar 5.2 IP Configuration pada PC1


3. Lakukan pula setting IP pada PC2

Gambar 5.3 IP Configuration pada PC2


4. Kemudian hubungan PC1 dan PC2 secara langsung menggunakan kabel
Cross-Over. Pilih menu Connection

Gambar 5.4 Menu Connection


5. Pilih kabel Copper Cross-Over

Gambar 5.5 Kabel Copper Cross-Over


6. Hubungkan PC1 dan PC2 menggunakan kabel Copper Cross-Over

Gambar 5.6 Tampilan PC1 dan PC2 yang sudah terhubung


7. Coba lakukan uji koneksi antar PC dengan cara klik pada PC1, masuk ke
Submenu Desktop. Pilih menu Command Prompt

Gambar 5.7 Menu Command Prompt


8. Pada Command Prompt ketikkan ping 192.168.19.2

Gambar 5.8 Hasil uji koneksi antara PC1 dan PC2


9. Selanjutnya kita buat jaringan sederhana dengan menggunakan Switch dan
Server. Pertama tambahkan 2 PC-PT
10. Tambahkan 1 Switch dengan memilih menu Switches dan pilih 2960-24TT

Gambar 5.9 Switch 2960-24TT


11. Tambahkan 1 server dengan memilih menu End-Devices kemudian pilih
Server-PT

Gambar 5.10 Server-PT


12. Berikut tampilan layar kerja yang akan kita gunakan

Gambar 5.11 Layar Kerja


13. Lakukan setting pada IP Address PC3 dan PC4

Gambar 5.12 Setting IP PC3

Gambar 5.13 Setting IP PC4


14. Setting IP Server serperti berikut :

Gambar 5.14 Setting IP Server


15. Kemudain masuk pada menu Config, pilih HTTP dan ketikkan kode
program berikut :

Gambar 5.15 Kode Program HTTP Server


16. Hubungkan tiap komponen ke Switch menggunakan kabel Straight-

Gambar 5.16 Copper Straight-Through


17. Berikut tampilan akhir layar kerja

Gambar 5.17 Tampilan Layar Kerja setelah semu Device Terhubung


18. Uji koneksi dengan klik pada PC3 atau PC4. Masuk ke menu Desktop, pilih
Browser. Kemudian ketikkan IP Server

Gambar 5.18 PC3 telah terhubung HTTP Server


B. Membuat Jaringan Nirkabel Menggunakan Linksys
1. Buat lembar kerja baru pada Packet Tracer
2. Tambahkan Linksys dengan cara pilih menu Wireless Devices

Gambar 5.19 Menu Wireless Devices


3. Pilih Linksys-WRT200N. Kemudian drag and drop pada layar kerja.

Gambar 5.20 Linksys-WRT300N


4. Tambahkan sebuah PC-PT, Laptop-PT, dan Server pada layar kerja.

Gambar 5.21 PC-PT, Lapto-PT dan Server


5. Setting physical PC0 dan Laptop0, tambahkan module Linksys-WMP300N

Gambar 5.22 Linksys-WMP300N yang telah ditambahkan pada PC

6.

Gambar 5.23 Linksys-WMP300N yang telah ditambahkan pada Laptop


Setting IP Address pada Linksys seperti berikut :

Gambar 5.24 Setting IP Address Linksys


7. Uji koneksi Laptop ke Server

Gambar 5.25 Laptop terhubung dengan server


8. Klik Physical pada pojok layar kerja

Gambar 5.26 Tampilan Layar Kerja secara Physical


9. Klik Home City, klik Company, klik Wiring Closet dan geser ke bawah
sehingga tampilan akan seperti berikut.

Gambar 5.27 Tampilan Device yang ditambahkan secara Physical


10. Pindahkan semua objek yang ada dengan cara klik Move, pilih objek yang
akan dipindah Pilih Home City Move to Home City

Gambar 5.28 Memindahkan Device


11. Kembali ke Home City, pindahkan semua devices yang ada di kiri atas ke
tengah tampilan.

Gambar 5.29 Tampilan Home City


12. Pindahkan PC dan Laptop diluar jangkauan Access Point

Gambar 5.30 PC dan Laptop diluar jangkauan Access Point


13. Kembali ke tampilan Logical. Lihat koneksi PC dan Laptop ke Access Point

Gambar 5.31 PC dan Laptop tidak terhubung dengan Access Point


14. Kembali ke tampilan Physical. Kemudian pindah PC dan Laptop kedalam
jangkauan Access Point.

Gambar 5.32 PC dan Laptop dimasukkan kedalam jangkauan Access Point


15. Kembali ke tampilan Logical. Lihat koneksi PC dan Laptop ke Access Point

Gambar 5.33 PC dan Laptop terhubung dengan Access Point

VI.

KESIMPULAN
1. Packet Tracer dapat digunakan untuk membangun sebuah sistem jaringan
secara virtual sesuai dengan kondisi jaringan secara nyata. Aplikasi ini memliki
fungsi untuk menguji sistem jaringan yang ingin kita buat sebelum sistem
tersebut diimplementasikan secara langsung.
2. Packet Tracer memiliki fitur Desktop yang memungkinkan pengguna untuk
mengkonfigurasi jaringan secara GUI seperti setting IP Address, Ping
menggunakan Command Prompt, dan Membuat HTTP Server. Pengguna juga
dapat melakukan pengujian jaringan dengan mudah secara GUI.
3. Module yang disediakan pada Packet Tracer memiliki fungsi dan menu
konfigurasi yang disesuaikan dengan aslinya guna membangun sebuah sistem
jaringan.
4. Access Point memiliki jangkauan koneksi sesuai dengan tipe yang digunakan.
Saat PC klien berada diluar jangkauan Access Point maka PC tersebut tidak
akan terhubung dengan sistem jaringan Access Point tersebut.