Anda di halaman 1dari 8

Ilmuwan Inggris Temukan Jel untuk

Cegah Penularan AIDS


Perang terhadap Human Immunodeficiency
Virus (HIV) dan Acquired Immune
Deficiency Syndrome (AIDS), terus
mengalami kemajuan. Sejumlah ilmuwan
yang dipimpin Profesor Robin Offord dan
Olivier Hartley dari Universitas Jenewa,
Swiss, baru-baru ini, berhasil
mengembangkan sejenis molekul yang
diyakini dapat melindungi manusia dari virus
HIV/AIDS.
Sebuah protein yang disempurnakan dari
protein sistem kekebalan tubuh manusia itu terbukti dapat melindungi monyet betina dari
virus HIV. Rencananya, formula itu dikembangkan dalam bentuk jel yang dapat
digunakan manusia untuk mencegah penularan HIV secara seksual. Dalam uji
laboratorium, senyawa itu mampu melindungi sel dari serangan virus HIV selama satu
hari penuh.
Artinya, secara teori, orang yang menggunakan jel kimia itu terlindungi dari serangan
HIV/AIDS setidaknya 24 jam sebelum berhubungan seks. Maksimal pada tahun depan,
efek samping jel tersebut terhadap manusia sudah dapat diketahui. Kemudian, obat
pencegah itu diuji tingkat kemanjurannya dalam menghalangi infeksi HIV/AIDS pada
kelompok yang berisiko tinggi.
Selanjutnya, Offord dan rekan-rekannya akan mengembangkan cara yang lebih murah
dan mudah untuk membuat molekul tersebut. Seperti diketahui, HIV dapat memproduksi
sel sendiri dalam aliran darah manusia, yaitu pada sel-sel darah putih (leukosit). Sel-sel
darah putih yang biasanya melawan bila diserang virus, tidak akan melawan HIV.
Hal ini bisa terjadi karena HIV merupakan sejenis retrovirus atau virus yang dapat
berkembang biak dalam darah manusia. Belakangan, virus tersebut menyerang salah satu
jenis dari sel-sel darah putih, termasuk limfosit, yang disebut "T-4" atau T-penolong
(helper) yang juga dikenal dengan sel CD-4. Untuk dapat menginfeksi CD-4, HIV
membutuhkan reseptor--satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang berfungsi
mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dalam tubuh--yang disebut
CCR5.
Menurut penelitian Offord dan timnya, orang yang mempunyai banyak sel CD-4 dengan
sedikit CCR5 hampir dipastikan aman dari infeksi HIV. Sel itu berperan sebagai kurir
sistem kekebalan kimia yang disebut regulated on activation normal T expressed and
secreted (RANTES). Nah, RANTES inilah yang sedang dikembangkan oleh tim
pimpinan Offord untuk mencegah infeksi HIV. (mydoc/t2t)

Susu Hindarkan Kanker Usus


Perbanyaklah minum susu. Karena selain menyehatkan
susu juga mampu mengurangi resiko terkena kanker usus.
Demikian disampaikan oleh Dr Eunyoung Cho yang
meneliti keuntungan mengkonsumsi susu. Analisa dari 10
studi menunjukkan 16 ons susu sehari bisa mengurangi
ancaman kanker usus sampai 12%.
Para peneliti dari `Brigham and Women's Hospital`
menemukan bahwa 16 ons susu sehari mampu mengurangi
resiko terkena kanker usus sampai 12%. Hasil itu
merupakan analisa dari 10 studi sebelumnya yang terdiri
dari
500.000 orang dimana sekitar 5.000 diantaranya kemudian
positif mengidap kanker usus. Hasil penelitian Dr Eunyong
Cho dipublikasikan oleh The Journal of the National
Cancer Institute.
Kanker usus merupakan penyakit ketiga yang menjadi penyebab kematian diseluruh
dunia. Penelitian sebelumnya dengan menggunakan binatang sebagai percobaan,
kandungan kalsium yang banyak terdapat pada susu mampu melindungi usus dari
serangan kanker. Studi pada manusia juga menunjukan keseluruhan jumlah kalsium yang
dikonsumsi sangat positif dakam mengurangi tingkat dari resiko kanker susu ini.
Setiap kenaikan 1.000 miligram kalsium sehari atau lebih akan mempu mengurangi 15%
resiko dari kanker usus pada wanita dan 10% pada pria. Dalam publikasinya, Dr
Eunyoung Cho mengatatakan melalui data yang didapatnya konsumsi susu dan kalsium
bisa mengurangi resiko dari terkena kanker usus. Dr Cho tidak menemukan pengurangan
resiko terkena kanker dengan mengkonsumsi keju dan yoghurt yang sebenarnya juga
merupakan hasil olahan dari susu.
Sementara di studi lain memberikan indikasi bahwa produk-produk olahan dari susu bisa
meningkatkan resiko terkena kanker lain seperti payudara dan prostate. Dr Richard
Sullivan dari Cancer Research Inggris menyambut baik hasil studi dari Dr Cho ini dengan
menyatakan sebagai sesuatu yang sangat menarik.
Meski Dr Sullivan menyatakan cara terbaik untuk mengurangi resiko kanker usus ini
adalah dengan mengkonsumsi makanan yang seimbang antara buah, sayuran dan kalori
untuk mengurai proses penimbuhan lemak. (mydoc/tutut)

PEMERINTAH KABUPATEN TANA TORAJA


DINAS PENDIDIKAN
SMA NEGERI 1 RANTEPAO
Jln. W.R. Monginsidi No. 65 Telp. (0423) 21909
Rantepao, Sulawesi Selatan 91831
Nomor
: 05/SMAN-1/XI/2008
Lampiran : Perihal
: Permintaan bahan-bahan bangunan

Rantepao, 3 November 2008

Yth. Pemimpin PT. Bimasakti


Jalan Cendrawasih 03
Jakarta 10270
Dengan hormat,
Dengan ini saya mengharapkan agar saudara mengirimkan ke alamat saya bahan-bahan bangunan
sebagai berikut:
+ 6 kaleng cat tembok Mowilex (putih) 20 kg
+ 16 kaleng cat kayu Avian (biru) 1 kg
+ 48 m3 batu gunung
+ 50 m3 pasir
+ 400 zak semen
+ 200 batang besi beton 6,8 & 12 mm
+ 27 m3 kerikil
+ 30.000 batu merah
+ 8 m3 kayu
+ 1 m3 papan untuk pintu
+ 150 m2 ubin untuk lantai
Kaca
+ 60 lembar tripleks untuk plafon
+ 200 lembar atap seng
Mengingat kami akan membuat 3 kelas baru (ukuran/unit : 6x8x4 m) di sekolah kami dalam waktu
dekat ini karena akan digunakan saat penerimaan siswa angkatan baru, saya harap agar bahan-bahan
bangunan tersebut sudah dapat saya terima paling lambat 31 Desember 2008 yang akan datang.
Pembayaran segera kami lakukan melalui BNI setelah kami menerima kiriman beserta fakturnya.
Atas perhatian Pemimpin PT Bimasakti, kami ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Bendahara

Fahrin Husain

PT. BIMASAKTI
Jln. Cendrawasih No.03 Telp.(021)452563
Jakarta
Nomor
: 018/PTBS/XI/2008
Lampiran : Perihal
: Penawaran bahan-bahan bangunan

Jakarta, 1 November 2008

Yth. SMA Negeri 1 Rantepao


Jalan W.R. Monginsidi No.65
Rantepao
Dengan hormat,
Melalui surat ini, kami menawarkan bahan-bahan bangunan yang lengkap dan
kualitas yang terjamin dengan harga yang terjangkau. Contoh bahan bahan bangunan
tersebut sebagai berikut:
Cat
Semen
Besi beton
Batu merah
Kayu
Ubin
dll.

:Rp 6.000,00
:Rp 50.000,00
:Rp.100.000,00
:Rp 1000,00
:Rp 35.000,00
:Rp 120.000,00

Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank Negara Indonesia (BNI).Untuk


informasi lebih lanjut, hubungi kami mealui e-mail (bimasakti@yahoo.com) atau melaui
nomor telepon (021) 452563.
Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Direktur PT. Bimasakti
Naomi AB. Bonga

Sikat dan Odol

Sikat gigi
Sikat gigi adalah alat untuk membersihkan gigi yang berbentuk sikat kecil dengan pegangan.
Pasta gigi biasanya ditambahkan ke sikat gigi sebelum menggosok gigi. Sikat gigi banyak
jenisnya, dari yang bulunya halus sampai kasar, bentuknya kecil sampai besar, dan berbagai
desain pegangan. Kebanyakan dokter gigi menganjurkan penggunaan sikat yang lembut
karena sikat keras dapat merusak lapisan enamel dan melukai gusi. Terdapat juga sikat gigi
Salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi adalah dengan menyikat gigi. Dengan
menyikat gigi, kebersihan gigi dan mulut pun akan terjaga, selain menghindari terbentuknya
lubang-lubang gigi dan penyakit gigi dan gusi. Banyak jenis dan ragam sikat gigi yang dijual
di pasaran, dari yang manual maupun elektrik. Sebetulnya, apa saja syarat sikat gigi yang
bagus? Yang terpenting adalah bulu sikat dan lebar kepala sikat. Untuk bisa menjangkau
daerah-daerah gigi bagian belakang, ukuran kepala sikat gigi yang ideal adalah 35 - 40 mm.
Bahkan, orang dewasa sebaiknya juga memakai sikat gigi anak, karena ukurannya yang
kecil akan membantu menjangkau bagian gigi yang paling dalam.
Sedikit tips dalam memilih sikat gigi ( mudah-mudahan bisa membantu yah)
Pilihlah sikat gigi yang kepalanya cukup kecil sehingga dapat digunakan dengan baik dalam
rongga mulut. Bagi orang dewasa panjang kepala sikat gigi 2,5 cm, sedangkan pada anak
1,5 cm.
Panjang bulu sikat gigi hendaknya sama. Sikat gigi dengan bulu yang panjangnya berbeda
tidak dapat membersihkan permukaan datar tanpa menimbulkan tekanan pada beberapa
bulu sikat.
Tekstur bulu sikat hendaknya memungkinkan digunakan dengan efektif tanpa merusak
jaringan. Jangan memilih bulu keras sebab dapat merusak jaringan. Yang terlalu lunak pun
dikhawatirkan tidak dapat membersihkan plak dengan sempurna. Yang paling tepat sikat gigi
dengan kekakuan bulu sikat medium.
Gagang sikat harus cukup lebar dan tebal agar dapat dipegang kuat dan dikontrol dengan
baik.
Untuk cara menggosok gigi yang baik dan benar sudah saya posting jadi silahkan liat ya
( sengaja saya tidak jelaskan disini karena masih banyak yang perlu diuraikan ntar biar ga
bosen ^^)
Pasta gigi atau odol
Pasta gigi adalah sejenis pasta yang digunakan untuk membersihkan gigi, biasanya dengan
sikat gigi. Di Indonesia, pasta gigi sering juga disebut Odol, yaitu salah satu merek pasta
gigi. Walaupun merek ini sudah berpuluh-puluh tahun tidak lagi dijual di Indonesia, nama
Odol telah menjadi nama generik.

Sidikit tips memilih pasta gigi atau odol yang baik:


1. Pilih pasta gigi yang mengandung cukup fluoride. Fluoride berfungsi untuk menjaga gigi
agar tidak berlubang. Namun, anak-anak di bawah 3 tahun sebaiknya tidak memakai odol.
Pasalnya, terlalu banyak fluoride justru tidak bagus dan membuat gigi lebih rapuh.
2. Pilih pasta gigi yang busanya tidak terlalu banyak. Busa yang terlalu banyak menunjukkan
bahwa kandungan deterjen di dalamnya juga banyak. Pendapat bahwa semakin banyak
busa semakin baik, tentu tidak benar.
3. Hindari langsung makan setelah menyikat gigi. Pasalnya, kadar asam mulut akan turun
dan fluoride pun hilang, sehingga kuman akan masuk lagi. Makan sebaiknya 1 - 2 jam
setelah menyikat gigi.
4. Untuk menjaga kondisi gigi, setiap 6 bulan sekali anak sebaiknya dibawa ke dokter gigi
untuk dilakukan topical fluoride (pelapisan gigi). Apalagi bagi anak anak yang malas
menyikat gigi.
Mungkin sekian dulu masih bingung ni mo nulis apa lagi kalo ada pertanyaan silahkan
komen, saran dan kritik selalu saya terima dengan senang hati.

Amandel
Terima kasi sebelumnya untuk masukan rekan-rekan yang masih berkenan untuk membangun
kesehatan gigi menjadi lebih baik. Mohon maaf sebesar-besarnya baru bisa posting. Kali ini saya
akan membahas mengenai Amandel. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. Beberapa
pertanyaan yang ada dibenak kita seberapa bahaya penyakit ini? Sebenarnya amandel sendiri
memang selalu ada pada setiap tubuh manusia, disini kita menyadari betapa menakjubkannya
sistem tubuh manusia. Amandel sendiri merupakan salah satu sistem proteksi tubuh.
Amandel atau tonsil merupakan kumpulan jaringan limfoid yang terletak pada kerongkongan di
belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Amandel sendiri berfungsi mencegah agar infeksi
tidak menyebar ke seluruh tubuh dengan cara menahan kuman memasuki tubuh. Oleh karena itu
kelenjar amndel ini meradang. Peradangan pada Kelenjar amandel ini disebut dengan tonsilitis,
penyakit ini merupakan salah satu gangguan THT (Telinga Hidung & Tenggorokan). Tonsilitis
dapat bersifat akut atau kronis. Bentuk akut yang tidak parah biasanya berlangsung sekitar 4-6
hari, dan umumnya menyerang anak-anak pada usia 5-10 tahun. Sedangkan radang
amandel/tonsil yang kronis terjadi secara berulang-ulang dan berlangsung lama.
Pada radang amandel yang akut biasanya dimulai dengan gejala sakit tenggorokan yang ringan
hingga menjadi parah, sakit saat menelan makanan, kadang-kadang muntah. Tonsilitis dapat
menyebabkan amandel menjadi bengkak, panas, gatal, sakit pada otot dan sendi, nyeri pada
seluruh badan, kedinginan, sakit kepala, dan sakit pada telinga. Kelenjar getah bening melemah
di dalam daerah submandibuler. Bagian belakang tenggorokan akan terasa mengerut sehingga

sukar menelan. Peradangan tonsil yang akut ataupun pembengkakan tonsil yang tidak
terlalu besar dan tidak menghalangi jalan pernapasan, serta tidak menimbulkan komplikasi
tidak perlu dilakukan pembedahan/operasi, karena tonsil yang terbuat dari jaringan getah
bening dapat berfungsi mencegah tubuh agar tidak terkena penyakit yang berhubungan
dengan infeksi.
Beberapa upaya yang dapat kita lakukan sendiri dirumah untuk pencegahan, perawatan dan
pengobatannya dilakukan beberapa langkah sebagai berikut :

* Diusahakan untuk minum banyak air atau cairan seperti sari buah, terutama selama
demam.
* Jangan minum es, sirop, es krim, makanan dan minuman yang didinginkan, gorengan,
makanan awetan yang diasinkan, dan manisan.
* Berkumur air garam hangat 3-4 kali sehari.
* Menaruh kompres hangat pada leher setiap hari.
* diberikan terapi antibiotik (atas petunjuk dokter) apabila ada infeksi bakteri dan untuk
mencegah komplikasi.
* Istirahat yang cukup.
Namun apabila radang amandel kronis dengan pembengkakan tonsil yang terlalu besar
sehingga mengakibatkan terganggunya jalan pernapasan, atau munculnya komplikasi,
biasanya diperlukan pembedahan/operasi untuk mengeluarkan tonsil. Apabila terjadi
peradangan yang kronis disarankan untuk berkonsultasi kedokter spesialis THT untuk
penanganan dan tidakan selanjutnya.

Makanan dan Gigi

Beberapa orang mengklaim bahwa beberapa makanan dan zat tertentu membahayakan
kesehatan gigi dan mulut, lalu apakah ada makanan yang memang tidak bisa kita makan
karena akan menimbulkan masalah pada gigi kita? Memang beberapa makanan mempunyai
efek tertentu dalam reaksi terhadap gigi dan mulut. Namun perlu diingat bahwa semua yang
terjadi pasti melalui suatu proses.
Seperti halnya membuat makanan (memasak), bukankan memerlukan proses juga? Kadang
sebagian dari kita selalu saja mencari kambing hitam dalam masalah-masalah tertentu,
seperti halnya coklat (udah saya posting deh rasanya hehe), coklat dianggap merusak gigi,
namun kandungan nutrisi dan efek coklat untuk tubuh sangatlah penting. Apakah kita ahrus
menjauhi coklat karena ingin gigi kita sehat? kalau seperti ini bisa2 semua makanan ga
boleh dimakan yah :)
Sebenarnya tidak ada makanan yang perlu dijauhi untuk mendapatkan gigi dan mulut yang
sehat. Semua itu kembali pada proses dan waktu, yang menjadi masalah dalam hal ini
adalah sisa-sisa makan yagn masih menempel pada gigi. Sisa makanan yang menempel
pada gigi akan bereaksi dengan penghuni mulut kita (enzim, saliva, bakteri, kuman, asam,
basa, dll). Reaksi yang terjadi adalah penguraian sisa makanan yang nantinya dapat
menyebabkan karies/gigi berlubang, selain itu masalah yang ditimbulkan adalah bau mulut.
Proses terjadinya penguraian makanan atau pembusukan itu memerlukan waktu, jadi
sebaiknya kita memotong proses tersebut dengan menggosok gigi dengan teratur. Apabila
kita dapat memotong proses tersebut dengan rutin menggosok gigi masalah gigi dan mulut
akan berkurang bahkan hilang.
Selain proses cara makan kita juga mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut kita, seperti
makan atau minum panas dan dingin secara bersamaan atau dalam rentan waktu yang
singkat, saya berisedikit contoh: Seseorang memesan makanan yang panas dan memesan

es juga nah porsi makanan seperti itu yang bisa menyebabkan kerusakan pada gigi,
sebaiknya makan makanan panas dan air putih saja dulu nanti kalau agak lama baru deh
beli esnya :)
Masih banyak yang menanyakan tentang waktu dan cara yang tepat untuk menggosok gigi,
waktu yang tepat adalah setelah kita sarapa pagi ( pada saat ini kita sudah memotong
proses dan mengilangkan sisa makan seperti yang telah dijelaskan diatas) dan pada malam
hari sebelum tidur. Mengapa tidak setelah makan malam? Karena setelah makan malam
masih ada rentan waktu sampai kita tidur rentan waktu tersebut kadang kira makan lagi atau
ngemil, dan bagi perokok kadang merokok dulu sampai menjelang tidur nah kalau kita
menggosok gigi setelah makan malam dan akhirnya makan lagi walaupun sedikit, sama saja
kita tidak menggosok gigi. Untuk itu lebih baik menggosok gigi pada malam hari sebelum
tidur. karen pada saat mulut tidak beraktifitaslah terjadi proses penguraian makanan/
pembusukan makanan dalam mulut yang nantinya akan menyebabkan karang gigi dan
karies.

Karies dan Diet


Karies merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang disebabkan oleh beberapa faktor,
saya rasa sudah perbah saya bahas dan dipostingan sebelumnya anda akan lebih jelas
mengenai karies :). Diet salah satu trend anak muda sekarang terutama bagi para remaja
putri yang ingin tampil lebih PD dan menjaga kelangsingan tubuhnya. Namun apa hubungan
antara karies dan diet ya? disini saya akan coba menjelaskan sedikit.
Pada dasarnya hubungan antara karies dan diet sangat simpel dan mudah untuk dimengerti,
beberapa orang yang menjalani diet sehat dan berprilaku hidup sehat akan mengalami
penurunan masalah gigi. mengapa demikian, hal ini dikarenakan konsumsi gula pada tubuh
dikurangi dan lebih banyak mengkonsumsi bahan atau makanan dengan pemanis alami
seperti buah-buahan yang sangat baik bagi tubuh maupun bagi kesehatan gigi dan mulut.
Apabila kita mengkonsumsi buah-buahan seperti apel, apel secara tidak langsung akan
membantu membersihkan gigi secara alami bisa diibaratkan kita menggosok gigi, nah
sangat dianjurkan untuk menu penutup menggunakan apel atau ganti snak anda dengan
buah - buahan. Selain gigi dan mulut kita sehat maka badan kita tetap langsing :).
Hubungan antara diet dan karies erat sekali kaitannya dengan jumlah konsumsi pemanis
atau gula yang dikonsumsi oleh tubuh kita, sebenarnya Tuhan telah menciptakan gigi dan
mulut kita sebagai gerbang dan peringatan yang sangat luar biasa. bagai mana tidak,
apabila makanan yang kita konsumsi tidak baik bagi tubuh atau merugikan maka gelaja
yang nampak akan terlihat pada daerah disekitar rongga mulut seperti : Amandel, sariawan,
bibir pecah - pecah, karies, sakit tenggorokan dan lain - lain. maka kenali makanan yang
anda konsumsi. Sangat dianjurkan untuk kembali ke pola hidup sederhana dan kembali ke
alam. Saran saya mulai sekarang tinggalkan makanan dengan bahan kimia dan kembalilah
Natural.
Sekedar tambahan:
Ingat pengolahan masakan dengan MSG mengidikasikan pembuat makanan kurang cakap
mengolah bahan masakan dengan paduan bumbu - bumbu yang tersedia. apabila seorang
koki atau tukang masak bisa mengolah bahan makanan dan bumbunya tidak perlu ditambah
bahan penyedap.