Anda di halaman 1dari 73

LAPORAN

PENYELIDIKAN TANAH
SOIL INVESTIGATION

CONE PENETROMETER TEST (Sondir),


HAND BORING, dan UJI LABORATORIUM

Proyek :
PEKERJAAN DETAIL DESAIN CHECK DAM DAS GARANG
CHECK DAM TINJOMOYO (LOKASI 1), GUNUNG PATI SEMARANG
JAWA TENGAH

AGUSTUS 2013
UNIT PRODUKSI DAN JASA (PROJAS)
JURUSAN TEKNIK SIPIL
Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof . Sudarto , SH Tembalang Kotak Pos 6199/SMS Semarang 50275
Telp. 024-7478271, 024-7473417- Ps. 150. Fax. 024-7478271

UNIT PRODUKSI DAN JASA (PROJAS)


JURUSAN TEKNIK SIPIL
Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Kotak Pos 6199/SMS Semarang 50275
Telp. 024-7478271, 024-7473417- Ps. 150. Fax. 024-7478271

KATA PENGANTAR
Dengan ini kami laporkan hasil penyelidikan tanah di lapangan (Field Soil Investigation)
dengan alat Sondir Cone Penetrometer Test (CPT) dan uji laboratorium (Laboratory Test) pada
Proyek Pekerjaan Detail Desain Check Dam DAS Garang yang berlokasi di Check Dam
Tinjomoyo (Lokasi 1), Gunung Pati Semarang, Jawa Tengah.
Untuk hasil lengkap pengujian bisa dilihat pada lampiran dalam buku ini.
Demikianlah laporan kami, untuk bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam
perencanaan pekerjaan konstruksi di lapangan, atas kerjasama dan kepercayaan kepada kami,
diucapkan terima kasih.
Semarang, 19 Agustus 2013
Projas Jurusan Teknik Sipil
Politeknik Negeri Semarang
Ketua,

Lab. Mektan. Jurusan Teknik Sipil


Politeknik Negeri Semarang
Kepala,

Drs. Supardjo
NIP. 195409051984031002

Ir. Wahjoedi, M.T.


NIP. 196009241990031001

I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sehubungan dengan akan dibangunnya Proyek Pekerjaan Detail Desain Check Dam
DAS Garang yang berlokasi di Check Dam Tinjomoyo (Lokasi 1), Gunung Pati
Semarang, Jawa Tengah. Maka perlu dilakukan pekerjaan soil investigation, yang
merupakan tinjauan teknis dalam menentukan daya dukung (bearing capacity) dan
parameter mekanika tanah yang ada di lokasi tersebut. Penyelidikan tanah secara
umum bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi dan karakteristik
lapisan tanah. Laporan ini berisi hasil penyelidikan tanah dengan alat uji sondir (CPT)
dan pemboran tangan (hand boring), uji laboratorium, serta analisa uji laboratorium
mekanika tanah.
1.2. Tujuan Penyelidikan Tanah
Tujuan dari pekerjaan penyelidikan tanah ini untuk mendapatkan informasi mengenai
kondisi dan karakteristik lapisan tanah pada lokasi proyek, jenis tanah, parameter
tanah, dan muka air tanah, sehingga diketahui susunan lapisan tanah yang ada dilokasi.
1. Kedalaman lapisan tanah keras untuk mengetahui daya dukung dari tanah tersebut.
2. Sifat-sifat mekanis tanah
3. Untuk bisa menentukan jenis pondasi yang dipilih.
1.3. Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Semarang meliputi :
Pekerjaan penyelidikan tanah dilapangan, dan pekerjaan test laboratorium.
A. Pekerjaan Lapangan Terdiri dari :
1. Pengujian sondir (CPT) sebanyak 2 titik sampai kedalaman 20,00 meter atau
sampai diperoleh nilai conus resistant (qc) 200 kg/cm2
2. Pemboran dengan tangan (hand boring) sampai tanah keras atau kedalaman
3,00 meter 2 buah.
3. Pengambilan contoh tanah tidak terganggu (undisturb sample) dan contoh tanah
terganggu (disturb sample)

4. Deskripsi tanah sewaktu pemboran (bor log)


5. Penyelidikan letak muka air tanah (ground water table) saat pemboran.
B. Pekerjaan Laboratorium Terdiri dari :
1. Penentuan sifat fisik tanah (Index Properties)
2. Uji geser langsung (Direct Shear)
3. Test batas-batas Atterberg (Atterberg Limit)
4. Analisa Ayak (Grain Size Analysis)
5. Uji Konsolidasi (Consolidation Test)
6. Uji Permeabilitas (Permeability Test)
II. METODOLOGI PENYELIDIKAN
Pekerjaan penyelidikan tanah dan uji laboratorium yang dilakukan pada Proyek
Pekerjaan Detail Desain Check Dam DAS Garang yang berlokasi di Check Dam
Tinjomoyo (Lokasi 1), Gunung Pati Semarang, Jawa Tengah, meliputi kegiatan
sebagai berikut:
2.1. Sondir (CPT)
Cone Penetration Test (CPT) dilakukan dengan menggunakan peralatan Dutch Cone
Penetrometer. Pelaksanaan test sondir ini menggunakan prosedur Standart ASTM
D3341 75T. Alat yang digunakan terdiri 1 buah mesin sondir dengan kapasitas 2,5
ton, kedalaman pengujian dilakukan sampai tahanan ujung (Cone Resistance) atau qc
mencapai kedalaman tanah keras (150 kg/cm2) atau sampai 20,00 meter. Tahanan
ujung (Cone Resistance) qc dan gesekan selimut (Sleeve Friction) fs diamati setiap
kenaikan kedalaman 20 cm. Hasil sondir ditampilkan dalam bentuk grafik dan tabel
yang dapat dilihat pada lampiran.
2.2. Bor Tangan (Hand Boring)
Peralatan yang digunakan terdiri dari :
Bor tangan yang digunakan bor Iwan digunakan untuk pengambilan contoh tanah
terganggu (disturbed sample), tabung Shelby yang digunakan untuk pengambilan
sample tanah tidak terganggu.

Metoda Pelaksanaan :

Pemboran dilakukan dengan menggunakan bor tangan yang digunakan untuk


mengambil contoh tanah yang terganggu (disturbed sample). Contoh ini
digunakan untuk mendapatkan gambaran mengenai jenis tanah yang ada di
lokasi pengujian.

Pengambilan contoh tanah tidak terganggu (Undisturbed Soil Sampling)


dilakukan dengan menggunakan tabung Shelby yang panjangnya 70 cm dan
diameter 73 mm, sesuai dengan ASTM D-1587 (1983), dan dilakukan dengan
cara mendorong tabung Shelby kedalam tanah secara perlahan-lahan atau
dipukul. Setelah contoh tanah diperoleh kedua ujung dari tabung ditutup dengan
parafin untuk melindungi tanah dari gangguan luar.

2.3. Pekerjaan Sampling


Pekerjaan sampling dilakukan untuk keperluan test tanah di laboratorium. Contoh
tanah yang diambil dari lapangan terdiri dari Undisturb samples (UDS) dan Disturb
samples (DS). Pengambilan contoh tanah UDS dilakukan dengan menggunakan tabung
baja tipis standart (shelby tube). Untuk menjaga keaslian contoh tanah tersebut harus
dilakukan dengan hati-hati, dan tabung ditutup dengan parafin pada kedua ujungnya
lalu disimpan di tempat yang terlindung. Pelaksanaan pekerjaan sampling dilakukan
sesuai standart ASTM 1587 83.
2.4. Pekerjaan Laboratorium
Pekerjaan Laboratorium dilakukan dengan menggunakan peralatan dan metode yang
standart untuk mengetahui parameter tanah yaitu index properties, klasifikasi tanah,
parameter kekuatan geser tanah. Pengujian laboratorium yang dilakukan meliputi :
1. Index Properties
Test ini meliputi penentuan :
- Kadar air alami (Natural Water Content) (ASTM D 2216,1980)
- Specific Gravity (ASTM D 854, 1983)
- Density Test (ASTM D9254, 1983)
2. Uji Geser Langsung (Direct Shear) ( ASTM D - 3080 72 )

Test untuk mengetahui sududut geser dalam dan kohesi tanah.


3. Batas-batas Atterberg (Atterberg Limit) (ASTM D 423 & ASTM D 424)
Test untuk mengetahui Batas Cair (LL), Batas Plastis (PL), Plastis Indeks (IP), dan
klasifikasi tanah.
4. Analisa Saringan (Grain Size Analysis) (ASTM D422,1972/1963)
Test ini digunakan untuk mengetahui gradasi / pembagian besar butir dari tanah.
5. Uji Konsolidasi (Consolidation Test)
Pengujian ini untuk mengetahui besarnya penurunan tanah akibat pembebanan.
6. Uji Permeabilitas (Permeability Test)
Pengujian ini untuk mengetahui tingkat penyerapan tanah.
III. LOKASI PENGUJIAN
Lokasi pengujian Sondir dan Bor Tangan bisa dilihat pada gambar peta / foto..
IV. INTERPRETASI HASIL PENGUJIAN LAPANGAN
A. Uji CPT
Sesuai dengan grafik hasil sondir menunjukkan bahwa tanah pada umumnya terdiri
dari lempung organik (organic clays and mixed soils) sampai dengan pasir padat
(dense or cemented sands).
Dari 2 lokasi penyelidikan dapat disimpulkan sbb :
Lokasi Sondir 1 (S1)

Lapisan bagian atas pada kedalaman 0,00 sampai 1,60 meter, mempunyai
Average Cone Resistance (qc) sebesar 10,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio
sebesar 5,00, lapisan ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi
Schmertmann dan Grafik USCS berupa lempung sedang (medium clays).

Lapisan pada kedalaman 1,60 sampai 4,20 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 30,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 3,00, lapisan
ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik USCS
berupa pasir kelempungan (clayey sands and silts).

Lapisan pada kedalaman 4,20 sampai 8,00 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 65,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 2,31, lapisan
ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik USCS
berupa pasir kelempungan (clayey sands and silts).

Lapisan pada kedalaman 8,00 sampai 15,00 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 70,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 2,14, lapisan
ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik USCS
berupa pasir kelempungan (clayey sands and silts).

Lapisan pada kedalaman 15,00 sampai 16,00 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 150,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 1,67,
lapisan ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik
USCS berupa pasir padat (dense or cemented sands).

Lokasi Sondir 2 (S2)

Lapisan bagian atas pada kedalaman 0,00 sampai 4,00 meter, mempunyai
Average Cone Resistance (qc) sebesar 10,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio
sebesar 7,00, lapisan ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi
Schmertmann dan Grafik USCS berupa lempung organik (organic clays and mixed
soils).

Lapisan pada kedalaman 4,00 sampai 7,00 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 30,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 4,33, lapisan
ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik USCS
berupa lempung kepasiran (sandy and silty clays).

Lapisan pada kedalaman 7,00 sampai 11,60 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 55,00 kg/cm2, dan nlai friction ratio sebesar 5,45, lapisan
ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik USCS
berupa lempung kepasiran (sandy and silty clays).

Lapisan pada kedalaman 11,60 sampai 14,60 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 65,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 3,85, lapisan
ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik USCS
berupa lempung kepasiran (sandy and silty clays).

Lapisan pada kedalaman 14,60 sampai 16,60 meter, mempunyai Average Cone
Resistance (qc) sebesar 125,00 kg/cm2, dan nilai friction ratio sebesar 2,00,
lapisan ini dapat didiskripsikan sesuai grafik klasifikasi Schmertmann dan Grafik
USCS berupa pasir padat (dense or cemented).

Diskripsi tanah menurut USCS (1983) dapat dilihat gambar 4.1, dan diskripsi tanah
menurut Schmertmann seperti terlihat pada gambar 4.2.

Gambar 4.1. Klasifikasi tanah dari hubungan nilai (Cone Resistance) qc


dan (Friction Ratio) FR menurut USCS (1983)

Gambar 4.2. Klasifikasi tanah dari hubungan nilai Cone Resistance (qc)
dan Friction Ratio (Fr) menurut Schmertmann
B. Uji Bor Tangan
Hasil uji bor tangan secara lengkap pada lokasi secara lengkap bisa dilihat pada bor
log. Dari hasil bor tersebut bisa disimpulkan sbb :

Bore Hole 1 (BH 1)


Pada kedalaman 0,00 1,0 m, diperoleh lempung, coklat muda.
Pada kedalaman 1,00 2,00 m, diperoleh lempung berbatu, coklat muda.
Bor berhenti pada kedalaman 2,00 m, batuan.

Bore Hole 2 (BH 2)


Pada kedalaman 0,00 1,00 m, diperoleh lempung, kepasiran.
Pada kedalaman 1,00 2,00 m, diperoleh lempung abu-abu.
Pada kedalaman 2,00 3,00 m, diperoleh lempung, abu-abu.
Pada kedalaman 3,00 4,00 m, diperoleh lempung.
Bor berhenti pada kedalaman 4,00 m, tanah tidak terbawa.

C. Stratifikasi Lapisan Tanah


Dari hasil uji lapangan yang berupa CPT dan Bor Tangan bisa ditentukan ketebalan
masing masing lapisan tanah yang ada di lokasi pengujian.

V. APLIKASI HASIL SONDIR UNTUK DESAIN PONDASI (BEARING CAPACITY)

Daya dukung pondasi dangkal (Shallow Foundation)


Daya dukung untuk pondasi dangkal bisa dihitung dengan rumus Terzaghi :
Qult C .Nc q.Nq 0,5B N

Dari hasil uji sondir, apabila pondasi bangunan akan diletakan pada kedalaman 2,00
meter, dimana qc berkisar 10,00 kg/cm2 (sondir 1) dan jenis tanahnya berupa
lempung organik dengan 0 akan diperoleh faktor daya dukung Terzaghi Nc = 5,7
, Nq = 1 dan N = 0, sehingga rumus Terzaghi diatas akan menjadi sebagai berikut :
(1)

Qult C .Nc q.Nq 0

karena nilai efektif overburden pressure kecil (q), bisa diabaikan

maka rumus

Terzaghi bisa dituliskan dalam bentuk sebagai berikut :


(2)

Qult C .Nc

Untuk mencari besarnya nilai undrained shear strength (Su) dengan data sondir
jenis Dutch Penetrometer seperti yang dipakai pada lokasi pengujian menurut
Sanglerat besarnya sebagai berikut :
Cu

qc
(Sanglerat)
20

(3)

Sehingga besarnya Qult pondasi dangkal pada persamaan (2) adalah :


Qult 5,7

qc
20

Qult 5,7Cu (Sanglerat - for strip foundation)


Qult 6,8Cu (Sanglerat - for pad foundation)

dimana qc = Tahanan konus (cone Resistance)


a. Pondasi Menerus
Qult 5,7x

qc
( for strip foundation )
20

Qult = 5,7 x (

10
)
20

= 2,85 kg/cm2
Apabila digunakan SF (Safety Factor) = 3 diperoleh Qallowable sebesar

Qall

Qult
3

Qall =

2,85
3

Qall = 0,95 kg/cm2


b. Pondasi Setempat
Qult 6,8x

qc
( for pad foundation)
20

= 6,8 x (

10
)
20

= 3,40 kg/cm2
Apabila digunakan SF (Safety Factor) = 3 diperoleh Qallowable sebesar
Qall

Qult
3

Qall =

3,40
3

Qall = 1,133 kg/cm2

VI. INTERPRETASI HASIL PENGUJIAN LABORATORIUM


Hasil keseluruhan test laboratorium dapat dilihat pada lampiran, data data pada
lampiran dapat dilihat pada ringkasan di bawah ini / halaman berikut:

Jenis Pengujian
Parameter
INDEX PROPERTIES
Natural Water Content (w)
Wet Density (m)
Dry Density (d)
Void Ratio (e)
Porosity (n)
Degree of Saturation (Sr)
Spesific Gravity (Gs)
TRIAXIAL TEST
Sudut Geser Dalam ( )
Kohesi ( C )

Unit

BH. 01

BH. 02

1,40 1,80 m 1,80 2,10 m 3,20 3,50 m

(%)
(gr/cm3)
(gr/cm3)
(%)
-

27,56
1,85
1,45
0,78
0,44
91,40
2,57

35,98
1,82
1,34
0,98
0,49
97,49
2,66

39,45
1,82
1,30
1,01
0,50
100,00
2,62

14,436
0,5998

9,630
0,3732

16,203
0,6700

kg/cm2

Ket.

ATTERBERG LIMIT
LL
PL
IP
Soil classification
GRAIN SIZE ANALYSIS
Lolos Saringan no. 200 (0,075)
Butiran < 2m (0,002mm)
Gravel
Sand
Silt
Clay
Activity
CONSOLIDATION TEST
Cv
Cc
PERMEABILITY TEST
K20c

(%)
(%)
(%)

41,00
21,79
19,21
CL

60,50
25,09
35,41
CH

60,50
29,91
30,59
CH

(%)
(%)
(%)
(%)
(%)
(%)
-

54,61
26,89

87,40
57,81

93,69
65,38

19,04
26,35
27,73
26,89
0,714

3,51
9,09
29,58
57,81
0,612

1,37
4,94
28,31
65,38
0,468

m2/year
-

7,426
0,204

3,636
0,197

9,860
0,193

m/det

1,11 x 10-6

9,45 x 10-8

8,54 x 10-9

10

LAMPIRAN 1
TABEL & GRAFIK SONDIR

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
Location
No. of CPT
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
S-1
14-Jul-13

Depth of CPT
Elev. Of Ground Surface
Elev. Of Ground Water Table
Operator
Analysis

:
16.00
m
:
m
:
-2.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONE PENETROMETER TEST / SONDIR


Standart Test : ASTM D 3441 - 94

Depth

Manometer Reading
Cone
Total
Resistance
Resistance
(qc)
(TR)

Friction
(Fr)

Fr*20/10

Total
Cumulative
Friction
(TCF)

Local
Friction
(LF)

Friction Ratio
(FR)

(m)
A

(kg/cm2)
B

(kg/cm2)
C

(kg/cm2)
D

(kg/cm')
E

(kg/cm')
F

(kg/cm2)
G

(%)
H

0.00

0.00

0.00

-0.20

0.00

0.00

-0.40

0.00

0.00

-0.60

0.00

0.00

-0.80

11

0.30

3.75

-1.00

10

15

10

16

0.50

5.00

-1.20

22

0.30

6.00

-1.40

12

17

10

32

0.50

4.17

-1.60

16

23

14

46

0.70

4.38

-1.80

25

35

10

20

66

1.00

4.00

-2.00

34

45

11

22

88

1.10

3.24

-2.20

30

42

12

24

112

1.20

4.00

-2.40

25

35

10

20

132

1.00

4.00

-2.60

30

39

18

150

0.90

3.00

-2.80

30

38

16

166

0.80

2.67

-3.00

32

41

18

184

0.90

2.81

-3.20

29

38

18

202

0.90

3.10

-3.40

33

42

18

220

0.90

2.73

-3.60

35

47

12

24

244

1.20

3.43

-3.80

38

50

12

24

268

1.20

3.16

-4.00

31

41

10

20

288

1.00

3.23

-4.20

25

34

18

306

0.90

3.60

-4.40

40

52

12

24

330

1.20

3.00

-4.60

45

60

15

30

360

1.50

3.33

-4.80

50

62

12

24

384

1.20

2.40

-5.00

55

68

13

26

410

1.30

2.36

-5.20

70

85

15

30

440

1.50

2.14

-5.40

65

80

15

30

470

1.50

2.31

-5.60

75

90

15

30

500

1.50

2.00

-5.80

80

90

10

20

520

1.00

1.25

-6.00

70

80

10

20

540

1.00

1.43

-6.20

75

90

15

30

570

1.50

2.00

-6.40

70

80

10

20

590

1.00

1.43

-6.60

80

95

15

30

620

1.50

1.88

-6.80

85

100

15

30

650

1.50

1.76

-7.00

100

120

20

40

690

2.00

2.00

-7.20

85

100

15

30

720

1.50

1.76

-7.40

80

95

15

30

750

1.50

1.88

-7.60

70

80

10

20

770

1.00

1.43

-7.80

50

65

15

30

800

1.50

3.00

-8.00

45

60

15

30

830

1.50

3.33

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
Location
No. of CPT
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
S-1
14-Jul-13

Depth of CPT
Elev. Of Ground Surface
Elev. Of Ground Water Table
Operator
Analysis

:
16.00
m
:
m
:
-2.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONE PENETROMETER TEST / SONDIR


Standart Test : ASTM D 3441 - 94

Depth

Manometer Reading
Cone
Total
Resistance
Resistance
(qc)
(TR)

Friction
(Fr)

Fr*20/10

Total
Cumulative
Friction
(TCF)

Local
Friction
(LF)

Friction Ratio
(FR)

(m)
A

(kg/cm2)
B

(kg/cm2)
C

(kg/cm2)
D

(kg/cm')
E

(kg/cm')
F

(kg/cm2)
G

(%)
H

-8.20

40

50

10

20

850

1.00

2.50

-8.40

52

65

13

26

876

1.30

2.50

-8.60

65

80

15

30

906

1.50

2.31

-8.80

75

95

20

40

946

2.00

2.67

-9.00

60

75

15

30

976

1.50

2.50

-9.20

70

85

15

30

1006

1.50

2.14

-9.40

80

95

15

30

1036

1.50

1.88

-9.60

60

75

15

30

1066

1.50

2.50

-9.80

50

60

10

20

1086

1.00

2.00

-10.00

45

56

11

22

1108

1.10

2.44

-10.20

55

70

15

30

1138

1.50

2.73

-10.40

65

80

15

30

1168

1.50

2.31

-10.60

80

95

15

30

1198

1.50

1.88

-10.80

90

105

15

30

1228

1.50

1.67

-11.00

80

100

20

40

1268

2.00

2.50

-11.20

90

110

20

40

1308

2.00

2.22

-11.40

75

90

15

30

1338

1.50

2.00

-11.60

70

85

15

30

1368

1.50

2.14

-11.80

60

70

10

20

1388

1.00

1.67

-12.00

65

75

10

20

1408

1.00

1.54

-12.20

70

85

15

30

1438

1.50

2.14

-12.40

90

105

15

30

1468

1.50

1.67

-12.60

80

95

15

30

1498

1.50

1.88

-12.80

75

90

15

30

1528

1.50

2.00

-13.00

80

90

10

20

1548

1.00

1.25

-13.20

75

85

10

20

1568

1.00

1.33

-13.40

85

100

15

30

1598

1.50

1.76

-13.60

80

90

10

20

1618

1.00

1.25

-13.80

70

80

10

20

1638

1.00

1.43

-14.00

75

90

15

30

1668

1.50

2.00

-14.20

75

90

15

30

1698

1.50

2.00

-14.40

80

95

15

30

1728

1.50

1.88

-14.60

80

95

15

30

1758

1.50

1.88

-14.80

85

100

15

30

1788

1.50

1.76

-15.00

85

100

15

30

1818

1.50

1.76

-15.20

140

155

15

30

1848

1.50

1.07

-15.40

130

150

20

40

1888

2.00

1.54

-15.60

150

175

25

50

1938

2.50

1.67

-15.80

165

190

25

50

1988

2.50

1.52

-16.00

170

200

30

60

2048

3.00

1.76

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
Location
No. of CPT
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
S-1
14-Jul-13

Depth of CPT
Elev. Of Ground Surface
Elev. Of Ground Water Table
Operator
Analysis

:
16.00
m
:
m
:
-2.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONE PENETROMETER TEST / SONDIR


Standart Test : ASTM D 3441 - 94

Local Friction*10 (kg/cm2)


qc (kg/cm2)

Friction Ratio (%)

TCF / 10 (kg/cm')

kedalaman (m)

50

100

150

200

250

0.00

0.00

-1.00

-1.00

-2.00

-2.00

-3.00

-3.00

-4.00

-4.00

-5.00

-5.00

-6.00

-6.00

-7.00

-7.00

-8.00

-8.00

-9.00

-9.00

-10.00

-10.00

-11.00

-11.00

-12.00

-12.00

-13.00

-13.00

-14.00

-14.00

-15.00

-15.00

-16.00

-16.00

-17.00

-17.00

10 12

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
Location
No. of CPT
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
S - 2 (Ki)
14-Jul-13

Depth of CPT
Elev. Of Ground Surface
Elev. Of Ground Water Table
Operator
Analysis

:
16.60
m
:
m
:
-1.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONE PENETROMETER TEST / SONDIR


Standart Test : ASTM D 3441 - 94

Depth

Manometer Reading
Cone
Total
Resistance
Resistance
(qc)
(TR)

Friction
(Fr)

Fr*20/10

Total
Cumulative
Friction
(TCF)

Local
Friction
(LF)

Friction Ratio
(FR)

(m)
A

(kg/cm2)
B

(kg/cm2)
C

(kg/cm2)
D

(kg/cm')
E

(kg/cm')
F

(kg/cm2)
G

(%)
H

0.00

0.00

0.00

-0.20

0.00

0.00

-0.40

0.00

0.00

-0.60

0.20

4.00

-0.80

0.20

4.00

-1.00

14

0.30

5.00

-1.20

10

16

12

26

0.60

6.00

-1.40

11

32

0.30

3.75

-1.60

38

0.30

6.00

-1.80

10

15

10

48

0.50

5.00

-2.00

10

17

14

62

0.70

7.00

-2.20

14

10

72

0.50

5.56

-2.40

12

18

12

84

0.60

5.00

-2.60

10

16

12

96

0.60

6.00

-2.80

10

102

0.30

4.29

-3.00

13

10

112

0.50

6.25

-3.20

12

10

122

0.50

7.14

-3.40

14

21

14

136

0.70

5.00

-3.60

13

18

10

146

0.50

3.85

-3.80

15

20

10

156

0.50

3.33

-4.00

18

24

12

168

0.60

3.33

-4.20

22

30

16

184

0.80

3.64

-4.40

25

31

12

196

0.60

2.40

-4.60

35

42

14

210

0.70

2.00

-4.80

30

40

10

20

230

1.00

3.33

-5.00

30

43

13

26

256

1.30

4.33

-5.20

27

40

13

26

282

1.30

4.81

-5.40

25

33

16

298

0.80

3.20

-5.60

26

33

14

312

0.70

2.69

-5.80

29

36

14

326

0.70

2.41

-6.00

35

41

12

338

0.60

1.71

-6.20

32

40

16

354

0.80

2.50

-6.40

40

52

12

24

378

1.20

3.00

-6.60

45

60

15

30

408

1.50

3.33

-6.80

30

41

11

22

430

1.10

3.67

-7.00

45

62

17

34

464

1.70

3.78

-7.20

40

60

20

40

504

2.00

5.00

-7.40

45

70

25

50

554

2.50

5.56

-7.60

70

90

20

40

594

2.00

2.86

-7.80

55

80

25

50

644

2.50

4.55

-8.00

55

75

20

40

684

2.00

3.64

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
Location
No. of CPT
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
S - 2 (Ki)
14-Jul-13

Depth of CPT
Elev. Of Ground Surface
Elev. Of Ground Water Table
Operator
Analysis

:
16.60
m
:
m
:
-1.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONE PENETROMETER TEST / SONDIR


Standart Test : ASTM D 3441 - 94

Depth

Manometer Reading
Cone
Total
Resistance
Resistance
(qc)
(TR)

Friction
(Fr)

Fr*20/10

Total
Cumulative
Friction
(TCF)

Local
Friction
(LF)

Friction Ratio
(FR)

(m)
A

(kg/cm2)
B

(kg/cm2)
C

(kg/cm2)
D

(kg/cm')
E

(kg/cm')
F

(kg/cm2)
G

(%)
H

-8.20

45

72

27

54

738

2.70

6.00

-8.40

40

61

21

42

780

2.10

5.25

-8.60

50

75

25

50

830

2.50

5.00

-8.80

55

80

25

50

880

2.50

4.55

-9.00

60

85

25

50

930

2.50

4.17

-9.20

55

80

25

50

980

2.50

4.55

-9.40

53

75

22

44

1024

2.20

4.15

-9.60

60

87

27

54

1078

2.70

4.50

-9.80

55

85

30

60

1138

3.00

5.45

-10.00

50

75

25

50

1188

2.50

5.00

-10.20

60

83

23

46

1234

2.30

3.83

-10.40

65

85

20

40

1274

2.00

3.08

-10.60

60

85

25

50

1324

2.50

4.17

-10.80

55

85

30

60

1384

3.00

5.45

-11.00

50

75

25

50

1434

2.50

5.00

-11.20

60

83

23

46

1480

2.30

3.83

-11.40

70

95

25

50

1530

2.50

3.57

-11.60

65

90

25

50

1580

2.50

3.85

-11.80

75

95

20

40

1620

2.00

2.67

-12.00

70

90

20

40

1660

2.00

2.86

-12.20

70

93

23

46

1706

2.30

3.29

-12.40

65

87

22

44

1750

2.20

3.38

-12.60

70

95

25

50

1800

2.50

3.57

-12.80

65

90

25

50

1850

2.50

3.85

-13.00

60

85

25

50

1900

2.50

4.17

-13.20

65

85

20

40

1940

2.00

3.08

-13.40

60

85

25

50

1990

2.50

4.17

-13.60

65

90

25

50

2040

2.50

3.85

-13.80

60

85

25

50

2090

2.50

4.17

-14.00

58

78

20

40

2130

2.00

3.45

-14.20

62

85

23

46

2176

2.30

3.71

-14.40

80

105

25

50

2226

2.50

3.13

-14.60

90

115

25

50

2276

2.50

2.78

-14.80

100

125

25

50

2326

2.50

2.50

-15.00

110

135

25

50

2376

2.50

2.27

-15.20

115

140

25

50

2426

2.50

2.17

-15.40

110

140

30

60

2486

3.00

2.73

-15.60

125

150

25

50

2536

2.50

2.00

-15.80

140

165

25

50

2586

2.50

1.79

-16.00

130

155

25

50

2636

2.50

1.92

-16.20

145

165

20

40

2676

2.00

1.38

-16.40

155

180

25

50

2726

2.50

1.61

-16.60

165

185

20

40

2766

2.00

1.21

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
Location
No. of CPT
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
S - 2 (Ki)
14-Jul-13

Depth of CPT
Elev. Of Ground Surface
Elev. Of Ground Water Table
Operator
Analysis

:
16.60
m
:
m
:
-1.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONE PENETROMETER TEST / SONDIR


Standart Test : ASTM D 3441 - 94

Local Friction*10 (kg/cm2)


qc (kg/cm2)

Friction Ratio (%)

TCF / 10 (kg/cm')

kedalaman (m)

50

100

150

200

250

300

0.00

0.00

-1.00

-1.00

-2.00

-2.00

-3.00

-3.00

-4.00

-4.00

-5.00

-5.00

-6.00

-6.00

-7.00

-7.00

-8.00

-8.00

-9.00

-9.00

-10.00

-10.00

-11.00

-11.00

-12.00

-12.00

-13.00

-13.00

-14.00

-14.00

-15.00

-15.00

-16.00

-16.00

-17.00

-17.00

10 12

LAMPIRAN 2
BOR LOG

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
Project
Location
No. of Bore
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
BH - 1
14-Jul-13

Kedalaman Boring
Elevasi muka air
Operator
Analysis

: 2.00
m
: - 2.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

0.00
1.00

Lempung, coklat muda

1.00

Lempung berbatu, coklat muda

1.00
1.00

m.a.t

2.00
Bor berhenti, batuan

Simbol

DS

UDS

Simbol
Sampel

Diskripsi

Kedalaman
(m)

Sampel Tanah
NSPT
Pukulan/
30 cm

Tebal Lapisan m

Tanah
Simbol

Kedalaman m

BORING LOG

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
Project
Location
No. of Bore
Date

:
:
:
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
BH - 2
14-Jul-13

Kedalaman Boring
Elevasi muka air
Operator
Analysis

: 4.00
m
: - 1.00
m
: Ukiman, ST., MT.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

0.00
1.00

Lempung, kepasiran
m.a.t

1.00
1.00
1.00

Lempung, abu - abu

1.00

Lempung, abu - abu

1.00

Lempung

2.00
2.00

3.00
3.00

4.00
Bor berhenti

Simbol

DS

UDS

Simbol
Sampel

Diskripsi

Kedalaman
(m)

Sampel Tanah
NSPT
Pukulan/
30 cm

Tebal Lapisan m

Tanah
Simbol

Kedalaman m

BORING LOG

LAMPIRAN 3
UJI LABORATORIUM
1. INDEX PROPERTIES
2. TRIAXIAL TEST
3. ATTERBERG LIMITS
4. GRAIN SIZE ANALYSIS
5. CONSOLIDATION TEST
6. PERMEABILTY TES

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

INDEX PROPERTIES
Project
Lokasi
No. Boring
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
: ASTM D - 2216 & ASTM D - 854

Operator Lap
Operator Lab
Analisator

Density
Dept / Boring no.
Cylinder + Soil
Cylinder
Wet Soil
Volume of Cylinder
Wet Density
Average Wet Density

1.40 - 1.80 m / BH. 01


(g)
w2
(g)
w1
(g)
w2-w1
(cm3)
v
(g/cm3)
g
(g/cm3)
g

165.39
43.9
121.49
65.67
1.85

165.04
43.9
121.14
65.67
1.84

1.85

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

1.40 - 1.80 m / BH. 01


22
23
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

A
B
C
B-C
A-B
w
w

38.69
33.85
16.03
17.82
4.84
27.16

37.15
32.53
16.01
16.52
4.62
27.97

27.56

Specific Gravity
Dept / Test no.
Pycnometer no.
Temperature Water
Temperature Factor
Pycnometer
Pycnometer + Dry Soil
Pycno + Dry Soil +water
Pycnometer + water
Specific Gravity
Average Specific Gravity
Dry Density
Void Ratio
Porosity
Degree of Saturation

1.40 - 1.80 m / BH. 01


A
B
(C)
(g)
(g)
(g)
(g)
(g/cm3)

(%)

t
a
m1
m2
m3
m4
Gs
Gs

gd
e
n
S

28
0.998
29.81
36.46
84.56
80.49
2.57

28
0.998
29.63
36.35
83.98
79.87
2.57
2.57

1.45
0.78
0.44
91.40

:
:
:
:

Ngatman
Tulus, A.Md
Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

INDEX PROPERTIES
Project
Lokasi
No. Boring
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
: ASTM D - 2216 & ASTM D - 854

Operator Lap
Operator Lab
Analisator

:
:
:
:

Ngatman
Tulus, A.Md
Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo

Density
Dept / Boring no.
Cylinder + Soil
Cylinder
Wet Soil
Volume of Cylinder
Wet Density
Average Wet Density

1.80 - 2.10 m / BH. 02


(g)
w2
(g)
w1
(g)
w2-w1
(cm3)
v
(g/cm3)
g
(g/cm3)
g

163.45
43.9
119.55
65.67
1.82

163.88
43.9
119.98
65.67
1.83

3.20 - 3.50 m / BH. 02


163
43.9
119.1
65.67
1.81

163.28
43.9
119.38
65.67
1.82

1.82

1.82

1.80 - 2.10 m / BH. 02


24
25

3.20 - 3.50 m / BH. 02


37
39

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

A
B
C
B-C
A-B
w
w

44.14
36.63
16.03
20.60
7.51
36.46

42.19
35.33
16.01
19.32
6.86
35.51

37.33
31.38
16.17
15.21
5.95
39.12

36.22
30.58
16.40
14.18
5.64
39.77

35.98

39.45

1.80 - 2.10 m / BH. 02


G
H

3.20 - 3.50 m / BH. 02


I
J

Specific Gravity
Dept / Test no.
Pycnometer no.
Temperature Water
Temperature Factor
Pycnometer
Pycnometer + Dry Soil
Pycno + Dry Soil +water
Pycnometer + water
Specific Gravity
Average Specific Gravity
Dry Density
Void Ratio
Porosity
Degree of Saturation

(C)
(g)
(g)
(g)
(g)
(g/cm3)

(%)

t
a
m1
m2
m3
m4
Gs
Gs

gd
e
n
S

28
0.998
22.81
29.78
78.81
74.45
2.67

28
0.998
27.74
34.82
81.89
77.48
2.65

28
0.998
30.05
37.01
84.57
80.26
2.62

28
0.998
30.81
38.07
85.24
80.75
2.62

2.66

2.62

1.34
0.98
0.49
97.49

1.30
1.01
0.50
100.00

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


UJI TRIAXIAL UU
Proyek
: Check Dam Tinjomoyo
Lokasi
: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
Kedalaman/ No. Bor : 1.40 - 1.80 m / BH. 01

Bacaan
0.0
38.0
76.0
152.0
228.0
304.0
380.0
456.0
532.0
608.0
684.0
760.0
836.0
912.0
988.0
1066.0
1142.0
1218.0
1294.0
1370.0
1446.0
1522.0

Deformasi vertikal
Regangan
DL
e =DL/L0 (%)
(cm)
0.00
0.0
0.04
0.5
0.08
1.0
0.15
2.0
0.23
3.0
0.30
4.0
0.38
5.0
0.46
6.0
0.53
7.0
0.61
8.0
0.68
9.0
0.76
10.0
0.84
11.0
0.91
12.0
0.99
13.0
1.07
14.0
1.14
15.0
1.22
16.0
1.29
17.0
1.37
18.0
1.45
19.0
1.52
20.0

Diuji oleh
Dianalisis oleh

: Tulus Setiawan, A.Md


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Sample 1
Sample 2
Sample 3
Diameter :
3.80 cm
Diameter :
3.80 cm
Diameter :
3.80 cm
Tinggi :
7.60 cm
Tinggi :
7.60 cm
Tinggi :
7.60 cm
Berat
:
165.82 gr
Berat
:
166.26 gr
Berat
:
166.41 gr
s3 = 0,5 kg/cm2
s3 = 1,0 kg/cm2
s3 = 1,5kg/cm2
Luas penampang
Koreksi
Luas
Beban Tegangan
Beban Tegangan
Beban Tegangan
Bacaan
Bacaan
Bacaan
(1-e)
A=A0/(1-e)
P(kg)
(P/A)
P(kg)
(P/A)
P(kg)
(P/A)
1.000
11.346
0.0
0.000
0.000
0.0
0.000
0.000
0.0
0.000
0.000
0.995
11.403
22.5
3.013
0.264
26.0
3.482
0.305
28.0
3.750
0.329
0.990
11.460
46.0
6.161
0.538
50.5
6.763
0.590
54.5
7.299
0.637
0.980
11.577
84.5
11.317
0.978
93.0
12.455
1.076
101.0
13.527
1.168
0.970
11.697
116.0
15.536
1.328
128.0
17.143
1.466
141.0
18.884
1.614
0.960
11.818
138.0
18.482
1.564
155.0
20.759
1.757
170.5
22.835
1.932
0.950
11.943
150.5
20.156
1.688
168.0
22.500
1.884
192.0
25.715
2.153
0.940
12.070
158.0
21.161
1.753
178.0
23.840
1.975
208.0
27.857
2.308
0.930
12.200
164.0
21.965
1.800
186.5
24.978
2.047
220.0
29.465
2.415
0.920
12.332
168.5
22.567
1.830
193.0
25.848
2.096
228.5
30.603
2.482
0.910
12.468
172.5
23.103
1.853
198.0
26.518
2.127
235.0
31.474
2.524
0.900
12.606
176.0
23.572
1.870
203.0
27.188
2.157
240.0
32.143
2.550
0.890
12.748
179.0
23.973
1.881
207.0
27.724
2.175
243.5
32.612
2.558
0.880
12.893
182.0
24.375
1.891
210.0
28.125
2.181
245.5
32.880
2.550
0.870
13.041
184.5
24.710
1.895
212.5
28.460
2.182
247.0
33.081
2.537
0.860
13.197
186.0
24.911
1.888
215.0
28.795
2.182
248.0
33.215
2.517
0.850
13.352
186.5
24.978
1.871
216.5
28.996
2.172
248.5
33.282
2.493
0.840
13.511
186.5
24.978
1.849
217.0
29.063
2.151
247.0
33.081
2.448
0.830
13.674
184.0
24.643
1.802
217.0
29.063
2.125
0.820
13.841
216.0
28.929
2.090
0.810
14.012
0.800
14.187

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


TRIAXIAL UNCONSOLIDATED-UNDRAINED TEST
Proyek
Lokasi
Kedalaman/ No. Bor

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: 1.40 - 1.80 m / BH. 01

Nomor uji
Berat benda uji
Tinggi awal
Diameter
Berat volume basah
Kadar air
Berat volume kering
Tegangan kekang
Tegangan normal maksimum

1
165.82
7.60
3.80
1.92
27.56
1.51
0.50

2
166.26
7.60
3.80
1.93
27.56
1.51
1.00

3
165.60
7.60
3.80
1.92
27.56
1.51
1.50

s1

kg/cm2

2.39

3.18

4.06

c
f

kg/cm2
derajat

gt
w

: Tulus Setiawan, A.Md


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

0.5998
14.436

2.60

2.60

2.40

2.40

2.20

2.20

Tegangan deviatorik (kg/cm2)

Tegangan geser (kg/cm 2)

gd
s3

gram
cm
cm
g/cm3
%
g/cm3
kg/cm2

W
H
D

Kohesi
Sudut geser dalam

Diuji oleh
Dianalisis oleh

2.00
1.80

1.60
1.40
1.20
1.00
0.80
0.60
0.40

s3=1.5kg/cm2
s3=1 kg/cm2

2.00
1.80

s3=0.5 kg/cm2

1.60
1.40
1.20
1.00

0.80
0.60
0.40
0.20

0.20

0.00

0.00
0.0

0.5

1.0

1.5

2.0

2.5

3.0

Tegangan Normal (kg/cm 2)

3.5

4.0

4.5

10

15

Regangan aksial (%)

20

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


UJI TRIAXIAL UU
Proyek
: Check Dam Tinjomoyo
Lokasi
: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
Kedalaman/ No. Bor : 1.80 - 2.10 m / BH. 02

Bacaan
0.0
38.0
76.0
152.0
228.0
304.0
380.0
456.0
532.0
608.0
684.0
760.0
836.0
912.0
988.0
1066.0
1142.0
1218.0
1294.0
1370.0
1446.0
1522.0

Deformasi vertikal
Regangan
DL
e =DL/L0 (%)
(cm)
0.00
0.0
0.04
0.5
0.08
1.0
0.15
2.0
0.23
3.0
0.30
4.0
0.38
5.0
0.46
6.0
0.53
7.0
0.61
8.0
0.68
9.0
0.76
10.0
0.84
11.0
0.91
12.0
0.99
13.0
1.07
14.0
1.14
15.0
1.22
16.0
1.29
17.0
1.37
18.0
1.45
19.0
1.52
20.0

Diuji oleh
Dianalisis oleh

: Tulus Setiawan, A.Md


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Sample 1
Sample 2
Sample 3
Diameter :
3.80 cm
Diameter :
3.80 cm
Diameter :
3.80 cm
Tinggi :
7.60 cm
Tinggi :
7.60 cm
Tinggi :
7.60 cm
Berat
:
164.47 gr
Berat
:
163.80 gr
Berat
:
163.66 gr
s3 = 0,5 kg/cm2
s3 = 1,0 kg/cm2
s3 = 1,5kg/cm2
Luas penampang
Koreksi
Luas
Beban Tegangan
Beban Tegangan
Beban Tegangan
Bacaan
Bacaan
Bacaan
(1-e)
A=A0/(1-e)
P(kg)
(P/A)
P(kg)
(P/A)
P(kg)
(P/A)
1.000
11.346
0.0
0.000
0.000
0.0
0.000
0.000
0.0
0.000
0.000
0.995
11.403
12.5
1.674
0.147
12.0
1.607
0.141
16.0
2.143
0.188
0.990
11.460
25.0
3.348
0.292
24.5
3.281
0.286
31.0
4.152
0.362
0.980
11.577
44.0
5.893
0.509
47.0
6.295
0.544
54.0
7.232
0.625
0.970
11.697
58.5
7.835
0.670
63.5
8.505
0.727
74.0
9.911
0.847
0.960
11.818
69.0
9.241
0.782
78.0
10.447
0.884
88.5
11.853
1.003
0.950
11.943
77.5
10.380
0.869
90.5
12.121
1.015
100.0
13.393
1.121
0.940
12.070
84.0
11.250
0.932
99.0
13.259
1.099
110.0
14.732
1.221
0.930
12.200
88.0
11.786
0.966
107.0
14.331
1.175
118.0
15.804
1.295
0.920
12.332
91.5
12.255
0.994
114.5
15.335
1.243
124.5
16.674
1.352
0.910
12.468
95.0
12.723
1.020
120.0
16.072
1.289
130.0
17.411
1.396
0.900
12.606
98.0
13.125
1.041
123.0
16.473
1.307
134.0
17.947
1.424
0.890
12.748
100.5
13.460
1.056
125.0
16.741
1.313
138.0
18.482
1.450
0.880
12.893
102.5
13.728
1.065
127.0
17.009
1.319
140.5
18.817
1.460
0.870
13.041
104.0
13.929
1.068
128.5
17.210
1.320
143.0
19.152
1.469
0.860
13.197
105.0
14.063
1.066
129.5
17.344
1.314
144.5
19.353
1.466
0.850
13.352
106.0
14.197
1.063
130.0
17.411
1.304
146.0
19.554
1.464
0.840
13.511
106.5
14.264
1.056
130.0
17.411
1.289
147.0
19.688
1.457
0.830
13.674
107.0
14.331
1.048
130.0
17.411
1.273
147.5
19.755
1.445
0.820
13.841
107.0
14.331
1.035
129.0
17.277
1.248
147.5
19.755
1.427
0.810
14.012
106.5
14.264
1.018
147.0
19.688
1.405
0.800
14.187

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


TRIAXIAL UNCONSOLIDATED-UNDRAINED TEST
Proyek
Lokasi
Kedalaman/ No. Bor

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: 1.80 - 2.10 m / BH. 02

Nomor uji
Berat benda uji
Tinggi awal
Diameter
Berat volume basah
Kadar air
Berat volume kering
Tegangan kekang
Tegangan normal maksimum

1
164.47
7.60
3.80
1.91
35.98
1.40
0.50

2
163.80
7.60
3.80
1.90
35.98
1.40
1.00

3
165.60
7.60
3.80
1.92
35.98
1.41
1.50

s1

kg/cm2

1.57

2.32

2.97

c
f

kg/cm2
derajat

gt
w

: Tulus Setiawan, A.Md


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

0.3732
9.630

1.60

1.60

1.40

1.40

Tegangan deviatorik (kg/cm2)

Tegangan geser (kg/cm 2)

gd
s3

gram
cm
cm
g/cm3
%
g/cm3
kg/cm2

W
H
D

Kohesi
Sudut geser dalam

Diuji oleh
Dianalisis oleh

1.20
1.00
0.80
0.60
0.40

s3=1.5kg/cm2

1.20

s3=1 kg/cm2

1.00

s3=0.5 kg/cm2

0.80
0.60
0.40
0.20

0.20

0.00

0.00
0.0

0.5

1.0

1.5

2.0

Tegangan Normal (kg/cm 2)

2.5

3.0

3.5

10

15

Regangan aksial (%)

20

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


UJI TRIAXIAL UU
Proyek
: Check Dam Tinjomoyo
Lokasi
: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
Kedalaman/ No. Bor : 3.20 - 3.50 m / BH. 02

Bacaan
0.0
38.0
76.0
152.0
228.0
304.0
380.0
456.0
532.0
608.0
684.0
760.0
836.0
912.0
988.0
1066.0
1142.0
1218.0
1294.0
1370.0
1446.0
1522.0

Deformasi vertikal
Regangan
DL
e =DL/L0 (%)
(cm)
0.00
0.0
0.04
0.5
0.08
1.0
0.15
2.0
0.23
3.0
0.30
4.0
0.38
5.0
0.46
6.0
0.53
7.0
0.61
8.0
0.68
9.0
0.76
10.0
0.84
11.0
0.91
12.0
0.99
13.0
1.07
14.0
1.14
15.0
1.22
16.0
1.29
17.0
1.37
18.0
1.45
19.0
1.52
20.0

Diuji oleh
Dianalisis oleh

: Tulus Setiawan, A.Md


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Sample 1
Sample 2
Sample 3
Diameter :
3.80 cm
Diameter :
3.80 cm
Diameter :
3.80 cm
Tinggi :
7.60 cm
Tinggi :
7.60 cm
Tinggi :
7.60 cm
Berat
:
165.38 gr
Berat
:
165.55 gr
Berat
:
164.82 gr
s3 = 0,5 kg/cm2
s3 = 1,0 kg/cm2
s3 = 1,5kg/cm2
Luas penampang
Koreksi
Luas
Beban Tegangan
Beban Tegangan
Beban Tegangan
Bacaan
Bacaan
Bacaan
(1-e)
A=A0/(1-e)
P(kg)
(P/A)
P(kg)
(P/A)
P(kg)
(P/A)
1.000
11.346
0.0
0.000
0.000
0.0
0.000
0.000
0.0
0.000
0.000
0.995
11.403
23.5
3.147
0.276
28.0
3.750
0.329
24.5
3.281
0.288
0.990
11.460
45.0
6.027
0.526
53.5
7.165
0.625
53.0
7.098
0.619
0.980
11.577
86.0
11.518
0.995
101.0
13.527
1.168
106.5
14.264
1.232
0.970
11.697
120.0
16.072
1.374
142.0
19.018
1.626
155.0
20.759
1.775
0.960
11.818
148.5
19.889
1.683
171.5
22.969
1.943
188.0
25.179
2.130
0.950
11.943
168.0
22.500
1.884
194.0
25.982
2.176
212.5
28.460
2.383
0.940
12.070
180.0
24.107
1.997
214.0
28.661
2.375
233.0
31.206
2.585
0.930
12.200
188.5
25.246
2.069
228.0
30.536
2.503
247.0
33.081
2.712
0.920
12.332
194.0
25.982
2.107
237.5
31.808
2.579
258.0
34.554
2.802
0.910
12.468
198.0
26.518
2.127
243.0
32.545
2.610
267.0
35.759
2.868
0.900
12.606
201.0
26.920
2.135
247.0
33.081
2.624
272.5
36.496
2.895
0.890
12.748
203.5
27.255
2.138
250.0
33.483
2.626
277.0
37.099
2.910
0.880
12.893
206.0
27.590
2.140
252.0
33.750
2.618
280.0
37.500
2.909
0.870
13.041
207.5
27.790
2.131
254.0
34.018
2.609
282.5
37.835
2.901
0.860
13.197
208.0
27.857
2.111
255.0
34.152
2.588
284.0
38.036
2.882
0.850
13.352
206.5
27.657
2.071
255.5
34.219
2.563
284.5
38.103
2.854
0.840
13.511
253.0
33.884
2.508
283.0
37.902
2.805
0.830
13.674
0.820
13.841
0.810
14.012
0.800
14.187

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


TRIAXIAL UNCONSOLIDATED-UNDRAINED TEST
Proyek
Lokasi
Kedalaman/ No. Bor

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: 3.20 - 3.50 m / BH. 02

Nomor uji
Berat benda uji
Tinggi awal
Diameter
Berat volume basah
Kadar air
Berat volume kering
Tegangan kekang
Tegangan normal maksimum

gd
s3

gram
cm
cm
g/cm3
%
g/cm3
kg/cm2

1
165.38
7.60
3.80
1.92
39.45
1.38
0.50

2
165.55
7.60
3.80
1.92
39.45
1.38
1.00

3
165.60
7.60
3.80
1.92
39.45
1.38
1.50

s1

kg/cm2

2.64

3.63

4.41

c
f

kg/cm2
derajat

W
H
D
gt
w

Kohesi
Sudut geser dalam

Diuji oleh
Dianalisis oleh

: Tulus Setiawan, A.Md


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

0.6700
16.203
3.00

3.00

Tegangan deviatorik (kg/cm2)

s3=1.5kg/cm2

Tegangan geser (kg/cm 2)

2.50

2.00

1.50

1.00

0.50

2.50

s3=1 kg/cm2

2.00

s3=0.5 kg/cm2

1.50

1.00

0.50

0.00

0.00
0.0

0.5

1.0

1.5

2.0

2.5

3.0

Tegangan Normal (kg/cm 2)

3.5

4.0

4.5

10

15

Regangan aksial (%)

20

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

ATTERBERG LIMIT
Project
Location
Boring No.
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
Depth :
: ASTM D - 423 & ASTM D- 424

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

10X
0.70 - 1.30 m/ BH. 01
11
12
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

C
A
B
B-C
A-B
w
w

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

1.30 m

(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

C
A
B
B-C
A-B
w
w

15.86
23.10
20.84
4.98
2.26
45.38

16.43
23.58
21.36
4.93
2.22
45.03

C
A
B
B-C
A-B
w
w

Ngatman
Tulus, A.Md
Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo

20X
0.70 - 1.30 m/ BH. 01
13
14
15.79
23.12
20.93
5.14
2.19
42.61

16.30
23.42
21.29
4.99
2.13
42.69

42.65

30X
0.70 - 1.30 m/ BH. 01
15
16

44X
0.70 - 1.30 m/ BH. 01
17
18

15.97
23.18
21.08
5.11
2.10
41.10

16.13
23.24
21.17
5.04
2.07
41.07

41.08

16.44
21.39
20.51
4.07
0.88
21.62

15.96
21.18
20.24
4.28
0.94
21.96

21.79

16.10
23.20
21.19
5.09
2.01
39.49

16.14
23.28
21.26
5.12
2.02
39.45

39.47

0.70 - 1.30 m/ BH. 01


19
20
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

:
:
:
:
:

45.21

Plastic limit
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

Site Name
Operator Lap
Operator Lab
Analisator

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


LIQUID AND PLASTIC LIMIT DETERMINATION
ASTM D - 423 & ASTM D - 424
Project
Location
Boring No.
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
Depth 1.30 m
: ASTM D - 423 & ASTM D- 424

Operator Lap
Operator Lab
Analisator

: Ngatman
: Tulus S, A.Md.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

60.00

WATER CONTENT (%)

50.00

40.00

30.00

20.00

10.00

0.00
10

100
NUMBER OF BLOWS

Liquid Limit, LL (%) =


Plastic Limit,PL (%) =

41.00
21.79

Plastic Index, IP (%) =


Soil Classification =

19.21
CL

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

ATTERBERG LIMIT
Project
Location
Boring No.
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth :
: ASTM D - 423 & ASTM D- 424

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

10X
1.30 - 1.80 m/ BH. 02
21
22
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

C
A
B
B-C
A-B
w
w

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

1.80 m

(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

C
A
B
B-C
A-B
w
w

15.97
23.16
20.35
4.38
2.81
64.16

15.98
23.21
20.39
4.41
2.82
63.95

C
A
B
B-C
A-B
w
w

Ngatman
Tulus, A.Md
Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo

19X
1.30 - 1.80 m/ BH. 02
23
24
16.24
23.34
20.63
4.39
2.71
61.73

16.03
23.19
20.45
4.42
2.74
61.99

61.86

30X
1.30 - 1.80 m/ BH. 02
25
26

45X
1.30 - 1.80 m/ BH. 02
27
28

15.85
23.12
20.39
4.54
2.73
60.13

15.86
23.10
20.38
4.52
2.72
60.18

60.15

16.03
21.21
20.17
4.14
1.04
25.12

16.11
21.35
20.30
4.19
1.05
25.06

25.09

16.17
23.31
20.67
4.50
2.64
58.67

15.82
23.08
20.40
4.58
2.68
58.52

58.59

1.30 - 1.80 m/ BH. 02


29
30
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

:
:
:
:
:

64.05

Plastic limit
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

Site Name
Operator Lap
Operator Lab
Analisator

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


LIQUID AND PLASTIC LIMIT DETERMINATION
ASTM D - 423 & ASTM D - 424
Project
Location
Boring No.
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth 1.80 m
: ASTM D - 423 & ASTM D- 424

Operator Lap
Operator Lab
Analisator

: Ngatman
: Tulus S, A.Md.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

70.00

60.00

WATER CONTENT (%)

50.00

40.00

30.00

20.00

10.00

0.00
10

100
NUMBER OF BLOWS

Liquid Limit, LL (%) =


Plastic Limit,PL (%) =

60.50
25.09

Plastic Index, IP (%) =


Soil Classification =

35.41
CH

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

ATTERBERG LIMIT
Project
Location
Boring No.
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth :
: ASTM D - 423 & ASTM D- 424

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

13X
2.80 - 3.00 m/ BH. 02
31
32
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

C
A
B
B-C
A-B
w
w

Moisture content
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

3.00 m

(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

C
A
B
B-C
A-B
w
w

16.07
23.20
20.14
4.07
3.06
75.18

16.04
23.18
20.11
4.07
3.07
75.43

C
A
B
B-C
A-B
w
w

Ngatman
Tulus, A.Md
Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo

21X
2.80 - 3.00 m/ BH. 02
33
34
16.06
23.25
20.22
4.16
3.03
72.84

15.97
23.15
20.12
4.15
3.03
73.01

72.92

31X
2.80 - 3.00 m/ BH. 02
35
36

45X
2.80 - 3.00 m/ BH. 02
37
38

16.02
23.18
20.21
4.19
2.97
70.88

15.94
23.10
20.13
4.19
2.97
70.88

70.88

15.79
20.93
19.75
3.96
1.18
29.80

16.06
21.04
19.89
3.83
1.15
30.03

29.91

16.12
23.29
20.35
4.23
2.94
69.50

15.80
23.15
20.13
4.33
3.02
69.75

69.62

2.80 - 3.00 m/ BH. 02


39
40
(g)
(g)
(g)
(g)
(g)
(%)
(%)

:
:
:
:
:

75.31

Plastic limit
Dept / Boring no.
Container no.
Container
Wet Soil + Container
Dry Soil + Container
Dry Soil
Moisture loss
Moisture content
Average Moisture Content

Site Name
Operator Lap
Operator Lab
Analisator

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


LIQUID AND PLASTIC LIMIT DETERMINATION
ASTM D - 423 & ASTM D - 424
Project
Location
Boring No.
Test standart

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth 3.00 m
: ASTM D - 423 & ASTM D- 424

Operator Lap
Operator Lab
Analisator

: Ngatman
: Tulus S, A.Md.
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

80.00

70.00

WATER CONTENT (%)

60.00

50.00

40.00

30.00

20.00

10.00

0.00
10

100
NUMBER OF BLOWS

Liquid Limit, LL (%) =


Plastic Limit,PL (%) =

60.50
29.91

Plastic Index, IP (%) =


Soil Classification =

30.59
CH

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Hydrometer Analysis and Sieve Analysis


Project
Location
No. Boring
Standart Test

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
Depth : 1.40 - 1.80 m
: ASTM D - 421 - 72, D - 422 - 72

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir
100
90

Persen Lolos (%)

80
70

60
50

40
30

20
10

0
100.000

10.000

1.000

0.100

0.010

0.001

Ukuran Butir , D (mm)

Coarse
Gravel sand

Keterangan :
D 60
:
0.22
D 30
:
0.0032
D 10
:
Gravel :
19.04
Sand :
26.35
Silt
:
27.73
Clay
:
26.89

%
%
%
%

Medium sand

Fine Sand

Silt

Clay

Unformity Coefficient (Cu)

#DIV/0!

Coefficient of Curvature

#DIV/0!

Textureral Classification

Activiy

gravel, sand, clay and silt mixtures


:

0.714

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Hydrometer Analysis
Project
Location
No. Boring
Standart Test

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
Depth : 1.40 - 1.80 m
: ASTM D - 421 - 72, D - 422 - 72

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir

100

Persen Lolos (%)

90

80
70
60
50
40

30
20
10
0
0.100

0.010

Ukuran Butir , D (mm)

0.001

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

SIEVE ANALYSIS
Project
Location
Boring No.
Standart Test
Sample

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
Depth : 1.40 - 1.80 m
: ASTM D - 421 - 72
: 500 gr
Discription :

Saringan
(mm)
19
9.5
4.75
2.36
1.18
0.6
0.3
0.15
0.075

Tertahan
(gr)
44.55
15.65
34.98
22.49
31.44
18.48
20.53
21.96
16.85

% Tertahan
(%)
8.910
3.130
6.996
4.498
6.288
3.696
4.106
4.392
3.370

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo
gravel, sand, clay and silt mixtures

Commulative Tertahan
(%)
8.910
12.040
19.036
23.534
29.822
33.518
37.624
42.016
45.386

% Lolos
(%)
91.09
87.96
80.96
76.47
70.18
66.48
62.38
57.98
54.61

Prosentase lolos ayakan no. 200 (0,075 mm) Lebih besar 50 % ( Tanah berbutir halus )

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir

Persen Lolos (%)

100
90

80
70
60

50
100.000

10.000

1.000

Ukuran Butir , D (mm)

0.100

0.010

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

HIDROMETER ANALYSIS
Project
Location
No. Bor
Depth
Standart
Lab. Test
Analysis

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
: 1.40 - 1.80 m
: ASTM D - 422 - 72
: Tulus Setiawan, A.Md
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Time
(min)
1

Hydrometer
Reading (R)
2

0.5
1
2
4
9
16
25
36
49
60
120
240
480
1440

44.5
42.5
40
37
35
33.5
32
31
30.5
30
28
26
24
22.5

Hydrometer Type
Berat Tanah Kering
Temperature
Meniscus Correction (Fm)
Zero Corerection (Fz)
Temperature Correction (Ft)
Specific Gravity (Gs)

Percent
finer(%)
4

44.7
42.7
40.2
37.2
35.2
33.7
32.2
31.2
30.7
30.2
28.2
26.2
24.2
22.7

91.02
86.94
81.84
75.73
71.65
68.59
65.54
63.50
62.48
61.46
57.38
53.31
49.23
46.17

Rcp

:
:
:
:
:
:
:

ASTM 152 H
50 gram
28
C
1.00
2.00
2.15
2.57

L
(cm)
6

45.5
43.5
41
38
36
34.5
33
32
31.5
31
29
27
25
23.5

8.9
9.2
9.6
10.1
10.4
10.6
10.9
11.1
11.2
11.2
11.5
11.9
12.2
12.5

RcL

A
7

D
(mm)
8

Combination
Percent finer
9

0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127
0.0127

0.0536
0.0385
0.0278
0.0202
0.0137
0.0103
0.0084
0.0071
0.0061
0.0055
0.0039
0.0028
0.0020
0.0012

49.71
47.48
44.70
41.36
39.13
37.46
35.79
34.68
34.12
33.57
31.34
29.11
26.89
25.22

Gambar Grafik Gabungan Hidrometer dan Analisa Ayak pada Lembar berikutnya

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Hydrometer Analysis and Sieve Analysis


Project
Location
No. Boring
Standart Test

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth : 1.80 - 2.10 m
: ASTM D - 421 - 72, D - 422 - 72

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir
100
90

Persen Lolos (%)

80
70

60
50

40
30

20
10

0
100.000

10.000

1.000

0.100

0.010

0.001

Ukuran Butir , D (mm)

Coarse
Gravel sand

Keterangan :
D 60
:
0.0024
D 30
:
D 10
:
Gravel :
3.51
Sand :
9.09
Silt
:
29.58
Clay
:
57.81

%
%
%
%

Medium sand

Fine Sand

Silt

Clay

Unformity Coefficient (Cu)

#DIV/0!

Coefficient of Curvature

#DIV/0!

Textureral Classification

Activiy

gravelly sandy silty clays


:

0.612

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Hydrometer Analysis
Project
Location
No. Boring
Standart Test

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth : 1.80 - 2.10 m
: ASTM D - 421 - 72, D - 422 - 72

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir

100

Persen Lolos (%)

90

80
70
60
50
40

30
20
10
0
0.100

0.010

Ukuran Butir , D (mm)

0.001

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

SIEVE ANALYSIS
Project
Location
Boring No.
Standart Test
Sample

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth : 1.80 - 2.10 m
: ASTM D - 421 - 72
: 500 gr
Discription :

Saringan
(mm)
19
9.5
4.75
2.36
1.18
0.6
0.3
0.15
0.075

Tertahan
(gr)
0.00
12.88
4.67
5.01
8.38
5.86
8.46
9.00
8.75

% Tertahan
(%)
0.000
2.576
0.934
1.002
1.676
1.172
1.692
1.800
1.750

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

gravelly sandy silty clays

Commulative Tertahan
(%)
0.000
2.576
3.510
4.512
6.188
7.360
9.052
10.852
12.602

% Lolos
(%)
100.00
97.42
96.49
95.49
93.81
92.64
90.95
89.15
87.40

Prosentase lolos ayakan no. 200 (0,075 mm) Lebih besar 50 % ( Tanah berbutir halus )

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir

Persen Lolos (%)

100

95

90

85
100.000

10.000

1.000

Ukuran Butir , D (mm)

0.100

0.010

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

HIDROMETER ANALYSIS
Project
Location
No. Bor
Depth
Standart
Lab. Test
Analysis

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
: 1.80 - 2.10 m
: ASTM D - 422 - 72
: Tulus Setiawan, A.Md
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Time
(min)
1

Hydrometer
Reading (R)
2

0.5
1
2
4
9
16
25
36
49
60
120
240
480
1440

48
47
45.5
43.5
42
41
40.5
40
39.5
39
37
35
33
30.5

Hydrometer Type
Berat Tanah Kering
Temperature
Meniscus Correction (Fm)
Zero Corerection (Fz)
Temperature Correction (Ft)
Specific Gravity (Gs)

Percent
finer(%)
4

48.2
47.2
45.7
43.7
42.2
41.2
40.7
40.2
39.7
39.2
37.2
35.2
33.2
30.7

96.08
94.09
91.09
87.10
84.11
82.11
81.12
80.12
79.12
78.12
74.13
70.14
66.15
61.16

Rcp

:
:
:
:
:
:
:

ASTM 152 H
50 gram
28
C
1.00
2.00
2.15
2.66

L
(cm)
6

49
48
46.5
44.5
43
42
41.5
41
40.5
40
38
36
34
31.5

8.3
8.4
8.7
9.0
9.2
9.4
9.5
9.6
9.7
9.7
10.1
10.4
10.7
11.2

RcL

A
7

D
(mm)
8

Combination
Percent finer
9

0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124
0.0124

0.0505
0.0359
0.0259
0.0186
0.0125
0.0095
0.0076
0.0064
0.0055
0.0050
0.0036
0.0026
0.0019
0.0011

83.97
82.23
79.61
76.13
73.51
71.77
70.89
70.02
69.15
68.28
64.79
61.30
57.81
53.45

Gambar Grafik Gabungan Hidrometer dan Analisa Ayak pada Lembar berikutnya

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Hydrometer Analysis and Sieve Analysis


Project
Location
No. Boring
Standart Test

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth : 3.20 - 3.50 m
: ASTM D - 421 - 72, D - 422 - 72

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir
100
90

Persen Lolos (%)

80
70

60
50

40
30

20
10

0
100.000

10.000

1.000

0.100

0.010

0.001

Ukuran Butir , D (mm)

Coarse
Gravel sand

Keterangan :
D 60
:
0.0012
D 30
:
D 10
:
Gravel :
1.37
Sand :
4.94
Silt
:
28.31
Clay
:
65.38

%
%
%
%

Medium sand

Fine Sand

Silt

Clay

Unformity Coefficient (Cu)

#DIV/0!

Coefficient of Curvature

#DIV/0!

Textureral Classification

Activiy

gravelly sandy silty clays


:

0.468

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Hydrometer Analysis
Project
Location
No. Boring
Standart Test

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth : 3.20 - 3.50 m
: ASTM D - 421 - 72, D - 422 - 72

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir

100

Persen Lolos (%)

90

80
70
60
50
40

30
20
10
0
0.100

0.010

Ukuran Butir , D (mm)

0.001

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

SIEVE ANALYSIS
Project
Location
Boring No.
Standart Test
Sample

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
Depth : 3.20 - 3.50 m
: ASTM D - 421 - 72
: 500 gr
Discription :

Saringan
(mm)
19
9.5
4.75
2.36
1.18
0.6
0.3
0.15
0.075

Tertahan
(gr)
0.00
3.28
3.58
4.33
8.06
3.82
3.38
2.62
2.47

% Tertahan
(%)
0.000
0.656
0.716
0.866
1.612
0.764
0.676
0.524
0.494

Operator Lap. Test


Operator Lab. Test
Analysis

:: Tulus Setiawan, A.Md.


: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

gravelly sandy silty clays

Commulative Tertahan
(%)
0.000
0.656
1.372
2.238
3.850
4.614
5.290
5.814
6.308

% Lolos
(%)
100.00
99.34
98.63
97.76
96.15
95.39
94.71
94.19
93.69

Prosentase lolos ayakan no. 200 (0,075 mm) Lebih besar 50 % ( Tanah berbutir halus )

Grafik Hubungan
Persen Lolos vs Ukuran Butir

Persen Lolos (%)

100
98

96
94
92

90
100.000

10.000

1.000

Ukuran Butir , D (mm)

0.100

0.010

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

HIDROMETER ANALYSIS
Project
Location
No. Bor
Depth
Standart
Lab. Test
Analysis

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
: 3.20 - 3.50 m
: ASTM D - 422 - 72
: Tulus Setiawan, A.Md
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

Time
(min)
1

Hydrometer
Reading (R)
2

0.5
1
2
4
9
16
25
36
49
60
120
240
480
1440

44.5
44.5
44
43.5
43
42.5
42
41.5
41
40.5
39
37
34.5
32

Hydrometer Type
Berat Tanah Kering
Temperature
Meniscus Correction (Fm)
Zero Corerection (Fz)
Temperature Correction (Ft)
Specific Gravity (Gs)

Percent
finer(%)
4

44.7
44.7
44.2
43.7
43.2
42.7
42.2
41.7
41.2
40.7
39.2
37.2
34.7
32.2

89.92
89.92
88.92
87.91
86.90
85.90
84.89
83.88
82.88
81.87
78.85
74.82
69.78
64.75

Rcp

:
:
:
:
:
:
:

ASTM 152 H
50 gram
28
C
1.00
2.00
2.15
2.62

L
(cm)
6

45.5
45.5
45
44.5
44
43.5
43
42.5
42
41.5
40
38
35.5
33

8.9
8.9
8.9
9.0
9.1
9.2
9.2
9.3
9.4
9.5
9.7
10.2
10.5
10.9

RcL

A
7

D
(mm)
8

Combination
Percent finer
9

0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126
0.0126

0.0532
0.0376
0.0266
0.0189
0.0127
0.0096
0.0076
0.0064
0.0055
0.0050
0.0036
0.0026
0.0019
0.0011

84.25
84.25
83.31
82.36
81.42
80.48
79.53
78.59
77.65
76.70
73.87
70.10
65.38
60.66

Gambar Grafik Gabungan Hidrometer dan Analisa Ayak pada Lembar berikutnya

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

CONSOLIDATION TEST
Project
Location
No. Boring
Depth

:
:
:
:

Specimen diameter
Initial Specimen Height
Weight of Dry Specimen
Moisture content beginning
Moisture content End of test
Height of Solids (Hs)
Gs

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang

BH. 01
1.40 - 1.80 m

Pressure
p

Final dial
Reading

(kg/cm2)
1

(cm)
2

0.00

Change in
Specimen
Height
(cm)
3

Final
Specimen
Height(Ht)
(cm)
4

Height
of Void
(Hv)
(cm)
5

Final
void
ratio

0.89414562

0.809

0.058
0.25

0.0575

1.943

0.83664562

0.757

1.9205

0.81464562

0.737

1.8815

0.77564562

0.701

0.022
0.50

0.0795

1.00

0.1185

0.039
0.048
2.00

0.1665

1.8335

0.72764562

0.658

1.765

0.65914562

0.596

1.697

0.59114562

0.535

0.069
4.00

0.235

8.00

0.303

0.068

:
:
:
:
:
:
:

6.5
2
94.26
27.40
26.68
1.11
2.57

cm
cm
gr
%
%
cm

Average height
during
consolidation, Ht(av)
(mm)
7

Fitting time
(mnt)

Cv from
m^2/year

Average
Cv from
m^2/year

t90
8

10

19.713

6.25

6.963

19.315

3.61

11.574

19.010

4.84

8.363

18.575

3.61

10.705

17.993

7.84

4.625

17.310

14.44

2.324

7.426

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

CONSOLIDATION TEST
Project
Location
No. Boring
Depth

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 01
: 1.40 - 1.80 m

Operator Lab.
Analysis
Comp. Index Cc

:
:
:
:

Tulus Setiawan, A Md.


Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo
0.204

Plot of Void Ratio and Pressure

Final void ratio (e)

0.800

0.700

0.600

0.500
0.1

1.0

10.0

Log P (kg/cm2)

100.0

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
:
Location :
No. Boring :
Depth
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
BH. 01
1.40 - 1.80 m

Operator Lap : Ngatman


Operator Lab : Tulus Setiawan, A.Md.
Analisator
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONSOLIDATION TEST
( Time vs Vertical Dial Reading )

Time ( t )

0
0.25
1
2.25
4
6.25
9
12.25
16
25
36
49
64
81
100
121
144
1440

0.25

Vertical Dial Reading (cm)


Pressure ( kg/cm2)
0.5
1
2

0
0.04
0.0445
0.047
0.049
0.0505
0.0515
0.052
0.0525
0.054
0.0545
0.055
0.0555
0.056
0.056
0.0565
0.0565
0.0575

0.0575
0.065
0.068
0.07
0.071
0.072
0.0725
0.073
0.0735
0.075
0.0755
0.076
0.0765
0.077
0.0775
0.078
0.0785
0.0795

SQR TIME (menit)

0.00
0.50
1.00
1.50
2.00
2.50
3.00
3.50
4.00
5.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
11.00
12.00
37.95

0.0795
0.093
0.097
0.1
0.102
0.1035
0.105
0.106
0.107
0.109
0.1105
0.112
0.113
0.114
0.1145
0.115
0.1155
0.1185

0.1185
0.137
0.1415
0.144
0.146
0.1475
0.149
0.15
0.151
0.1535
0.1555
0.157
0.1585
0.1595
0.1605
0.1615
0.1625
0.1665

Ket
4
0.1665
0.1885
0.1935
0.198
0.201
0.204
0.206
0.208
0.21
0.214
0.217
0.22
0.2225
0.225
0.227
0.2285
0.2295
0.235

8
0.235
0.251
0.255
0.258
0.261
0.2635
0.266
0.268
0.27
0.274
0.278
0.2815
0.285
0.288
0.291
0.293
0.295
0.303

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 0,25

0.01

Penurunan (cm)

0.02

0.03

0.04

0.05

0.06
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode

Beban 0,5

0.055

Penurunan (cm)

0.06

0.065

0.07

0.075

0.08
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 1

0.07

Penurunan (cm)

0.08

0.09

0.1

0.11

0.12
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 2

0.11

0.12

Penurunan (cm)

0.13

0.14

0.15

0.16

0.17
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 4

0.16

0.17

Penurunan (cm)

0.18

0.19

0.2

0.21

0.22

0.23

0.24
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 8

0.23

0.24

Penurunan (cm)

0.25

0.26

0.27

0.28

0.29

0.3
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

CONSOLIDATION TEST
Project
Location
No. Boring
Depth

:
:
:
:

Specimen diameter
Initial Specimen Height
Weight of Dry Specimen
Moisture content beginning
Moisture content End of test
Height of Solids (Hs)
Gs

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang

BH. 02
1.80 - 2.10 m

Pressure
p

Final dial
Reading

(kg/cm2)
1

(cm)
2

0.00

Change in
Specimen
Height
(cm)
3

Final
Specimen
Height(Ht)
(cm)
4

Height
of Void
(Hv)
(cm)
5

Final
void
ratio

0.99843832

0.997

0.041
0.25

0.041

1.959

0.95743832

0.956

1.9225

0.92093832

0.920

1.885

0.88343832

0.882

0.037
0.50

0.0775

1.00

0.115

0.038
0.045
2.00

0.16

1.84

0.83843832

0.837

1.786

0.78443832

0.783

1.7265

0.72493832

0.724

0.054
4.00

0.214

8.00

0.2735

0.060

:
:
:
:
:
:
:

6.5
2
88.36
33.73
30.05
1.00
2.66

cm
cm
gr
%
%
cm

Average height
during
consolidation, Ht(av)
(mm)
7

Fitting time
(mnt)

Cv from
m^2/year

Average
Cv from
m^2/year

t90
8

10

19.795

7.84

5.598

19.408

9.61

4.390

19.038

9.00

4.510

18.625

14.44

2.691

18.130

12.96

2.841

17.563

19.36

1.784

3.636

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

CONSOLIDATION TEST
Project
Location
No. Boring
Depth

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
: 1.80 - 2.10 m

Operator Lab.
Analysis
Comp. Index Cc

:
:
:
:

Tulus Setiawan, A Md.


Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo
0.197

Plot of Void Ratio and Pressure

Final void ratio (e)

1.000

0.900

0.800

0.700
0.1

1.0

10.0

Log P (kg/cm2)

100.0

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
:
Location :
No. Boring :
Depth
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
BH. 02
1.80 - 2.10 m

Operator Lap : Ngatman


Operator Lab : Tulus Setiawan, A.Md.
Analisator
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONSOLIDATION TEST
( Time vs Vertical Dial Reading )

Time ( t )

0
0.25
1
2.25
4
6.25
9
12.25
16
25
36
49
64
81
100
121
144
1440

0.25

Vertical Dial Reading (cm)


Pressure ( kg/cm2)
0.5
1
2

0
0.0275
0.03
0.032
0.0335
0.0345
0.0355
0.036
0.0365
0.0375
0.038
0.0385
0.039
0.0395
0.0395
0.04
0.04
0.041

0.041
0.0575
0.0605
0.0625
0.064
0.0655
0.067
0.068
0.069
0.07
0.071
0.072
0.073
0.074
0.075
0.076
0.0765
0.0775

SQR TIME (menit)

0.00
0.50
1.00
1.50
2.00
2.50
3.00
3.50
4.00
5.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
11.00
12.00
37.95

0.0775
0.091
0.0945
0.0975
0.1
0.102
0.1035
0.105
0.106
0.108
0.1095
0.1105
0.111
0.1115
0.112
0.1125
0.1125
0.115

0.115
0.13
0.134
0.1375
0.14
0.1425
0.145
0.1465
0.148
0.151
0.1525
0.1535
0.1545
0.1555
0.156
0.1565
0.157
0.16

Ket
4
0.16
0.1715
0.1765
0.181
0.185
0.189
0.192
0.1945
0.1965
0.201
0.204
0.2065
0.208
0.209
0.21
0.2105
0.211
0.214

8
0.214
0.225
0.229
0.233
0.2365
0.2395
0.2425
0.2455
0.248
0.253
0.257
0.26
0.2625
0.265
0.2665
0.2675
0.268
0.2735

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 0,25

Penurunan (cm)

0.01

0.02

0.03

0.04

0.05
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode

Beban 0,5

0.04

Penurunan (cm)

0.05

0.06

0.07

0.08
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 1

0.07

Penurunan (cm)

0.08

0.09

0.1

0.11

0.12
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 2

0.11

Penurunan (cm)

0.12

0.13

0.14

0.15

0.16
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 4

0.16

0.17

Penurunan (cm)

0.18

0.19

0.2

0.21

0.22
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 8

0.21

0.22

Penurunan (cm)

0.23

0.24

0.25

0.26

0.27

0.28
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

CONSOLIDATION TEST
Project
Location
No. Boring
Depth

:
:
:
:

Specimen diameter
Initial Specimen Height
Weight of Dry Specimen
Moisture content beginning
Moisture content End of test
Height of Solids (Hs)
Gs

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang

BH. 02
3.20 - 3.50 m

Pressure
p

Final dial
Reading

(kg/cm2)
1

(cm)
2

0.00

Change in
Specimen
Height
(cm)
3

Final
Specimen
Height(Ht)
(cm)
4

Height
of Void
(Hv)
(cm)
5

Final
void
ratio

1.02768352

1.057

0.030
0.25

0.0295

1.971

0.99818352

1.027

1.943

0.97068352

0.998

1.91

0.93768352

0.964

0.028
0.50

0.057

1.00

0.09

0.033
0.038
2.00

0.128

1.872

0.89968352

0.925

1.8245

0.85218352

0.876

1.768

0.79568352

0.818

0.048
4.00

0.1755

8.00

0.232

0.057

:
:
:
:
:
:
:

6.5
2
84.49
39.29
38.25
0.97
2.62

cm
cm
gr
%
%
cm

Average height
during
consolidation, Ht(av)
(mm)
7

Fitting time
(mnt)

Cv from
m^2/year

Average
Cv from
m^2/year

t90
8

10

19.853

4.84

9.120

19.568

3.24

13.236

19.265

5.76

7.217

18.910

4.00

10.012

18.483

4.00

9.565

17.963

3.61

10.010

9.860

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

CONSOLIDATION TEST
Project
Location
No. Boring
Depth

: Check Dam Tinjomoyo


: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
: BH. 02
: 3.20 - 3.50 m

Operator Lab.
Analysis
Comp. Index Cc

:
:
:
:

Tulus Setiawan, A Md.


Ir. Suparman, MT.
Drs. Supardjo
0.193

Plot of Void Ratio and Pressure

1.100

Final void ratio (e)

1.000

0.900

0.800

0.700
0.1

1.0

10.0

Log P (kg/cm2)

100.0

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG


Project
:
Location :
No. Boring :
Depth
:

Check Dam Tinjomoyo


Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang
BH. 02
3.20 - 3.50 m

Operator Lap : Ngatman


Operator Lab : Tulus Setiawan, A.Md.
Analisator
: Ir. Suparman, MT.
: Drs. Supardjo

CONSOLIDATION TEST
( Time vs Vertical Dial Reading )

Time ( t )

0
0.25
1
2.25
4
6.25
9
12.25
16
25
36
49
64
81
100
121
144
1440

0.25

Vertical Dial Reading (cm)


Pressure ( kg/cm2)
0.5
1
2

0
0.0185
0.021
0.0225
0.0235
0.0245
0.025
0.0255
0.0255
0.026
0.0265
0.027
0.0275
0.0275
0.028
0.028
0.0285
0.0295

0.0295
0.041
0.044
0.046
0.0475
0.049
0.05
0.0505
0.051
0.052
0.053
0.0535
0.054
0.0545
0.0545
0.055
0.055
0.057

SQR TIME (menit)

0.00
0.50
1.00
1.50
2.00
2.50
3.00
3.50
4.00
5.00
6.00
7.00
8.00
9.00
10.00
11.00
12.00
37.95

0.057
0.071
0.0745
0.0765
0.078
0.0795
0.0805
0.0815
0.082
0.0835
0.0845
0.0855
0.086
0.0865
0.087
0.0875
0.0875
0.09

0.09
0.1045
0.109
0.1115
0.1135
0.115
0.1165
0.1175
0.1185
0.12
0.1215
0.1225
0.1235
0.124
0.1245
0.125
0.1255
0.128

Ket
4
0.128
0.147
0.152
0.155
0.1575
0.159
0.1605
0.1615
0.1625
0.1645
0.166
0.1675
0.1685
0.1695
0.17
0.1705
0.171
0.1755

8
0.1755
0.196
0.202
0.2055
0.2085
0.2105
0.2125
0.2145
0.216
0.2185
0.2205
0.222
0.2235
0.2245
0.225
0.226
0.2265
0.232

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 0,25

0.005

Penurunan (cm)

0.01

0.015

0.02

0.025

0.03
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode

Beban 0,5

0.02

Penurunan (cm)

0.03

0.04

0.05

0.06
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 1

0.05

Penurunan (cm)

0.06

0.07

0.08

0.09
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 2

0.09

Penurunan (cm)

0.1

0.11

0.12

0.13
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 4

0.12

0.13

Penurunan (cm)

0.14

0.15

0.16

0.17

0.18
0

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

Akar Waktu (menit)

Penentuan t 90 dng Square-root-of-time methode


Beban 8

0.17

0.18

Penurunan (cm)

0.19

0.2

0.21

0.22

0.23
0

10

11

12

Akar Waktu (menit)

13

14

15

16

17

18

19

20

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

PERMEABILITY
Proyek

: Check Dam Tinjomoyo

Operator Lab

: Tulus Setiawan, A.Md

Lokasi

: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang

Analisator

: Ir. Suparman, MT.

No. Boring

: BH - 01

Test standart

: ASTM D 2434 - 68

Depth : 1.40 - 1.80 m

Panjang sampel (L)


Diameter tabung (D)
Luas penampang (A)
Berat tabung
Berat tabung + tanah sebelum uji
Berat tabung + tanah setelah uji

No. Test
1

:
:
:
:
:
:

Volume air q Waktu uji t (jam)


(cm 3 )
1.00
8.00

2.00
6.35
31.68
820.54
933.72
944.05

: Drs. Supardjo

cm
cm
cm2
gr
gr
gr

Suhu air T
( o C)
28

Beda tinggi h k =q.L/A.h.t


(cm)

(cm/det)

101

1.38894E-06

7.80

1.00

28

101

1.35422E-06

15.80

2.00

29

101

1.37158E-06

15.60

2.00

30

101

1.35422E-06

k
k

o
20

rata-rata

1.36724E-06

rata-rata

x 0.814

1.11293E-06

cm/det

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

PERMEABILITY
Proyek

: Check Dam Tinjomoyo

Operator Lab

: Tulus Setiawan, A.Md

: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang

Analisator

: Ir. Suparman, MT.

No. Boring

: BH - 02

Depth : 1.80 - 2.10 m

Test standart

: ASTM D 2434 - 68

Panjang sampel (L)


Diameter tabung (D)
Luas penampang (A)
Berat tabung
Berat tabung + tanah sebelum uji
Berat tabung + tanah setelah uji

:
:
:
:
:
:

2.00
6.35
31.68
820.54
936.43
938.93

cm
cm
cm2
gr
gr
gr

Waktu uji t
(jam)

Volume air q
(cm 3 )
2.10

3.00

Suhu air T
( o C)
29

2.00

3.00

11.50

18.00

No. Test

k
k

o
20

rata-rata

: Drs. Supardjo

Beda tinggi h k =q.L/A.h.t


(cm)
101

1.21532E-07

30

101

1.15745E-07

29

101

1.10922E-07

1.16067E-07

rata-rata

x 0.814

(cm/det)

9.44783E-08

cm/det

LABORATORIUM MEKANIKA TANAH


JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

PERMEABILITY
Proyek

: Check Dam Tinjomoyo

Operator Lab

: Tulus Setiawan, A.Md

: Tinjomoyo Lokasi 1, Semarang

Analisator

: Ir. Suparman, MT.

No. Boring

: BH - 02

Depth : 3.20 - 3.50 m

Test standart

: ASTM D 2434 - 68

Panjang sampel (L)


Diameter tabung (D)
Luas penampang (A)
Berat tabung
Berat tabung + tanah sebelum uji
Berat tabung + tanah setelah uji

:
:
:
:
:
:

2.00
6.35
31.68
820.54
936.43
938.93

cm
cm
cm2
gr
gr
gr

Waktu uji t
(jam)

Volume air q
(cm 3 )
0.25

4.00

Suhu air T
( o C)
29

0.25

4.00

0.90

16.00

No. Test

k
k

o
20

rata-rata

: Drs. Supardjo

Beda tinggi h k =q.L/A.h.t


(cm)
101

1.08511E-08

30

101

1.08511E-08

28

101

9.766E-09

1.04894E-08

rata-rata

x 0.814

(cm/det)

8.53837E-09

cm/det

LAMPIRAN 4
SITUASI TITIK TITIK & FOTO SONDIR

FOTO SONDIR 1

FOTO SONDIR 2

FOTO BORING 1

FOTO BORING 2

FOTO LOKASI CONE PENETROMETER TEST (CPT) / SONDIR DAN BORING


PEKERJAAN DETAIL DESAIN CHECK DAM DAS GARANG
CHECK DAM TINJOMOYO (LOKASI 1), GUNUNG PATI SEMARANG, JAWA TENGAH

LAMPIRAN 5
SERTIFIKAT PROFESIONAL DAN KALIBRASI