Anda di halaman 1dari 24

Pemeriksaan Kerokan Kulit

dengan larutan KOH


untuk Jamur dan Scabies

Mikosis Superfisialis
Dermatofitosis
Definisi : infeksi dermatofit (Microsporum,
Trichophyton, Epidermophyton) yang
menyerang stratum korneum dari
epidermis
Etiologi : Trichophyton rubrum,
Trichophyton mentagrophytes,
Trichophyton concentricum, Microsporum
canis, Microsporum gypseum,
Epidermophyton floccosum

Etiologi
Species

Natural habitat

Incidence in Human

Epidermophyton floccosum

Humans

Common

Trichophyton rubrum

Humans

Very Common

Trichophyton interdigitale

Humans

Very Common

Trichophyton tonsurans

Humans

Common

Trichophyton violaceum

Humans

Less Common

Trichophyton concentricum

Humans

Rare*

Trichophyton schoenleinii

Humans

Rare*

Trichophyton soudanense

Humans

Rare*

Microsporum audouinii

Humans

Less Common*

Microsporum ferrugineum

Humans

Less Common*

Trichophyton mentagrophytes

Mice, rodents

Common

Trichophyton equinum

Horses

Rare

Trichophyton erinacei

Hedgehogs

Rare*

Trichophyton verrucosum

Cattle

Rare

Microsporum canis

Cats

Common

Microsporum gypseum

Soil

Common

Microsporum nanum

Soil/Pigs

Rare

Microsporum cookei

Soil

Rare

Manifestasi klinis : tinea kapitis, tinea


korporis, tinea kruris, tinea pedis, tinea
manum, tinea unguium, tinea imbrikata,
tinea incognito

Diagnosis :
Anamnesis dan px fisik
Lampu Woods
Pemeriksaan KOH 10-20%
Kultur dg Sabouraud Dextrose Agar (SDA)

Sampel pemeriksaan KOH

Temuan pd pemeriksaan
mikroskopis
Tampak hifa berbentuk double
countoure (dua garis sejajar,
transparan), dikotomi (bercabang
dua), dan bersepta-septa
Bisa tampak artrokonidia berupa
deretan spora bulat
berderet/bergerombol di ujung hifa

Mikosis Superfisialis Non


Dermatofitosis
Pityriasis versicolor
Etiologi : Malasezzia furfur

Diagnosis :
Anamnesis dan px fisik
Lampu Woods
Pemeriksaan KOH 10-20%
Kultur dg Sabouraud Dextrose Agar
(SDA)

Sampel pemeriksaan KOH

Temuan pd pemeriksaan
mikroskopis
Tampak hifa pendek, bisa lurus atau
bengkok (seperti huruf I, v, atau j),
berkelompok, 4-8 m,
Tampak spora budding yeast
berbentuk bulat berkelompok
(spaghetti and meatballs)

Skin Scraping for Fungal identificatio


n_HD.mp4

Scabies
Definisi : infeksi kulit yg disebabkan oleh
Sarcoptes scabiei, sangat menular,
menyebabkan keluhan gatal terutama saat
malam hari
Kontak langsung dg penderita/barang2
pribadi penderita (Sarcoptes scabiei dewasa
msh bs bertahan hidup 2-5 hari pd sprai, baju,
handuk, dll)betina menggali terowongan di
epidermis bertelur 3-4 telur per hari
selama hidup (masa hidup 30-60 hari)

Diagnosis :
- Anamnesis & px fisik
- Pemeriksaan langsung thd sediaan
basah scraping ujung distal dr
terowongan dg scalpel ambil
setidak-tidaknya 4-6 sampel dr lokasi
yg berbeda

Pemeriksaan langsung thd


sediaan basah utk scabies
Alat & bahan :
Kerokan kulit (ujung dr terowongan)
Larutan KOH 10-20%
Kapas beralkohol
Kaca objek
Kaca penutup
Api Bunsen
Scalpel
Jarum spuit/lancet
Pinset
Tissue/kertas penyaring
Minyak Emersi

Instruksi kerja :
Carilah ujung terowongan yg masih aktif (meninggi, dg papul
yg belum terekskoriasi). Diagnosis scabies dibuat dg 4-6
sampel dr lokasi yg berbeda.
Teteskan mineral oil atau minyak emersi ke atas terowongan yg
akan diambil sbg sampel
Gunakan scalpel atau jarum spuit/lancet utk mengerok kulit.
Pegang scalpel membentuk sudut 90o terhadap permukaan
kulit (atau 5-10o untuk jarum spuit/lancet).
Keroklah kulit dg perlahan. Mungkin akan terjadi perdarahan
minimal, namun hal tsb tidak akan mengganggu hasil
pemeriksaan
Sampel diletakkan pada kaca objek dan ditetesi KOH 10-20%
sebanyak 1-2 tetes.
Sediaan ditutup dengan kaca penutup dan dibiarkan selama
beberapa saat agar keratin lisis. Bila KOH berlebihan serap
kelebihan larutan KOH dengan tissue atau kertas penyaring.
Diamkan beberapa saat. Untuk mempercepat proses pelisisan,
sediaan dapat pula dilewatkan di atas api Bunsen sebanyak 2-3
kali, jangan sampai mendidih atau kering
Lakukan hal serupa sampai terkumpul 4-6 sampel pemeriksaan
dari area yg berbeda
Sediaan diperiksa dengan pembesaran 100 kali, kemudian
diperbesar 400 kali untuk diagnosis penyakit

Sampel untuk pemeriksaan

Temuan pd pemeriksaan
mikroskopis
Bentuk tubuh relatif bundar, dg striae-striae yg berjalan
transversal
Memiliki 2 bagian tubuh,bag.anterior gnathosoma
memiliki struktur alat makan antara lain palp dan
chelicerae, and bag. posterior idiosoma terdiri dari kaki
dan perpanjangan dari setae sensoris
Betina : panjang 0.33-0.6 mm dan lebar 0.25-0.4 mm
Jantan : panjang 0.2-0.24 mm dan lebar 0.15-0.2 mm
Memiliki 4 pasang kaki yg pendek
Dua pasang kaki di bag.posterior tidak melewati batas
tubuh dan berakhir menjadi setae yg panjang (pd betina
kedua kaki di bag.posterior berakhir mjd setae sedangkan
pd jantan hanya kaki ke 4 yg memanjang mjd setae)
Bagian mulut berbentuk membulat
Spina-spina berbentuk triangular