Anda di halaman 1dari 2

NUTRISI PARENTERAL PADA NEONATUS

Batasan
Nutrisi parenteral (NP) merupakan cara untuk memenuhi persyaratan nutrisi,
sebagian atau seluruhnya untuk bayi yang tidak dapat menoleransi pemberian
asupan enteral. Dapat diberikan secara sentral melalui kateter yang ditempatkan
pada vena kava superior atau vena kava inferior atau secara perifer melalui vena
perifer. Nutrisi parenteral total (NPT) adalah pemberian berbagai zat gizi atau
nutrisi (lemak, karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral) melalui intravena yang
diperlukan untuk memenuhi kebutuhan metabolik dan pertumbuhan.
Indikasi
Indikasi pemberian NP sebagai berikut:
BKB yang diperkirakan tidak dapat menoleransi pemberian asupan enteral
secara penuh dalam waktu 3-7 hr
Bayi yang dicurigai atau pasti mengalami enterokolitis nekrotikans dan
diperkirakan mendapat nutrisi parenteral eksklusif selama > 3 hr
Bayi sesudah operasi dan tidak dapat asupan untuk jangka waktu yang
panjang
Bayi dengan anomali gastrointestinal seperti gastroschizis, meconium ileus,
short bowel syndrome, EKN, ileus paralitik
Bayi yang tidak naik BB-nya sesudah mendapatkan pemberian asupan
secara enteral
Manajemen
Kebutuhan Cairan
Cairan dimulai dari 60-80 mL/kgBB/hr pada BCK dan 80-100 mL/kgBB/hr pada
bayi prematur, kemudian dinaikkan 10-20 mL/hr hingga maks. bergantung pada
maturitas dan kondisi lingkungan yang memengaruhi kekurangan cairan dari
kulit. Kenaikan cairan pada akhir minggu berturut-turut 120-150 mL/kgBB/hr
pada BCK dan 130-180 mL/kgBB/hr pada bayi prematur. European Society for
Pediatric Gastroenterology, Hepatology and Nutrition (ESPGHAN) tahun 2005
merekomendasikan kebutuhan cairan berdasarkan proses adaptasi cairan
neonatus sebagai berikut
Tabel 165 Kebutuhan Cairan Minggu Pertama
Usia (hr)
Bayi cukup bulan

1
60120
Bayi kurang bulan, BBL 60-80
1.500 g
Bayi kurang bulan, BBL < 80-90

2
80120
80100
100-

3
100130
100120
120-

4
120150
120150
130-

5
140160
140160
140-

6
140180
140180
160-

1.500 g

110

130

150

160

180

Rekomendasi Na+, K+, Cl- (meq/kgBB/hr)


Na+: 0-3, K+: 0-2 , Cl-: 0-5
Kehilangan berat badan yang diharapkan bergantung pada kondisi pengobatan
(asupan cairan) dan kelembapan
Penyesuaian yang hati-hati diperlukan pada BBLSR pada awitan diuresis dan
pada penderita poliuria
Suplementasi K hanya pada saat sesudah diuresis
Tabel 166 Kebutuhan Cairan dan Elektrolit pada Periode Pertengahan
Usia
Kehamilan
Berat Badan
BCB
BKB
1.500 g
<1.500 g

Asupan
(mL/kgBB/hr
)
140-170

Asupan Na+
(meq/kgBB/h
r)
2-5

Asupan K+
(meq/kgBB/h
r)
1-3

Asupan Cl(meq/kgbb/H
R)
2-3

140-160
140-160

3-5
2-3

1-3
1-2

3-5
2-3