Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

TENTANG GIZI BALITA

Pokok Bahasan

: Gizi Balita

Sasaran

: Ibu-ibu yang mempunyai anak

balita
Hari/ tgl pelaksanaan
Tempat
Waktu
I.

: Senin, 21 januari 2013


: RT/RW.01/02 Desa Pabean Udik

: 30 menit
Latar Belakang

Gizi merupakan salah satu komponen terpenting untuk


perkembangan dan pertumbuhan pada balita.
II.

Tujuan Instruksional Umum

Setelah mendapatkan penyuluhan selama 30 menit tentang gizi


balita maka anggota keluarga mampu mehahami tentang gizi
balita.
III.

Tujuan Instruksional Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan tentang gizi balita selama 30


menit keluarga mampu :
1.

Menjelaskan pengertian gizi.

2.

Menjelaskan jenis makanan yang diberikan pada balita.

3.

Menjelaskan pola pemberian makanan pada balita.

4.

Menjelaskan pengaturan makanan anak usia 1-5 tahun.


Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah
Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

5.

Membuat sendiri makanan untuk balita

IV.

Materi

1.

Pengertian gizi

2.

Jenis makanan yang diberikan pada balita

3.

Pola pemberian makanan pada balita

4.

Pengaturan makanan anak usia 1-5 thn

V.

Metode

1.

Ceramah

2.

Tanya jawab

VI.

Media/alat

1.

Leafleat

VII.

Kriteria evaluasi

1. Ibu mengerti tentang pentingnya gizi pada balita


2. Ibu mengerti tentang manfaat pemenuhan gizi pada balita
3. Ibu tau bagaimana caranya membuat makanan sehat bagi
balita
VIII.

Strategi Pelaksanaan

a.

Metode

: ceramah, diskusi, dan demonstrasi

b.

Media

: leaflet

c.

Garis besar materi (penjelasan terlampir)

6.

Pengertian gizi

7.

Jenis makanan yang diberikan pada balita

8.

Pola pemberian makanan pada balita


Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah
Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

9.

Pengaturan makanan anak usia 1-5 thn

IX.

Proses Pelaksanaan:

No. Tahap
1.

Pembukaan

Wkt Kegiatan pengajar


5 1.
2.

Perkenalan.
Menghubungkan

pengalaman peserta
penyuluhan dengan topik
yang akan disampaikan

Kegiatan
peserta
Memperhatikan
dan
menanggapi
tentang review
gizi balita.

melalui review tentang gizi


balita.
2. Pengembang 20 1.
an

Menjelaskan tentang: Mendengarkan

a.

Pengertian gizi balita.

b.

Jenis makanan yang

diberikan pada balita.


c.

dan
memperhatika
n.

Pola pemberian

makanan pada balita.


d. Pengaturan makanan
anak usia 1 5 tahun.

2.

Memberi kesempatan

peserta penyuluhan untuk


menanyakan hal-hal yang

Menanyakan

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

kurang jelas.

hal-hal yang

3.

kurang jelas.

Menjawab pertanyaan

yang diajukan peserta

Memperhatikan

penyuluhan.
4.

Mendemonstrasikan

masakan menu gizi


seimbang untuk balita

3.

Penutup

5 1.

Menyimpulkan materi Memperhatikan

yang telah diberikan.


2.

dan mencatat.

Melakukan evaluasi

hasil penyuluhan.
3.

Menjawab
pertanyaan.

Memberi salam

penutup.
XI.

Kriteria evaluasi

1. Ibu mengerti tentang pentingnya gizi pada balita


2. Ibu mengerti tentang manfaat pemenuhan gizi pada balita

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

MATERI GIZI BALITA

1. Pengertian Gizi
Gizi adalah makanan dan zat-zat yang diperlukan oleh tubuh
yang berhubungan
dengan kesehatan.

2. Makanan bayi usia 0-4 bln


Pertumbuhan dan perkembangan bayi masih berlangsung
sampai dewasa.
Makanan yang paling sesuai untuk bayi adalah Air Susu Ibu,
karena ASI memang diperuntukkan bayi-bayi yang khasiatnya
sebagai makanan pokok untuk bayi.
Keunggulan ASI disbanding dengan susu sapi adalah:
a.

ASI mengandung hampir semua zat gizi yang diperlukan

oleh bayi dengan konsentrasi yang sesuai dengan kebutuhan


bayi.
b.

ASI mengandung kadar laktosa yang lebih tinggi, dimana

laktosa ini dalam usus akan mengalami peragihan hingga


membentuk asam laktat yang bermanfaat dalam usus bayi, yaitu
:
-

Menghambat pertumbuhan bakteri yang pathologis

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

Merangsang pertumbuhan mikroorganik yang dapat

menghasilkan berbagai asam organic dan mensintesa beberapa


jenis vitamin dana usus
-

Memudahkan peyerapan protein susu

Memudahkan penyerapan berbagai jenis mineral

c.

ASI mengandung berbagai zat penolak yang dapat

melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi


d.

ASI lebih aman dari Kontaminasi karena diberikan

langsung
e.

Resiko alergi pada bayi kecil sekali.

f.

ASI dapat sebagai perantara untuk menjalin hubungan

kasih saying antara ibu dan bayi.


g.

Suhu ASI sesuai dengan suhu tubuh bayi

h.

ASI membantu pertumbuhan gigi lebih baik.

i.

ASI ekonomis, praktis tersedia setiap waktu.

3.

Pola pemberian makanan pada bayi usia 0-2 thn

UMUR (BLN)

MACAM MAKANAN

PEMBERIAN DALAM
SEHARI

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

0 s/d 4
4 s/d 6

6 s/d 8

8 s/d 10

10 s/d 12

12 s/d 24

ASI
ASI

Sekehendak
Sekehendak

Buah

2x

Bubur susu
ASI

2x
Sekehendak

Buah

1x

Bubur susu
ASI

2x
Sekehendak

Buah

1x

Bubur susu

1x

Nasi tim saring


ASI

2x
1x

Buah

3x

Nasi tim saring / makanan

3x

seperti keluarga
ASI

2-3x

Buah

1x

Makanan seperti keluarga

3x

Makanan kecil

1x

Keterangan:
-

Makanan keluarga: mudah dicerna dan tidak pedas

Makanan kecil berupa biscuit, bubur kacang ijo dll

4.

Mengatur makanan anak usia 1-5 thn.


Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah
Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

Dalam memenuhi kebutuhan gizi usia 1-5 thn hendaknya


digunakan kebutuhan prinsip sebagai berikut:
1.

Bahan makanan sumber kalori harus dipenuhi baik

berasal dari makanan pokok, minyak dan zat lemak serta gula.
2.

Berikan sumber protein nabati dan hewani.

3.

Jangan memaksa anak makan makanan yang tidak

disenangi, berikan makanan lain yang diterima anak.


4.

Berilah makanan selingan (makanan ringan) misalnya,

biscuit dan semacamnya, diberikan antara waktu makan pagi,


siang dan malam.

Makanan anak usia 1 thn belum banyak berbeda dengan


makanan waktu usia kurang dari 1 thn, sebagaimana dijelaskan
bahwa anak disapih lebih baik pada umur 2 thn sehimngga pada
umum diatas 1 thn ASI masih diberikan pada anak.
Pada umumnya makanan masih berbentuk lemak baik nasi,
sayur dan lauk pauk seperti daging hendaknya dimasak
sedemikian rupa sehingga anak mudah mengunyahnya dan
mudah dicerna, anak mulai diajak makan bersama-sama
keluarga yaitu makan pagi, siang dan malam.
POLA PEMBERIAN ASI-MPASI

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

Sejak kelahiran hingga 12 bulan pertama, bayi mengalami


serangkaian perkembangan dalam kehidupannya. Seiring waktu,
pola makannya pun berubah.
Berikut adalah tahapan pola makan bayi sejak ia dilahirkan:
Tahap I: 0-6 Bulan
Usia ini, bayi hanya membutuhkan asupan berupa ASI. Masa
pemberian ASI pada rentang waktu ini disebut Masa ASI Ekslusif.
Ada banyak bayi yang diberi susu formula atau campuran ASI
dan sufor. Tapi kami dari Tim Dapur RMB tidak menyarankan pola
asupan yang demikian. Sepenuhnya, kami mendukung Gerakan
ASI Eksklusif.

Tahap II: 6-7 Bulan


Masuk usia 6 bulan, mulailah memperkenalkan bayi Anda dengan
makanan padat sebagai pendamping ASI, atau biasa disebut
MPASI. Tekstur MPASI untuk bayi 6-7 bulan bisa berupa makanan
lembut agak cair, atau lembut agak padat juga camilan berupa
biskuit mudah lumer yang tidak membuatnya tersedak. Biskuit
semacam ini biasa juga disebut finger food sebab dari ukurannya
bisa digenggam oleh si kecil. Dan memang dimaksudkan agar
digenggam oleh buah hati Bunda agar ia belajar dari proses ini.
Tahap III: 7-9 Bulan

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

Selain ASI, pada usia ini bayi sudah bisa diberi makana lembek,
sari buah juga finger food. Tekstur makanan bisa dibuat lebih
kasar. Tapi bila bayi belum mau atau mudah tersedak, jangan
dipaksa
Tahap IV: 9-12 Bulan
Masih terus berikan ASI pada bayi. Juga finger food dan sari
buah. Untuk makanan utama, coba perkenalkan si kecil dengan
makanan cincang dan nasi tim. Bayi pada usia ini normalnya
sudah pandai mengunyah dan menelan makanan yang agak
kasar.
Pada beberapa bayi bahkan sudah bisa makan bersama menu
orang tuanya, meski ada juga yang masih menolak makanan
kasar dan masih menginginkan bubur halus.

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014

DAFTAR PUSTAKA

Depkes RI, (1992), Perawatan Anak Dalam Kontek keluarga

Soetjiningsih, 1997, Sari Gizi Klinik ASI Petunjuk untuk Tenaga


Kesehatan, Jakarta, EGL

Pusdiknakes, 1996, Asuhan Perawatan Kebidanan Pada Ibu Hamil


Dalam Konteks Keluarga, Jakarta, Pusdiknakes Depkes RI

Satuan Acara Penyuluhan (SAP) Pra Sekolah


Stase Komunitas dan Keluarga Program Profesi Ners VII STIKes Indramayu
Febi Azizul Fikri R.09.01.012 2014